Penyebab Sakit Perut pada Anak dan Cara Mengatasinya

Sakit perut pada anak banyak penyebabnya, mulai dari infeksi saluran cerna, sembelit, sampai alergi makanan. Waspadai gejala penyertanya.

Ditulis oleh : Tim Penulis

4 min
12 Oct 2022
Anak memegang perut yang sakit


Sakit perut pada anak sering menjadi kekhawatiran banyak orang tua. Apakah Ibu juga sedang mengalaminya? 

Sangat wajar jika Ibu merasa bingung dan khawatir ketika anak rewel mengeluhkan perutnya sakit. Terlebih karena si Kecil juga belum bisa mengutarakan dengan jelas apa yang dirasakannya.

Maka itu, yuk cari tahu penyebab sakit perut pada anak serta cara mengatasinya dengan tepat!

Penyebab Sakit Perut pada Anak

Sakit perut adalah gangguan pencernaan berupa rasa nyeri atau tekanan pada area depan tubuh di antara tulang rusuk dan panggul. Anak yang sakit perut mungkin mengeluhkan kram, mulas, atau sensasi melilit di perut. Si Kecil juga mungkin meringkuk sambil menggosok bagian perut, sambil menunjukkan ekspresi wajah kesakitan atau bahkan menangis.

Sakit perut pada anak juga umumnya memunculkan gejala seperti:

  • Nafsu makan berkurang.

  • Mual.

  • Muntah.

  • Diare.

  • Sembelit.

  • Masuk angin/perut kembung.

  • Sering buang angin. 

  • Lemas, tidak mau bermain.

Adapun beberapa penyebab sakit perut yang umum dialami anak adalah sebagai berikut. 

1. Gastroenteritis atau Flu Perut

Mengutip dari laman Clinical and Experimental Gastroenterology, gastroenteritis adalah peradangan usus yang disebabkan infeksi bakteri, parasit, atau virus. Orang Indonesia mungkin lebih familiar dengan istilah muntaber.

Sakit perut pada anak yang disebabkan oleh muntaber umumnya akan disertai dengan diare (dengan atau tanpa muntah), dehidrasi, serta demam ringan. 

2. Sembelit

Menurut dokter spesialis anak, Sophia Patel, MD, sembelit juga kerap menjadi penyebab sakit perut pada anak.

Jika anak susah BAB atau tidak BAB selama beberapa hari dan mengeluhkan perutnya kembung atau terasa sakit melilit, kemungkinan ia mengalami sembelit

3. Alergi Makanan

Sakit perut pada anak juga bisa disebabkan oleh alergi makanan. Melansir dari KidsHealth, alergi makanan bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh dan merusak tubuh.

Kalau anak Ibu memiliki alergi makanan, maka harus menghindari penyebabnya agar tidak terjadi masalah serius di kemudian hari. 

Penyebab Sakit Perut pada Anak dan Cara Mengatasinya

4. Iritasi Usus Besar

Iritasi usus besar atau Irritable Bowel Syndrome (IBS) adalah penyakit pencernaan kronis yang memengaruhi usus besar.

Kondisi ini bisa menyebabkan gejala sakit perut yang hilang timbul pada anak. 

Gejala yang timbul biasanya ditandai dengan diare yang sebentar muncul lalu hilang, timbul kembali, atau sembelit dan diare selama beberapa waktu. 

5. Perut Kembung

Tak hanya orang dewasa, perut kembung umum terjadi pada anak juga, Bu.

Kondisi ini bisa terjadi akibat pola makan yang kurang tepat, seperti minum minuman bersoda, makan pedas, kafein, makan kacang-kacangan, dan konsumsi kafein.

Perlu diketahui ya, Bu, kafein tidak selalu terkandung di dalam kopi, tetapi juga cokelat. Bila anak makan coklat berlebihan, gas bisa menumpuk sehingga menyebabkan perut anak kembung

6. Terlalu Banyak Makan

Jangan salah, Bu. Terlalu banyak makan juga bisa menjadi penyebab sakit perut pada anak, lho. 

Ketika si Kecil antusias dengan makanan yang ada di depannya, makan dengan cepat dan lahap, bahkan terlalu cepat bisa membuat perutnya terasa tidak nyaman. Alhasil, anak bisa mengalami sakit perut. 

Baca Juga: Cara Menjaga Pencernaan untuk Sistem Imun Anak 

7. Stres

Ketika anak merasa stres atau khawatir, ia bisa langsung merasa sakit pada perutnya, lho, Bu.

Jika sakit perut yang dialami tidak jelas penyebabnya dan terjadi secara berulang, bisa jadi karena stres. Terlebih, bila area perut yang sakit berpusat di area sekitar pusar.

8. Usus Buntu

Usus buntu atau apendisitis ditandai dengan sakit pada bagian kanan bawah perut anak. Usus buntu sering terjadi pada anak di atas usia 5 tahun.

Jadi, kalau anak Ibu mengeluh sakit perut parah, bahkan sampai bergerak sedikit saja terasa sakit bukan main, usus buntu bisa menjadi penyebabnya. 

Cara Mengatasi Sakit Perut pada Anak

Sakit perut umumnya bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, Ibu dapat melakukan pertolongan pertama sakit perut untuk si Kecil dengan langkah sebagai berikut: 

  • Biarkan anak berbaring dan beristirahat.

  • Kompres perut si Kecil dengan air hangat.

  • Pijat perut anak secara lembut dan perlahan untuk membantu mengeluarkan gas. 

  • Banyak minum air putih. 

  • Jangan makan terlalu banyak. 

  • Perbanyak makanan kaya serat, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. 

  • Hindari makan sebelum waktu tidur.

Kapan Sakit Perut pada Anak Dianggap Berbahaya?

Sakit perut pada anak yang muncul sesekali dan bisa hilang sendiri sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan, Bu. Sakit perut juga umumnya tidak menimbulkan bahaya atau gangguan kesehatan lain pada anak.

Tapi, Ibu tetap harus mengamati perubahan gejala-gejalanya. Apakah semakin membaik atau justru semakin memburuk dan disertai dengan gejala tidak biasa lainnya? 

Ibu bisa juga cek langsung gejala gangguan pencernaan si Kecil di Tummypedia, ya! Hasilnya bisa Ibu download untuk dikonsultasikan lagi nanti dengan dokter anak atau Tim Bebecare yang hadir 24 jam untuk menjawab pertanyaan Ibu.

Baiknya segera bawa ke dokter jika sakit perut anak tidak kunjung membaik setelah 24 jam, semakin parah, atau disertai gejala-gejala berikut:

  • Wajah anak pucat, lesu, dan berkeringat.

  • Ada tanda-tanda dehidrasi.

  • Demam di atas 38 derajat Celsius.

  • Muntah dan mual terus-menerus.

  • Muntah berdarah.

  • Nyeri perut parah.

  • Nyeri semakin parah saat bergerak.

  • Susah buang air kecil.

  • Nyeri atau pembengkakan di area selangkangan.

  • Ruam kulit yang menimbulkan nyeri.

  • Buang air besar berdarah.

  • Kulit berwarna kuning.

Berbagai gejala tersebut adalah beberapa kondisi sakit perut yang berbahaya dan perlu penanganan khusus. Kalau anak Ibu mengalami sakit perut disertai salah satu gejala di atas, segera bawa si Kecil ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Baca Juga: Tanda-Tanda Pencernaan Anak Lancar dan Tidak Bermasalah

Pentingnya Menjaga Kesehatan Pencernaan Anak

Setelah mengetahui penyebab dan cara mengatasi sakit perut pada anak, kini saatnya bagi Ibu untuk terus menjaga kesehatan pencernaan anak supaya keluhan penyakit yang sama tidak terjadi lagi.  

Apalagi, ternyata kesehatan pencernaan anak sangat berhubungan dengan seberapa baik sistem imunnya bekerja melindungi si Kecil. Itulah mengapa kenapa anak yang sering sakit bisa menjadi salah satu tanda pencernaannya sedang tidak sehat, dan begitu pula sebaliknya.

Ibu pasti ingin, kan, si Kecil tumbuh menjadi anak yang sehat dan selalu ceria? Jadi, pastikan ia selalu mendapat asupan bernutrisi untuk mendukung kesehatan pencernaannya (happy tummy).

Nah selain dari sumber makanan sehari-hari, seperti sayur dan buah-buahan, asupan serat juga bisa didapat si Kecil dari susu pertumbuhan tinggi serat seperti Bebelac Gold 3 yang mengandung kombinasi FOS:GOS 1:9.

FOS:GOS adalah kombinasi prebiotik yang memainkan peran kunci dalam membantu menjaga metabolisme usus, melindungi usus dari bakteri jahat, dan menjaga kekebalan tubuh anak. Faktanya, 80% dari sistem kekebalan anak terletak di saluran pencernaannya, lho! 

Bebelac Gold 3 juga diperkaya dengan omega 3 dan 6, 13 vitamin dan 5 mineral, dan fish oil yang bisa mendukung otak si Kecil tumbuh hebat dengan memiliki akal yang kreatif (happy brain) serta hati yang ceria (happy heart).

Ingin tahu tips dan informasi lainnya tentang kesehatan pencernaan anak? Yuk, daftarkan diri Ibu di Bebeclub untuk dapatkan fitur-fitur menarik seputar tumbuh kembang anak hebat!

 


 

Referensi:

  1. KidsHealth. https://kidshealth.org/en/kids/abdominal-pain.html. Diakses pada 12 Agustus 2022. 

  2. Scripps. https://www.scripps.org/news_items/6821-stomach-pain-in-kids-and-teens. Diakses pada 12 Agustus 2022. 

  3. Raising Children. https://raisingchildren.net.au/guides/a-z-health-reference/stomach-ache#treatment-for-stomach-pain-nav-title. Diakses pada 12 Agustus 2022.

  4. Better Health Channel. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/abdominal-pain-in-children. Diakses pada 12 Agustus 2022.

  5. Health Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/stomachaches-5-things-parents-should-know/. Diakses pada 12 Agustus 2022.

  6. Health Direct. https://www.healthdirect.gov.au/abdominal-pain-in-children. Diakses pada 12 Agustus 2022.

  7. Mayo Clinic Health System. https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/stomachache-in-children-how-to-know-if-its-serious. Diakses pada 12 Agustus 2022.

  8. Cedars Sinai. https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions---pediatrics/i/irritable-bowel-syndrome-ibs-in-children.html. Diakses pada 12 Agustus 2022.

  9. Clinical and Experimental Gastroenterology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3108653/. Diakses pada 12 Agustus 2022.



 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait

Anak Resep

Resep Rendang Daging

Ditulis oleh:
Tim Penulis

Ditinjau oleh:
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK
4 min
20 Apr 2022