15 Cara Agar Anak Tumbuh Tinggi Lewat Gaya Hidup Sehat

Pertumbuhan tinggi anak dipengaruhi nutrisi, tidur, dan aktivitas fisik sehari-hari. Faktor penghambat seperti malnutrisi dan jarang gerak perlu dihindari agar tinggi anak ideal.

Profile dr. Mikhael Yosia, DTM&H, BMedSci, PGCert, MKK
agar anak tumbuh tinggi-bebeclub


 

Pertumbuhan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti genetik, pola makan, dan aktivitas fisik. Bagaimana cara efektif agar anak tumbuh tinggi optimal? Simak pembahasannya, Bu.

Tinggi Badan Naik karena Apa?

Pertumbuhan tinggi badan terjadi di ujung tulang panjang (growth plate) yang ada di lengan dan tungkai kaki, serta dipicu oleh hormon pertumbuhan (growth hormone/GH). 

Saat growth plate bertumbuh, tulang akan semakin panjang, dan anak bertambah tinggi. Pertumbuhan tinggi badan ini akan terus terjadi hingga growth plate menutup atau saat memasuki usia dewasa.

Pemanjangan growth plate dipengaruhi kuat oleh genetik. Namun, faktor lingkungan seperti nutrisi, aktivitas fisik, dan kualitas tidur tetap berpengaruh agar anak tumbuh tinggi optimal. 

Berapa Standar Tinggi Badan Anak Normal?

WHO menetapkan standar tinggi badan anak berdasarkan usia dan jenis kelamin sebagai acuan pemantauan tumbuh kembang. Berikut angka rata-ratanya:

Usia

Laki-Laki (rata-rata)

Perempuan (rata-rata)

1 tahun

75,7 cm

74,0 cm

2 tahun

87,8 cm

86,4 cm

3 tahun

96,1 cm

95,1 cm

4 tahun

103,3 cm

102,7 cm

5 tahun

110,0 cm

109,4 cm

6 tahun

116,0 cm

115,1 cm

7 tahun

121,7 cm

120,8 cm

8 tahun

127,3 cm

126,6 cm

9 tahun

132,6 cm

132,5 cm

10 tahun

137,8 cm

138,6 cm

Tabel ini membantu Ibu melihat apakah pertumbuhan tinggi badan si Kecil masih berada di jalur yang sesuai usianya. Pemantauan rutin penting untuk mendeteksi perlambatan pertumbuhan sejak dini.

Baca Juga: Perkembangan Anak 1 Tahun dan 11 Cara Stimulasinya

Cara Mengukur Tinggi Badan Anak yang Benar

Agar hasil pengukuran akurat, tinggi badan anak perlu diukur dengan posisi tubuh yang tepat dan alat ukur yang benar. Berikut cara mengukur tinggi badan anak yang benar.

  • Pastikan anak berdiri tegak tanpa alas kaki
  • Tumit, punggung, dan kepala menempel ke dinding
  • Pandangan lurus ke depan, tidak mendongak atau menunduk
  • Gunakan alat ukur datar tepat di atas kepala anak
  • Catat hasil dan bandingkan dengan kurva pertumbuhan WHO

Pengukuran sebaiknya dilakukan secara berkala agar pola pertumbuhan anak dapat terlihat jelas. Ibu bisa berkonsultasi ke dokter anak jika hasil pengukuran terlampau jauh dari angka standarnya.

Cara agar Anak Tumbuh Tinggi dengan Optimal

Berikut adalah beberapa cara agar anak tumbuh tinggi optimal yang bisa Ibu lakukan:

1. Berikan Nutrisi Bergizi Seimbang

Asupan gizi seimbang adalah fondasi utama pertumbuhan anak, termasuk tinggi badan. 

Pola makan bergizi seimbang mencakup semua kelompok makanan, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.

Memberikan nutrisi yang seimbang tidak hanya membuat anak tumbuh tinggi, tapi juga membantunya lebih aktif dan tidak mudah sakit, yang dibutuhkan agar proses pertumbuhan berjalan lebih optimal.

2. Penuhi Kebutuhan Kalsium Harian

Kalsium berperan penting dalam pembentukan dan kepadatan tulang anak. Asupan kalsium yang cukup membantu tulang tumbuh kuat selama masa pertumbuhan.

Untuk memastikan kecukupan kalsium si Kecil, Ibu dapat memberikan susu, keju, sayuran hijau (kecuali bayam), dan ikan berduri lunak. 

3. Berikan Susu Pertumbuhan Sesuai Usia

Susu mengandung protein, kalsium, zinc, serta vitamin D dan A yang mendukung pertumbuhan tulang anak. 

Menuruti studi pada Scientific Reports (2020), rajin minum susu dapat mengurangi risiko stunting pada usia 6 bulan hingga 5 tahun. 

Pastikan Ibu memberikan susu pertumbuhan yang sesuai dengan usia si Kecil supaya nutrisi yang diperoleh tepat dan agar anak tumbuh tinggi optimal. Misalnya, Bebelac 1 NutriGreat+ untuk usia 1 tahun ke atas.

Bebelac 1 NutriGreat+ adalah Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya dengan 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x ​lebih tinggi, dan 0gr sukrosa. Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar si Kecil tumbuh bersinar dari dalam.

4. Pastikan Anak Tidur dengan Cukup

Hormon pertumbuhan diproduksi paling optimal saat anak tidur nyenyak di malam hari. Ini artinya, tidur cukup dan berkualitas mengoptimalkan proses pemanjangan tulang dan tinggi badan anak.

Anak usia 1–2 tahun idealnya tidur selama 11–14 jam sehari, sedangkan anak usia 3–5 tahun butuh waktu tidur hingga 10–13 jam.

5. Rutin Berolahraga

Melakukan olahraga secara rutin sangat penting untuk mendukung perkembangan anak secara fisik yang optimal, karena berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan jaringan otot.

Ibu bisa mengajak anak bermain kejar-kejaran, sepak bola, atau sekadar menari dan senam di dalam ruangan. Ini termasuk cara agar anak tumbuh tinggi yang menyenangkan.

Baca Juga: Panduan Lengkap Tumbuh Kembang Anak Usia Dini & Cara Mendukungnya

6. Yoga Anak

Untuk membantu anak tumbuh lebih tinggi, yoga bisa jadi pilihan latihan yang tepat. Latihan yoga secara teratur dapat meningkatkan kekuatan otot dan memperbaiki keseimbangan tubuh. 

Gerakan peregangan yang dilakukan dapat mendukung postur tubuh yang baik, sehingga anak dapat berdiri dengan lebih tegak dan bertumbuh secara optimal.

7. Perbaiki Postur Tubuh

Postur tubuh yang buruk, seperti membungkuk, tidak hanya membuat anak terlihat lebih pendek, tapi juga bisa mengubah bentuk alami tulang belakang, yang akan berpengaruh pada pertumbuhannya.

Jadi, agar anak tumbuh tinggi optimal, ajarkan anak postur tubuh yang benar, dimulai dengan memperbaiki kebiasaan berdiri, duduk, dan tidurnya secara bertahap.

8. Rutin Bersepeda

Bersepeda adalah aktivitas yang menyenangkan sekaligus bermanfaat untuk pertumbuhan tinggi badan anak. 

Gerakan mengayuh yang dilakukan membantu memperkuat tulang kaki sekaligus meregangkan otot-ototnya. Jadi, Ibu perlu membiasakan si Kecil untuk rutin bersepeda setidaknya 30 menit setiap hari.

9. Latihan Peregangan

Salah satu cara menambah tinggi badan anak adalah rutin melakukan latihan peregangan sejak dini. 

Peregangan membantu memanjangkan tulang belakang dan memperbaiki postur yang penting untuk bertumbuh.

Ibu bisa meminta anak melakukan peregangan sederhana, seperti jinjit dengan tangan ke atas, atau duduk dengan kedua kaki terbuka lebar lalu berusaha meraih ujung jari kaki dengan tangan.

10. Lompat Tali

Selain meningkatkan kesehatan jantung, lompat tali atau skipping dapat merangsang pertumbuhan tinggi badan anak. 

Gerakan melompat yang melibatkan peregangan tubuh memberikan stimulasi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan ke atas. Selain itu, aktivitas menyenangkan ini bisa membuat anak tetap aktif dan bugar.

11. Rutin Olahraga Renang

Yuk, Bu, pastikan si Kecil berenang setidaknya 1–2 kali seminggu. Selain menyenangkan dan bikin bugar, berenang bisa menjadi cara agar anak tumbuh tinggi secara optimal.

Sebab, olahraga renang melibatkan hampir semua otot tubuh dan membantu meregangkan tulang belakang. 

Cara ini bisa membantu memperbaiki postur tubuh sekaligus mendukung pertumbuhan tinggi badan.

12. Latihan Angkat Tubuh di Playground

Agar anak tumbuh tinggi dan kuat, Ibu bisa mencoba mengajaknya rutin melakukan latihan angkat tubuh dengan cara bergelantungan di playground. 

Latihan angkat tubuh seperti ini tidak hanya membantu memanjangkan tulang belakang, tetapi juga melatih otot-otot penting seperti lengan dan punggung.

13. Berjemur untuk Vitamin D

Berjemur di bawah paparan sinar matahari adalah cara alami untuk mendapatkan vitamin D, yang penting untuk penyerapan kalsium agar tulang kuat dan tinggi optimal.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut, waktu ideal untuk mendapatkan manfaat sinar matahari secara optimal adalah pukul 10.00–15.00. Lakukan secukupnya agar tetap aman untuk kulit anak.

14. Jogging

Bu, coba aja si Kecil jogging di sekitar rumah atau taman. Jogging adalah cara yang menyenangkan dan mudah untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta mendukung pertumbuhan tulang. 

Aktivitas ini membantu memperkuat tulang kaki dan merangsang produksi hormon pertumbuhan (HGH) yang berperan penting dalam berbagai proses pertumbuhan.

15. Suplemen Bila Dianjurkan Dokter

Penggunaan suplemen agar anak tumbuh tinggi pada umumnya tidak disarankan, kecuali mengalami kondisi medis tertentu.

Misalnya, ketika tubuh kekurangan hormon pertumbuhan. Dalam kasus ini, dokter mungkin merekomendasikan pemberian suplemen peninggi badan.

Baca Juga: Penyebab & Cara Mengatasi Keterlambatan Perkembangan Anak

Faktor yang Menghambat Pertumbuhan Tinggi Anak

Agar anak tumbuh tinggi optimal, pemberian gizi seimbang dan aktivitas fisik perlu terus dilakukan. 

Namun, beberapa faktor dapat menghambat proses tersebut, mulai dari kebiasaan anak sehari-hari hingga kondisi medis, seperti:

  • Malnutrisi, terutama kekurangan protein dan mineral penting.
  • Kurang tidur, sehingga produksi hormon pertumbuhan tidak optimal.
  • Jarang aktivitas fisik, yang melemahkan tulang dan otot.
  • Penyakit kronis, seperti gangguan pencernaan atau ginjal.
  • Defisiensi vitamin D, yang menghambat penyerapan kalsium.
  • Kebiasaan bungkuk, yang memengaruhi postur dan tulang belakang.

Dengan mengenali faktor yang memengaruhi pertumbuhan sejak dini, Ibu bisa mengambil langkah perbaikan yang cepat untuk membantu pertumbuhan anak dan mencegah penghambatnya.

Kapan Perlu Konsultasi Dokter?

Dalam banyak kasus, perbedaan tinggi badan anak masih tergolong normal. Namun, ada kondisi tertentu yang sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter untuk memastikan tidak ada gangguan pertumbuhan.

  • Anak tidak bertambah tinggi minimal 4–7 cm per tahun
  • Tinggi badan berada jauh di bawah kurva pertumbuhan WHO
  • Tanda pubertas terlalu cepat atau terlambat
  • Dicurigai adanya gangguan hormon pertumbuhan

Konsultasi sejak dini membantu dokter melakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat bila diperlukan. Dengan begitu, pertumbuhannya dapat dipantau agar anak tumbuh tinggi optimal.

Daftar jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!

Informasi yang Wajib Ibu Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu

  1. Nair, A. (2018, June 26). How to Increase Height in Kids? FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/top-8-ways-to-increase-height-in-children/
  2. Barrell, A. (2020, January 17). What factors influence a person’s height? Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327514#averages
  3. WHO. (2025). Length-for-age BOYS Birth to 2 years (z-scores). WHO. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/child-growth/child-growth-standards/indicators/length-height-for-age/lfa_boys_0_2_zscores.pdf?sfvrsn=cc17e50a_14
  4. WHO. (2025). Height-for-age BOYS 2 to 5 years (z-scores). WHO. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/child-growth/child-growth-standards/indicators/length-height-for-age/hfa_boys_2_5_zscoresba2ba0820f064f4abf5915abac01e894.pdf?sfvrsn=4d77e340_9
  5. WHO. (2025). Simplified field tables Height-for-age BOYS 5 to 19 years (percentiles). WHO. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/child-growth/growth-reference-5-19-years/height-for-age-(5-19-years)/sft-hfa-boys-perc-5-19years.pdf?sfvrsn=3fe316bf_4
  6. WHO. (2025). Length-for-age GIRLS Birth to 2 years (z-scores). WHO.https://cdn.who.int/media/docs/default-source/child-growth/child-growth-standards/indicators/length-height-for-age/lfa_girls_0_2_zscores.pdf?sfvrsn=af7d2671_11
  7. WHO. (2025). Height-for-age GIRLS 2 to 5 years (z-scores). WHO. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/child-growth/child-growth-standards/indicators/length-height-for-age/hfa_girls_2_5_zscores.pdf?sfvrsn=9d3a6c08_9
  8. WHO. (2025). Simplified field tables Height-for-age GIRLS 5 to 19 years (percentiles). WHO. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/child-growth/growth-reference-5-19-years/height-for-age-(5-19-years)/sft-hfa-girls-perc-5-19years.pdf?sfvrsn=59b013d8_4
  9. Editorial Team. (2020, August 3). Calcium. NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/calcium/
  10. Yolanda, N. (3 Maret 2016). Perlukah Suplemen Vitamin D?. IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perlukah-suplemen-vitamin-d
  11. Wirahmadi, A. (28 Augustus 2017). Perlukah suplementasi vitamin dan mineral pada bayi dan anak? IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perlukah-suplementasi-vitamin-dan-mineral-pada-bayi-dan-anak
  12. ‌‌Editorial Team.‌ (2008). WHO child growth standards: Training Course on Child Growth Assessment. WHO. https://iris.who.int/server/api/core/bitstreams/0fd11d24-d0f0-44e2-825c-212f46acfbb5/content
  13. ‌Editorial Team.‌ (2025, September 15). Health Risks of an Inactive Lifestyle. Medlineplus.gov - National Library of Medicine. https://medlineplus.gov/healthrisksofaninactivelifestyle.html
  14. Editorial Team.‌ (2025, July 1). How Many Swim Lessons Per Week? A Guide for Tots & Children. Felix’s Swim Schools. https://felixswimschools.com/how-many-swim-lessons-per-week-need-babies-and-children
  15. Editorial Team.‌ (2025, January 24).Should children take medicine to increase height? Vinmec International Hospital. https://www.vinmec.com/eng/blog/should-children-take-medicine-to-increase-height-en
  16. ‌Editorial Team.‌ (2025). Growth Problems. Boston Children’s Hospital. https://www.childrenshospital.org/conditions-treatments/growth-problems
  17. ‌Editorial Team. (2024, October 23). Physical activity guidelines for children and young people. NHS. https://www.nhs.uk/live-well/exercise/physical-activity-guidelines-children-and-young-people/
  18. ‌Suni, E. (2020, September 24). How Much Sleep Do Babies and Kids Need? Sleep Foundation. https://www.sleepfoundation.org/children-and-sleep/how-much-sleep-do-kids-need
  19. ‌Ansley. (2021, February 2). Does Milk Help Kids Grow? Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/does-milk-help-you-grow
  20. Editorial Team. (2025). Growth Hormone Deficiency. Boston Children’s Hospital. https://www.childrenshospital.org/conditions-treatments/growth-hormone-deficiency
  21. (2022, February 2). When to Be Concerned About Short Stature in Children: A Q&A With Dr. Lina Merjaneh. Seattle Children’s Hospital. https://www.seattlechildrens.org/healthcare-professionals/provider-news/short-stature/
  22. Editorial Team. (2024, May 23). Puberty: when it’s early or late. Raising Children Network (Australia). https://raisingchildren.net.au/pre-teens/development/puberty-sexual-development/puberty-early-or-late
  23. Editorial Team.. (2025, December 12). ‌Growth and Your 6- to 12-Year-Old. Childrensdayton.org. https://childrensdayton.org/kidshealth/growth-6-12/
  24. Soedjatmiko. (2001). Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Bali. 3(3): 175–188. https://www.saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/download/999/929‌
  25. ‌Herber, C., Bogler, L., Subramanian, S. V., & Vollmer, S. (2020). Association between milk consumption and child growth for children aged 6-59 months. Scientific reports, 10(1), 6730. https://doi.org/10.1038/s41598-020-63647-8


Temukan Topik Lainnya

Artikel Terkait

Keuntungan Daftar Bebeclub

Keuntungan Daftar Bebeclub

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Desktop

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Desktop

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Desktop

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Mobile

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Mobile

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Mobile

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Gabung Bebeclub

Minimal 8 karakter, memiliki 1 angka (0-9), dan karakter spesial (@#$%^&)

Tidak
Ya

*Usia si Kecil Maksimal 12 Tahun