Makanan untuk Anak Sakit Perut dan Minuman yang Aman
Saat anak sakit perut, jangan dulu berikan makanan yang digoreng, makanan berminyak, berempah kuat, makanan olahan atau cepat saji, dan makanan asam atau pedas. Lalu, harus makan apa?
Makanan untuk sakit perut umumnya bercita rasa tawar, bertekstur lembut, dan mudah dicerna. Namun, jenis makanan tetap perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Untuk anak yang mengalami sembelit, apel kukus dan pepaya dapat membantu melancarkan pencernaan. Sementara itu, anak dengan diare sebaiknya mengonsumsi nasi putih dan sup ayam yang ringan di lambung.
Penyebab Umum Anak Sakit Perut
Sakit perut pada anak bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa penyebab yang paling umum antara lain:
- Sembelit.
- Diare.
- Kembung.
- Infeksi saluran cerna ringan.
- Makan-makanan asam, pedas, atau berlemak.
- Intoleransi atau alergi.
Penting untuk mengetahui penyebab sakit perut agar si Kecil bisa mendapatkan makanan yang sesuai.
Ibu bisa cek kesehatan pencernaan si Kecil lewat AI Poop Tracker sekarang. Cukup dengan upload foto pup di atas popoknya dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik untuk dikonsultasikan lebih lanjut ke dokter.
Makanan untuk Anak Sakit Perut yang Aman
Sakit perut pasti membuat anak tidak nyaman beraktivitas sehingga rentan rewel Kalau lagi sakit perut anak, harus makan apa?
1. Nasi Putih
Jika anak sakit perut, sebaiknya makan nasi putih polos dalam porsi kecil namun sering, atau nasi tim lembut dengan daging ayam rebus tanpa kulit sebagai lauk.
Nasi putih merupakan makanan untuk anak sakit perut karena tinggi karbohidrat dan rendah serat sehingga lebih mudah dicerna. Cita rasanya juga tawar sehingga tidak menimbulkan mual.
Selain itu, nasi putih bisa bantu memperbaiki konsistensi feses pada anak diare agar menjadi lebih padat.
2. Sup Ayam Bening
Hangatnya sup kaldu bantu merilekskan otot-otot perut tegang yang memicu nyeri. Kaldu sup juga dapat bantu penuhi asupan cairan tubuh anak yang hilang karena diare.
Buatlah kaldu sup dari daging tanpa lemak. Misalnya daging dada ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa gajih dan tetelan, atau dari fillet daging ikan.
Untuk sayurannya, pilih yang rendah serat dan tidak menimbulkan gas di dalam perut seperti wortel, kentang, dan labu.
3. Kentang Kukus
Pilihan makanan untuk anak sakit perut berikutnya adalah kentang. Coba olah dengan cara kukus atau panggang agar rendah lemak dari minyak goreng.
Mirip nasi, kentang kukus juga tinggi pati yang lebih mudah dicerna tubuh.
Pastikan untuk memberikan kentang tanpa kulit, karena serat dari kulit kentang sulit dicerna oleh perut yang sedang teriritasi.
4. Ayam Kukus
Anak yang sedang sakit perut karena diare, mual, dan muntah disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan cita rasa tawar.
Makanan tawar dapat menekan rasa mual dan mudah dicerna oleh perut yang sedang bermasalah. Ayam kukus merupakan pilihan yang tepat, karena juga kaya protein untuk bantu mengembalikan energi.
5. Telur Rebus
Telur rebus mudah dicerna dan rasanya hambar sehingga cocok untuk anak yang sakit perut, terutama bagian putihnya karena sedikit lemak.
Makanan sumber protein ini membantu memperbaiki dan menyembuhkan lapisan usus yang teriritasi.
6. Pisang
Pisang adalah salah satu buah yang bagus untuk sakit perut karena teksturnya lembut dan rasanya sedikit manis agak tawar yang tidak semakin mengiritasi perut.
Pisang membantu meredakan sakit perut dengan merangsang produksi lendir yang membatasi dinding lambung dengan cairan asam penyebab perut mulas.
Jika anak sakit perut karena susah BAB, serat dan gula alami dari pisang juga bisa membantu mendorong pergerakan feses dalam usus.
7. Pepaya
Buah pepaya bisa mengobati sakit perut anak yang hilang timbul karena perut kembung atau sembelit. Serat dari buah pepaya juga bisa membantu melancarkan BAB anak yang keras.
Buah untuk sakit perut ini mengandung enzim bernama papain yang bantu usus mencerna dan menyerap protein dari makanan yang dikonsumsi si Kecil.
8. Apel Kukus
Apel kukus ternyata cocok sebagai makanan untuk anak sakit perut. Proses mengukus apel ternyata membantu pelepasan serat larut air bernama pektin.
Serat ini cocok untuk sembelit. Pektin menyerap air dan membentuk jel di saluran cerna. Jel ini memadatkan feses dan menambah kadar air di feses sehingga mudah BAB lancar.
Pektin pada apel kukus lebih mudah diproses tubuh daripada apel biasa sehingga cocok untuk meringankan kerja saluran cerna.
Baca Juga: 10 Penyebab Anak Sakit Perut Disertai Muntah dan Solusinya
9. Alpukat Matang
Alpukat matang juga cocok sebagai makanan untuk anak sakit perut karena rasanya yang relatif hambar. Jadi, tidak mengiritasi lambung.
Selain itu, alpukat kaya akan serat larut dan tak larut air. Keduanya penting untuk mengatasi sembelit.
10. Oatmeal
Oatmeal (bubur gandum) teksturnya lembut dan mudah dicerna sehingga aman dijadikan makanan untuk anak sakit perut.
Kandungan serat larutnya membantu mengatur pergerakan usus, mengurangi sembelit dan mengurangi rasa tidak nyaman.
12. Wortel
Wortel atau jus wortel bagus sebagai makanan untuk sakit perut.
Wortel bermanfaat meningkatkan air liur untuk melancarkan pencernaan dan menyediakan nutrisi penting untuk kesehatan pencernaan anak, termasuk mineral dan enzim.
Wortel juga mengandung serat pangan, yang dapat memperbaiki iritasi pada lambung dan usus akibat diare atau sembelit.
13. Yogurt & Probiotik
Anak yang sedang sakit perut biasanya diminta untuk stop dulu minum susu sementara agar gejala sakitnya tidak semakin parah. Namun, yogurt untuk sakit perut justru aman dikonsumsi.
Sebab, yogurt mengandung bakteri baik (probiotik) yang dapat meningkatkan kemampuan tubuh melawan kuman penyebab sakit perut. Probiotik juga mengurangi gejala diare, sembelit, dan perut kembung.
Yogurt sebaiknya dihindari bila sakit perut diakibatkan alergi susu sapi atau intoleransi laktosa.
Baca Juga: 17 Makanan yang Baik untuk Pencernaan Anak
Minuman yang Aman untuk Anak Sakit Perut
Selain memilih makanan yang tepat, orang tua juga perlu memperhatikan asupan minuman saat anak mengalami sakit perut.
Jenis minuman yang dikonsumsi dapat membantu meredakan gejala sekaligus mencegah dehidrasi, terutama jika anak mengalami diare atau muntah. Berikut adalah pilihan minuman untuk sakit perut yang aman:
- Air putih.
- Oralit.
- Air kelapa.
- Air rebusan jahe (untuk anak 2 tahun ke atas).
- Kaldu bening.
Bila tidak memiliki intoleransi laktosa atau alergi susu sapi, si Kecil bisa mendapatkan asupan serat dari susu pertumbuhan.
Bebelac 1 NutriGreat+ adalah Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya dengan 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x lebih tinggi, dan 0gr sukrosa. Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar si Kecil tumbuh bersinar dari dalam.
Rekomendasi Makanan Berdasarkan Keluhan Sakit Perut
Makanan untuk anak sakit perut penting untuk meredakan sekaligus mengurangi gejala penyebabnya. Saat sakit, anak tetap perlu makanan bergizi untuk mempercepat pemulihannya.
Agar mudah dipahami, berikut makanan untuk anak sakit yang sesuai dengan penyebabnya, serta pantangannya.
|
Kondisi Anak |
Makanan yang Dianjurkan |
Makanan yang Dihindari |
|
Diare |
Pisang, nasi putih, sup, yogurt tawar |
Gorengan, susu full cream, makanan manis |
|
Sembelit |
Pepaya, oatmeal, apel kukus, alpukat |
Makanan instan, keju berlebihan |
|
Perut kembung |
Sup, kentang kukus |
Minuman bersoda, brokoli, kol |
|
Mual & muntah |
Nasi tim, ayam kukus |
Makanan pedas, asam, dan berlemak |
|
Sakit perut ringan |
Oatmeal, telur rebus, wortel |
Cokelat, minuman berkafein |
Apa yang Tidak Boleh Dimakan saat Perut Sakit?
Saat anak sakit perut, sebaiknya ia tidak mengonsumsi makanan yang sulit dicerna. Berikut sejumlah makanan yang harus dihindari:
- Gorengan dan makanan tinggi lemak.
- Buah asam seperti jeruk, lemon, kiwi, dan markisa.
- Makanan pedas dan asam.
- Susu full cream.
- Minuman manis dan bersoda.
- Minuman mengandung kafein, seperti coklat dan teh.
Baca Juga: 8 Pertolongan Pertama Anak Sakit Perut Sebelum ke Dokter
Kapan Harus ke Dokter?
Hanya berikan obat susah BAB atas anjuran dokter. Jika kondisi si Kecil tidak juga membaik dan menunjukkan gejala berikut, segera bawa ke dokter apabila :
- Anak tampak sangat kesakitan.
- Anak kesakitan saat bergerak.
- Sakit hingga tak bisa tidur.
- Pucat dan berkeringat.
- Menunjukkan tanda-tanda dehidrasi.
- Demam.
- Diare dan muntah terus-menerus.
Daftar jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!
_GUM_KATALOG (2).png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
