12 Daftar Makanan yang Aman untuk Anak Saat Perut Kembung

Makanan untuk perut kembung, di antaranya pepaya, pisang, bubur hangat, sup bening, dan roti tawar. Teksturnya lembut, mudah dicerna, dan rasanya tawar bantu sekaligus redakan mual.

makanan untuk perut kembung-bebeclub


Makanan untuk perut kembung sebaiknya mudah dicerna dan mengandung nutrisi yang dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman di perut, seperti air, probiotik, kalium, dan serat. Beberapa pilihan yang bisa diberikan antara lain pisang, pepaya, yogurt, timun, apel, serta sup ayam hangat. Agar lebih nyaman di perut, sajikan dalam porsi kecil tetapi lebih sering. Sebaliknya, batasi makanan yang dapat memicu produksi gas berlebih, seperti kol, brokoli, atau bawang.

Perut Kembung pada Anak Disebabkan oleh Apa?

Perut kembung pada anak umumnya disebabkan oleh:

  • Makan dan minum terlalu cepat.
  • Menelan udara.
  • Infeksi saluran cerna.
  • Minuman bersoda.
  • Makanan tinggi gas, seperti kacang-kacangan dan kembang kol.
  • Sembelit.
  • Sindrom iritasi usus besar.
  • GERD.
  • Konsumsi antibiotik.
  • Intoleransi laktosa.

Perut Anak Kembung, Makan Apa?

Berikut rangkuman makanan untuk perut kembung beserta manfaatnya untuk anak.

Makanan

Manfaat

Yoghurt

Tinggi probiotik, seimbangkan kadar bakteri baik di usus

Pisang

Tinggi kalium, kurangi natrium pemicu kembung akibat air

Pepaya

Mengandung senyawa antiradang, redakan kembung

Alpukat

Tinggi serat, perlancar BAB

Apel

Kaya serat, atasi sembelit

Kiwi

Cegah penumpukan di saluran cerna

Timun

Kaya air, kurangi kadar garam pemicu kembung

Nanas

Melancarkan pencernaan

Asparagus

Tinggi serat untuk cegah sembelit

Kunyit

Kurangi peradangan pemicu kembung

Jahe

Cegah penumpukan gas di saluran cerna

Buah untuk Perut Kembung yang Aman untuk Anak

Perut kembung makan apa? Pilihlah berbagai jenis buah-buahan berikut.

1. Pisang

Pisang adalah salah satu makanan untuk perut kembung yang bisa diberikan pada si Kecil. 

Pisang mengandung tinggi kalium yang dapat membantu mengurangi kadar natrium dalam tubuh yang menyebabkan perut kembung.

Berikan satu buah pisang untuk porsi ideal. Sajikan potongan-potongan kecil pisang sebagai camilan atau diolah menjadi jus atau smoothie sebagai cara mengatasi perut kembung anak

2. Pepaya

Makanan untuk mengeluarkan gas di perut berikutnya adalah pepaya. Pepaya mengandung senyawa antiradang dan serat yang dapat meredakan gejala perut bergas. 

Buah untuk perut kembung ini juga mengandung enzim papain yang membantu tubuh memecah asam amino dan menjaga kesehatan pencernaan sehingga perut bebas kembung.

Berikan pepaya sebanyak 1 iris sepanjang 5 cm untuk porsi ideal anak. Potong-potong dadu atau lumat ke dalam smoothie untuk variasi penyajian.

3. Kiwi

Kiwi merupakan makanan untuk perut kembung dan mual karena bisa mengeluarkan gas berlebih dalam perut. 

Selain tinggi serat dan kalium, kiwi mengandung aktinidin atau enzim yang mempercepat pengosongan lambung sehingga mengurangi gejala sakit perut, sembelit, dan perut kembung. 

Berikan sebanyak 2 buah kecil dengan cara dipotong-potong, dilumat, atau dicampur bersama smoothie buah.

4. Apel

Apel merupakan buah yang bagus untuk perut kembung karena kaya akan air dan kalium. Kedua kandungan ini dapat mencegah tubuh kehilangan cairan.

Apel juga memiliki serat larut air bernama pektin yang mempercepat gerakan makanan saat melewati saluran pencernaan. Jadi, perut kembung dan sembelit teratasi. 

Berikan sebanyak 1 buah apel ukuran sedang (200 gram) sebagai camilan anak untuk memenuhi asupan serat harian sebanyak 5 gram. 

5. Alpukat

Alpukat merupakan cocok untuk perut kembung karena kaya akan kalium, yakni mineral penting untuk mengatur keseimbangan cairan dan natrium dalam tubuh.

Tak hanya itu, alpukat juga tinggi serat yang membantu pergerakan feses dalam saluran cerna menjadi lebih teratur, sekaligus mencegah gejala sembelit dan perut kembung pada anak.

Sajikan sebanyak 1 iris sepanjang 5 cm untuk bantu cegah kembung.

6. Nanas

Nanas mengandung enzim bromelain yang dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dengan memecah protein menjadi asam amino untuk lebih mudah dicerna.

Selain itu, nanas juga tinggi kandungan air yang mampu menjaga hidrasi tubuh si Kecil agar tidak mengalami dehidrasi. Sebab, kekurangan cairan dapat memperburuk perut kembung.

Coba iris buah nanas sepanjang 5 cm dan biarkan si Kecil mengonsumsinya secara langsung. Bapak Ibu juga bisa mengolahnya menjadi minuman menyegarkan.

7. Melon

Melon merupakan salah satu buah yang bagus untuk perut kembung karena 90% kandungannya terdiri dari air dan kaya akan kalium.

Keduanya cocok untuk mengurangi kadar natrium penyebab perut begah dan kembung.

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, sajikan melon sebanyak 1–2 porsi, satu porsi melon setara dengan segenggam tangan anak.

8. Semangka

Semangka merupakan makanan untuk perut kembung yang bisa diberikan. Sebanyak 91% kandungan semangka terdiri dari air sehingga membantu membuang natrium berlebih penyebab kembung.

Namun, sebaiknya konsumsi semangka secukupnya, yakni sebanyak 100 gram atau ⅔ mangkuk saja. Pasalnya, semangka mengandung gula alami yang justru bisa memicu kembung bila dikonsumsi berlebihan.

9. Anggur

Buah yang bagus untuk perut kembung lainnya adalah anggur. Anggur merupakan salah satu buah yang tidak mengandung gas dan dicerna secara perlahan sehingga tidak membuat perut anak begah.

Sajikanlah anggur sebanyak 5–6 butir, pastikan setiap butir dibagi empat agar mudah dikonsumsi si Kecil. Menyajikan anggur dalam bentuk butiran utuh bisa membuat si Kecil tersedak.

Makanan untuk Perut Kembung dan Mual yang Tidak Mengandung Gas

Perut kembung dapat membaik dengan sendirinya. Namun, agar perut si Kecil kembali nyaman, coba berikan pilihan makanan untuk perut kembung, misalnya:

1. Asparagus

Asparagus merupakan pilihan makanan untuk perut kembung dan mual yang tinggi serat. 

Asparagus juga mengandung inulin, yakni serat prebiotik yang mendukung kesehatan usus sehingga mencegah sembelit dan kembung. 

Coba olah asparagus menjadi sup berkuah hangat yang dapat membuat perut si Kecil nyaman. 

2. Seledri

Seledri juga termasuk makanan untuk perut kembung pada anak. Selain tinggi kandungan air, seledri mengandung manitol, yakni sejenis gula alkohol yang melunakkan feses dan menyerap air ke dalam saluran cerna.

Sayuran ini dianggap sebagai diuretik alami. Artinya, seledri meningkatkan produksi urin untuk membuang kelebihan air dan natrium dalam tubuh sehingga mengatasi perut begah.

Coba tambahkan seledri ke dalam sup atau makanan harian anak.

3. Bubur Hangat

Plihlah bubur hangat sebagai makanan untuk perut kembung. Pastikan bubur terbuat dari nasi putih yang lembut. Nasi tinggi akan karbohidrat dan rendah serat yang mudah dicerna tubuh.

Sensasi hangat bisa meredakan nyeri perut akibat kembung. Sebaiknya, pilih bubur hangat yang tawar dan rendah lemak agar tidak memicu mual dan begah.

4. Sup Bening

Sup bening juga cocok dikonsumsi sebagai makanan untuk perut kembung pada anak karena kaya akan air yang tentu tidak memberatkan saluran cerna.

Sup bening juga rendah lemak dan bumbu-bumbu dengan rasa tajam yang bisa membuat perut begah dan mengiritasi pencernaan.

Sebaiknya, gunakan garam sesedikit mungkin untuk mencegah perut semakin kembung dan begah.

Baca Juga: Penyebab Sakit Perut Anak Hilang Timbul dan Pengobatannya

5. Roti Tawar

Makanan untuk perut kembung dan mual lainnya yang bisa dicoba adalah roti tawar. Mirip nasi, roti tawar mengandung karbohidrat sederhana sehingga mudah dicerna dan tidak menimbulkan gas.

Makanan yang tawar juga mudah dikonsumsi sehingga tidak memicu mual. Roti tawar juga membantu menyerap cairan asam lambung berlebih yang membuat perut kembung, begah, dan mual.

Sebaiknya, tunda dulu olesan roti tawar menggunakan margarin atau mentega agar tetap rendah lemak.

6. Timun

Jika perut anak kembung tidak sembuh-sembuh, penyebabnya mungkin karena terlalu banyak makan makanan asin. 

Untuk mengatasinya, Ibu bisa berikan makanan untuk perut kembung yang mengandung banyak air. Contohnya timun.

Timun mengandung 95% air dan kandungan antioksidan quercetin untuk mengurangi gejala kembung. Jika si Kecil tidak suka makan timun segar, buatlah es loli dengan isian potongan timun.

7. Oatmeal

Selain bubur nasi hangat, cobalah oatmeal untuk meredakan kembung dan begah. Oatmeal tekstur yang lembut sehingga mudah dicerna, terutama pada perut yang sedang iritasi.

Makanan untuk perut kembung dan mual ini juga tinggi karbohidrat sederhana, rendah serat, dan rasa yang tawar.

Jenis makanan ini cocok untuk meredakan nyeri perut akibat begah sekaligus mencegah mual.

8. Kentang Rebus

Pilihan makanan untuk perut kembung lainnya adalah kentang rebus atau kukus. Cara olah ini mencegah kadar lemak berlebih dari margarin, mentega, atau minyak goreng.

Kadar lemak yang tinggi dicerna lebih lama di tubuh sehingga membuat perut begah dan kembung.

Sebagai makanan yang tidak mengandung gas, kentang rebus juga tinggi pati yang lebih mudah dicerna tubuh. Sebaiknya, sajikan kentang yang sudah diupas karena serat dari kulit kentang relatif lebih lama dicerna.

9. Daging Ayam Tanpa Kulit

Bila kondisi perut kembung sudah membaik, Bapak Ibu bisa memberikan daging ayam tanpa kulit. Daging ayam juga memiliki rasa yang cukup hambar sehingga tidak memicu mual.

Jika disajikan tanpa kulit, dada ayam mengandung rendah lemak sehingga mencegah perut semakin begah dan kembung.

Daging ayam bisa disajikan dalam bentuk dicincang dengan sup bening atau bubur yang hangat untuk menambah asupan protein dan melegakan nyeri perut.

10. Telur

Telur bisa menjadi makanan untuk perut kembung pada anak, asal diolah dengan minyak seminim mungkin. Bila perlu, masak telur dengan direbus atau dikukus.

Coba sajikan putih telur agar lebih lembut dan mudah dicerna tubuh. Dengan begitu, perut kembung bisa teratasi. Putih telur pun memiliki rasa yang tawar dan tidak memicu mual bagi si Kecil.

11. Yogurt Probiotik Rendah Laktosa

Yogurt bisa dikonsumsi sebagai makanan untuk perut kembung karena menyeimbangkan kadar bakteri baik di saluran cerna.

Saat banyak bakteri jahat di usus, saluran cerna menghasilkan gas yang membuat perut kembung. Nah, yogurt kaya akan probiotik yang dapat membantu memicu pertumbuhan bakteri baik. 

Apabila si Kecil memiliki intoleransi laktosa, pilihlah yogurt untuk perut kembung yang bebas laktosa.

12. Jahe Hangat

Menambahkan jahe ke dalam olahan makanan anak membantu meredakan gejala perut kembung dan gangguan pencernaan lainnya.

Sebuah studi terbitan Cureus (2023) menjelaskan bahwa jahe dapat mempercepat pengosongan lambung.

Proses ini bisa mencegah penumpukan gas dalam perut yang menyebabkan kembung dan begah. 

13. Kunyit Hangat

Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang bisa membuang gas berlebih di perut. 

Tak hanya itu, sejumlah penelitian membuktikan bahwa kurkumin mengurangi gejala radang usus besar seperti perut kembung dan sembelit. 

Untuk meredakan perut kembung, coba berikan minuman sari kunyit atau tambahkan kunyit ke dalam olahan makanan si Kecil sehari-hari.

Baca Juga: Perut Anak Kembung dan Berbunyi, Apa Penyebab dan Solusinya?

Pastikan si Kecil mendapatkan asupan serat yang cukup untuk menjaga kesehatan cernanya secara menyeluruh. Bebelac 1 NutriGreat+ adalah Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya dengan 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x ​lebih tinggi, dan 0gr sukrosa. Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar si Kecil tumbuh bersinar dari dalam.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Anak Kembung

Agar kembung tak semakin parah, sebaiknya hindarilah beberapa makanan berikut.

  • Gorengan.
  • Makanan asam atau pedas.
  • Minuman bersoda.
  • Makanan tinggi gula.
  • Kol.
  • Brokoli.
  • Bawang.
  • Susu jika anak memiliki intoleransi laktosa.
  • Permen karet.

Tips Mengatasi Perut Kembung pada Anak Selain dari Makanan

Selain konsumsi makanan untuk perut kembung, ada beberapa cara lain untuk mengatasi perut anak yang kembung, yakni:

1. Ajak Anak Bergerak Aktif

Ada beberapa gerakan yang bisa mengatasi perut kembung, yaitu berjalan ringan dan peregangan. Kedua kegiatan ini merangsang gerakan otot di perut sehingga membantu mengeluarkan penumpukan gas

Lakukanlah kedua gerakan tersebut secara ringan dan perlahan. Hindari gerakan terlalu intens untuk mencegah perut kram yang menambah rasa nyeri.

2. Pastikan Cukup Minum

Mencukupi kebutuhan cairan harian penting untuk mengatasi perut kembung. Minum air membantu membuang natrium berlebih yang membuat tubuh kembung air.

Air juga membantu melunakkan feses sehingga memperlancar BAB. Sembelit bisa membuat perut kembung karena saluran cerna menghasilkan gas berlebih saat feses tidak keluar dengan lancar.

3. Pijat Perut Perlahan

Coba pijat perut perlahan dengan bawang merah dan minyak untuk mengatasi kembung.

Studi terbitan Jurnal Keperawatan (2023) menemukan bahwa pijat bawang merah dan minyak memberikan sensasi hangat yang melebarkan pembuluh darah. Efeknya, otot perut lebih rileks dan lebih nyaman.

Pijat perut juga merangsang gerakan otot perut sehingga memicu gas keluar saat kentut dan mengurangi perut kembung.

Namun, hati-hati. Langsung membalurkan bawang merah ke kulit bisa menyebabkan iritasi. Untuk itu, campurkan bawang merah dengan minyak terlebih dahulu, baru dioles ke kulit.

4. Makan Porsi Kecil Tapi Sering

Makan porsi kecil tapi sering merupakan salah satu cara mudah mengatasi perut kembung. Makan porsi kecil akan mengurangi beban mencerna makanan sehingga produksi gas di perut lebih terkontrol.

Selain itu, pola makan ini membuat si Kecil makan lebih perlahan. Hal ini mencegah udara tertelan dan menyebabkan perut kembung.

5. Hindari Makan Terlalu Cepat

Makan terlalu cepat membuat anak mengunyah tergesa-gesa. Hal ini membuat ia menelan angin terlalu banyak dan sering. Akibatnya, perut terasa kembung dan begah.

Angin yang masuk ke perut juga bisa disebabkan oleh mengunyah permen karet dan konsumsi soda.

Baca Juga: Perut Kembung Anak Tak Kunjung Sembuh, Apa yang Harus Dilakukan?

Kapan Perut Kembung pada Anak Harus Diperiksakan ke Dokter?

Segera ke dokter bila perut kembung si Kecil juga diikuti dengan gejala-gejala berikut:

  • Perut membesar dan keras.
  • Lesu dan lemas. 
  • Rewel dan gelisah. 
  • Muntah-muntah setelah makan. 
  • BAB berdarah. 
  • Diare atau konstipasi
  • Demam
  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan turun.

Di tengah aktivitas bermain dan eksplorasi si Kecil setiap hari, kesehatan pencernaan tetap perlu diperhatikan. Gunakan AI Poop Tracker dari Bebeclub untuk membantu mengenali kondisi pup si Kecil. Cukup upload foto pup di atas popok atau toilet dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik. Ibu juga bisa mencoba fitur AI Poop Tracker di Aplikasi Bebeclub Mobile untuk membantu memantau kesehatan pencernaan si Kecil setiap hari. 

Daftar jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!

Informasi yang Wajib Ibu Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu

  1. Editorial Team. (2024, March 15). Gas (flatulence). About Kids Health. https://www.aboutkidshealth.ca/gas-flatulence
  2. Ansley. (2018, November 28). Honeydew Melon Nutrition and Benefits. Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/honeydew
  3. Editorial Team. (2026). Dietary advice for children and young people with common gastro-intestinal symptoms. (Cambridge University Hospitals. https://www.cuh.nhs.uk/patient-information/dietary-advice-for-children-and-young-people-with-common-gastro-intestinal-symptoms/
  4. Ice, R. (2019, March 7). Watermelon 101: Nutrition Facts and Health Benefits. Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/foods/watermelon
  5. Editorial Team. (n.d.). Low FODMAP Diet. Gastroenterology Consultants of San Antonio. https://www.gastroconsa.com/wp-content/uploads/2019/09/Low-FODMAP-Diet-FODMAP-Foods-Updated.pdf
  6. Editorial Team. (2023). Food portion sizes for children age 1 to 4. HSE.Ie. https://www2.hse.ie/babies-children/weaning-eating/nutrition-child/portion-size/
  7. Editorial Team. (2023, October 26). 5 Ways To Get Rid of a Stomachache. Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/how-to-get-rid-of-a-stomach-ache
  8. Lockett, E. (2026). 2 Reasons to Think Twice Before Eating Sweet Potato Skins. https://www.verywellhealth.com/should-you-think-twice-before-eating-sweet-potato-skin-11933827
  9. Editorial Team. (2023, September 8). Bloating: What It Is, Causes & When To Be Concerned. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/21740-bloated-stomach
  10. Editorial Team. (2025, March 27). Why You Shouldn’t Follow a Strict BRAT Diet When You’re Sick. Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/brat-diet
  11. Editorial Team. (2019, June 27). Higher Salt Intake Can Cause Gastrointestinal Bloating. Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. https://publichealth.jhu.edu/2019/higher-salt-intake-can-cause-gastrointestinal-bloating
  12. Editorial Team. (2026). ‌Foods That Reduce Bloating (Fast)—And Foods to Avoid for Good. Northwell.Edu. https://thewell.northwell.edu/digestive-health/foods-that-reduce-bloating
  13. Aregawi LG, Shokrolahi M, Gebremeskel TG, Zoltan C. The Effect of Ginger Supplementation on the Improvement of Dyspeptic Symptoms in Patients With Functional Dyspepsia. Cureus. 2023 Sep 27;15(9):e46061. doi: 10.7759/cureus.46061. PMID: 37771933; PMCID: PMC10525921.
  14. Jafarzadeh E, Shoeibi S, Bahramvand Y, Nasrollahi E, Maghsoudi AS, Yazdi F, KarkonShayan S, Hassani S. Turmeric for Treatment of Irritable Bowel Syndrome: A Systematic Review of Population-Based Evidence. Iran J Public Health. 2022 Jun;51(6):1223-1231. doi: 10.18502/ijph.v51i6.9656. PMID: 36447978; PMCID: PMC9659538.
  15. Editorial Team. (2021). No, it’s not just you, working out really does makes you fart. Australian Institute of Fitness. https://fitness.edu.au/in-the-media/no-its-not-just-you-working-out-really-does-makes-you-fart/
  16. Editorial Team. (2025, May 7). How to Beat the Bloat. Northwestern Medicine. https://www.nm.org/healthbeat/healthy-tips/nutrition/how-to-beat-the-bloat
  17. Sari, R. S., & Ifah Muslimah. (2023). Effect of onion compresses on feverish children aged 2-10 months after DPT immunization. Jurnal Keperawatan, 14(01). https://doi.org/10.22219/jk.v14i01.22621
  18. ‌Editorial Team. (2025). Why you’re bloated and how to get fast relief. OSF Healthcare. https://www.osfhealthcare.org/blog/why-youre-bloated-and-how-to-get-fast-relief
  19. Editorial Team. (2023). Gas. Medlineplus. https://medlineplus.gov/gas.html
  20. Editorial Team. (2021). Eating, Diet, & Nutrition for Gas in the Digestive Tract. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/gas-digestive-tract/eating-diet-nutrition


Temukan Topik Lainnya

Artikel Terkait

Keuntungan Daftar Bebeclub

Keuntungan Daftar Bebeclub

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Desktop

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Desktop

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Desktop

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Mobile

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Mobile

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Mobile

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Gabung Bebeclub

Minimal 8 karakter, memiliki 1 angka (0-9), dan karakter spesial (@#$%^&)

Tidak
Ya

*Usia si Kecil Maksimal 12 Tahun