9 Makanan untuk Anak Muntah yang Aman dan Mudah Dicerna

Setelah muntah, beri anak minum air putih, oralit, atau jus buah yang diencerkan setiap 15–20 menit. Setelah 6 jam tidak muntah, si Kecil dapat makan makanan lembut dan tawar seperti roti tawar, biskuit crackers tawar, kentang rebus, atau pisang.

Makanan untuk anak muntah - Bebeclub


 

Setelah anak muntah, jangan terburu-buru langsung berikan makanan padat. Berikan cairan secara bertahap dalam porsi kecil, misalnya oralit, air putih, atau jus buah encer, untuk mencegah dehidrasi. Setelah 6 jam baru lanjutkan dengan makanan hambar yang mudah dicerna seperti bubur nasi, pisang, biskuit tawar, atau kentang rebus.

Kenapa Anak Bisa Muntah?

Muntah adalah kondisi umum yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi ringan hingga gangguan pencernaan.

Mengetahui penyebab muntah membantu orang tua menentukan penanganan yang tepat sejak awal. Beberapa penyebab muntah pada anak yang paling sering terjadi antara lain:

  • Infeksi virus (gastroenteritis), yang menyerang saluran cerna dan sering disertai diare.
  • Keracunan makanan, akibat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri.
  • Masuk angin atau asam lambung naik, yang membuat perut tidak nyaman dan mual.
  • Alergi atau intoleransi makanan, terutama pada anak yang sensitif terhadap bahan tertentu.
  • Mabuk perjalanan, karena gangguan keseimbangan tubuh saat bepergian.

Menurut IDAI, sebagian besar kasus muntah pada anak bersifat ringan dan bisa ditangani di rumah selama tidak muncul tanda bahaya.

Kapan Anak Boleh Makan Setelah Muntah?

Muntah umumnya berhenti dalam 6-24 jam. Jika ingin memberikan makanan untuk anak muntah, pantau dulu kondisinya secara berkala. Sebab, terlalu cepat memberi makanan berat justru bisa memicu muntah berulang.

Pendekatan bertahap membantu lambung beradaptasi kembali dan menurunkan risiko iritasi saluran cerna. Lalu kapan anak diberi makan setelah muntah?

1. 30 Menit–2 Jam Setelah Muntah

Pada fase awal, fokus utamanya adalah mengganti cairan yang hilang untuk mencegah dehidrasi. Hindari makanan padat terlebih dahulu.

Ibu bisa menawarkan air putih, oralit, atau kaldu bening hangat dalam jumlah kecil tetapi sering. Apabila anak muntah lagi, berikan minuman dalam jumlah lebih sedikit. 

2. 6–12 Jam Setelah Muntah

Hindari memberikan makanan padat pada 6 jam pertama setelah ia muntah.

Setelah 6 jam tidak muntah, si Kecil dapat makan makanan lembut dan tawar seperti roti tawar, biskuit crackers tawar, kentang tumbuk, atau nasi putih.

Tekstur makanan yang lunak dan rasa netral membantu lambung bekerja tanpa rangsangan berlebih.

Baca Juga: 10 Penyebab Anak Muntah Setelah Makan dan Penanganannya

3. 24–48 Jam Setelah Kondisi Membaik

Setelah kondisi stabil dan tidak muntah lagi, anak bisa kembali ke menu normal secara bertahap.

Sebagai awalan, berikan makanan berkalori cukup dan mudah dicerna, serta minuman manis seperti jus non-asam, sirup, atau madu (untuk anak di atas 1 tahun).

Mulai dari 1–2 sendok makan setiap 15 menit, lalu tingkatkan jumlahnya perlahan sesuai toleransi anak.

Tetap hindari makanan pemicu mual seperti berlemak, berminyak, pedas, susu dan olahannya, serta makanan terlalu manis selama 24–48 jam setelah muntah terakhir.

Rekomendasi Makanan yang Aman untuk Anak Muntah

Jika anak sudah tidak lagi muntah dan pelan-pelan mulai bisa makan, coba tawarkan makanan yang rasanya tawar dan teksturnya lembut seperti:

1. Nasi Putih atau Bubur

Nasi putih adalah sumber karbohidrat yang mudah dicerna dan aman untuk lambung. Teksturnya juga membantu menyerap asam lambung berlebih sehingga mengurangi rasa mual.

Ibu bisa sajikan nasi putih pulen seperti biasa atau sajikan sebagai nasi tim dan bubur, tanpa menambahkan bumbu atau rempah yang terlalu kuat.

2. Roti Tawar atau Toast Kering

Roti tawar bagus dijadikan makanan untuk anak muntah karena mengandung karbohidrat sederhana yang cepat menggantikan energi anak.

Jika si Kecil kurang suka roti putih tawar, coba panggang sebentar agar teksturnya lebih crispy dan rasanya gurih alami. Sajikan toast kering tanpa olesan agar tidak memicu rasa mual.

Alternatifnya, Ibu bisa tawarkan cracker tawar (biskuit tanpa gula atau perasa tambahan).

3. Pisang

Pisang kaya kalium untuk membantu menggantikan elektrolit yang hilang saat muntah.

Teksturnya juga lembut dan rasanya ringan sebagai makanan penghilang mual sehingga mudah diterima perut anak.

Ibu bisa berikan pisang segar yang telah diiris kecil-kecil agar lebih mudah dikunyah, dikukus sampai lembut terlebih dahulu, atau berikan dalam bentuk jus atau smoothie.

Baca Juga: Anak Muntah Setelah Makan, Begini Cara Mengatasinya

4. Sup Ayam Hangat

Habis muntah, sebaiknya si Kecil minum kaldu sup ayam hangat, karena bantu mengganti cairan dan elektrolit tubuh yang hilang untuk mencegah risiko dehidrasi.

Isian sup seperti protein dari daging dan serat serta vitamin dari aneka sayuran juga bisa memberikan asupan nutrisi tambahan agar si Kecil cepat pulih dan bertenaga.

Kuncinya, jangan tambahkan rempah dan bumbu-bumbu yang terlalu kuat.

5. Yogurt Tawar

Yogurt tawar (tanpa gula tambahan dan tanpa perasa) bisa diberikan sebagai makanan penghilang mual untuk anak karena disajikan dingin dan rasanya asam segar alami. 

Yogurt juga mengandung probiotik yang mendukung keseimbangan bakteri baik di usus. Pencernaan yang lebih stabil membantu menurunkan risiko muntah berulang. 

Baca Juga: 20 Makanan yang Baik untuk Pencernaan Anak

6. Jahe

Jahe dikenal mampu meredakan mual secara alami. Pemberiannya cocok untuk anak usia lebih besar dan dalam takaran terbatas.

Jahe mengandung gingerol dan shogaol, yakni komponen alami yang dapat bantu mempercepat proses pengosongan perut, menghangatkan badan, serta meredakan mual dan muntah.

Ibu bisa memberikan permen jahe, merebus jahe menjadi wedang hangat yang diberi madu dan perasan lemon, atau membuat sup kaldu ayam yang ditambahkan beberapa iris jahe segar.

7. Kentang Tumbuk 

Kentang tumbuk mengenyangkan tetapi tetap ringan untuk pencernaan. Makanan ini bisa menjadi alternatif nasi saat anak belum nafsu makan.

Supaya nutrisinya lebih lengkap, Ibu bisa tambahkan topping berupa daging ayam atau sapi tanpa lemak yang dipanggang atau direbus tanpa kulit.

8. Telur Rebus

Telur rebus matang adalah pilihan aman makanan untuk anak muntah karena kaya protein yang relatif mudah dicerna. Protein dapat membantu proses pemulihan tubuhnya berlangsung lebih cepat. 

Selain telur rebus, Ibu bisa berikan makanan kaya protein lainnya seperti tahu kukus, daging ayam panggang tanpa kulit dan bumbu rempah, atau kacang edamame rebus.

9. Makanan Dingin

Coba tawarkan agar-agar, potongan apel dingin, semangka dingin, atau es loli buah (es krim tanpa susu) sebagai makanan untuk anak muntah.

Makanan yang serba dingin minim aroma menyengat yang bisa memicu mual dan rasa ingin muntah.

Baca Juga: Anak Tidak Mau Makan dan Mual, Apa Penyebabnya?

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Anak Muntah

Beberapa jenis makanan justru dapat memperparah mual dan memperlambat pemulihan. Jadi, sebaiknya hindari memberikan:

  • Gorengan dan makanan berlemak.
  • Makanan pedas dan asam.
  • Susu, keju, dan krim (24–48 jam awal).
  • Jus buah dan teh manis.
  • Cokelat serta minuman bersoda.

Tips Memberi Makan Anak yang Sedang Mual

Saat anak masih mual setelah muntah, bukan hanya jenis makanan yang perlu diperhatikan, tetapi juga cara pemberiannya. Pendekatan yang tepat dapat membantu anak makan lebih nyaman sekaligus mencegah muntah kembali.

Oleh karena itu, Ibu perlu menerapkan beberapa tips sederhana berikut agar proses makan tetap aman dan efektif.

  • Berikan makanan dalam porsi kecil tetapi sering agar tidak membebani lambung.
  • Jangan memaksa anak makan jika masih mual, dan sesuaikan tekstur makanan dengan usia.
  • Hindari makanan berbau tajam karena bisa memicu refleks muntah.

Kapan Anak Harus Dibawa ke UGD Saat Muntah? 

Ibu harus membawa anak ke UGD apabila ia masih muntah-muntah terus setelah makan dan gejalanya juga tidak membaik, disertai dengan tanda-tanda berikut:

  • Muntah lebih dari 8 kali per hari.
  • Muntah terus lebih dari 24–48 jam
  • Muntah disertai diare berat
  • Ada tanda dehidrasi (jarang BAK, mulut kering, lemas)
  • Muntah darah atau feses hitam
  • Muntah disertai nyeri perut hebat dan demam tinggi. 

Jika Ibu masih ragu, Ibu juga bisa langsung hubungi tim experti di Bebecare yang cepat merespon pertanyaan Ibu selama 24/7 tanpa perlu booking atau buat janji terlebih dahulu. Gratis!

Informasi yang Wajib Ibu Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu

  1. Tim Penulis. Apa yang Perlu Dilakukan Bila Anak Muntah? (2025). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/apa-yang-perlu-dilakukan-bila-anak-muntah‌
  2. Vomiting Without Diarrhea. (2022). Seattle Children’s Hospital. https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/vomiting-without-diarrhea/
  3. Nausea or vomiting in children. (2020). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptom-checker/nausea-or-vomiting-in-children-child/related-factors/itt-20009075
  4. Verywell. (2024). What to Eat When You Have Nausea. Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/what-should-i-eat-if-i-have-nausea-797427
  5. Sissons, B. (2019, October 16). What foods relieve nausea? Medicalnewstoday.com; Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326683#brat-diet
  6. Petre, A. (2017, February 5). Natural Ways to Get Rid of Nausea, Plus Tips. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/nausea-remedies#peppermint
  7. Radhakrishnan, R., & Shaikh, J. (2023, January 24). How Do You Get Rid of a Stomach Ache in 5 Minutes? 9 Tips. MedicineNet; MedicineNet. https://www.medicinenet.com/how_do_you_get_rid_of_a_stomach_ache_in_5_minutes/article.htm
  8. Clinic, C. (2022, March 16). Morning Sickness? 12 Remedies That Really Work. Cleveland Clinic; Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/morning-sickness-10-tips-to-tame-your-turbulent-tummy-day-or-night
  9. Clinic, C. (2023, August 25). Nausea & Vomiting: Causes & Treatment. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/8106-nausea--vomiting?_gl=1*12f0q9t*_ga*MzQzNTE0OTkzLjE2ODc0MzEwMjA.*_ga_HWJ092SPKP*MTY5OTg1MDE3MS4xMDMuMS4xNjk5ODUwMTc0LjAuMC4w#care-and-treatment


Temukan Topik Lainnya

Artikel Terkait

Keuntungan Daftar Bebeclub

Keuntungan Daftar Bebeclub

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Desktop

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Desktop

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Desktop

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Mobile

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Mobile

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Mobile

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Gabung Bebeclub

Minimal 8 karakter, memiliki 1 angka (0-9), dan karakter spesial (@#$%^&)

Tidak
Ya

*Usia si Kecil Maksimal 12 Tahun