Kembali ke Ibu Perlu Tahu

Bisa Mengasah Kemampuan Kognitif Anak, Ini 5 Fakta Minyak Ikan yang Ibu Perlu Tahu

Selama ini, minyak ikan dikenal sebagai salah satu sumber omega 3 yang dapat membantu meningkatkan kecerdasan anak. Tak heran jika minya...

4 min
29 Jun 2022
Fakta seputar minyak ikan yang perlu Ibu tahu.

Artikel ini belum diulas

Selama ini, minyak ikan dikenal sebagai salah satu sumber omega 3 yang dapat membantu meningkatkan kecerdasan anak. Tak heran jika minyak ikan sangat populer di kalangan para orangtua. 

Tapi tahukah Ibu, minyak ikan ternyata punya banyak manfaat lain yang tak kalah hebat, seperti menjaga kesehatan mata, mencegah infeksi, hingga menjaga mood anak. Yuk, ketahui lebih jauh fakta seputar minyak ikan yang mungkin Ibu belum tahu!

Fakta Minyak Ikan

Manfaat minyak ikan sangatlah banyak bagi kesehatan lantaran kandungan omega 3-nya yang tinggi. Pada minyak ikan, terkandung tiga jenis omega 3, yaitu:1

  • Docosahexaenoic Acid (DHA)
     
  • Eicosapentaenoic Acid (EPA)
     
  • Alpha-linolenic Acid (ALA)

Minyak ikan dapat menjaga kesehatan mata anak.

Selama ini, manfaat minyak ikan lebih banyak dikaitkan dengan kecerdasan anak. Memang benar, Bu. Tapi, manfaat minyak ikan tak terbatas sampai di situ. Minyak ikan ternyata juga berkontribusi pada kondisi kesehatan fisik maupun mental si Kecil. Apa saja? Yuk, simak faktanya berikut ini!

1. Menjaga kesehatan mata

Kandungan omega 3 di dalam minyak ikan tak hanya bermanfaat untuk perkembangan otak si Kecil, tetapi juga kesehatan matanya dalam jangka panjang. Konsumsi omega 3 yang cukup sejak dini, akan mencegah penurunan fungsi mata terkait usia serta membantu mengurangi masalah mata kering.2

Selain omega 3, minyak ikan juga kaya akan vitamin A dan D yang berperan dalam kesehatan mata secara keseluruhan. Ibu pasti tahu betapa vitamin A sangat penting untuk menjaga agar penglihatan si Kecil senantiasa normal, dan terhindar dari masalah penglihatan seperti rabun jauh, kan?3

2. Meningkatkan kekebalan tubuh

Omega 3 juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak agar tidak mudah terserang penyakit. Seperti diketahui, omega 3 merupakan jenis asam lemak esensial yang membantu menekan peradangan dan menjaga sistem kekebalan tubuh tetap terkendali.4 

Selain itu, keberadaan vitamin A dan vitamin D dalam minyak ikan juga ikut berperan dalam menjaga imunitas si Kecil.4 Ini artinya, si Kecil akan lebih jarang berkunjung ke dokter, dan lebih jarang izin dari sekolah gara-gara sakit, Bu! 

3. Menjaga mood tetap baik 

Di masa pertumbuhannya, ada kalanya suasana hati si Kecil berubah-ubah, kadang senang, namun di saat berikutnya tampak murung, sedih, atau bahkan marah. Nah, minyak ikan dengan kandungan omega 3 di dalamnya ternyata dapat membantu memperbaiki suasana hati si Kecil dan membuat mood-nya tetap baik, lho.5 

Hal ini karena omega 3 diketahui memiliki sifat anti-inflamasi, yang dapat membantu meredakan depresi, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.5

4. Meningkatkan kualitas tidur

Ibu pasti tahu, kualitas tidur pada anak sangat memengaruhi kecerdasannya. Nah, salah satu cara minyak ikan untuk meningkatkan kecerdasan si Kecil adalah dengan meningkatkan kualitas tidurnya. Kualitas tidur yang tidak mencukupi atau buruk, dikaitkan dengan kinerja sekolah yang buruk dan menyebabkan penurunan pada memori atau daya ingat.6 

Manfaat minyak ikan untuk meningkatkan kualitas tidur anak.

Salah satu yang memengaruhi kualitas tidur adalah kecukupan omega 3, terutama DHA, yang ada di minyak ikan. Disebutkan bahwa DHA dapat meningkatkan produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang mengatur jam biologis, termasuk waktu tidur. Bahkan disebutkan juga bahwa masalah tidur jarang ditemukan pada anak-anak dengan kadar omega 3 yang lebih tinggi.6 

5. Menurunkan risiko asma

Ada banyak faktor yang menyebabkan asma pada anak, di antaranya faktor genetik, polusi, alergi, sampai kelahiran prematur. Namun, kabar baiknya, ada kemungkinan bahwa konsumsi minyak ikan yang kaya akan omega 3 dapat menurunkan risiko asma pada anak.7

Dua jenis omega 3 yang berperan dalam penurunan risiko asma ini adalah DHA dan EPA.7 

Sumber Minyak Ikan

Sesuai dengan namanya, minyak ikan diekstraksi dari jaringan ikan, seperti ikan kod, salmon, makarel, sarden, dan ikan pelagis yang banyak terdapat di Indonesia.8 

Dan seperti telah disebutkan di atas, ada 3 jenis omega 3 di dalam minyak ikan, yaitu DHA, EPA, dan ALA. Jenis omega 3 EPA dan DHA lebih banyak ditemukan pada berbagai jenis ikan, sementara ALA sering ditemukan dalam biji-bijian, seperti chia dan kenari.8

Selain dari beberapa jenis makanan di atas, asupan minyak ikan untuk si Kecil juga bisa didapat dari susu Bebelac 4. Tak hanya minyak ikan, susu pertumbuhan untuk si Kecil yang berusia 3-5 tahun ini juga mengandung FOS dan GOS, serta 11 vitamin dan mineral. Dan semua nutrisi tersebut saling mendukung untuk tumbuh kembang si Kecil yang optimal! Jadi, pastikan si Kecil mendapat asupan minyak ikan dari sumber yang terbaik, ya, Bu!  


Reference:

  1. Danielle Swanson, et al. 2012. Omega-3 Fatty Acids EPA and DHA: Health Benefits Throughout Life. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3262608/  [Diakses 6 Mei 2022]
     
  2. Alexis Ceecee Zhang, et al. 2020. Omega-3 Fatty Acids and Eye Health: Opinions and Self-Reported Practice Behaviors of Optometrists in Australia and New Zealand. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7230711/  [Diakses 6 Mei 2022]
     
  3. Jacquelyn Cafasso. 2016. Cod Liver Oil for Kids: 5 Healthy Benefits. Diambil dari: https://www.healthline.com/health/parenting/cod-liver-oil-kids  [Diakses 6 Mei 2022]
     
  4. Saray Gutiérrez, et al. 2019. Effects of Omega-3 Fatty Acids on Immune Cells. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6834330/  [Diakses 6 Mei 2022]
     
  5. Isabelle Häberling, et al. 2019. Omega-3 Fatty Acids as a Treatment for Pediatric Depression. A Phase III, 36 Weeks, Multi-Center, Double-Blind, Placebo-Controlled Randomized Superiority Study. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6892434/  [Diakses 6 Mei 2022]
     
  6. Paul Montgomery, et al. 2014. Fatty acids and sleep in UK children: subjective and pilot objective sleep results from the DOLAB study – a randomized controlled trial. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4263155/  [Diakses 6 Mei 2022]
     
  7. Prasad Muley, et al. 2015. Omega-3 Fatty Acids Supplementation in Children to Prevent Asthma: Is It Worthy?—A Systematic Review and Meta-Analysis. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4556859/  [Diakses 6 Mei 2022]
     
  8. Heitor O. Santos, et al, 2020. Beyond Fish Oil Supplementation: The Effects of Alternative Plant Sources of Omega-3 Polyunsaturated Fatty Acids upon Lipid Indexes and Cardiometabolic Biomarkers—An Overview. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7602731/#:~:text=Whilst%20the%20main%20dietary%20sources,%2C%20flaxseeds%2C%20and%20rapeseed%20oil.  [Diakses 6 Mei 2022]


Artikel Terkait