7 Cara Mengatasi Bayi Sering Cegukan setelah Menyusui

detail-fb detail-wa detail-twitter

Entah karena minum terlalu cepat atau kedinginan, tiba-tiba saja si Kecil cegukan tanpa henti. Duh, kasihan sekali melihatnya jadi tidak nyaman gara-gara cegukan.

Namun jangan keburu panik, kondisi ini tak perlu dikhawatirkan. Cegukan (hiccups) normal terjadi pada bayi, apalagi bayi baru lahir hingga bayi berusia 3 bulan.

Supaya Bunda lebih paham mengenai kondisi ini, cari tahu apa penyebab dan bagaimana cara mengatasi bayi cegukan setelah menyusui maupun bayi cegukan baru lahir.

5 Penyebab Bayi Cegukan

Fungsi saraf bayi yang belum matang

Mengapa bayi sering cegukan? Penyebab cegukan pada bayi terjadi akibat belum matangnya fungsi saraf yang mengatur otot diafragma si Kecil, yaitu otot penyekat antara rongga dada dan perut. Akibat belum matangnya fungsi saraf, bayi mudah mengalami cegukan karena kontraksi yang terjadi tiba-tiba pada otot diafragma. Kontraksi ini terjadi karena adanya udara dalam lambung. Udara bisa masuk ke dalam lambung bayi karena saat bayi minum susu ada udara yang tanpa sengaja ikut terhisap bayi.

Lebih sering terjadi pada bayi yang minum susu botol

Cegukan lebih sering terjadi pada bayi yang minum susu dari botol. Pada bayi yang mendapatkan ASI eksklusif, cegukan lebih jarang terjadi karena tidak ada udara yang masuk ke dalam lambung. Sejalan dengan bertambahnya usia bayi, ia akan semakin jarang mengalami cegukan.

Udara yang terlalu dingin

Selain itu, salah satu penyebab cegukan pada bayi juga karena udara yang terlalu dingin. Coba perhatikan, apakah suhu AC di kamar Anda terlalu dingin? Bila ya, segera naikkan suhu ruangan Anda serta ganti pakaian bayi Anda dengan baju yang berbahan lebih tebal untuk menahan udara dingin.

Jangan panik, Bunda saat bayi sering cegukan dan Ibu tak perlu cemas jika bayi Anda cegukan. Saat ini terjadi, lakukan hal-hal berikut sebagai cara mengatasi bayi cegukan.

Cara Mengatasi Bayi Cegukan setelah Menyusu

1. Coba ubah posisi bayi Anda saat menyusu jika bayi sering cegukan. Teruskan saja proses menyusui sampai cegukan hilang.

2. Perhatikan posisi menyusui Anda. Pastikan puting masuk seluruhnya ke mulut bayi. Posisi menyusui yang benar adalah posisi bayi dan lengannya berada dalam garis lurus, serta perut bayi berhadapan dengan perut Anda.

3. Perhatikan bayi Anda saat dia menyusu, apakah dalam kondisi tenang atau justru terlihat terlalu bersemangat. Terlalu semangat saat menyusu bisa membuat udara mudah masuk ke diafragma bayi.

4. Bila cegukan terus terjadi, hentikan dulu kegiatan menyusu. Lakukan burping. Sandarkan bayi tegak menghadap Anda dengan kepala di bahu Anda, lalu tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut, agar si Kecil bisa bersendawa. Tindakan ini bisa mendorong udara ke atas dan menghentikan cegukan. Setelah cegukan berhenti, susui dia kembali.

Cara Mengatasi Bayi Cegukan yang Minum dari Botol

5. Perhatikan apakah botol susu yang digunakan memiliki regulator dan lubang pada dot bayi. Pilih botol dengan lubang dot yang lebih kecil agar bayi bisa mengatur ritme menyedot susu sehingga tidak cegukan.

Bila bayi sudah mendapat MPASI

6. Berikan makanan dalam jumlah sedikit demi sedikit dan perlahan-lahan.

Pijat lembut

7. Anda juga bisa menghentikan cegukan pada bayi dengan menelungkupkan Si Kecil di pangkuan Anda lalu mengelus punggungnya dari bokong ke arah kepala.

Tag