Perkembangan Anak 14 Bulan, Sudah Bisa Apa? Ini Milestone dan Cara Stimulasinya
Anak 14 bulan sedang mengembangkan kemampuan berjalan, berkomunikasi, dan berpikir. Waspadai bila si Kecil belum bisa berdiri dengan bantuan dan tidak merespons saat dipanggil.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 08 September 2026
Diperbarui: 08 September 2026
Perkembangan anak 14 bulan biasanya terlihat dari langkah yang makin berani, kemampuan menunjuk untuk meminta sesuatu, usaha mengucapkan kata bermakna, dan rasa ingin tahu yang besar. Wajar kalau Ibu penasaran apakah semua kemampuan itu harus sudah muncul. Tenang, Bu, setiap anak punya tempo berbeda!
Perkembangan Anak 14 Bulan Sudah Bisa Apa?
Sebagai catatan, CDC menyarankan menggunakan checklist usia yang lebih muda jika usia anak berada di antara dua checklist. Jadi, untuk anak usia 14 bulan, gunakan checklist 12 bulan dan jadikan milestone 15 bulan sebagai acuan tahap berikutnya.
Motorik Kasar
CDC mencatat kemampuan mengambil beberapa langkah tanpa bantuan sebagai salah satu milestone usia 14 bulan. Perkembangannya dapat tampak seperti berikut:
- Berani melepas pegangan dan mengambil beberapa langkah sendiri.
- Berdiri sejenak tanpa pegangan atau bangkit dengan bantuan furnitur.
- Membungkuk untuk mengambil benda, lalu kembali berdiri sambil menjaga keseimbangan.
- Mencoba bergerak lebih cepat. Bila belum tampak seperti berlari kecil, hal ini belum menjadi patokan CDC usia 14 bulan.
Motorik Halus
Bukan hanya langkahnya yang berkembang, Bu. Kontrol jari dan koordinasi mata-tangan juga makin terarah. Ibu mungkin mulai melihat kemampuan berikut:
- Menyusun setidaknya dua benda kecil, misalnya balok.
- Membalik halaman buku tebal satu per satu.
- Memasukkan dan mengeluarkan benda dari wadah.
- Menggunakan jari telunjuk untuk menunjuk benda yang menarik perhatian.
- Mengambil makanan kecil dengan jari dan mencoba makan sendiri.
Baca Juga: Panduan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini & Cara Mendukungnya
Bahasa dan Komunikasi
Bahasa dan komunikasi pada perkembangan anak 14 bulan terlihat dari tatapan, gestur, respons terhadap nama benda, dan kemampuan mengikuti arahan. Cek selengkapnya:
- Mencoba mengucapkan satu atau dua kata bermakna selain “Mama” atau “Papa”, meski pelafalannya belum jelas.
- Meniru bunyi atau potongan kata yang sering didengar.
- Mengikuti instruksi sederhana yang disertai kata dan gestur, misalnya memberikan mainan saat tangan Ibu diulurkan.
- Menatap benda yang sudah dikenal ketika namanya disebut.
- Menunjuk untuk meminta sesuatu atau mencari bantuan.
Perkembangan Kognitif
Pernah melihat anak menempelkan telepon mainan ke telinga, Bu? Itu salah satu tanda ia mulai memahami fungsi benda dan hubungan sebab-akibat. Contoh kemampuan kognitif lainnya meliputi:
- Memakai benda sesuai fungsinya, seperti mendekatkan telepon mainan ke telinga atau membuka buku.
- Mengulang tindakan untuk melihat akibatnya, misalnya menjatuhkan atau memasukkan benda ke wadah.
- Mencari benda yang disembunyikan atau mencoba cara berbeda saat mainan sulit dijangkau.
- Menyusun setidaknya dua benda kecil dan mencoba lagi saat susunannya jatuh.
Sosial dan Emosional
Ibu dan Bapak mungkin mulai melihat ekspresi serta kemauan anak makin jelas. Menjelang 15 bulan, perkembangan sosial-emosional dapat ditunjukkan melalui hal-hal berikut:
- Meniru tindakan anak lain atau orang tua saat bermain.
- Menunjukkan benda yang disukai kepada Ibu atau Bapak.
- Bertepuk tangan ketika merasa senang atau bersemangat.
- Memeluk boneka atau mainan sebagai bentuk permainan sederhana.
- Menunjukkan kasih sayang melalui pelukan, kecupan, atau bersandar.
Cemas saat berpisah dari orang tua atau separation anxiety juga masih wajar. Menurut American Academy of Pediatrics, kondisi ini biasanya memuncak pada usia 10–18 bulan, lalu berangsur mereda pada paruh akhir tahun kedua.
Checklist Milestone Anak 14 Bulan
Supaya lebih mudah, Bu, gunakan checklist ini untuk mencatat kemampuan yang mulai muncul menjelang 15 bulan.
Sebagai catatan, anak tidak harus memperlihatkan semuanya sekaligus, dan daftar ini bukan alat diagnosis.
- Mengambil beberapa langkah sendiri
- Menunjuk untuk meminta sesuatu atau mencari bantuan
- Mencoba mengucapkan satu atau dua kata selain “Mama” atau “Papa”
- Mengikuti perintah sederhana yang disertai kata dan gestur
- Menggunakan benda sesuai fungsinya atau meniru permainan pura-pura
- Menyusun setidaknya dua benda kecil, seperti balok
Apakah Perkembangan Anak 14 Bulan Saya Sudah Normal?
Wajar jika Ibu membandingkan perkembangan anak dengan teman seusianya. Namun, perkembangan dinilai dari kemajuan gerak, komunikasi, bermain, dan interaksi sosialnya dari waktu ke waktu.
Tanda Perkembangan yang Sesuai
Coba perhatikan perubahan kecilnya dari minggu ke minggu, Bu. Secara umum, perkembangan tampak sesuai tahap bila ada kemajuan yang konsisten, seperti:
- Makin aktif mengeksplorasi lingkungan dan mencoba cara baru untuk meraih benda.
- Menggunakan gestur, suara, tatapan, atau kata untuk berkomunikasi.
- Merespons interaksi, menunjukkan kasih sayang, dan tertarik meniru orang lain.
- Memperlihatkan kemajuan motorik, misalnya dari merambat ia jadi berani berdiri atau melangkah.
Hal yang Masih Normal Meski Sering Membuat Orang Tua Khawatir
Data WHO mencatat rentang pencapaian berjalan mandiri pada persentil ke-1 hingga ke-99 adalah usia 8,2–17,6 bulan. Angka ini menggambarkan variasi pada anak sehat, bukan batas diagnosis.
Beberapa variasi yang masih sering dijumpai pada usia ini meliputi:
- Belum lancar bicara, masih aman selama sudah ada usaha berkomunikasi lewat bunyi, gestur, tatapan, atau kata sederhana.
- Bayi 14 bulan belum bisa berdiri sendiri masih wajar Bu. Sering jatuh saat belajar berjalan karena keseimbangan dan koordinasi sedang dilatih.
- Belum berjalan mandiri, masih normal selama kemampuan motoriknya terus maju, misalnya sudah menarik tubuh untuk berdiri atau merambat sambil berpegangan.
- Mudah tantrum, terutama ketika lelah, lapar, atau kesulitan menyampaikan keinginan.
- Mulai pilih-pilih makanan atau menolak makanan yang sebelumnya disukai; tawarkan kembali tanpa memaksa.
Baca Juga: Contoh Sensory Play untuk Anak 1–3 Tahun yang Aman
Cara Menstimulasi Perkembangan Anak 14 Bulan di Rumah
Tidak perlu menyiapkan banyak alat, Bu. Ibu dan Bapak bisa memberi stimulasi lewat aktivitas singkat yang aman, menyenangkan, dan mudah diulang dalam rutinitas sehari-hari.
Aktivitas untuk Melatih Motorik
Untuk melatih kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh, Ibu atau Bapak dapat mencoba aktivitas berikut:
- Dampingi anak mendorong kotak kosong atau push toy yang stabil di permukaan rata.
- Buat jalur berjalan pendek di atas karpet, lalu ulurkan tangan bila ia membutuhkan bantuan.
- Ajak bermain bola serta beri kesempatan makan finger food sendiri untuk melatih gerak tubuh dan jari.
Aktivitas untuk Mengembangkan Bahasa
Kuncinya adalah percakapan dua arah yang hangat, Bu. Tidak harus menunggu waktu khusus; kegiatan berikut bisa diselipkan saat bermain, makan, atau bersiap tidur:
- Ulangi perkataan si Kecil lalu perluas bunyi yang diucapkan anak; ketika ia berkata “ba”, Ibu bisa menjawab, “Iya, bola.”
- Sebutkan nama benda yang ditunjuk, lalu beri jeda agar ia punya kesempatan merespons.
- Bacakan buku bergambar dan nyanyikan lagu dengan gerakan tangan agar kata mudah dikaitkan dengan makna.
Aktivitas untuk Mengasah Kognitif
Kalau susunan baloknya jatuh, beri waktu untuk mencoba lagi, ya, Bu. Kesempatan mencoba, gagal, lalu mengulang membantu mengasah kemampuan berpikirnya. Ide permainannya antara lain:
- Gunakan mainan edukatif seperti balok: susun dua balok, biarkan anak merobohkannya, lalu ajak menyusun kembali.
- Masukkan benda aman ke wadah dan minta ia mengeluarkan atau mencarinya.
- Tunjukkan fungsi telepon mainan, cangkir, atau buku, kemudian beri waktu untuk meniru.
Aktivitas untuk Melatih Sosial dan Emosi
Lewat respons Ibu dan Bapak, anak belajar meniru, mengenali emosi, dan berinteraksi. Coba beberapa aktivitas berikut sambil mengikuti minatnya:
- Mainkan kegiatan meniru, seperti bertepuk tangan, memasukkan mainan ke wadah, atau memeluk boneka.
- Sebutkan emosi dengan kalimat sederhana, misalnya “Kamu kecewa karena mainannya disimpan.”
- Ajak bermain peran dan bermain bersama teman dalam durasi singkat sambil tetap mendampingi.
Baca Juga: 8 Aktivitas Stimulasi untuk Perkembangan Anak 1 Tahun
Nutrisi seimbang juga mendukung energi dan perkembangan otak anak di fase aktif ini. Ibu bisa lengkapi nutrisinya dengan berikan Bebelac 3 NutriGreat+ sebagai Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya dengan 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x lebih tinggi, dan 0gr sukrosa. Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar anak tumbuh bersinar dari dalam.
Tanda Keterlambatan Perkembangan Anak 14 Bulan
Satu kemampuan yang belum muncul tidak otomatis berarti keterlambatan, kok, Bu. Meski begitu, Ibu dan Bapak tetap perlu membicarakan beberapa tanda berikut dengan dokter:
Red Flag Motorik
Konsultasikan bila anak 14 bulan belum menarik tubuh untuk berdiri, belum merambat sambil berpegangan, tidak mampu menumpu berat badan pada kedua kaki, atau tidak menunjukkan kemajuan motorik.
Menjelang 18 bulan, belum berjalan mandiri juga perlu dievaluasi.
Red Flag Bahasa dan Komunikasi
Perlu dicermati bila anak tidak mencoba meniru bunyi atau kata, tidak menunjuk untuk meminta bantuan, tidak menatap benda yang disebutkan, atau tidak merespons saat namanya dipanggil.
Red Flag Sosial dan Interaksi
Bicarakan dengan dokter bila anak sangat jarang melakukan kontak mata, tidak memakai gestur untuk berkomunikasi, tidak menunjukkan minat berinteraksi, atau kehilangan kemampuan yang sebelumnya dikuasai.
Selain memantau tumbuh kembang, perhatikan juga kesehatan pencernaannya. Tumbuh kembang optimal juga didukung oleh kesehatan pencernaan yang baik. Ibu dapat menggunakan AI Poop Tracker dari Bebeclub untuk membantu memantau kondisi pup si Kecil.
Cukup dengan upload foto pup di atas popoknya dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik. Ibu juga bisa mencoba fitur AI Poop Tracker di Aplikasi Bebeclub Mobile untuk bantu memantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan lebih mudah.
Kapan Orang Tua Perlu Berkonsultasi ke Dokter?
Kalau ada hal yang mengganjal, Ibu tidak perlu menunggu sampai semua tanda terkumpul. Segera konsultasikan kepada dokter atau dokter anak bila si Kecil:
- Kehilangan kemampuan yang sebelumnya sudah dikuasai.
- Belum mampu menarik tubuh untuk berdiri pada usia 14 bulan atau belum berjalan mendekati usia 18 bulan.
- Tidak merespons saat namanya dipanggil.
- Sangat jarang menunjukkan kontak mata.
- Tidak menggunakan gestur komunikasi, seperti menunjuk atau melambai.
Perkembangan Anak 14 Bulan Menuju 15 Bulan
Mendekati usia 15 bulan, Ibu mungkin melihat beberapa kemampuan mulai lebih konsisten.
Ibu dan Bapak juga bisa membaca gambaran tahap berikutnya dalam panduan perkembangan anak usia 1–2 tahun. Kemampuan yang mungkin mulai lebih konsisten meliputi:
- Mengambil langkah mandiri dengan keseimbangan yang lebih baik.
- Memakai satu atau dua kata baru untuk menyampaikan maksud.
- Menunjuk, memperlihatkan benda yang disukai, dan mengikuti arahan sederhana.
- Meniru tindakan orang lain serta menunjukkan kasih sayang dengan lebih jelas.
Siapkan tahap berikutnya dengan memberi kesempatan bergerak, mengajak bicara, dan menanggapi emosi secara tenang serta konsisten. Respons orang tua membantu anak belajar mengatur emosinya sedikit demi sedikit.
Masa 1-5 tahun adalah periode penting saat si Kecil aktif belajar dan mengeksplorasi banyak hal baru. Bergabunglah sebagai member Bebeclub untuk mendapatkan panduan tumbuh kembang sesuai usia dan tips dari para ahli. Selain mendapatkan akses ke berbagai artikel dan panduan dari para ahli, Ibu juga dapat mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan berbagai hadiah menarik sebagai member Bebeclub.
_GUM_KATALOG (2).png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
