Manfaat Probiotik untuk Anak dan Sumber Makanannya

Probiotik adalah jenis bakteri baik yang dapat menjaga pencernaan dan meningkatkan mood anak. Probiotik banyak terdapat dalam makanan yang difermentasi.

Ditulis oleh : Tim Penulis

4 min
21 Apr 2022
Probiotik untuk anak - Bebeclub


Probiotik adalah jenis bakteri baik yang hidup dalam perut anak. Yuk, cari tahu manfaat probiotik untuk anak dan sumber makanannya!

Apa Itu Probiotik?

Probiotik adalah bakteri baik yang hidup secara alami dalam sistem pencernaan manusia. Bakteri baik ini juga dapat ditemukan dalam makanan yang mengandung probiotik. 

Ada tiga jenis probiotik yang umum ditemukan dalam sumber makanan, yaitu Lactobacillus, Bifidobacterium, dan Saccharomyces boulardii.

Lactobacillus paling mudah ditemukan dalam makanan hasil fermentasi seperti yogurt. Bifidobacterium umumnya ditemukan pada produk olahan susu seperti keju dan kefir.

Saccharomyces Boulardii adalah jamur ragi atau yeast yang dapat ditemukan dalam makanan hasil fermentasi seperti kombucha dan kefir. 

Baca Juga: Beda Probiotik dengan Prebiotik, Plus Sumber Makanannya

Manfaat Probiotik untuk Anak

Ada banyak manfaat probiotik untuk anak. Yuk, kita simak bersama manfaatnya, Bu!

1. Menyehatkan Saluran Pencernaan

Probiotik bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan anak dengan melawan bakteri jahat penyebab penyakit pencernaan, seperti diare. 

Selain mencegah risiko infeksi diare akut, probiotik juga bertujuan untuk mengurangi diare akibat penggunaan antibiotik tertentu.

2. Membuat Mood Anak Baik

Menjaga kesehatan pencernaan dengan makanan mengandung probiotik ternyata juga bermanfaat untuk menjaga mood si Kecil selalu baik.

Perut adalah otak kedua anak. Disebut demikian karena perut memiliki jalur komunikasi langsung dengan otak yang ada di kepala. 

Bakteri baik yang ada di perut bisa berkomunikasi dengan otak untuk merangsang produksi hormon dopamin yang dapat meningkatkan mood.

Beberapa penelitian menunjukkan peningkatan produksi dopamin lewat makanan sumber probiotik dapat membantu anak mengatur emosinya dengan lebih baik.

Efek menguntungkan dari probiotik juga berkaitan dengan peningkatan kualitas tidur, yang pada akhirnya meningkatkan mood anak.

3. Meningkatkan Fungsi Kognitif

Selain membantu mood, manfaat probiotik untuk anak adalah peningkatan fungsi kognitif.

Penelitian menemukan asupan makanan yang mengandung probiotik dapat membantu peningkatan memori spasial dan keterampilan pemecahan masalah.

Memori spasial adalah ingatan yang berkaitan dengan ruang bidang dan bentuk, mengenali jarak dan luas, juga seberapa baik anak mengetahui arah atau posisi seseorang dari dirinya sendiri.

4. Memperkuat Sistem Imun Tubuh

Manfaat probiotik untuk anak berikutnya adalah mendukung sistem imun anak bekerja lebih efektif mampu melawan berbagai risiko infeksi virus, jamur, dan mikroba berbahaya lain.

Perut merupakan ‘rumah’ bagi bakteri baik Bifidobacteria dan Lactobacillus yang berfungsi merangsang kerja sistem imun dari dalam perut.

Selain itu, kurang lebih 40% jaringan perut terbentuk dari sistem imun terbesar dalam tubuh yang dikenal dengan nama Gut Associated Lymphoid Tissues (GALT).

Cara kerja GALT dipengaruhi oleh jumlah bakteri baik dalam perut. Bakteri baik dalam pencernaan bantu sistem imun tubuh anak tetap sehat dengan mengendalikan peradangan.

Baca Juga: Pentingnya Kesehatan Pencernaan Pada Tumbuh Kembang Anak

3. Meringankan Gejala Radang Usus

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa manfaat probiotik untuk anak dapat membantu mencegah atau mengurangi gejala radang usus yang disebabkan irritable bowel syndrome (IBS). 

Akan tetapi, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak sebelum memberikan probiotik pada anak. 

4. Mengatasi Sembelit

Sembelit atau konstipasi adalah salah satu gangguan pencernaan yang kerap dialami anak. 

Sebuah studi yang dimuat pada jurnal Molecules menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan mengandung probiotik untuk anak ampuh mengatasi sembelit.

5. Mengurangi Keparahan Alergi pada Anak

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi probiotik untuk anak mungkin memiliki potensi untuk mengurangi risiko alergi, seperti rhinitis, asma, dan dermatitis atopik.

Kebanyakan penelitian ini menyebutkan kalau jenis probiotik Lactobacillus dan Bifidobacterium spp, dapat mengurangi keparahan alergi pada anak. 

Ragam Makanan yang Mengandung Probiotik untuk Anak

Tenang, Bu. Ada beragam makanan sehari-hari yang kaya probiotik untuk mendukung kesehatan anak, yaitu: 

1. Yogurt

Yoghurt adalah pilihan makanan yang mengandung probiotik untuk anak. Yogurt terbuat dari susu yang difermentasikan oleh bakteri baik bernama Lactobacillus

Yoghurt mampu mengurangi risiko diare akibat infeksi bakteri atau virus, sekaligus mengobati diare yang disebabkan oleh penggunaan antibiotik. 

Selain itu, yoghurt dapat membantu mengurangi gejala peradangan usus atau yang dikenal dengan irritable bowel syndrome (IBS).

Ibu bisa memberikan yoghurt dengan potongan buah-buahan favoritnya atau menjadikannya campuran smoothies agar anak tidak bosan.

Baca Juga: Resep Puding Yogurt

2. Kefir 

Kefir merupakan produk olahan susu sapi, kambing, atau domba yang difermentasi bakteri Lactobacillus kefiri yang rasanya hampir mirip Greek yogurt. Tapi, teksturnya lebih encer. 

Karena proses fermentasinya, kefir dapat mengandung hingga lebih dari 30 jenis probiotik yang sangat baik untuk kesehatan si Kecil. 

Untuk mendapatkan kualitas probiotik yang maksimal, Ibu bisa menambahkan kefir ke dalam segelas susu si Kecil. 

3. Tempe

Makanan hasil fermentasi kacang kedelai ini ternyata mampu memperbanyak jumlah probiotik di dalam saluran pencernaan anak.

Tidak hanya sebagai pilihan makanan yang mengandung probiotik, tempe juga memiliki kandungan protein paling tinggi dibandingkan sumber protein nabati lainnya. 

Baca Juga: Resep Steak Tempe

4. Miso

Miso merupakan bumbu masak tradisional asal Jepang berbentuk pasta yang terbuat dari fermentasi kedelai dan sejenis jamur bernama koji. 

Karena proses fermentasi miso, sup miso menjadi sumber makanan yang penuh dengan probiotik untuk anak.

Probiotik A. oryzae yang ditemukan dalam miso dapat mengurangi risiko peradangan pada usus dan gangguan pencernaan lainnya. 

5. Sauerkraut

Sauerkraut adalah makanan tradisional Jerman terbuat dari kubis yang difermentasi. Bahan makanan ini mengandung serat sebanyak 8%, Bu.

Kombinasi antara serat dan probiotik pada sauerkraut sangat baik untuk kesehatan pencernaan si Kecil.

6. Keju

Walaupun hampir semua jenis keju melalui proses fermentasi dalam pembuatannya, tapi tidak semua keju mengandung probiotik lho, Bu. 

Untuk mendapatkan keju dengan kandungan probiotik, Ibu dapat memberikan keju yang telah berumur, baik yang bertekstur lunak maupun keras. Lalu saat ingin menyantapnya, keju tidak perlu dipanaskan terlebih dulu. 

Keju yang mengandung probiotik antara lain keju Swiss, provolone, gouda, cheddar, edam, gruyère, dan keju cottage. 

Baca Juga: Resep Mac and Cheese

7. Kombucha

Kombucha adalah minuman yang dibuat dengan fermentasi teh hitam, ragi, dan gula selama lebih dari seminggu.

Kombucha difermentasi dengan menumbuhkan bakteri dan ragi bersama biang disebut Symbiotic Colony of Bacteria and Yeast atau SCOBY. 

Fermentasi tersebut menghasilkan vitamin B dan bakteri lactic-acid yang berfungsi sebagai probiotik untuk anak.

8. Natto

Natto terbuat dari fermentasi kacang kedelai. Natto mengandung bakteri baik bernama Bacillus subtilis

Natto biasanya dinikmati bersama dengan semangkuk nasi hangat. 

Untuk mengenalkan natto pada anak, mungkin Ibu akan menemukan tantangan tersendiri. Sebab natto memiliki karakteristik yang unik.

Teksturnya memiliki serabut dan lengket, bau dan rasanya juga cukup tajam. 

9. Roti Sourdough

Sourdough merupakan roti yang memiliki kandungan tinggi probiotik untuk anak. 

Roti ini dibuat dengan memanfaatkan fermentasi dari ragi liar dan bakteri asam laktat yang terdapat dalam tepung. 

Hasil dari proses fermentasi ini bermanfaat untuk menjaga sistem pencernaan lebih sehat dan meningkatkan kemampuan usus dalam menyerap vitamin serta mineral. 

10. Fermented Table Olives

Fermented table olives terbuat dari buah zaitun hijau yang difermentasi menggunakan air garam.

Proses fermentasi tersebut dibantu oleh bakteri asam laktat bernama Lactobacillus pentosus dan Lactobacillus plantarum.

Ibu dapat menaburkan olive di atas hidangan yang disajikan untuk anak seperti salad atau pasta. 

11. Susu Pertumbuhan Terfortifikasi

Selain dari makanan di atas, Ibu juga bisa bantu menambah asupan probiotik untuk anak dengan memberikan susu pertumbuhan yang telah difortifikasi prebiotik. 

Jika probiotik adalah jenis bakteri baiknya, prebiotik adalah jenis serat pangan khusus yang tidak bisa dicerna lambung. Serat ini akan dijadikan bahan makanan bakteri baik sehingga bisa berkembang biak di dalam perut.

Baca Juga: 8 Manfaat Minum Susu untuk Anak Usia 3 Tahun ke Atas

Dukung Awal Semua Kehebatan si Kecil dengan memberikan susu Bebelac 3 GroGreat+ yang dilengkapi kandungan kombinasi serat prebiotik FOS dan GOS 1:9 yang teruji klinis serta Triple A (DHA, LA, ALA) untuk mendukung saluran cerna si Kecil (happy tummy).

Ketika pencernaannya sehat, anak bisa memiliki akal yang kreatif (happy brain), serta lebih aktif, ceria, dan makin semangat untuk bermain dan mencoba hal-hal baru (happy heart).

Jangan lupa juga untuk mendaftarkan diri Ibu di Bebeclub untuk dapatkan beragam promo dan penawaran menarik seputar susu Bebelac!

 


 

Referensi:

  1. Feeding & Nutrition Tips: Your 2-Year-Old. (2023). HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/nutrition/Pages/feeding-and-nutrition-your-two-year-old.aspx
  2. Siew Tiang Lau, Ann Qi Chong, Nyuk Ling Chin, Talib, R. A., & Roseliza Kadir Basha. (2021). Sourdough Microbiome Comparison and Benefits. 9(7), 1355–1355. https://doi.org/10.3390/microorganisms9071355
  3. ‌Petre, A. (2017, February 28). How Healthy Is Sourdough? How to Make It and More. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/sourdough-bread
  4. Benítez-Cabello, A., Calero-Delgado, B., Rodríguez-Gómez, F., Garrido-Fernández, A., Rufino Jiménez-Díaz, & Francisco Noé Arroyo-López. (2019). Biodiversity and Multifunctional Features of Lactic Acid Bacteria Isolated From Table Olive Biofilms. 10. https://doi.org/10.3389/fmicb.2019.00836
  5. Clinic, C. (2023). Probiotics: What They Are, Benefits & Side Effects. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/14598-probiotics
  6. Aroa López-Santamarina, Esther Gonzalez Gonzalez, Lamas, A., Alicia, Regal, P., & Miranda, J. M. (2021). Probiotics as a Possible Strategy for the Prevention and Treatment of Allergies. A Narrative Review. Foods, 10(4), 701–701. https://doi.org/10.3390/foods10040701
  7. He, Y., Zhu, L., Chen, J., Tang, X., Pan, M., Yuan, W., & Wang, H. (2022). Efficacy of Probiotic Compounds in Relieving Constipation and Their Colonization in Gut Microbiota. Molecules, 27(3), 666–666. https://doi.org/10.3390/molecules27030666
  8. Martin, P., Ford, A. C., Talley, N. J., Filippo Cremonini, Foxx–Orenstein, A. E., Brandt, L. J., & Eamonn M.M. Quigley. (2008). The efficacy of probiotics in the treatment of irritable bowel syndrome: a systematic review. Gut, 59(3), 325–332. https://doi.org/10.1136/gut.2008.167270
  9. WebMD. (2022). What Are Probiotics? WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/what-are-probiotics

Temukan Topik Lainnya



Artikel Terkait

icon belajar di rumah
3 Tahun ke Atas Belajar Di Rumah

Ketangkasan

Ditulis oleh:
Tim Penulis

4 min
11 Feb 2022