10 Manfaat Minyak Ikan untuk Tumbuh Kembang Anak

Tahukah Ibu apa saja manfaat minyak ikan untuk anak? Minyak ikan diyakini sejak lama dapat meningkatkan kecerdasan otak anak. Tak heran ...

Ditulis oleh : Tim Penulis

4 min
29 Jun 2022
Manfaat minyak ikan untuk kecerdasan anak.


Tahukah Ibu apa saja manfaat minyak ikan untuk anak? Minyak ikan diyakini sejak lama dapat meningkatkan kecerdasan otak anak. Tak heran jika suplemen minyak ikan kerap menjadi asupan andalan para orang tua di masa tumbuh kembang anak, terutama di usia sekolah. 

Lalu, apa lagi manfaat minyak ikan untuk anak, sumber makanannya, dan bagaimana tips memenuhi kebutuhannya tiap hari? Yuk, temukan jawabannya pada ulasan berikut ini, Bu!

Kandungan Minyak Ikan

Minyak ikan sebetulnya adalah ekstrak lemak ikan, Bu. Beberapa jenis ikan tertentu memang memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya. 

Kandungan paling banyak yang ditemukan dalam minyak ikan adalah asam lemak omega 3. Asam lemak omega-3 merupakan jenis asam lemak esensial yang diperlukan tubuh.

Tapi sayangnya, kandungan ini tidak diproduksi oleh tubuh, sehingga Ibu perlu menambahkan asupan nutrisi ini dengan mengonsumsi ikan secara langsung, suplemen minyak ikan, hingga makanan lain yang diperkaya dengan minyak ikan seperti susu pertumbuhan. 

Ada tiga jenis omega 3 yang terkandung di dalam minyak ikan, yaitu:

  • Docosahexaenoic acid (DHA).

  • Eicosapentaenoic acid (EPA).

  • Alpha-linolenic acid (ALA).

Ketiga asam lemak ini memiliki fungsi yang berbeda-beda namun memiliki manfaat yang sama pentingnya.

Jenis omega 3 EPA dan DHA lebih banyak ditemukan pada berbagai jenis ikan berlemak, seperti ikan kod, salmon, makarel, sarden, dan pelagis. Sementara itu, ALA lebih banyak ditemukan di dalam biji-bijian dan kacang-kacangan, seperti biji chia dan kacang kenari.

Di antara tiga jenis omega 3 tersebut, EPA dan DHA memiliki peran yang esensial untuk perkembangan otak. Berbagai riset mengaitkan bahwa kedua jenis omega 3 tersebut dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif anak, terutama yang berkaitan dengan pembelajaran, daya ingat, dan perkembangan otak. 

Manfaat Minyak Ikan untuk Anak

Ada banyak manfaat minyak ikan untuk anak di semua tahapan usia. Bahkan, faktanya minyak ikan tak hanya diberikan pada anak di usia pertumbuhannya. 

Sebab, banyak pula para Ibu yang sudah mengonsumsi minyak ikan sejak masa kehamilannya untuk membantu perkembangan otak janin, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan anaknya kelak.

Lalu, apa saja manfaat minyak ikan untuk anak dalam hal kecerdasan kognitif si Kecil? Yuk, simak penjelasannya secara lengkap di bawah ini!

1. Membantu Pertumbuhan Otak Anak

Salah satu manfaat minyak ikan untuk anak yang paling penting adalah membantu pertumbuhan otak anak, khususnya dalam hal pembelajaran dan penguatan memori. Hal ini tentu tak lepas dari kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya. 

Sebuah penelitian kecil juga melaporkan bahwa konsumsi DHA sebanyak 400 sampai 1.200 mg tiap harinya dapat meningkatkan aktivitas otak bagian depan (prefrontal korteks) yang bertanggung jawab dalam hal kognitif, seperti untuk mengatur fungsi perhatian, kontrol impuls, dan perencanaan. 

Selanjutnya, menurut hasil studi dalam jurnal Prostaglandins, Leukotrienes and Essential Fatty Acids, sebanyak 183 partisipan anak yang mendapat asupan asam lemak omega-3 lebih tinggi mengalami peningkatan kemampuan belajar secara verbal.

Kemampuan belajar verbal yang dimaksud di sini adalah ketika anak bisa menyampaikan gagasannya dengan kata-kata, atau kemampuan mengingat suatu konsep atau prinsip tertentu dan menyatakan kembali dengan kata-kata.

Sebagai contoh, ketika anak belajar tentang akibatnya bermain barang pecah belah, ia tidak hanya bisa mengerti tentang konsep sebab dan akibatnya saja, tapi juga bisa menceritakannya kembali kepada Ibu dan Ayah dengan kalimatnya sendiri.

Baca Juga: 7 Nutrisi Otak Anak Agar Daya Tangkapnya Lebih Baik

2. Meningkatkan Kemampuan Membaca

Jika si Kecil masih memiliki masalah dalam hal membaca, Ibu bisa coba memberikan omega-3 yang paling banyak terdapat dalam minyak ikan. Studi menemukan bahwa anak-anak akan mengalami peningkatan kemampuan membaca sebesar 20 persen dalam waktu 3 minggu sejak diberikan omega 3.

3. Menjaga Suasana Hati Anak

Omega 3 dapat dengan mudah memasuki membran sel otak dan berinteraksi langsung dengan molekul-molekul yang mengatur mood anak-anak. 

Beberapa hasil penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 dapat membantu menjaga suasana hati anak dengan mencegah mood gampang berubah-ubah.

4. Mengurangi Gejala ADHD

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan perilaku yang membuat anak sulit fokus dan konsentrasi.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition & Food Sciences menyebutkan suplementasi asam lemak omega-3 di dalam minyak ikan bisa membantu mengurangi gejala ADHD pada anak.

Hasil penelitian lainnya yang dimuat pada Journal of Lipids mengungkapkan bahwa konsumsi asam lemak omega-3 dapat membantu meningkatkan perhatian serta mengurangi hiperaktivitas.

Semakin banyak pula hasil studi yang menyebutkan kekurangan asam lemak omega-3 dapat memiliki efek buruk pada perkembangan otak dan perkembangan sarafnya, sehingga berdampak pada kemampuannya untuk belajar dan berfungsi secara sosial.

5. Membantu Pertumbuhan Tulang

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa kandungan asam lemak omega-3 dapat membantu mendukung osteoblas, yakni sel yang berperan penting dalam pembentukan tulang.

Kondisi ini sangat relevan untuk pembentukan dan pertumbuhan tulang anak yang sehat. Penelitian juga menunjukkan bahwa suplementasi omega-3 dapat meningkatkan kekuatan tulang.

Selain itu, omega-3 juga dapat membantu mengendalikan peradangan yang menyebabkan pengeroposon tulang (osteoporosis).

Hal lain yang memungkinkan omega-3 dapat membantu mendukung kesehatan tulang, yaitu cara kerjanya dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium dan mineral penting yang dibutuhkan untuk struktur tulang yang sehat.

6. Membuat Anak Tidur Nyenyak

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sleep Research menemukan kaitan antara kadar asam lemak omega-3 yang rendah dengan risiko masalah gangguan tidur pada anak.

Oleh karena itu, bila anak Ibu sering kali susah tidur, coba perhatikan apakah asupan nutrisi omega-3nya sudah terpenuhi dengan baik atau belum. 

Sebab, mengonsumsi suplementasi minyak ikan dipercaya dapat meningkatkan kadar DHA pada tubuh sehingga dapat menambah jumlah jam tidur si Kecil dan membuatnya tidur lebih nyenyak.

7. Meringankan Gejala Asma

Anak Ibu memiliki riwayat penyakit asma? Mulai sekarang cobalah penuhi asupan asam lemak omega-3 melalui konsumsi minyak ikan. 

Ini karena manfaat minyak ikan pernah diteliti untuk meringankan gejala asma anak oleh sebuah studi yang dimuat pada European Respiratory Journal. 

Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa sebanyak 29 anak yang mengonsumsi kapsul minyak ikan mengandung 120 mg kombinasi DHA dan EPA setiap hari mampu mengurangi gejala asma yang dialaminya.

Pada penelitian lainnya disebutkan bahwa konsumsi minyak ikan yang mengandung asam lemak omega-3 tinggi dapat membantu mengurangi gejala asma, khususnya asma yang disebabkan oleh polusi udara di dalam ruangan.

8. Mencegah Risiko Alergi pada Anak

Tahukah Ibu? Rutin mengonsumsi makanan mengandung omega-3, salah satunya yang terdapat pada minyak ikan, diketahui dapat menurunkan risiko alergi pada anak seperti rhinitis dan eksim.

Tak hanya itu, Ibu yang rutin mengonsumsi makanan sumber minyak ikan saat masa kehamilan sampai menyusui terbukti dapat menurunkan risiko alergi pada anak, termasuk asma. Kandungan asam lemak omega-3 dipercaya dapat meningkatkan imunitas dan berpotensi sebagai pelindung dari alergi.

9. Mengendalikan Gula Darah Anak Obesitas

Peningkatan jumlah anak obesitas dan kasus diabetes melitus tipe 2 semakin meningkat tiap tahunnya. Hal ini bisa dipengaruhi oleh resistensi insulin yang berkembang sejak kecil pada anak dengan obesitas, yang selanjutnya dapat berkembang menjadi diabetes melitus tipe 2 saat mereka dewasa nanti.

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Canadian Journal of Diabetes disimpulkan bahwa suplemen omega-3 dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Semakin sensitif tubuh terhadap insulin, ini berarti tubuh hanya membutuhkan sedikit kadar insulin untuk menurunkan kadar gula darah secara efektif.

Nah, di sinilah suplementasi asupan omega-3 dapat berperan untuk mengendalikan gula darah anak yang obesitas dengan meningkatkan sensitivitas insulinnya.  

10. Menurunkan Indeks Massa Tubuh Anak Obesitas

Selain gula darah, asam lemak omega-3 yang terdapat dalam minyak ikan terbukti dapat menurunkan kadar lemak trigliserida dalam darah. 

Jurnal meta analisis yang diterbitkan di Frontiers in Pediatrics menunjukkan bahwa suplementasi omega 3 pada anak dengan obesitas dan berat badan lebih terbukti dapat menurunkan indeks massa tubuh serta mengurangi kadar lemak trigliserida dalam darah.

Tentunya ini dapat membantu anak untuk mencapai berat badan yang sehat sehingga terhindar dari risiko penyakit degeneratif terkait obesitas di kemudian hari.

Sumber Makanan Mengandung Omega-3 

Karena omega-3 tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh secara alami, asupannya dapat tercukupi jika si Kecil diberi makanan bergizi seimbang. Misalnya:

  • Ikan salmon.

  • Ikan sarden.

  • Udang.

  • Sayuran hijau.

  • Biji chia.

  • Biji rami. 

  • Edamame.

  • Rumput laut.

  • Kacang merah.

  • Kacang walnut.

Namun, untuk memastikan kebutuhan omega-3 anak terpenuhi, Ibu dapat memberikan suplemen minyak ikan untuk anak.

Kebutuhan minyak ikan untuk anak sebetulnya bergantung pada usia dan jenis kelaminnya, Bu. Kalau Ibu membeli suplemen vitamin minyak ikan untuk anak, sebaiknya ikuti instruksi yang tertera pada kemasan.

Umumnya, anjuran asupan asam lemak omega-3 per hari untuk anak menurut National Institutes of Health adalah sebagai berikut:

  • Usia 0-12 bulan: 0.5 gram/hari.

  • Usia 1-3 tahun: 0.7 gram/hari.

  • Usia 4-8 tahun: 0.9 gram/hari.

Jika dikonsumsi secara teratur, fungsi minyak ikan untuk anak dapat dirasakan tak hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga mendukung setiap tahapan tumbuh kembangnya. 

Baca Juga: Daftar Makanan yang Mengandung Omega 3, Apa Saja?

Selain melalui konsumsi makanan mengandung sumber minyak ikan, Ibu juga bisa bantu lengkapi kebutuhan asam lemak esensial si Kecil dengan memberikan susu Bebelac 3 GoGreat+ setiap pagi dan malam sebelum tidur untuk mengoptimalkan asupan nutrisinya.

Yuk, Dukung Awal Semua Kehebatan si Kecil dengan susu Bebelac 3 yang dilengkapi kandungan FOS:GOS 1:9 yang teruji klinis serta Triple A (DHA, LA, ALA) agar si Kecil tumbuh hebat dengan pencernaan yang sehat (happy tummy), akal kreatif (happy brain), dan hati yang besar (happy heart)! 

Tertarik mencoba? Jangan lupa mendaftar jadi member Bebeclub untuk menikmati promo dan fitur menarik lainnya ya, Bu!

Temukan Topik Lainnya

  1. Danielle Swanson, et al. 2012. Omega-3 Fatty Acids EPA and DHA: Health Benefits Throughout Life. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC3262608/
  2. Heitor O. Santos, et al, 2020. Beyond Fish Oil Supplementation: The Effects of Alternative Plant Sources of Omega-3 Polyunsaturated Fatty Acids upon Lipid Indexes and Cardiometabolic Biomarkers—An Overview. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC7602731/#
  3. Connye N. Kuratko, et al. 2013. The Relationship of Docosahexaenoic Acid (DHA) with Learning and Behavior in Healthy Children: A Review. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC3738999/
  4. Kaitlin Vollet, et al. 2017. Prenatal Fish Oil Supplementation and Early Childhood Development in the Upstate KIDS Study. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC5588657/
  5. Welma Stonehouse. 2014. Does Consumption of LC Omega-3 PUFA Enhance Cognitive Performance in Healthy School-Aged Children and throughout Adulthood? Evidence from Clinical Trials. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC4113767/
  6. Isabelle Häberling, et al. 2019. Omega-3 Fatty Acids as a Treatment for Pediatric Depression. A Phase III, 36 Weeks, Multi-Center, Double-Blind, Placebo-Controlled Randomized Superiority Study. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC6892434/ 
  7. Danielle Swanson, et al. 2012. Omega-3 Fatty Acids EPA and DHA: Health Benefits Throughout Life. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC3262608/ 
  8. Nutri Advanced. (2022). Nutriadvanced.co.uk. https://www.nutriadvanced.co.uk/news/top-10-reasons-to-give-your-kids-omega-3/
  9. Kat Gál. (2020, January 20). The complete guide to omega-3-rich foods. Medicalnewstoday.com; Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323144#vegetarian-and-vegan-sources


Artikel Terkait