cara-mengatasi-perut-kembung

3 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Anak yang Bisa Dilakukan di Rumah

detail-fb detail-wa detail-twitter

Perut kembung bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali si Kecil. Kalau ini terjadi, wajar jika Ibu gelisah melihat si Kecil jadi rewel atau tidak seaktif biasanya karena ada rasa yang tidak nyaman pada perutnya. Agar ini tidak berlanjut, Ibu perlu mengetahui cara mengatasi perut kembung pada anak yang bisa dilakukan di rumah.

Namun sebelum mengetahui cara mengatasinya, mari kenali penyebabnya lebih dahulu.  Yuk, simak, Bu!

Penyebab Perut Kembung             

               

Sebelum mengatasi, ada baiknya kita mengenali apa saja faktor yang memengaruhi perut kembung. Ternyata kadang faktor penyebabnya cukup tak terduga lho, Bu. Berikut diantaranya!

1. Makan sambil berlarian

Ketika anak-anak makan sambil berlarian dan bermain, mereka cenderung menjadi lebih bersemangat, mengunyah dan menelan dengan cepat. Hal ini dapat meningkatkan udara ke saluran usus yang membuat perut menjadi kembung. Selain perut kembung, makan sambil berlarian tentu saja bisa menyebabkan anak berisiko tersedak1.

Cara mencegahnya:

Bila ini sering terjadi, ajak si Kecil makan bersama di meja makan. Ibu  bisa ikut makan bersama sambil memberi contoh. Sampaikan pada si Kecil bahwa ia bisa kembali bermain beberapa saat setelah makan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk membiasakan si Kecil makan sambil duduk di kursinya, bahkan sejak hari pertama ia mendapatkan MPASI

2. Terlalu asik menonton saat makan

Apakah si Kecil punya kebiasaan makan sambil menonton? Jika iya, segera sarankan si Kecil untuk menguranginya ya, Bu. Makan sambil menonton akan membuat si Kecil mengabaikan sinyal kenyang saat makan sehingga ia akan makan berlebihan, yang dapat menyebabkan terbentuknya gas1.

Cara mencegahnya:

Anjurkan si Kecil untuk fokus pada makanannya dengan cara membatasi waktu antara makan dan menonton. Buatlah jadwal menonton di jam yang ideal untuk si Kecil. Namun yang juga harus diingat, Ibu dan Ayah juga haruslah komit untuk makan tanpa pegang gadget, ya!

3. Pencernaannya sedang berkembang

Pencernaan balita umumnya belum mampu menyerap makanan dengan sempurna, salah satunya adalah saat mengonsumsi jenis makanan dan minuman yang manis. Pada akhirnya, makanan dan minuman yang mengandung gula ini akan berakhir di usus besar, tempat makanan difermentasikan oleh bakteri. Hal ini akan menyebabkan sakit perut, diare, mual, atau muntah dan perut bergas1.

Cara mencegahnya:

Ibu perlu membatasi makanan yang berpotensi menghasilkan gas. Namun, seiring bertambahnya usia, pencernaannya akan lebih mampu menerima variasi makanan. Solusi selanjutnya, Ibu bisa memberi si Kecil Bebelac Gold omega 3 & 6, 13 vitamin & 7 mineral, serta 0% sukrosa. Nutrisi tepat tinggi serat pada Bebelac Gold mengandung 3 jenis serat,yang sangat diperlukan dalam mendukung kesehatan pencernaannya.

Bebelac Gold dukung 7 kehebatan lengkap untuk si Kecil diantaranya meliputi pencernaan lancar, menjaga kesehatan pencernaan, penyerapan mutrisi lebih baik, tumbuh kembang lebih baik, perkembangan kognitif lebih tajam, mood lebih positif dan memberikan perlindungan alami bagi si Kecil. Kesemuanya dapat mendukung si Kecil untuk tumbuh kebih optimal.

4. Terlalu banyak minum jus

Jus buah memang menyehatkan, tetapi harus diperhatikan kandungan gulanya. Biasanya kandungan gula yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya gas, bahkan diare pada si Kecil. Apalagi bila si Kecil mengonsumsi jus kemasan yang umumnya sangat tinggi gula. Terlalu banyak minum jus juga dapat membuat si Kecil merasa kekenyangan sehingga tak mau mengonsumsi makanan bergizi lainnya. Takaran jus yang disarankan oleh The American Academy of Pediatrics 2 adalah:

  • Usia 1-3 tahun: Maksimal 4 ons per hari
  • Usia 4-6 tahun: 4-6 ons per hari

Semuanya harus 100% dari buah atau sayur.

Cara mencegahnya:

Batasi konsumsi jus sesuai yang disarankan. Pilih buah-buahan manis yang sudah matang sempurna agar rasa jus sudah cukup manis tanpa tambahan gula lagi.

Cara Mengatasi Perut Kembung pada Anak                  

                

Setelah mengetahui penyebabnya, berikut beberapa cara mengatasinya perut kembung pada Anak yang mudah dan bisa Ibu praktikkan di rumah!

1. Pijat lembut area perutnya

Ibu bisa membaluri perut si Kecil terlebih dahulu dengan minyak kelapa, minyak zaitun, minyak telon atau baby oil. Lalu lakukan pijatan lembut pada perut dengan gerakan searah jarum jam. Pijat pula hingga ke bagian punggung dan telapak kaki si Kecil. Ini dapat membuat si Kecil lebih tenang dan nyaman. Tak terbatas pada masalah perut kembung, terapi pijat bisa meredakan masalah pencernaan lain seperti konstipasi dan diare3.

2. Mandi atau kompres air hangat

Mandi atau berendam air hangat selain memiliki efek menenangkan juga ternyata bisa meredakan sakit perut. Cara ini juga bisa mengalihkan perhatian anak-anak dari rasa tidak nyaman saat perut kembung. Relaksasi mengurangi tingkat stres sehingga saluran pencernaan akan berfungsi lebih efektif dan mengurangi kembung4. Namun, jika ingin lebih praktis, Ibu bisa mengompres perut si kecil dengan botol berisi air hangat, hingga ia merasa lebih nyaman.

3. Beri makanan anti kembung

Kondisi perut kembung yang seharusnya merupakan kondisi normal bisa bertambah parah bila si Kecil mengonsumsi makanan atau minuman yang kurang tepat. Tapi jangan kuatir, Bu, ternyata ada banyak makanan sehari-hari yang sekaligus menyimpan manfaat untuk memulihkan perut kembung, seperti pisang, semangka, seledri, pepaya, mentimun, kiwi dan yoghurt5. Mana yang jadi kesukaan si Kecil? Berikan secukupnya hingga kembungnya mereda ya, Bu.

Cara mengatasi perut kembung pada anak tentu saja harus dilakukan dengan tepat demi kenyamanan si Kecil. Tapi yang tak kalah penting, pastikan Ibu mendukung kesehatan pencernaannya setiap hari. Semoga si Kecil dapat tumbuh optimal, cerdas dan selalu bahagia!


Referensi

  1. Maureen Boland. 2020. Gas pain in children. Diambil dari https://www.babycenter.com/health/conditions/gas-pain-in-children_1201487  [Diakses 26 Juni 2021]
  2. Kelsey A. Vercammen, BHSc, Alyssa J. Moran, MPH,RD, Laura Y. Zatz, MPH, and Eric B. Rimm, ScD. 2019. 100% Juice, Fruit and Vegetable Intake Among Children in the Special Supplemental Nutrition Program for Women, Infants and Children and Nonparticipants. Diambil dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6020687/  [Diakses 27 Juni 2021]
  3. Tiffany Field. 2019. Pediatric Massage Therapy Research: A Narrative Review. Diambil dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6617372/ [Diakses 27 Juni 2021]
  4. Jennifer Berry. 2020. Eighteen ways to reduce bloating. Diambil dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/322525 [Diakses 28 Juni 2021]
  5. Rachael Link, MS, RD. 2021. 20 Foods and Drinks That Help with Bloating. Diambil dari https://www.healthline.com/nutrition/foods-that-help-with-bloating   [Diakses 26 Juni 2021]