Makanan untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak agar Tetap Fit
Makanan untuk menjaga daya tahan tubuh anak kaya vitamin A, C, E, protein, prebiotik, omega-3, serta zat besi dan zinc. Untuk itu, sajikan makanan bergizi seimbang di setiap porsi.
Makanan untuk menjaga daya tahan tubuh anak sebaiknya mencakup protein tinggi seperti ikan, ayam, dan telur. Tambahkan buah kaya vitamin C seperti jeruk, kiwi, dan pepaya, serta sayuran hijau seperti bayam dan brokoli. Yoghurt, bawang putih, dan kacang-kacangan juga berperan penting dalam memperkuat sistem imun agar anak tidak mudah sakit. Pastikan anak makan beragam jenis makanan dengan gizi seimbang agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi.
Apa Penyebab Daya Tahan Tubuh Anak Lemah?
Sistem kekebalan tubuh anak belum berkembang sepenuhnya sampai usia sekitar 7 tahun. Namun, tubuhnya tetap memiliki kemampuan untuk melawan bakteri dan virus.
Daya tahan tubuh anak yang rendah biasanya terjadi karena beberapa faktor sekaligus, seperti asupan nutrisi yang tidak seimbang, kurang tidur, minim aktivitas fisik, serta sering terpapar kuman dari lingkungan yang kurang bersih.
Perubahan cuaca ekstrem seperti masa pancaroba serta kondisi daya tahan tubuh juga dapat memengaruhi kesehatan.
Selain itu, gangguan pada sistem pencernaan dan kondisi medis tertentu bisa menghambat proses asupan maupun penyerapan nutrisi. Contohnya meliputi diare, muntah, alergi makanan, intoleransi, hingga peradangan pada usus.
Makanan Apa yang Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak?
Makanan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak antara lain buah tinggi vitamin C seperti jeruk, pepaya, dan beri, sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, sumber protein seperti telur dan ikan, serta makanan probiotik seperti yogurt. Nutrisi tersebut berperan dalam pembentukan sel darah putih, memperkuat sistem imun, dan menjaga kesehatan pencernaan agar anak tidak mudah sakit.
Berikut adalah makanan terbaik untuk menjaga daya tahan tubuh anak:
1. Sayur & Buah Kaya Vitamin (A, C, E)
Buah dan sayur mengandung berbagai vitamin yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab penyakit kronis, sekaligus melawan bakteri dan virus.
Beberapa vitamin penting untuk menjaga daya tahan tubuh antara lain vitamin A, C, dan E. Berikut contoh sayuran yang kaya vitamin dan baik untuk imun anak:
- Wortel
- Bayam
- Paprika hijau
- Brokoli
- Ubi jalar
Untuk buah-buahan, berikut pilihan yang juga tinggi vitamin dan mendukung sistem imun anak:
- Pepaya
- Jeruk
- Labu
- Alpukat
- Kiwi
- Stroberi.
2. Makanan Tinggi Protein
Pilih makanan tinggi protein untuk membantu menjaga daya tahan tubuh anak. Protein berperan penting dalam membentuk antibodi yang melawan bakteri dan virus.
Selain itu, protein juga membantu produksi sitokin, yaitu komponen sistem imun yang mengarahkan sel darah putih ke area infeksi.
Beberapa sumber protein untuk anak adalah:
- Ayam.
- Daging sapi.
- Daging kambing.
- Telur.
- Berbagai jenis ikan-ikanan.
- Tahu.
- Tempe.
- Edamame.
Prioritaskan sumber protein hewani, namun tetap lengkapi dengan protein nabati agar kebutuhan protein harian anak terpenuhi dengan lebih optimal.
3. Sumber Serat & Prebiotik
Serat tidak kalah penting untuk bantu menjaga daya tahan tubuh anak. Serat berperan sebagai prebiotik yang memberi makan bakteri baik di usus, sehingga keseimbangan mikrobiota tetap terjaga.
Saat mikrobiota usus seimbang, tubuh anak lebih mampu menekan peradangan, melawan bakteri jahat, dan menjaga kekuatan lapisan usus agar terhindar dari infeksi.
Berikut sumber prebiotik sebagai makanan untuk menjaga daya tahan tubuh anak:
- Oatmeal.
- Pisang.
- Apel.
- Bawang bombay.
- Daun bawang.
- Bengkuang.
- Kacang almond.
- Kubis.
Selain dari makanan, asupan prebiotik untuk daya tahan tubuh anak bisa didapat dari susu pertumbuhan yang tinggi serat.
Bebelac 1 NutriGreat+ adalah Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya dengan 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x lebih tinggi, dan 0gr sukrosa. Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar si Kecil tumbuh bersinar dari dalam.
4. Lemak Sehat (Omega-3)
Lemak sehat juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Kandungan seperti omega-3 & DHA berperan dalam mengurangi peradangan sekaligus mendukung perkembangan otak.
Selain itu, omega-3 membantu sistem imun bekerja lebih optimal, sehingga tubuh anak lebih efektif dalam melawan bakteri penyebab penyakit.
Sumber omega-3 bisa ditemukan pada:
- Ikan kembung.
- Ikan teri basah.
- Salmon.
- Tuna.
- Sarden segar (bukan kalengan).
- Minyak ikan kod.
Baca Juga: Manfaat DHA agar Anak Cepat Tanggap & Mudah Bersosialisasi
5. Makanan Kaya Zinc & Zat Besi
Makanan untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak sebaiknya mengandung zat besi dan zinc.
Zat besi membantu sel imun di usus bekerja melawan infeksi, sedangkan zinc berperan mengurangi peradangan dan melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab penyakit kronis.
Sumber makanan yang kaya zat besi dan zinc bisa ditemukan pada:
- Daging merah.
- Ikan-ikanan.
- Telur.
- Makanan laut.
- Biji labu.
- Kacang merah.
- Hati ayam.
- Bayam.
Kenapa Makanan Bisa Meningkatkan Imunitas Anak?
Makanan berperan penting dalam memperkuat sistem imun anak karena mengandung nutrisi utama seperti protein, vitamin, mineral, dan antioksidan.
Zat-zat ini membantu tubuh membentuk sel imun, menghasilkan antibodi, dan melawan infeksi dari virus maupun bakteri.
Dengan asupan gizi yang seimbang, daya tahan tubuh anak bisa bekerja lebih optimal, risiko kekurangan nutrisi berkurang, dan proses pemulihan saat sakit menjadi lebih cepat.
Contoh Menu Sehari untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak
Bapak Ibu bisa membuat jadwal makan dalam sehari yang berisi makanan untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Cobalah ide kreasi menu berikut ini.
|
Waktu Makan |
Menu 1 |
Menu 2 |
|
Sarapan |
Oatmeal + potongan buah pisang atau stroberi + susu |
Omelet isi bawang bombay + nasi merah |
|
Snack Pagi |
Bakwan sayur mini + telur |
Yoghurt plain + potongan buah pisang atau apel |
|
Makan Siang |
Nasi merah + ayam panggang + tumis brokoli & wortel |
Sup ikan + kentang + wortel + daun bawang |
|
Snack Sore |
Smoothie pisang + kiwi |
Kacang almon dan alpukat yang dilumat |
|
Makan Malam |
Nasi + ikan kembung panggang + tumis bayam |
Nasi + Sup ayam brokoli dan kubis |
Baca Juga: Menyusun Jadwal Makan Anak 2 Tahun, Bagaimana Idealnya?
Anak Susah Makan? Ini Cara Agar Tetap Dapat Nutrisi
Asupan gizi utama anak tetap berasal dari makanan. Namun, bagaimana bila si Kecil justru susah makan?
Berikut beberapa tips agar si Kecil tetap konsumsi makanan untuk menjaga daya tahan tubuh anak:
- Beri makanan kaya rasa dari rempah-rempah.
- Bentuk makanan menyerupai karakter atau boneka favorit anak.
- Sajikan makanan berwarna cerah, seperti buah naga, pepaya, wortel, bayam.
- Ajak ia memilih makanan.
- Coba perkenalkan makanan 10–15 kali hingga ia familiar.
Baca Juga: Cara Menilai Status Gizi Anak, Arti Hasilnya, dan Kapan Harus ke Dokter
Tips Agar Daya Tahan Tubuh Anak Tetap Kuat
Ada banyak faktor yang membuat anak tidak mudah sakit. Untuk itu, Bapak Ibu bisa coba tips pola hidup anak agar ia tetap tumbuh kuat.
- Beri pola makan teratur dan hindari melewatkan jam makan.
- Tidur cukup selama 10–12 jam per hari.
- Rutin beraktivitas fisik minimal 180 menit per hari.
- Cuci tangan sebelum makan, setelah bermain, dan setelah ke kamar mandi.
- Kenakan alas kaki saat di luar rumah.
- Bersihkan mainan anak.
- Rutin bermain di luar ruangan.
Makanan untuk menjaga daya tahan tubuh anak kaya akan berbagai vitamin, mineral, protein, dan lemak sehat. Setiap zat gizi punya perannya masing-masing untuk melawan infeksi hingga mencegah penyakit kronis.
Daftar jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!
_GUM_KATALOG (2).png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
