Manfaat Zinc untuk Diare Anak dan Cara Memberikannya
Zinc untuk diare membantu mempercepat pemulihan pencernaan, mengurangi frekuensi BAB cair, mencegah dehidrasi, memperkuat imun, dan menurunkan risiko diare berulang pada anak.
Zinc untuk diare merupakan terapi pendamping yang dianjurkan untuk membantu mempercepat pemulihan anak. Mineral ini dapat membantu memperbaiki lapisan usus, mengurangi durasi dan keparahan diare, menurunkan risiko diare berulang, serta mendukung daya tahan tubuh. Untuk mencegah dehidrasi, pemberian zinc sebaiknya disertai dengan oralit sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Apa Itu Zinc dan Kenapa Penting saat Anak Diare?
Zinc adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung sistem imun dan perbaikan sel, termasuk sel usus yang rusak saat diare. Mineral ini berperan dalam pembelahan sel, fungsi enzim, dan produksi protein.
Saat anak mengalami diare, tubuh kehilangan zinc lebih cepat melalui feses, sehingga kekurangan zinc dapat memperparah kondisi diare. Kekurangan mineral ini juga meningkatkan risiko infeksi pencernaan, gangguan fungsi imun, dan memperlambat pemulihan.
Zinc tidak diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus dipenuhi dari makanan atau suplemen. Pemberian zinc sesuai dosis terbukti membantu meringankan gejala diare dan mempercepat pemulihan anak.
Manfaat Zinc untuk Diare pada Anak
Zinc membantu mempercepat pemulihan saat anak diare karena mineral ini penting untuk perbaikan sel usus dan menjaga sistem imun tubuh. Berikut manfaat zinc saat anak mengalami diare:
1. Membantu Mempercepat Pemulihan Diare
Zinc dapat mempercepat pemulihan anak saat diare dengan merangsang pertumbuhan sel usus yang rusak. Mineral ini mendukung perbaikan saluran pencernaan dan memperkuat fungsi imun.
Pada anak di atas 6 bulan, suplementasi zinc dapat memperpendek durasi diare rata-rata hingga setengah hari. Efeknya lebih signifikan pada anak dengan malnutrisi, yang bisa mengurangi durasi hingga satu hari penuh.
Pemberian zinc rutin sesuai dosis yang dianjurkan membantu tubuh pulih lebih cepat dari kehilangan cairan dan elektrolit, sehingga anak kembali aktif lebih cepat.
2. Mengurangi Frekuensi BAB Cair
Peran zinc untuk diare dapat membantu menstabilkan fungsi usus sehingga frekuensi buang air besar cair pada anak berkurang. Mineral ini mendukung penyerapan air dan elektrolit di usus.
Anak yang mendapatkan suplementasi zinc rutin saat diare biasanya menunjukkan pengurangan BAB cair lebih cepat dibanding anak tanpa zinc. Efek ini membantu mencegah dehidrasi lebih lanjut.
Selain itu, zinc memperkuat dinding usus dan memperbaiki keseimbangan mikrobiota, sehingga tekstur tinja lebih normal dan risiko diare berulang berkurang.
3. Membantu Mencegah Dehidrasi
Anak yang mengalami diare akut berisiko dehidrasi dan penurunan berat badan karena kehilangan cairan dan elektrolit dengan cepat.
Zinc membantu tubuh mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit, sehingga anak tetap terhidrasi lebih baik selama diare.
Menurut WHO, pemberian zinc bersama cairan rehidrasi oral dapat mencegah dehidrasi dan mendukung pemulihan lebih cepat pada anak yang sedang diare.
4. Mendukung Daya Tahan Tubuh Anak
Zinc berperan penting dalam memperkuat sistem imun anak dan membantu melawan infeksi penyebab diare. Mineral ini juga dapat mengurangi risiko kambuh dan tingkat keparahan diare.
Saat anak mengalami diare, tubuh kehilangan zinc lebih cepat, sehingga suplemen zinc diperlukan untuk mengembalikan kadar mineral ini.
Pemberian zinc sesuai dosis membantu proses penyembuhan sekaligus menjaga daya tahan tubuh anak agar lebih siap menghadapi infeksi selanjutnya.
5. Membantu Menurunkan Risiko Diare Berulang
Zinc tidak hanya membantu menyembuhkan diare saat ini, tetapi juga memberikan efek protektif hingga 2-3 bulan setelah terapi. Mineral ini mengurangi risiko anak mengalami diare berulang.
Pemberian zinc untuk diare sesuai dosis rutin akan membantu memperkuat saluran pencernaan dan sistem imun, sehingga anak lebih tahan terhadap infeksi penyebab diare di masa mendatang.
Cek kesehatan pencernaan si Kecil lewat AI Poop Tracker sekarang. Cukup dengan upload foto pup di atas popoknya dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik untuk dikonsultasikan lebih lanjut ke dokter. Ibu juga bisa langsung mencoba fitur AI Poop Tracker di Aplikasi Bebeclub Mobile.
Apakah Zinc Bisa Menghentikan Diare?
Zinc bukan obat instan untuk menghentikan diare, melainkan membantu mempercepat pemulihan saluran pencernaan yang terganggu. Suplementasi zinc terbukti mengurangi durasi dan tingkat keparahan diare pada anak.
Anak di atas 6 bulan dianjurkan menerima 20 mg zinc per hari, sedangkan bayi di bawah 6 bulan 10 mg per hari, selama 10-14 hari. Zinc juga dapat menurunkan risiko infeksi berikutnya hingga 2-3 bulan setelah terapi.
Meski diberikan zinc, anak tetap membutuhkan asupan cairan cukup melalui oralit dan nutrisi yang memadai agar tubuh tetap terhidrasi dan proses pemulihan berjalan optimal.
Baca juga: 11 Obat Diare Anak yang Alami dan Aman
Cara Pemberian Zinc untuk Anak Diare
Untuk bantu optimalkan fungsi zinc untuk diare, berikut ini beberapa cara pemberian nutrisi ini dengan tepat:
1. Suplemen Zinc
Zinc biasanya diberikan dalam bentuk sirup atau tablet, disesuaikan dengan usia dan kemampuan si Kecil mengonsumsi suplemen. Pemberian harus mengikuti anjuran dokter untuk dosis dan durasi yang tepat.
Menurut WHO, bayi di bawah 6 bulan disarankan menerima 10 mg per hari, sedangkan anak di atas 6 bulan 20 mg per hari, diberikan selama 10-14 hari.
Sebaiknya zinc diberikan setelah makan untuk mengurangi risiko mual dan memastikan penyerapan yang optimal oleh tubuh anak.
2. Berikan Zinc Bersama Oralit
Memberikan zinc bersamaan dengan oralit membantu proses pemulihan usus yang terganggu akibat diare. Zinc mempercepat regenerasi sel usus, sementara oralit menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit.
Kombinasi pemberian ini direkomendasikan WHO sebagai langkah efektif untuk mencegah dehidrasi sekaligus mendukung pemulihan anak secara optimal.
3. Makanan Sumber Zinc
Beberapa makanan alami kaya zinc dapat mendukung pemulihan anak dari diare. Pilihan makanan sumber zinc antara lain daging merah, hati ayam, seafood, telur, biji-bijian, kacang-kacangan, serta susu dan produk olahannya.
Memasukkan makanan ini secara rutin dalam porsi sesuai usia membantu menjaga kadar zinc tetap optimal, mendukung sistem imun, dan mempercepat pemulihan saluran pencernaan anak.
Pencernaan yang sehat akan membantu si Kecil lebih nyaman beraktivitas, bermain, dan belajar setiap hari. Bebelac 1 NutriGreat+ adalah Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya dengan 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x lebih tinggi, dan 0gr sukrosa. Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar si Kecil tumbuh bersinar dari dalam.
Baca juga: 11 Makanan untuk Anak Diare dan yang Harus Dihindari
Daftar jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!
_GUM_KATALOG (2).png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
