Kembali ke Tumbuh Kembang

Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara? Jangan Khawatir, Ketahui Penyebab dan Solusi untuk Mengatasinya

Tahap perkembangan si Kecil sejatinya mengalami kemajuan seiring dengan pertambahan usianya, termasuk juga dalam hal perkembangan kemamp...

3 min
16 Feb 2022
Ketika anak dua tahun belum bisa bicara, Ibu perlu segera mencari tahu penyebab dan cara mengatasinya

Artikel ini belum diulas

Tahap perkembangan si Kecil sejatinya mengalami kemajuan seiring dengan pertambahan usianya, termasuk juga dalam hal perkembangan kemampuan bicara.1 Namun faktanya, perkembangan bahasa, termasuk kemampuan bicara, antar anak bisa berbeda-beda. Lalu, bagaimana kalau anak 2 tahun belum bisa bicara? 

Yuk, Bu, ketahui tonggak perkembangan bicara anak, agar kasus anak 2 tahun belum bisa bicara dapat ditangani sedini mungkin.  

Fase Perkembangan Bicara Anak

Ibu bisa mengajak anak untuk sering berkomunikasi untuk merangsang kemampuan bicaranya

Untuk mengetahui apakah si Kecil mengalami keterlambatan bicara, Ibu perlu tahu lebih dulu apa saja tahap-tahap perkembangan bicara yang sesuai dengan usia anak. Perhatikan tabel di bawah ini, ya, Bu!2

Usia

Tahap Perkembangan Bicara

0-6 bulan

  • Usia 2-3 bulan, selain menangis ia mulai mengeluarkan suara seperti “ah” atau “uh” yang dikenal sebagai cooing. 

  • Usia 6 bulan, si Kecil bisa merespon atau menoleh jika namanya dipanggil.

6-9 bulan

  • Fase cooing berubah menjadi babbling, atau mengucapkan kata tanpa arti, seperti “papapap” atau “mamama”

  • Si Kecil juga mulai memahami beberapa kata yang diucapkan orang dewasa seperti “tidak” atau “no”. 

9-12 bulan

  • Si Kecil bisa memanggil nama orang seperti “mama”, “papa”, atau panggilan lain untuk pengasuhnya. 

  • Mulai paham dengan beberapa perintah sederhana dan menggunakan tubuhnya untuk menyatakan keinginan, misalnya dengan menunjuk. 

  • Si Kecil mulai suka menirukan kata atau bunyi yang didengarnya. 

  • Pada usia 12 bulan, si Kecil sudah mengerti sekitar 70 kata.

12-18 bulan

  • Kosa kata si Kecil bertambah dengan pesat. Di usia 15 bulan, ia mungkin baru bisa mengucapkan 3-6 kata bermakna. Namun di usia 18 bulan, ia bisa berbicara hingga 50 kata. 

  • Si Kecil bisa menjawab pertanyaan dengan bahasa tubuhnya seperti mengangguk atau menggelengkan kepala.

18-24 bulan

  • Si Kecil mengalami ledakan bahasa. Hampir setiap hari muncul kata baru yang ia ucapkan. 

  • Pada usia 2 tahun, sekitar 50% bicaranya dapat dimengerti orang lain.

2-3 tahun

  • Si Kecil semakin mampu mengucapkan kalimat yang terdiri dari 2 kata atau lebih. 

  • Menjelang usia 3 tahun, ia bahkan mulai menggunakan kalimat tanya.

Tanda-Tanda Anak Mengalami Keterlambatan Bicara

Ada beberapa tanda yang bisa Ibu jadikan sebagai pedoman apakah anak mengalami keterlambatan bicara. Cek tanda-tandanya di bawah ini, Bu!3

  1. Tidak bersuara sama sekali sampai usia 6 bulan
  2. Tidak babbling sampai usia 12 bulan
  3. Tidak membeo atau meniru ucapan orang lain pada usia 16 bulan
  4. Tidak mampu menunjuk atau tidak memperlihatkan ketertarikan terhadap benda atau orang lain pada usia 20 bulan
  5. Tidak mampu membuat kalimat yang bermakna setelah usia 24 bulan
  6. Orangtua masih tidak mengerti perkataan anak pada usia 30 bulan
  7. Respon yang tidak konsisten terhadap suara atau bunyi

Penyebab Anak Dua Tahun Belum Bisa Bicara

Untuk menentukan penyebab anak dua tahun belum bisa bicara, perlu dilakukan pemeriksaan secara lebih detail oleh dokter. Sebab, diagnosis penyebab terlambat bicara berbeda pada setiap anak, dan begitu juga dengan derajatnya. Itu sebabnya, jenis penanganan dan lama terapi nantinya akan disesuaikan dengan masing-masing anak.4

Beberapa faktor penyebab anak dua tahun belum bisa bicara di antaranya kelainan bentuk organ penghasil suara, gangguan pendengaran, gangguan perilaku, gangguan perkembangan umum, specific language impairment, disabilitas intelektual, kurang stimulasi, masalah psikososial, dan lain-lain. Beberapa gangguan dapat terjadi bersamaan, misalnya anak dengan gangguan pendengaran juga bisa memiliki gangguan perilaku.5

Sementara itu, menurut sebuah hasil penelitian yang dilakukan terhadap 126 anak berusia 1-2 tahun di RS Cipto Mangunkusumo pada 2018, ada beberapa faktor yang meningkatkan terjadinya keterlambatan bicara pada anak.6

  1. Perkembangan kemampuan motorik kasar yang terlambat
  2. ASI Eksklusif yang diberikan kurang dari 6 bulan
  3. Terpapar gadget lebih dari dua jam sehari
  4. Minimnya interaksi sosial

Cara Membantu Meningkatkan Kemampuan Bicara Anak

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika si kecil dirasa mengalami keterlambatan bicara

Untuk membantu meningkatkan kemampuan bicara anak, ada beberapa hal yang bisa Ibu lakukan di rumah. Ini dia beberapa di antaranya:

  1. Membacakan cerita sambil mengajaknya menunjuk gambar dan menyebut nama benda yang ada di buku.7
  2. Lebih rajin mengajak anak berbicara dan berkomunikasi dengan anak. Ibu bisa memulainya dengan mengatakan apa saja kegiatan yang sedang ibu dan anak lakukan, menyebutkan nama-nama benda beserta bentuk dan warna yang ada di sekitar.7
  3. Memperhatikan dan merespon gerak gerik serta ucapan anak. Tidak perlu harus mengoreksi setiap kata-kata yang ia ucapkan. Respon yang menyenangkan bisa memberi semangat dan motivasi dirinya untuk berbicara.8
  4. Membatasi penggunaan gawai untuk meningkatkan komunikasi dua arah.8
  5. Gunakan kosa kata yang benar, jangan dibuat cadel atau baby talk.8

Lakukan kegiatan-kegiatan di atas dengan cara menyenangkan, ya, Bu. Ajak juga anggota keluarga lain di rumah untuk membantu stimulasi perkembangan bicara anak. Dan jangan ragu untuk mengonsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan dan solusi yang tepat.8

Dan jangan lupa, pastikan asupan nutrisi si Kecil terpenuhi lewat makanan bergizi, ya, Bu. Tambahkan juga Bebelac 3 yang mengandung FOS dan GOS 1:9, minyak ikan yang mengandung omega-3 dan omega-6, serta vitamin dan mineral. Dengan asupan nutrisi yang tepat, akan membuat si Kecil memiliki pencernaan yang baik (happy tummy), mampu berpikir lebih kreatif (happy brain), dan suasana hatinya pun akan terus terjaga baik (happy heart).


Referensi:

  1. Jenny K. Dahlia (2017). Dampak Jangka Panjang Keterlambatan atau Gangguan Bicara-Bahasa, Hal yang Perlu Diketahui Orangtua. Diambil dari https://www.idai.or.id [Diakses 4 Februari 2022]
  2. Amanda Soebadi. (2013). Keterlambatan Bicara. Diambil dari https://www.idai.or.id [Diakses 4 Februari 2022]
  3. Catharine M Sambo. (2017). Mencegah Terlambat Bicara pada Anak. Diambil dari https://www.idai.or.id [Diakses 4 Februari 2022]
  4. Sabrina Tan. (2019). Risk factors for delayed speech in children aged 1-2 years. Diambil dari https://paediatricaindonesiana.org [Diakses 4 Februari 2022]
  5. Amanda Soebadi. (2013). Keterlambatan Bicara. Diambil dari https://www.idai.or.id [Diakses 4 Februari 2022]
  6. Rio Kencana. (2021). Hal yang Harus Dilakukan Saat Anak Terlambat Bicara. Diambil dari https://paudpedia.kemdikbud.go.id [Diakses 4 Februari 2022]


Artikel Terkait