Kembali ke Pencernaan & Alergi

7 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Anak di Rumah

Perut kembung bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali pada anak. Jadi, Ibu juga harus siap siaga dengan berbagai cara mengatasi perut ...

4 min
14 Feb 2022

2 ibu tandai artikel ini bermanfaat

Perut kembung bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali pada anak. Jadi, Ibu juga harus siap siaga dengan berbagai cara mengatasi perut kembung pada anak kalau-kalau terjadi di rumah.

Namun sebelum mengetahui cara mengatasi perut kembung pada anak, mari kenali penyebabnya lebih dahulu. Yuk, simak, Bu!

Penyebab Perut Kembung pada Anak                   

Ketika si Kecil mengeluh perutnya kembung, wajar jika Ibu gelisah melihatnya jadi rewel atau tidak seaktif biasanya. 

Oleh karena itu, ada baiknya Ibu juga perlu mengenali apa saja faktor yang bisa membuat perut anak kembung. Ternyata kadang faktor penyebabnya cukup tak terduga lho, Bu. Berikut di antaranya!

1. Terlalu banyak menelan udara

Penyebab utama perut kembung pada anak yakni karena ia terlalu banyak menelan udara. Mungkin Ibu bertanya-tanya, melalui apa si Kecil bisa menelan udara? Nah, salah satunya ketika ia sering menangis dan cemas. 

Maka ketika si Kecil menangis, usahakan segera menenangkannya agar kondisi ini tidak berlangsung terlalu lama hingga menyebabkan perutnya kembung. Sementara jika ia cemas, Ibu bisa menenangkannya dengan meminta si Kecil menarik napas dalam dan buang perlahan.

2. Sembelit

Coba perhatikan frekuensi buang air besar (BAB) si Kecil, Bu. Jika ia sudah lama tidak BAB hingga mengalami sembelit, ini juga bisa menjadi salah satu penyebab perut kembung pada anak.

Sebab, semakin lama feses berada di usus besar, maka akan semakin lama pula proses fermentasi oleh bakteri, sehingga menghasilkan lebih banyak gas dan menyebabkan perut kembung.

3. Intoleransi laktosa

Masalah pencernaan juga dapat memicu perut kembung pada anak, salah satunya adalah intoleransi laktosa. Ketika tubuh si Kecil tidak mampu mencerna gula pada susu sapi, gas yang dihasilkan usus akan menjadi berlebihan, Bu.

Nah, hal inilah yang kemudian membuat  bakteri di usus mencerna gula dengan fermentasi. Proses tersebut akan menghasilkan gas di dalam usus, sehingga membuat perut si Kecil kembung.

4. Pencernaannya sedang berkembang

Pencernaan balita umumnya belum mampu menyerap makanan dengan sempurna. Pada akhirnya, makanan dan minuman akan berakhir di usus besar, tempat makanan difermentasikan oleh bakteri. Hal ini salah satunya dapat menyebabkan perut bergas dan kembung.

5. Perubahan konsistensi makanan

Perubahan konsistensi makanan juga bisa menyebabkan perut kembung. Misalnya, jika si Kecil tidak terbiasa makan makanan berserat tinggi dan tiba-tiba diberikan banyak sayuran, kemungkinan besar ia akan mengalami kembung untuk sementara waktu, hingga akhirnya perut si Kecil mampu beradaptasi.

6. IBS (Irritable Bowel Syndrome)

Perhatikan apa yang dimakan si Kecil, Bu. Makanan tertentu seperti camilan olahan, cokelat, atau makanan pedas sangat bisa memicu IBS (Irritable Bowel Syndrome).

Sindrom iritasi usus inilah yang kemudian menyebabkan si Kecil alami perut kembung. Maka itu, sebisa mungkin hindari makanan tersebut ya, Bu.

7. Infeksi saluran cerna

Ibu perlu waspada dengan infeksi saluran cerna yang cukup sering dialami anak-anak. Infeksi saluran cerna ini tak lain disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang umumnya terkontaminasi melalui makanan. 

Gejala infeksi saluran cerna pun ternyata berkaitan erat dengan perut kembung. Infeksi pada saluran cerna akan menyebabkan pertumbuhan bakteri yang berlebihan pada usus. Akibatnya, produksi gas ikut bertambah sehingga membuat perut anak jadi kembung.

Cara Mengatasi Perut Kembung pada Anak                     

Setelah mengetahui penyebabnya, berikut beberapa cara mengatasi perut kembung pada anak yang mudah dan bisa Ibu praktekkan di rumah!

1. Pijat lembut area perutnya

Ibu bisa membaluri perut si Kecil terlebih dahulu dengan minyak kelapa, minyak zaitun, minyak telon atau baby oil. Lalu lakukan pijatan lembut pada perut dengan gerakan searah jarum jam. Pijat pula hingga ke bagian punggung dan telapak kaki si Kecil. 

Cara mengatasi perut kembung pada anak ini dapat membuat si Kecil lebih tenang dan nyaman. Tak terbatas pada masalah perut kembung, terapi pijat bisa meredakan masalah pencernaan lain seperti konstipasi dan diare.

2. Lakukan gerakan “bicycle”

Baringkan si Kecil dalam posisi telentang. Lalu, angkat dan gerakkan kaki si Kecil memutar ke arah perut seperti sedang mengayuh sepeda.

Cara mengatasi perut kembung pada anak ini dapat membantu mendorong keluar udara yang terperangkap secara manual. 

Ibu juga bisa mendorong perlahan lutut bayi hingga ke arah perutnya, kemudian tahan selama 10 detik, lalu lepaskan dan luruskan kaki si Kecil seperti. Ulangi beberapa kali sampai si Kecil buang angin.

3. Mandi atau kompres air hangat

Mandi atau berendam air hangat selain memiliki efek menenangkan juga ternyata bisa meredakan sakit perut. Cara ini juga bisa mengalihkan perhatian anak-anak dari rasa tidak nyaman saat perut kembung. 

Relaksasi mengurangi stres sehingga saluran pencernaan akan berfungsi lebih efektif dan mengurangi kembung. Namun, jika ingin lebih praktis, Ibu bisa mengompres perut si kecil dengan botol berisi air hangat, hingga ia merasa lebih nyaman.

4. Beri asupan probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang mendukung sistem pencernaan. Lactobacillus dan Bifidobacterium merupakan dua contoh bakteri probiotik yang paling umum. Penelitian menunjukkan bahwa probiotik bisa membantu mengurangi perut kembung, Bu.

Contoh makanan mengandung probiotik yaitu yogurt. Selain itu, susu pertumbuhan seperti Bebelac Gold juga sudah difortifikasi dengan probiotik sehingga baik dikonsumsi untuk mengatasi perut kembung pada anak.

5. Sendawakan si Kecil

Perut kembung bisa disebabkan karena salah posisi menyusu (jika masih menyusu), sehingga ada kelebihan gas yang mengiritasi perut mereka. Maka, pertolongan pertama perut kembung pada anak yang bisa Ibu lakukan adalah dengan menyendawakannya. 

Cara menyendawakan anak yang benar adalah dengan menopang si Kecil dalam posisi tegak, lalu tepuk punggungnya secara lembut. Setelah beberapa menit, biasanya si Kecil akan langsung bersendawa.

6. Kurangi makanan tinggi gas

Cara mengatasi perut kembung pada anak lainnya, sementara hindari makanan tinggi gas yang memicu perut kembung. Beberapa makanan dengan kandungan gas yang tinggi yaitu:

  • Kentang.

  • Kol.

  • Buncis.

  • Kacang polong.

  • Brokoli.

Kalau dilihat-lihat, makanan di atas memang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil. Ibu tak perlu dilema, cara menyiasati hal satu ini cukup dengan tidak menyajikan seluruh makanan bergas dalam satu piring makan si Kecil. Jika ingin si Kecil makan brokoli, berikan sekali dalam satu hari saja cukup.

7. Alihkan perhatiannya

Saat mengetahui perut si Kecil kembung hingga menangis, cara lain yang bisa Ibu lakukan untuk mengatasinya adalah mengalihkan perhatian si Kecil. Cobalah ajak ia bermain atau jalan-jalan untuk meredakan tangisannya. Seperti yang diketahui, menangis terlalu lama dapat membuat perut semakin kembung karena menelan terlalu banyak udara.

Cara mengatasi perut kembung pada anak tentu saja harus dilakukan dengan tepat demi kenyamanan si Kecil. Tapi yang tak kalah penting, pastikan Ibu mendukung kesehatan pencernaannya setiap hari, karena pencernaan yang baik menentukan tumbuh kembang yang optimal. 

Sekarang, Ibu juga bisa mengecek kesehatan pencernaan si Kecil melalui tools Tummypedia di website Bebeclub. Hasilnya seperti apa, nanti bisa langsung di-download untuk kemudian dikonsultasikan lagi ke dokter atau Tim Bebecare. 

Yuk Bu, gabung bersama Bebeclub untuk menggunakan fitur ini dan nikmati juga berbagai penawaran menarik dari Bebelac! Daftar di sini ya, Bu.

 

*direview oleh dr. Tania Savitri


Referensi:

  1. What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/care/gassy-baby/. Diakses pada 29 Juli 2022.
     
  2. Hopkins Medicine.. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/bloating-causes-and-prevention-tips. Diakses pada 5 Agustus 2022.
     
  3. Parents. https://www.parents.com/recipes/scoop-on-food/reasons-your-kid-is-bloated-and-how-to-help/. Diakses pada 5 Agustus 2022.
     
  4. Live Strong. https://www.livestrong.com/article/545352-bloating-due-to-dieting/. Diakses pada 5 Agustus 2022.
     
  5. About Kids Health. https://www.aboutkidshealth.ca/article?contentid=822&language=english. Diakses pada 5 Agustus 2022.
     
  6. Neotia Hospital. https://www.neotiahospital.com/newtown/gas-and-bloating-in-children-care-instructions/. Diakses pada 5 Agustu 2022.
     
  7. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324725#symptoms. Diakses pada 5 Agustus 2022.
     

 



 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait