stimulasi-kognitif-usia-15-bulan

Perkembangan Anak 15 Bulan: Ini Stimulasi Kognitif yang Bisa Dilakukan

detail-fb detail-wa detail-twitter

Perkembangan anak 15 bulan biasanya sangat pesat dibandingkan bulan sebelumnya. Ibu mungkin akan terkejut dengan banyaknya hal baru yang bisa ia lakukan, seperti  lontaran kata-kata yang tak jarang membuat Ibu terkesima.

Penasaran, hal baru apa lagi yang bisa dipelajarinya? Adakah stimulasi yang bisa Ibu lakukan untuk mendukung perkembangan anak 15 bulan, terutama perkembangan kognitifnya?

Ibu tentu tahu, perkembangan kognitif yang baik akan mewakili langkah penting dalam perkembangan si Kecil ke depannya. Sejak lahir, si Kecil secara aktif menyerap informasi dan mempelajari hal-hal baru. Kemampuan kognitif mengacu pada sejauh mana seseorang dapat berpikir, bernalar, memahami dan mengingat informasi, memecahkan masalah, dan belajar1.

Dua tahun pertama kehidupan si Kecil merupakan masa kritis untuk perkembangan kognitifnya. Di masa inilah pondasi sistem sensorik, kemampuan bahasa, dan perilaku sosio-emosional terbentuk. Yuk, cari tahu stimulasi penting yang bisa Ibu lakukan untuk mendukung perkembangan anak 15 bulan!

1. Perkembangan Anak 15 Bulan: Stimulasi Tunjukkan Beragam Benda untuk Dikenali

Setelah usia 1 tahun, si Kecil mulai mengidentifikasi beragam benda yang ada di sekitarnya2. Mulailah dengan menyebutkan nama-nama benda yang ada di sekitarnya. Ibu bisa menyebut nama benda asli mainannya, misalkan ia punya mainan gajah, maka Ibu bisa mengenalkan hewan gajah, seperti apa bentuknya, warna kulitnya, makanannya dan lain-lain. Selain ini, masih dengan mainan yang ia miliki, ibu juga bisa mengenalkan misalnya  mobil, bus, jerapah, atau bola. Kemudian Ibu juga bisa menunjukkan alat makan yang biasa ia gunakan. Tunjukkan yang mana piring, sendok, garpu, dan gelas, serta fungsinya masing-masing secara sederhana.

2. Sering Mengajak Si Kecil Bicara

Saat anak berusia 15 bulan, ia mulai sering meniru tindakan dan bahasa orang dewasa yang sering bersamanya2. Nah, Ibu bisa memanfaatkan hal ini untuk menstimulasi perkembangan bahasa si Kecil. Ajak si Kecil bicara menggunakan kalimat sederhana yang terdiri dari dua hingga 3 kata. Kalau perlu, tunjukkan alat peraga saat mengajaknya bicara. Misalnya, tunjukkan piring dan gelas saat mengajaknya makan, atau menepuk kasur, bantal, dan guling saat akan menemani si Kecil tidur.

3. Ajak Si Kecil Bereksplorasi

Di usia 15 bulan, si Kecil juga banyak belajar melalui eksplorasi2. Salah satu bentuk eksplorasi yang bisa dilakukan adalah bermain. Lewat bermain, si Kecil tak hanya dapat meningkatkan kemampuan kognitif, tetapi juga motorik dan sosialnya3.

Tak melulu lewat mainan mahal. Ibu bisa mengajak si Kecil bermain dengan cara yang sederhana namun menyenangkan. Misalnya, bermain dengan kantong plastik, di mana si Kecil akan belajar bahwa plastik akan menimbulkan suara gemerisik ketika diremas. 

4. Menunjukkan Objek yang Ia Kenali Lewat Buku Bergambar

Pada perkembangan anak 15 bulan,  Ibu bisa mulai intens membacakan buku bergambar. Pilih buku dengan gambar-gambar yang sudah dikenali si Kecil, misal buku bergambar binatang, kendaraan, atau mainan. Tunjukkan padanya nama-nama binatang yang kerap ia lihat, seperti kucing, anjing, cicak, burung, kambing, dan lainnya. Fokuskan juga pada bagian tubuh binatang tersebut, seperti telinga, mata, ekor, dan lainnya. Ibu bisa melakukan ini di sore hari saat bersantai, atau sesaat sebelum si Kecil tidur malam. 

5. Ajarkan si Kecil Cara Menjawab dan Merespons

Di usia ini, si Kecil mungkin belum bisa berkata-kata dengan jelas. Tapi, Ibu bisa mengajarkannya cara menjawab atau merespons kalimat yang diucapkan orang lain kepadanya. Misalnya, ketika Ayah pamit berangkat ke kantor, ajarkan si Kecil untuk merespons dengan lambaian tangan sambil berkata "Dadah ...". Atau merespons dengan ucapan “Terima kasih” saat diberi hadiah dan mainan baru, misalnya.

Agar perkembangan anak 15 bulan lebih optimal, yuk, Bu, biasakan stimulasi ini setiap saat dan lakukan dengan rutin. Nah, untuk menambah semangat, jangan lupa untuk memberikan makanan dan minuman favorit saat ia sudah berhasil melakukan hal-hal yang Ibu ajarkan. Pastikan makanannya sarat gizi ya, Bu, seperti pir saus keju atau puding yoghurt yang lezat.

Sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi, berikan segelas Bebelac 3 tiga kali sehari. Bebelac 3 dilengkapi minyak ikan yang mengandung Omega 3 dan 6, FOS GOS 1:9 untuk pencernaannya, serta beragam vitamin dan mineral. Dengan memberikan asupan serta stimulasi yang tepat akan mendukung si Kecil tumbuh hebat dengan kondisi pencernaan lebih baik (happy tummy), kemampuan cara berpikir optimal (happy brain), dan kondisi mood yang terjaga (happy heart)