12 Permainan Anak di Rumah yang Seru dan Edukatif

Permainan anak di rumah melatih motorik, sensori, kognitif, komunikasi, dan emosi. Cobalah role play, bowling rumahan, tebak gambar atau suara, jalur rintang, dan cari harta karun.

permainan anak di rumah-bebeclub


Permainan anak di rumah cocok untuk belajar dan eksplorasi saat cuaca tak bersahabat atau Bapak Ibu tidak sempat menemani bermain di luar. Simak ide permainan seru di rumah di sini!

Manfaat Bermain di Rumah untuk Anak

Permainan anak di rumah penting untuk menstimulasi tumbuh kembang si Kecil. Lantas, apa saja manfaat bermain?

  • Mengoptimalkan keterampilan motorik kasar dan halus.
  • Mengasah kreativitas dan daya imajinasi.
  • Melatih kemampuan sosial dan bahasa.
  • Meningkatkan empati dan kemampuan emosional.
  • Mempererat ikatan anak dengan orang tua.

Ide Permainan Anak di Rumah yang Seru dan Menyenangkan

Bermain merupakan salah satu kebutuhan anak yang harus dipenuhi untuk tumbuh kembang optimal. Yuk, simak rekomendasi ide permainan seru yang bisa dilakukan di rumah.

1. Role Play

Bermain peran atau role play adalah permainan sederhana untuk anak-anak di rumah. Role play mengasah imajinasi karena mempraktikkan percakapan dan tindakan dari skenario yang pernah diamati.

Permainan untuk meningkatkan empati ini juga meningkatkan komunikasi, menyelesaikan masalah dari beragam skenario, negosiasi, dan bergiliran ketika memutuskan peran yang diambil.

Permainan yag mengasah kemampuan sosial ini contohnya, seperti masak-masakan dengan koki dan pengunjung restoran, dokter-dokteran dengan pasien dan dokter, atau guru dan murid.

2. Tebak Gambar/Benda

Permainan anak di rumah ini perlu flash card dengan berbagai gambar yang menarik dan warna-warna cerah. Lalu, minta si Kecil untuk menebak namanya. 

Untuk anak usia 3 tahun ke atas, coba deskripsikan benda yang dimaksud, mulai dari warna, bentuk, bau, rasa, tekstur, hingga fungsinya. Lalu, ajak anak untuk menebaknya. 

Tujuan bermain tebak gambar penting untuk memahami, belajar, dan menguasai hal baru dengan cepat. Tak heran, flash card cocok untuk melatih kemampuan kognitif si Kecil.

3. Sortir Warna atau Bentuk

Mengenal warna dan bentuk bisa meningkatkan persepsi visual. Kemampuan ini penting agar otak memahami apa yang dilihat dengan benar.

Siapkan beberapa mangkuk, kancing baju, dan penghapus pensil berwarna-warni. Pastikan Bapak Ibu menyediakan kancing baju dan penghapus berbentuk lingkaran dan persegi.

Ajak si Kecil mengelompokkan benda berdasarkan warna yang sama ke dalam satu mangkuk. Setelah itu, minta ia memisahkan kancing dan penghapus dengan bentuk dan warna yang sama.

4. Treasure Hunt

Berburu harta karun cocok sebagai permainan untuk anak yang cepat bosan. Pertama-tama, sembunyikan dulu mainan (misalnya bola) sebagai harta karun di area tertentu dalam rumah.

Lalu, berikan petunjuk sebelum ia mencari harta karunnya. Petunjuk bisa berupa potongan gambar atau kata-kata sederhana, seperti “benda ini bundar dan bisa melesat jauh kalau ditendang.”

Bila ia kesulitan, berikan clue lagi hingga ia memiliki gambarannya. Lalu, biarkan anak mencari bola tersebut di tempat-tempat yang biasa ia pikirkan dan menemukan petunjuk selanjutnya.

5. Sensory Box

Permainan indoor anak yang satu ini ternyata melatih perkembangan keterampilan bahasa, motorik, dan membangun koneksi saraf. Nantinya, akan mempermudah beraktivitas kompleks. 

Untuk memulai sensory play siapkan boks ukuran sedang. Kemudian, masukkan berbagai benda bertekstur, seperti barang seperti slime, air matang, rumput sintetis, hingga spons mandi.

Selanjutnya, tutup mata si Kecil menggunakan kain, pastikan tidak terlalu kencang. Minta ia meraba benda-benda tersebut, dan biarkan anak menebak benda tersebut.

Baca Juga: 8 Ide Sensory Play untuk Anak 1-3 Tahun di Rumah, Seru Banget!

6. Bermain Pasir Kinetik atau Tepung

Pasir kinetik atau tepung merupakan permainan yang seru untuk anak perempuan dan laki-laki. Keduanya memiliki tekstur unik sehingga melatih kemampuan sensori dan motorik halus.

Bila menggunakan pasir kinetik, biarkan si Kecil bereksplorasi berbagai bentuk sesuai imajinasinya. Biarkan ia tenang dan rileks saat fokus membentuk pasir kinetik.

Bila menggunakan tepung, pilih terigu, lalu campurkan dengan air hingga teksturnya liat dan mudah dibentuk. Lalu, ajaklah membentuk tepung dan biarkan ia berkreasi.

7. Bowling

Coba ide permainan anak yang seru di rumah dengan bowling. Manfaatkan beberapa botol plastik bekas sebagai sasarannya.

Kemudian, susun botol tersebut sama seperti permainan bowling pada umumnya. Minta anak menggelindingkan bola ke arah botol sampai susunan botol tersebut terjatuh.

Permainan anak di rumah ini mengajaknya melempar, menangkap, menendang, dan menggelindingkan bola. Kegiatan ini melatih perkembangan otot dan koordinasi tangan dan mata.

8. Jalur Rintangan di dalam Rumah

Mainan jalur rintang cocok sebagai permainan yang seru untuk anak laki-laki dan perempuan yang perlu melatih motorik kasar. Cocok juga sebagai permainan untuk anak yang cepat bosan.

Permainan ini memerlukan keseimbangan, koordinasi, kekuatan otot, hingga kemampuan merencanakan gerakan yang tepat.

Caranya, buat lintasan yang berkelok, letakkan rintangan yang tidak berbahaya, seperti tumpukan bantal tinggi atau botol-botol.

Biarkan anak melewati rintangan tanpa menyentuh rintangan dan tidak keluar dari lintasan.

9. Finger Painting

Melukis dengan jari cocok sebagai permainan anak di rumah yang melatih kreativitas, motorik halus, serta koordinasi mata dengan tangan.

Agar lebih aman, ganti cat dengan pewarna makanan yang sudah dilarutkan air matang. Lalu, siapkan kertas putih besar.

Ajak anak mencelupkan tangan atau kakinya ke dalam pewarna makanan, biarkan ia mengoleskan tangan atau berjalan di atas kertas. 

10. Tebak Suara

Permainan anak di rumah ini cukup sederhana. Tutup mata si Kecil, lalu ajak ia menebak suara dari benda sekitar, seperti gelas yang diketuk dengan sendok atau mengocok botol berisi beras.

Coba gunakan alat musik mainan sederhana, seperti xylophone mainan, seruling, atau pianika. Gunakan juga rekaman hewan yang bisa dicari di internet, seperti kucing atau gajah.

Nah, manfaat bermain tebak suara mengasah pendengaran, belajar bergiliran, meningkatkan fokus dan kemampuan menyimak, hingga membangun kemamampuan berpikir.

11. Simon Says

Simon Says merupakan permainan seru yang bisa melatih kemampuan fokus, menyimak dengan cermat, kesadaran tubuh, hingga pengendalian diri agar tetap sabar,

Bapak Ibu hanya perlu berkata "Simon says", lalu diikuti dengan instruksi sederhana, seperti "Sentuh hidungnya!" Lalu, biarkan si Kecil mengikuti intsruksi tersebut.

Tantangannya permainan anak di rumah ini adalah anak dilarang mengikuti instruksi bila tidak diawali "Simon says". 

Jika instruksi hanya "Pegang jempol kakinya!", anak harus menahan diri untuk tidak menyentuh jempol kakinya.

12. Melangkah Warna

Permainan anak di rumah ini penting untuk melatih kemampuan mengenal warna, menyimak dengan cermat, kesadaran akan ruangan di sekitar, mengikuti arahan, dan motorik kasar.

Siapkan karpet, lalu sebar kertas manila dengan 6 warna berbeda. Selanjutnya, setel musik sembari si Kecil berjoget-joget mengelilingi kertas.

Saat musik berhenti, Bapak Ibu perlu menyebut warna, dan anak harus menginjak kertas manila dengan warna yang sesuai.

Baca Juga: 9 Manfaat Bermain yang Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Apakah Anak Boleh Bermain Seharian di Rumah?

Bermain sendiri di rumah bisa meningkatkan kemandirian, kreativitas, daya imajinasi, kegigihan, penyelesaian masalah, hingga memperkuat mental dan kesabaran si Kecil.

Namun, bukan berarti si Kecil ditinggal di rumah tanpa siapapun. Bermain sendiri artinya membiarkan ia bermain dengan dirinya saja, tetapi tetap dipantau di dalam rumah.

Lantas, anak perlu main berapa lama? Berikut durasi bermain yang dianjurkan WHO.

Usia

Durasi Bermain/Hari

Aktivitas Wajib

Pantangan

1 tahun

180 menit (beberapa sesi)

Aktivitas fisik

TV/gadget

2 tahun

180 menit (beberapa sesi)

Aktivitas fisik

  • Duduk >1 jam
  • TV/gadget >1 jam

3–4 tahun

180 menit (beberapa sesi)

Aktivitas fisik intensitas sedang–tinggi (≥60 menit)

  • Duduk >1 jam
  • TV/gadget >1 jam

Tips Agar Anak Betah Bermain di Rumah

Agar si Kecil betah melakukan permainan anak di rumah, ada beberapa tips yang bisa dicoba, apa saja?

  • Batasi paparan TV/gadget.
  • Terlibat dalam bermain secukupnya.
  • Hindari mengontrol permainan berlebihan.
  • Biarkan anak memimpin permainan.
  • Jadwalkan waktu bermain di setiap harinya.
  • Pastikan mainan dan lingkungan sekitar aman dan tidak menyebabkan cedera.
  • Sesuaikan permainan dengan usia dan minat anak.

Baca Juga: 6 Ide Permainan Outbound yang Seru dan Edukatif untuk Anak

Permainan indoor anak relatif murah dan cocok bila cuaca di luar sedang tidak bersahabat. Pastikan Bapak Ibu selalu mendukung minat dan memberikan ruang aman untuknya.

Selain bermain, pastikan nutrisi si Kecil terpenuhi dari makanan bergizi dan seimbang. Untuk melengkapi kebutuhan gizinya, berikan Bebelac 1 NutriGreat+.

Bebelac 1 NutriGreat+ adalah Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya dengan 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x ​lebih tinggi, dan 0gr sukrosa. Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar si Kecil tumbuh bersinar dari dalam.

Daftar jadi member Bebeclub untuk akses ratusan konten parenting dan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!

Informasi yang Wajib Ibu Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu

  1. Editorial Staff. (2022, September 15). Kinetic Sand. Access and Inclusion Model. https://aim.gov.ie/resources/kinetic-sand/
  2. Reynolds, B. (2023, April 20). 25 Obstacle Course Ideas to Improve Gross Motor Skills. Neurological and Physical Abilitation. https://napacenter.org/obstacle-course-ideas/
  3. Editorial Staff. (2024, March 26). “What’s that sound?” Activity for children with disability, autism or other additional needs. Raising Children Network. https://raisingchildren.net.au/guides/activity-guides/sensory-play/whats-that-sound-activity-children-disability-autism
  4. Anwar, A. (2024, October 25). Simon Says: Boosting Listening, Coordination, and Emotional Growth in Toddlers. The Football Academy in Dubai. https://www.tfauae.com/simon-says-enhancing-listening-skills-and-body-awareness-through-play/
  5. Editorial Staff. (n.d.). Playwork Game Guide for Recess Staff, Educators, Youth Workers, & Parents. Playworks. https://www.playworks.org/wp-content/uploads/2019/05/Playworks-Game-Guide.pdf
  6. Editorial Staff. (2019, April 24). To grow up healthy, children need to sit less and play more. World Health Organization. https://www.who.int/news/item/24-04-2019-to-grow-up-healthy-children-need-to-sit-less-and-play-more
  7. Editorial Staff. (2026). The Importance of Independent Play. PA Promise for Children. https://papromiseforchildren.com/featured-articles/the-importance-of-independent-play/
  8. Englund-Ginn, Kate. (2018, February). 7 Ways to Make a Child Feel at Home. Safe Families for Children. https://safe-families.org/blog/2018/7-ways-make-child-feel-home/


Temukan Topik Lainnya

Artikel Terkait

Keuntungan Daftar Bebeclub

Keuntungan Daftar Bebeclub

Icon Berbagai Program Menarik
 Desktop

Berbagai Program Menarik

Dapatkan berbagai promo, hadiah, dan konten eksklusif dari Bebelac.

Icon Berbagai Fitur Kreatif
 Desktop

Berbagai Fitur Kreatif

Panduan perjalanan Ibu di setiap momen pertama si Kecil. Berbagai fitur edukatif  yang dukung si Kecil tumbuh hebat.

Icon Tips Parenting dari Ahli
 Desktop

Tips Parenting dari Ahli

Partner tepercaya Ibu untuk optimalkan potensi hebat si Kecil melalui tips edukatif hingga konsultasi bersama ahli.

Icon Berbagai Program Menarik
 Mobile

Berbagai Program Menarik

Dapatkan berbagai promo, hadiah, dan konten eksklusif dari Bebelac.

Icon Berbagai Fitur Kreatif
 Mobile

Berbagai Fitur Kreatif

Panduan perjalanan Ibu di setiap momen pertama si Kecil. Berbagai fitur edukatif  yang dukung si Kecil tumbuh hebat.

Icon Tips Parenting dari Ahli
 Mobile

Tips Parenting dari Ahli

Partner tepercaya Ibu untuk optimalkan potensi hebat si Kecil melalui tips edukatif hingga konsultasi bersama ahli.

Gabung Bebeclub

Minimal 8 karakter, memiliki 1 angka (0-9), dan karakter spesial (@#$%^&)

Tidak
Ya

*Usia si Kecil Maksimal 12 Tahun