Kembali ke Ibu Perlu Tahu

Pasti Seru! Berikut 14 Mainan Edukasi untuk Anak 1 Tahun

Tak terasa si Kecil sudah genap 1 tahun, ya Bu? Pasti sekarang ia sedang aktif-aktifnya bergerak, jadi tiap hari ada saja tingkah lakuny...

4 min
20 Sep 2022
Anak bermain mainan edukasi

Artikel ini belum diulas

Tak terasa si Kecil sudah genap 1 tahun, ya Bu? Pasti sekarang ia sedang aktif-aktifnya bergerak, jadi tiap hari ada saja tingkah lakunya yang membuat Ibu gemas. Nah, Ibu hanya perlu menyalurkan energi si Kecil ke arah yang lebih positif, salah satunya dengan memberikan mainan edukasi sesuai usianya. Lalu, apa saja rekomendasi mainan edukasi untuk anak 1 tahun ke atas?

Simak ulasannya berikut ini, yuk Bu!

Manfaat Apa yang Bisa Didapatkan Anak dari Mainan Edukasi?

Anak 1 tahun kesayangan Ibu saat ini sedang asyik-asyiknya mengulik mainan untuk mencari hubungan sebab akibat. Misalnya, membunyikan mainan yang menghasilkan suara binatang ketika dipencet, mobil mainan yang berjalan sendiri ketika tombolnya ditekan, atau bermain alat musik yang mengeluarkan nada.

Tidak heran memang, karena seiring dengan rasa ingin tahu yang bertambah besar, si Kecil juga semakin aktif bergerak untuk mengeksplorasi lingkungan dan benda di sekitarnya

Misalnya, Ibu bisa melihat bahwa kemampuan si Kecil menggenggam di usia 1 tahun ini sudah makin baik sehingga ia bisa memegang botol minumnya dengan mantap.

Begitu juga dengan kemampuan menjepitnya, karena ia sekarang sudah bisa mencapit barang dengan ibu jari dan telunjuknya. Bahkan, si Kecil sudah bisa merambat untuk berdiri sendiri dan sesekali mulai berjalan dengan hanya satu tangan yang berpegangan pada Ibu. 

Di usia ini, anak-anak juga sudah bisa meniru semua yang Ibu lakukan, lho! Jadi, ia juga akan suka bermain peran sederhana dengan meniru tindakan-tindakan yang ia sudah pernah lihat sebelumnya. Misalkan, pura-pura memasak atau pura-pura makan.

Itu kenapa, memberikan mainan edukasi sangat penting bagi perkembangan anak pada usia 1 tahun ini. Sebab dengan bermain, anak juga sekaligus mengasah semua keterampilan yang baru ia miliki. Mulai dari keterampilan motorik, keterampilan kognitif, keterampilan sosial dan emosional, sampai keterampilan bahasa dan bicaranya.

Baca Juga: Tahap Perkembangan Anak Usia 12 Bulan

Rekomendasi Mainan Edukasi untuk Anak 1 Tahun

Supaya waktu bermain si Kecil di rumah semakin seru, tidak ada salahnya untuk menambah koleksi mainannya. Meskipun begitu, Ibu tetap harus bijak pilih-pilih mainan yang tepat untuknya. 

Sebisa mungkin, pilihkan mainan yang bisa melatih kemampuan motorik dan sensorik anak di usianya yang ke-1 tahun ini. Mainan edukasi yang bagus idealnya juga dapat sedikit demi sedikit melatih kemampuan berpikir anak di usia 1 tahun ke atas. 

Jangan lupa juga, Bu, untuk selalu memperhatikan keamanan dari setiap mainan yang Ibu berikan ya! Sebelum memberikan mainan baru untuk si Kecil, selalu pastikan mainan tersebut memang diperuntukkan bagi anak-anak di rentang usianya.

Selalu dampingi anak saat bermain juga, ya Bu! Karena di usia ini, anak-anak sangat suka memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya sebagai caranya untuk belajar. Jadi, selalu bersihkan dulu mainan-mainan anak sebelum ia pegang, dan perhatikan jika ada bagian mainan yang bisa terlepas dan membuatnya tersedak.

Nah, berikut adalah 15 rekomendasi mainan edukasi anak 1 tahun yang bagus Ibu berikan untuk si Kecil.  Beberapa di antaranya bisa Ibu buat sendiri di rumah, lho!

1. Ring donat

Mainan ring donat bagus untuk merangsang motorik halus anak di usia 1 tahun. Karena, gerakan mencapit yang digunakan si Kecil saat mengambil ring donat akan membantu meningkatkan kekuatan dan ketangkasan ibu jari dan jari telunjuknya.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, anak-anak di rentang usia ini sudah mulai menunjukkan kemampuan mencapit yang lebih baik. Sebab, kemampuan mencapit adalah salah satu tonggak penting dari perkembangan motorik si Kecil.

Anak-anak di usia ini akan lebih banyak menggunakan “capitan” jari mereka untuk mengambil dan menggenggam benda, juga memasukkan makanan ke mulut. Selain untuk mengambil mainan dan makanan, genggaman ini yang akan menjadi fondasi untuk anak bisa memegang pensil ketika nantinya mereka masuk sekolah.

Nah, cara memainkan ring donat gampang sekali, Bu! Pertama-tama, Ibu lepaskan dulu donat-donat yang tersusun di tiangnya dan taruh di lantai secara acak. Kemudian, minta si Kecil mengambil ring donatnya satu per satu untuk dimasukkan kembali ke tiang tersebut.

Selama bermain ring donat, anak akan terus melatih kemampuan berpikirnya untuk memahami perbedaan ukuran dengan mencari donat mana yang bisa muat lebih dulu masuk ke tiang. Karena ketika salah satu ring donat yang si Kecil pilih tidak muat, ia akan mencoba dengan yang lain.

Secara tidak langsung, mainan edukasi ini juga akan bantu anak 1 tahun belajar mengenal warna, lho!

2. Mainan balok

Masih sama seperti di atas, mainan balok juga cocok untuk anak 1 tahun yang sedang suka-sukanya menyusun dan mengulik sesuatu karena bermain balok membutuhkan keterampilan motorik halus dan kasar.

Menyusun balok juga membuat anak lebih bebas berimajinasi dan mengekspresikan diri sendiri. Sebab, anak-anak juga dapat mewujudkan ide-ide mereka dengan menciptakan, mengubah, dan membangun kembali sesuatu yang unik.

Selain itu yang tak kalah penting adalah bermain balok bisa mengajarkan si Kecil beberapa konsep matematika dasar, seperti ukuran besar kecil dan panjang pendek.

Menarik bukan, betapa banyak ilmu yang bisa didapat si kecil hanya dari bermain balok warna-warni? Dari mainan edukasi ini, pelan-pelan tapi pasti anak akan juga belajar untuk semakin percaya diri, mandiri untuk menyelesaikan masalah, dan berani mencoba hal-hal baru, lho, Bu!

Nah supaya waktu bermainnya lebih aman, sediakan balok yang berukuran besar ya agar ia tidak tersedak mainannya sendiri ya, Bu! Karena di usia ini, si Kecil masih suka memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya sebagai cara ia mengeksplorasi hal-hal di sekitarnya.

Baca Juga: Kenapa Baiknya Orang Tua Ikut Bermain Bersama Si Kecil?

3. Puzzle keping besar

Puzzle adalah mainan edukasi yang tepat untuk membangun keterampilan kognitif dan motorik halus anak 1 tahun, Bu!

Sebab, ia akan berlatih memungut atau mencapit kepingan puzzle dengan tangannya dan meletakkannya kembali di tempat yang benar. Selain itu, si Kecil bisa belajar kata-kata baru seperti “putar”, “balik”, “atas”, “bawah”, dan “di samping” ketika Ibu membantu mereka mencari potongan yang tepat untuk menyusun puzzle.

Anak-anak juga akan lebih sering mendengar dan belajar tentang bilangan urut dan kata-kata yang menunjukkan posisi dalam urutan, seperti pertama, kedua, ketiga, dan terakhir ketika Ibu membantu mereka menyatukan potongan-potongan puzzle tersebut.

Nah dari bermain puzzle pun nantinya anak-anak juga bisa belajar bagaimana caranya melakukan kegiatan sehari-hari.

Karena, ada banyak kegiatan yang anak lakukan sehari-hari mirip dengan menyusun puzzle. Misalnya, membereskan mainan ke dalam kotak atau menyusun tas sekolah. Agar muat dan rapi, tentu perlu kejelian kita menyusun barang-barang ini seperti sedang memasangkan potongan puzzle.

Menariknya lagi, bermain puzzle bisa membangkitkan rasa gembira ketika si Kecil akhirnya sukses membuatnya menjadi gambar utuh. Rasa senang dan kesuksesan menyelesaikan misi ini akan juga membantu anak menumbuhkan sikap gigih dan pantang menyerah ketika dihadapkan dengan kesulitan.

4. Board book

Board book adalah buku dengan material tebal yang tak mudah dirobek. Selain menambah pengetahuan si Kecil, board book yang beredar di pasaran kini lebih menyenangkan untuk dibaca karena tampilan atraktifnya. 

Ada berbagai jenis dan variasi board book yang menarik untuk bisa menjadi mainan edukasi anak 1 tahun. Misalnya lift the flap, yaitu board book berisi informasi tersembunyi di balik gambar yang bisa dibuka. Ada juga touch and feel, yakni board book yang berisi stimulasi sensori untuk si Kecil. 

Memberikan si Kecil board book juga dapat menjadi awal yang baik untuk menanamkan minat si Kecil membaca dan memahami literasi sejak dini. 

Baca Juga: 5 Cara Bermain Sambil Belajar yang Seru untuk Balita di Rumah

5. Crawl tunnel

Mainan edukasi anak 1 tahun ini berbentuk terowongan. Cara memainkannya, si Kecil harus masuk dan menyusuri terowongan tersebut dengan merangkak. 

Bagi anak usia 1 tahun, konsep bermain terowongan akan sangat menyenangkan karena ada banyak pengalaman sensorik yang ia rasakan. Mulai dari berada di lingkungan yang terang kemudian berubah menjadi gelap ketika masuk terowongan, kemudian keluar kembali ke tempat yang terang.

Motorik kasarnya juga semakin terlatih karena bermain crawl tunnel mengharuskannya bergerak menunduk, merangkak, hingga bangun lagi.

6. Busy jars

Busy jars adalah mainan edukasi 1 tahun yang dibuat dari wadah berupa gelas tertutup (jar). Permainan ini berfungsi melatih motorik halus, sensori, fokus, konsentrasi awal bagi anak khususnya untuk si Kecil usia 12-24 bulan.

Ada beberapa aktivitas busy jars yang bisa dimainkan si Kecil, mulai dari memasukkan kancing ke dalam jar yang dilubagi seperti celengan, menarik tali warna warni dari dalam jar, atau memasukkan stik ke dalam tutup jar yang dilubangi bolong-bolong.

7. Memancing ikan magnet

Mainan edukasi memancing 1 tahun ke atas ini tak kalah serunya. Berisi 1 set ikan-ikanan bermagnet dan pancingan berkail magnet, mainan ini bisa melatih koordinasi mata dan tangan si Kecil.

Ketangkasannya pun terlatih, karena mainan tersebut mengharuskan si Kecil memancing dengan menempelkan kail ke arah ikan sampai dapat.

8. Learning table

Dengan learning table, anak 1 tahun dapat mengeksplorasi berbagai macam aktivitas hanya dalam satu jenis mainan.

Learning table itu sendiri adalah mainan berbentuk meja yang terdapat bermacam-macam tombol, setir, tuas, hingga buku untuk merangsang keterampilan motorik kasar dan motorik halus si Kecil secara bersamaan.

Sebab, si Kecil akan menggunakan tangannya untuk mengoperasikan setiap ornamen pada learning table, serta belajar mengenal suara dari setiap bunyi yang keluar dari mainan tersebut.

Baca Juga: 7 Cara Menumbuhkan Rasa Empati Anak melalui Permainan

9. Flash card

Flash card adalah mainan edukasi supaya anak-anak di umur 1 tahun bisa mulai belajar angka dan haruf. Bermain flashcard juga bisa jadi kesempatan yang bagus untuk Ibu mengajarkan si Kecil nama-nama benda yang ada di sekitarnya.

Bermain dengan flash card dapat membantu stimulasi otak anak dan merangsang daya ingat si Kecil. Jadi, Ibu bisa latih kemampuan berpikirnya dengan menunjukkan gambar pada flashcard, sebutkan definisinya, lalu tanya kembali pada si Kecil apa yang ia lihat dari kartu tersebut. Dengan begini, ia tidak hanya akan memiliki ingatan yang kuat tapi perbendaharaan kosa kata anak juga semakin bayak

Butuh inspirasi tema flashcard lainnya untuk si Kecil? Bebeclub punya koleksi flashcard eksklusif untuk menemani si Kecil belajar di rumah yang bisa Ibu cek selengkapnya di sini

10. Pop it

Mainan edukasi anak 1 tahun yang satu ini belakangan cukup viral, lho! Ibu mungkin juga sudah pernah melihatnya sesekali di sosial media.

Pop it adalah mainan berbahan silikon dengan tekstur timbul yang bisa ditekan atau dipencet ke dalam, sehingga namanya “pop it”.

Sekilas mungkin mainan pop-it terlihat biasa saja, tapi ternyata ada sisi edukasi yang bisa didapat anak Ibu di usia 1 tahun ini. Kira-kira, apa saja ya, Bu?

Dengan bermain pop it, anak bisa melatih fokusnya lebih lama karena dengan menekan bagian-bagian yang timbul tadi sampai habis. Setelah semuanya habis, Ibu bisa berikan pujian untuknya, misalkan dengan berkata “Wah, Adik hebat ya! Semua bola-bolanya sudah kempes!” supaya si Kecil merasa senang karena sukses menyelesaikan “misi” nya.

Menariknya lagi, mainan ini bisa menjadi salah satu cara yang ampuh untuk mengalihkan perhatian anak yang sedang rewel untuk membuat mood si Kecil kembali ceria.

Gerakan menekan dari telunjuk jemarinya yang dilakukan berulang-ulang pun akan bantu mempertajam skill motorik halus anak.

Mainan Edukasi untuk Anak 1 Tahun yang Bisa Ibu Buat Sendiri di Rumah

Nah supaya koleksi mainan anak juga semakin variatif, Ibu sebetulnya bisa juga lho memanfaatkan barang yang tidak terpakai di rumah untuk disulap menjadi mainan anak-anak.

Apa saja, ya, mainan yang bisa Ibu buat sendiri? Yuk, intip inspirasinya di bawah ini!

1. Pop it dari Bubble Wrap
 

Ingin beyond creative, Bu? Ibu bisa membuat sendiri pop it dari bubble wrap baru atau bekas, lho!

Mainan buatan sendiri ini tak hanya bisa membentuk akal kreatif si Kecil, tapi juga sekaligus mengajarkannya recycle barang bekas menjadi mainan yang edukatif.

Cara membuat pop it bubble wrap mudah, kok. Ibu hanya perlu 1 atau 2 lembar bubble wrap, cuci bersih dan lap, lalu warnai dengan cat air atau spidol permanen. Untuk memainkannya, si Kecil cukup meletuskan bubble-bubble tersebut dengan jari jemarinya sampai habis.

Nah supaya kemampuan kognitifnya juga ikut makin terasah, Ibu bisa minta si Kecil meletuskan warna bubble tertentu. Misalnya, “Kak, coba tunjukin Ibu mana bubble yang warna biru?”

Setelah ia menunjukkan mana bubble yang berwarna biru, Ibu bisa berikan instruksi sederhana, misalkan “Coba pencet 5 bubble biru, ya!”

2. DIY tas sensory play

Permainan sensory play adalah salah satu jenis mainan edukasi yang bagus untuk keterampilan sensorik anak 1 tahun, Bu.

Bermain sensory play mengenalkan si Kecil tekstur, rasa, dan aroma. Dengan bermain sensory play, si Kecil juga dapat menyalurkan rasa bosan atau resah hingga membuatnya lebih tenang.

Cara membuat tas sensory play buatan sendiri ini sangatlah mudah. Ibu hanya perlu kantong ziplock, gel rambut, macam-macam mainan plastik, dan karet.

Masukkan semua mainan dan gel rambut ke dalam kantong ziplock, lalu tutup rapat. Minta si Kecil untuk meraba, memencet, meremas, dan menekan-nekan tas plastik itu untuk melatih inderanya. 

3. DIY memancing karet

Mainan edukasi 1 tahun buatan sendiri ini seru untuk dimainkan bersama-sama, lho!

Untuk membuatnya, Ibu hanya memerlukan 4 bahan yang mudah didapat yaitu beberapa karet gelang, 2 wadah plastik, dan sumpit.

Jika semua bahan sudah siap, isi 1 wadah dengan air secukupnya, lalu masukkan beberapa karet gelang hingga terendam secara menyeluruh. 

Sementara untuk memainkannya, minta si Kecil memancing karet gelang dengan mengambilnya menggunakan 1 buah sumpit yang dikaitkan ke dalam lingkaran karet, kemudian angkat dan pindahkan ke wadah kosong lain.

4. DIY bowling

Memperkenalkan si Kecil dengan olahraga bowling, kini bisa Ibu lakukan di rumah. Ya, Ibu bisa membuat mainan set bowling ini sendiri, hanya dengan menyiapkan botol minum plastik berukuran 1,5 liter, cat warna-warni, dan bola karet.

Warnai semua botol dengan warna berbeda. Cat bagian dalam botol agar aman untuk Si Kecil. Selain bisa bermain bowling, si Kecil juga dapat mengenal warna sekaligus berolahraga melalui mainan edukasi 1 tahun buatan sendiri ini.

Baca Juga: 5 Alasan Pentingnya Mengasah Kreativitas Anak Usia Dini, Bisa Membuat Perilakunya Jadi Lebih Baik

Seperti itulah rekomendasi mainan edukasi anak 1 tahun yang bisa menjadi inspirasi Ibu memilih mainan untuk si Kecil. Ingat, jangan sampai salah memilihkan mainan untuk anak ya, Bu. Sebab, apa yang si Kecil mainkan sehari-hari akan sangat berpengaruh pada tumbuh kembang kognitif serta keterampilan sosial dan emosionalnya. 

Nah sebagai selingan di kala bermain, Ibu bisa berikan si Kecil segelas susu Bebelac 3 untuk mengoptimalkan asupan nutrisinya (happy tummy). Susu Bebelac 3 GroGreat+ dilengkapi dengan Triple A (DHA, LA & ALA), FOS:GOS 1:9, minyak ikan yang lebih tinggi, juga 14 vitamin dan 9 mineral lain yang penting untuk dukung si Kecil tumbuh hebat!

Dengan asupan nutrisi optimal dari makanan dan susu Bebelac, disertai stimulasi yang tepat, dapat mendukung daya pikir si Kecil untuk mengembangkan akal kreatif (happy brain) dan menjaga suasana hatinya tetap gembira (happy heart) yang akan membantu proses tumbuh kembangnya selama bermain dan belajar di rumah.

Tertarik mencoba? Jangan lupa mendaftar jadi member Bebeclub untuk menikmati promo dan fitur menarik lainnya ya, Bu!


Sumber:

  1. Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/why-sensory-play-is-important-2086510. Diakses pada 22 Juli 2022.




 



 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait