Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Wajib Disiapkan

Perasaan senang dan semangat menanti kehadiran si Kecil tak ayal bisa membuat calon Ibu lupa diri. Rasanya, semua perlengkapan bayi baru...

Ditulis oleh : Tim Penulis

Ditinjau oleh : Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK

4 min
11 Jun 2024
Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK


Perasaan senang dan semangat menanti kehadiran si Kecil tak ayal bisa membuat calon Ibu lupa diri. Rasanya, semua perlengkapan bayi baru lahir ingin dibeli dan dilengkapi saat itu juga untuk menyambut si Kecil. Tenang, ya Bu. Tidak usah kalap belanja, Karena masih banyak waktu kok untuk memanjakan dan memenuhi kebutuhan bayi saat si Kecil sudah lahir nanti. Untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu, lebih baik utamakan perlengkapan dasar dulu.

Yuk, cari tahu perlengkapan apa yang perlu siap-siap dimiliki sejak sebelum bayi lahir dan bagaimana tips belanja hematnya!

Kapan Sebaiknya Ibu Mulai Beli Perlengkapan Bayi?

Sebenarnya tidak ada waktu yang tepat atau pun salah untuk mulai membeli perlengkapan bayi. Sah-sah saja untuk membuat daftar belanja sedari trimester pertama dan mulai menyicil membelinya sepanjang usia kehamilan Ibu. Atau, Ibu bisa menabung dulu dan membelinya beberapa minggu mendekati hari-H persalinan sebagai salah satu cara “me-time” sebelum melahirkan.

Satu-satunya saat "terlambat" untuk membeli perlengkapan bayi yang penting adalah setelah bayi sudah lahir. Sebagian besar bayi lahir antara 37 dan 41 minggu kehamilan. Jadi, idealnya, Ibu harus memiliki semua barang penting yang dibutuhkan pada minggu ke-35. 

Masalah yang juga kerap muncul adalah kebanyakan calon Ibu malah terburu-buru berbelanja. Jika Ibu mengikuti hasrat belanja tersebut, dapat dipastikan biaya yang dikeluarkan akan membengkak dan mungkin justru banyak barang-barang tidak penting yang mungkin akhirnya jarang atau tidak terpakai sama sekali. Maka itu, Ibu sebaiknya memiliki perencanaan yang lebih matang.

Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Harus Dibeli

Agar tidak bingung apa-apa saja yang harus dibeli, Ibu bisa contek inspirasinya dari list berikut yang dibagi menjadi beberapa kategori:

1. Baju Bayi

Saat belanja ke toko perlengkapan bayi, Ibu akan melihat sangat banyak baju imut dan lucu. Jangan langsung tergoda untuk membeli semua ya, Bu. Bayi Ibu akan cepat tumbuh besar dan berganti ukuran pakaian. Beli saja secukupnya sesuai kebutuhan.

Berikut daftar baju bayi yang paling basic dan penting dimiliki sebelum si Kecil lahir:

  • 6-8 buah onesies (pakaian terusan), dengan karet pada bagian pergelangan kaki atau penutup kaki.

  • 6 buah setelan piyama tidur (agar lebih mudah saat mengganti popok tengah malam).

  • 6 buah pakaian dalam (singlet bayi).

  • 2-4 pasang celana panjang.

  • Baju hangat dari serat alami, seperti wool/ merino. Tapi hindari motif dengan banyak lubang, khawatir jari kecil bayi baru Ibu akan tersangkut.

  • Selimut, wool atau katun.

  • 6 buah kaus kaki atau sepatu kain bayi.

  • 1-2 topi rajut untuk salin.

  • Kaus tangan, berjaga-jaga jika kuku si kecil tajam.

List ini hanya panduan umum. Bayi yang baru lahir umumnya sering gonta-ganti baju karena ia akan sering mengalami gumoh atau mengeces. Jadi, Ibu bisa sesuaikan lagi jumlah pakaian yang Ibu butuhkan.

Yang paling penting, saat berbelanja pakaian untuk bayi baru lahir, perhatikan keamanannya. Misalnya, hindari aksesori yang berisiko mencekik atau bahaya tersedak seperti kancing, pita, dan tali.

2. Popok

Bayi baru lahir bisa menghabiskan hingga selusin popok sehari. Jadi, Ibu harus menyediakan stok popok yang memadai serta peralatan gantinya. Berikut adalah perlengkapan popok yang Ibu butuhkan untuk bayi baru lahir:

  • Popok (10-12 buah per hari), baik popok bahan atau popok sekali pakai.

  • Ember khusus untuk merendam dan mencuci popok.

  • Kain penyerap popok khusus untuk diselipkan di sisi dalam popok kain, agar kulit bayi tetap kering dan lebih mudah membersihkannya.

  • Perlak alas (anti bocor, mudah dibersihkan).

  • Tas popok.

  • Meja ganti popok (setinggi pinggang).

  • Tisu basah (bebas alkohol dan parfum).

  • Lampu malam dengan watt rendah, agar tidak mengganggu tidur bayi namun cukup terang untuk mengganti popok saat tengah malam.

  • Keranjang baju kotor.

Pastikan bahwa Ibu membeli ukuran popok yang tepat, biasanya ditentukan berdasarkan berat badan bayi, bukan usianya.

Saat membeli stok popok, pertimbangkan juga untuk sediakan dua paket popok sekali pakai atau popok kain yang cukup untuk setidaknya dua hari. Ibu mungkin juga sebaiknya berinvestasi menyimpan ukuran popok tahapan selanjutnya, karena Ibu pada akhirnya akan membutuhkannya.

Baca Juga: Tips Menyusun Rutinitas untuk Bayi Baru Lahir 

3. Peralatan Menyusui

Berikut adalah berbagai perlengkapan yang bisa Ibu persiapkan agar nyaman meng-ASI-hi si Kecil sampai minimal 6 bulan ke depan:

  • Satu pak handuk/ kain kecil untuk tadah air liur atau muntah bayi. Tujuannya agar baju Ibu tak cepat kotor.

  • Bra menyusui.

  • Bantalan payudara (nursing pads, dari bahan kain atau disposable).

  • Bantal menyusui (banyak pilihan model tersedia di toko perlengkapan bayi).

  • 4-6 buah celemek menyusui.

  • Krim puting payudara.

  • Peralatan pompa ASI, termasuk plastik/wadah steril penyimpan ASI, steriliser.

4. Perlengkapan Tidur

  • Boks tidur bayi.

  • Kasur dengan ukuran sesuai boks bayi agar aman dan nyaman.

  • Selimut tidur.

  • Kelambu.

  • Sprei kasur bayi pilih yang terbuat dari bahan katun.

  • Bantal khusus bayi. Untuk bayi baru lahir, sebaiknya tidak usah gunakan bantal dulu saat tidur agar posisi tulang punggungnya lurus. Tapi, tidak apa untuk berinvestasi.

  • Bassinet, terutama untuk bepergian.

  • Baby monitor (opsional).

  • Termometer.

  • Lampu tidur untuk membantu aktivitas menyusui dan mengganti popok di malam hari.

5. Perlengkapan Bepergian

  • Car Seat Bayi (dengan penyangga kepala untuk bayi baru lahir).

  • Kereta dorong bayi.

  • Kain gendongan (sangat berguna untuk menenangkan bayi yang rewel).

  • Gendongan depan.

  • Tas bayi.

6. Peralatan Mandi

  • Bak mandi bayi

  • Penyangga punggung bayi, hanya dipakai untuk mandi bayi baru lahir, atau cukup gunakan gulungan handuk sebagai penggantinya.

  • Sabun bayi dengan pH 5.5 untuk menghindari iritasi.

  • Krim pelembab / anti ruam popok (untuk area pantat bayi).

  • Waslap atau handuk kecil lembut.

  • 2-4 buah handuk mandi (lebih baik bila lengkap dengan penutup kepala agar mudah membungkus bayi sehabis mandi).

  • Baby oil untuk memijat bayi, utamakan minyak organik tanpa parfum, seperti minyal almond.

Baca Juga: Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Perlu Ibu Ketahui 

Cara Hemat Belanja Perlengkapan Bayi

Tanyakan pada teman atau kerabat yang lebih berpengalaman tentang rekomendasi tempat belanja keperluan bayi baru lahir yang lengkap dan murah. 

Memanfaatkan momen sale atau bazar untuk belanja perlengkapan bayi juga sebuah langkah cerdas. Bahkan, saat ini terdapat penyedia jasa penjualan perlengkapan bayi bekas yang masih bagus dan sangat layak pakai. Tetapi, ingat, ada beberapa barang penting yang tidak boleh Ibu beli bekas, contohnya adalah car seat.

Ingat, barang murah tidak selalu buruk dan tak aman. Kuncinya adalah Ibu harus ekstra cermat dan teliti memeriksa kondisi barang sebelum membeli. Perhatikan beberapa hal penting, seperti bahan dasar pembuatan barang, cat anti-toxoid, atau pilihan bahan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat (karena kita hidup di negara tropis). 

Jika ada rencana menggelar baby shower dengan keluarga dan teman-teman, Ibu juga boleh, lho, membuat list kado yang diharapkan sehingga menghindari membeli barang yang sama dua kali. Tidak usah malu, Bu! sebenarnya sangat wajar jika Ibu meminta kado perlengkapan tertentu untuk bayi baru lahir dari orang-orang terdekat, contohnya dari kakek & nenek, adik, atau sahabat dekat. Seringkali, mereka justru senang jika kado yang mereka berikan sesuai kebutuhan dan keinginan Ibu.

Keluarga dan sahabat terdekat Ibu juga mungkin dapat “mewariskan” beberapa perlengkapan bayi yang sudah tidak dipakai untuk membantu Ibu menghemat banyak. Seringkali, mereka justru senang jika kado yang mereka berikan sesuai kebutuhan dan keinginan Ibu.

Bagaimana, sudah siap belanja kebutuhan si Kecil? Di samping persiapan melahirkan, jangan lupa juga kunjungi Bebe Journey sebagai panduan untuk Ibu Hebat mengawali semua kehebatan si Kecil. Di sini, Ibu bisa cek milestone bulanan si Kecil apakah sudah sesuai dengan usianya atau belum, koleksi resep MPASI, juga mengecek grafik pertumbuhan sampai reminder jadwal vaksin. Gratis!

 

Temukan Topik Lainnya

Referensi

  1. Fernandes, R. (2022, January 20). When to Start Buying Baby Stuff - the Right Timeline to Know. FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/when-to-start-buying-baby-stuff-the-right-timeline-to-know/
  2. Newborn Essentials for Your Baby’s First 6 Weeks. Parents. https://www.parents.com/baby/gear/registries-buying-guides/essential-baby-gear/
  3. Evans, S. (2022, February 4). When Should You Start Buying Baby Stuff? – The Conscious Parent. The Conscious Parent. https://theconsciousparent.co.uk/when-buy-baby-stuff/


Artikel Terkait