Pijat ILU: Cara Melakukan, Manfaat untuk Bayi, dan Waktu yang Tepat Memijatnya
Pijat ILU adalah teknik pijat perut bayi dengan gerakan huruf I, L, dan U. Gerakannya mengikuti jalur usus besar untuk membantu mengeluarkan gas.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 11 Agustus 2023
Diperbarui: 07 Oktober 2026
Pijat I Love You (ILU) merupakan pijatan lembut pada perut bayi yang dapat membantu meredakan kembung, kolik, dan kesulitan BAB. Pijatan dilakukan dengan membentuk huruf I, L, dan U pada perut bayi secara perlahan. Sebelum memijat, pastikan tangan dan minyak telon atau baby oil dalam kondisi hangat agar si Kecil tetap nyaman.
Apa Itu Pijat ILU?
Pijat ILU (I Love You) adalah teknik pijat lembut pada area perut bayi dengan gerakan tangan yang membentuk huruf I, L, dan U.
Nama “I Love You” berasal dari pola gerakan tersebut yang secara anatomi searah dengan jalur pergerakan usus besar dan dilakukan secara berurutan untuk memberikan stimulasi melalui sentuhan lembut pada perut si Kecil.
Pijat dapat menjadi bagian dari stimulasi dan perawatan bayi, tetapi bukan pengganti penanganan medis ketika si Kecil mengalami keluhan kesehatan.
Pijat ILU untuk Bayi Usia Berapa?
Pijat perut ILU dapat dilakukan pada bayi setelah beberapa minggu pertama kelahiran, dengan teknik dan tekanan yang disesuaikan dengan usia serta kondisi si Kecil.
Gunakan sentuhan lembut dan lakukan saat bayi tenang, nyaman, dan terjaga. Hindari pijat saat bayi sakit, demam, lapar, menangis, atau baru selesai menyusu.
Jika bayi lahir prematur atau memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu.
Cara Melakukan Pijat ILU pada Bayi
Jika Ibu ingin coba melakukan pijat pada bayi di rumah, berikut beberapa cara yang perlu diperhatikan.
1. Persiapkan Bayi dan Area Pijat
Pilih tempat yang hangat, tenang, dan nyaman agar si Kecil lebih rileks. Pastikan bayi dalam kondisi tenang dan tidak lapar.
Cuci tangan Ibu, pastikan kuku pendek, lalu gunakan sedikit minyak yang aman untuk kulit bayi jika diperlukan.
2. Buat Gerakan Huruf “I”
Letakkan tangan di bagian kiri atas perut bayi, lalu usapkan secara perlahan ke arah bawah dan tetap pada sisi kiri perut bayi.
Lakukan dengan tekanan yang sangat lembut dan hentikan jika bayi menunjukkan tanda tidak nyaman.
3. Buat Gerakan Huruf “L”
Usapkan tangan dari bagian kanan atas perut bayi ke arah kiri, lalu lanjutkan ke bawah pada sisi kiri perut bayi.
Lakukan perlahan dengan mengikuti jalur usus dan tanpa memberikan tekanan berlebihan.
4. Buat Gerakan Huruf “U”
Usapkan tangan membentuk pola huruf U. Mulai gerakan dari sisi kanan bawah perut bayi, bergerak ke atas, melintasi bagian atas perut, lalu turun ke sisi kiri perut bayi.
Pastikan gerakannya perlahan dan tekanannya tetap ringan ya, Bu.
5. Akhiri dengan Gerakan Lembut
Akhiri pijatan dengan mengusap perut bayi secara perlahan. Jika si Kecil tetap nyaman, pijat dapat dilanjutkan dengan gerakan bicycle kick secara lembut.
Tidak perlu terpaku pada jumlah gerakan tertentu. Ibu perlu menyesuaikan dengan respons dan kenyamanan bayi.
Baca Juga: Bayi Susah BAB & Sering Kentut: Penyebab + Solusi
Manfaat Pijat ILU untuk Bayi
Jika dilakukan secara rutin dan benar, pijat bayi menawarkan berbagai manfaat untuk kenyamanan dan kesehatan pencernaan si Kecil. Simak daftarnya di bawah ini, Bu.
1. Membantu Bayi Lebih Nyaman Saat Kembung
Pijat perut ILU dapat menjadi salah satu cara memberikan stimulasi lembut pada perut bayi saat si Kecil mengalami kembung.
Sentuhan dan gerakan pijat yang dilakukan dengan nyaman dapat membantu memberikan rasa nyaman pada perut.
2. Membantu Merangsang Gerakan Usus
Gerakan pijat I Love You mengikuti jalur alami usus besar dan memberikan stimulasi lembut pada area perut.
The Turkish Journal of Pediatrics (2025) menjelaskan bahwa pijatan pada perut si Kecil berpotensi merangsang gerakan peristaltik usus dan mengurangi ketegangan otot perut.
3. Membantu Bayi yang Susah BAB
Pijat ILU untuk bayi susah BAB dapat menjadi salah satu stimulasi lembut yang dicoba saat ia mengalami ketidaknyamanan akibat konstipasi ringan.
Jangan lupa, Ibu tetap perlu memberikan asupan sesuai kebutuhan dan usia bayi. Jika sembelit menetap atau tidak membaik dengan perawatan di rumah, konsultasikan dengan dokter.
Selain memantau kesehatan si Kecil secara keseluruhan, penting juga memperhatikan kondisi pencernaannya. Gunakan AI Poop Tracker dari Bebeclub untuk membantu mengenali kondisi pup si Kecil. Cukup upload foto pup di atas popok atau toilet dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik. Ibu juga dapat mengakses fitur ini melalui Aplikasi Bebeclub Mobile.
4. Membantu Bayi Lebih Rileks
Sentuhan lembut saat pijat dapat membantu bayi merasa lebih nyaman dan rileks. Pijat bisa menjadi bagian dari momen perawatan yang menyenangkan selama si Kecil merasa nyaman.
5. Mendukung Bonding Ibu dan Bayi
Rutinitas pijat bisa menjadi momen berkualitas bagi Ibu dan si Kecil melalui sentuhan yang hangat. Interaksi ini membantu mempererat kedekatan sehari-hari.
Sentuhan yang responsif juga mendukung mother-infant interaction dan membantu membangun ikatan emosional antara ibu dan bayi.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Pijat ILU?
Pijat perut ILU sebaiknya dilakukan saat bayi dalam kondisi tenang, terjaga, dan tidak terlalu mengantuk.
Hindari memijat saat si Kecil lapar, sedang menangis kencang, atau baru selesai menyusu. Berikan jeda setelah menyusu sebelum melakukan pijat.
Pijat juga bisa dilakukan sebagai bagian dari rutinitas sebelum tidur selama bayi masih terjaga dan merasa nyaman.
Berapa Lama Durasi Pijat ILU?
Pijat ILU dapat dilakukan sekitar 5–15 menit per sesi. Namun, durasinya tidak perlu dipaksakan dan sebaiknya disesuaikan dengan respons si Kecil.
Hentikan pijatan jika bayi mulai menangis, gelisah, atau menunjukkan tanda tidak nyaman ya, Bu.
Bolehkah Pijat ILU Dilakukan Setiap Hari?
Pijat perut dengan gerakan khas ini dapat dilakukan sebagai bagian dari rutinitas harian selama si Kecil menikmatinya dan tidak ada kondisi yang membuat pijat perlu dihindari.
Namun, Ibu tidak perlu memaksakan frekuensi tertentu saat bayi sedang tidak nyaman.
Yang terpenting adalah sentuhan dilakukan dengan lembut dan mengikuti respons bayi.
Baca Juga: Tanda Bayi Sakit Perut: 6 Ciri + Cara Mengatasi
Bolehkah Pijat ILU Saat Bayi Tidur?
Sebaiknya pijat tidak dilakukan saat bayi sudah tertidur. Pijat dapat dilakukan ketika si Kecil terjaga, tenang, dan responsif terhadap sentuhan.
Jika ingin menjadikannya bagian dari rutinitas sebelum tidur, lakukan pijat sebelum bayi benar-benar tertidur.
Kapan Bayi Tidak Boleh Dipijat?
Pijat bayi sebaiknya ditunda jika si Kecil mengalami kondisi di bawah ini.
- Sedang demam atau sakit, terutama jika bayi tampak sangat lemas atau tidak seperti biasanya.
- Ada luka, ruam, atau iritasi pada area yang akan dipijat.
- Perut tampak membesar atau terasa keras.
- Menangis atau tampak kesakitan saat perut disentuh.
- Muntah berulang atau mengalami gejala lain yang mengkhawatirkan.
Jika si Kecil mengalami kondisi tersebut, sebaiknya tunda pijat dan konsultasikan dengan dokter untuk memastikan kondisi bayi aman.
Jika Bayi Susah BAB, Kapan Harus ke Dokter?
Pijat perut dengan gerakan khas ini dapat menjadi bagian dari perawatan pendukung saat bayi susah BAB, tetapi bukan pengganti pemeriksaan dan penanganan medis.
Segera konsultasikan dengan dokter jika bayi mengalami kondisi-kondisi berikut ini.
- BAB sangat keras dan menyakitkan.
- Ada darah pada feses.
- Perut tampak membesar atau terasa keras.
- Muntah, terutama jika berulang.
- Tidak mau menyusu atau makan, atau tampak sangat lemas.
- Sembelit berlangsung lama atau sering berulang, terutama jika tidak membaik dengan perawatan di rumah.
Baca Juga: Sembelit Anak: 13 Cara Mengatasi Sebelum ke Dokter
Tips Agar Pijat ILU Aman dan Nyaman
Agar pijat tetap aman dan nyaman untuk si Kecil, perhatikan beberapa tips di bawah ini.
- Cuci dan hangatkan tangan sebelum memijat.
- Pijat dengan tekanan lembut dan perhatikan respons si Kecil.
- Hindari menekan pusar terlalu kuat, terutama pada area perut.
- Beri jeda setelah menyusu sebelum memijat.
- Pilih waktu saat bayi tenang dan terjaga, bukan ketika menangis atau menolak disentuh.
- Hentikan pijatan jika bayi tampak kesakitan atau tidak nyaman.
- Gunakan minyak atau losion yang aman untuk bayi dan lakukan uji tempel terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada reaksi alergi. Hindari produk oles yang mengandung pewangi atau essential oil.
Itulah informasi lengkap seputar pijat I Love You, cara melakukan, hingga hal yang perlu diperhatikan. Semoga si Kecil tetap sehat dan ceria ya, Bu!
Agar si Kecil tetap aktif beraktivitas setiap hari, dukung kesehatannya dengan informasi yang tepat dan terpercaya. Bergabunglah sebagai member Bebeclub untuk mendapatkan berbagai panduan kesehatan anak dari para ahli.
_IFFO_MICROMOMENT.png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
