Manfaat Pijat ILU pada Bayi, Cara Melakukan, dan Waktu Ideal Memijatnya
Pijat ILU adalah teknik pijat perut bayi dengan gerakan huruf I, L, dan U. Gerakannya mengikuti jalur usus besar untuk membantu mengeluarkan gas.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 11 Agustus 2023
Diperbarui: 09 September 2026
Pijat ILU adalah teknik pijat perut bayi dengan gerakan membentuk huruf I, L, dan U mengikuti jalur usus besar. Teknik ini membantu mengeluarkan gas, melancarkan gerakan usus, serta meredakan kembung, kolik, dan sembelit.
Apa Itu Pijat ILU pada Bayi?
Pijat ILU (I Love You) adalah teknik pijat perut bayi dengan gerakan tangan membentuk huruf I, L, dan U. Gerakan ini mengikuti anatomi dan jalur alami usus besar bayi.
Urutan gerakan dimulai dari huruf I, lalu L, kemudian U. Pola ini dirancang untuk membantu merangsang gerakan usus agar pencernaan bekerja lebih optimal.
Pijatan lembut pada perut juga bantu mengeluarkan gas yang terperangkap di dalam usus. Karena itu, bayi bisa lebih mudah kentut atau BAB dan merasa lebih lega.
Selain mendukung sistem pencernaan, pijat bayi ini juga membuat si Kecil lebih rileks. Sentuhan lembut saat pijat dapat memberikan rasa nyaman sekaligus menenangkan bayi.
Persiapan Sebelum Memijat Bayi
Sebelum melakukan cara pijat ILU pada bayi, persiapan yang tepat sebelum memijat diperlukan. Hal ini bantu memastikan bayi merasa nyaman dan pijatan berjalan efektif.
Berikut hal-hal yang perlu disiapkan:
- Hangatkan tangan dengan menggosok kedua telapak tangan sebelum mulai memijat.
- Gunakan baby oil atau minyak kelapa agar pijatan lebih halus di kulit bayi.
- Baringkan bayi telentang di permukaan yang datar, lembut, dan aman.
- Pastikan bayi tenang, tidak lapar, mengantuk, atau sedang menangis.
Baca Juga: Baby Spa: 15 Manfaat + Panduan Melakukan
Cara Pijat ILU pada Bayi yang Benar
Lakukan setiap gerakan sebanyak 10 kali dengan tekanan ringan dan gerakan yang perlahan dan konsisten sebagai cara pijat ILU pada bayi.
- Pijat I Love You dimulai dengan gerakan huruf I. Usap lembut dari bawah tulang rusuk kiri bayi ke arah pinggul kiri membentuk garis lurus, lalu ulangi bergantian dengan kedua tangan.
- Lanjutkan dengan gerakan huruf L. Usap dari bawah tulang rusuk kanan ke arah kiri di bagian atas perut, kemudian turun ke pinggul kiri hingga membentuk huruf L terbalik.
- Setelah itu, lakukan gerakan huruf U. Mulai dari pinggul kanan bawah, usap ke atas sisi kanan perut, melintang ke kiri, lalu turun ke pinggul kiri membentuk huruf U terbalik.
- Terakhir, pijat seluruh perut bayi dengan gerakan memutar searah jarum jam beberapa kali. Sebagai pelengkap, gerakkan kedua kaki bayi seperti mengayuh sepeda untuk membantu mengeluarkan sisa gas.
Manfaat Pijat ILU pada Bayi
Jika dilakukan secara rutin dan benar, pijat ILU menawarkan berbagai manfaat untuk kenyamanan dan kesehatan pencernaan si Kecil.
1. Membantu Meredakan Perut Kembung
Pijat ILU untuk bayi kembung membantu meredakan gas yang terperangkap di dalam usus. Gerakannya mengikuti jalur usus besar agar gas lebih mudah keluar.
Perut kembung terjadi ketika gas menumpuk dan sulit dikeluarkan. Kondisi ini bisa membuat perut bayi tampak membulat dan terasa tidak nyaman.
Ibu dapat mencoba pijatan ini saat bayi sering menarik kaki ke arah perut, rewel, atau menunjukkan tanda-tanda perut kembung.
2. Membantu Bayi yang Susah BAB atau Sembelit
Pijat ILU untuk bayi susah BAB atau sembelit diperlukan untuk merangsang gerakan alami usus. Gerakan ini bantu mendorong feses agar lebih mudah keluar.
Saat gerakan usus lebih lancar, makanan dan sisa pencernaan dapat bergerak menuju anus dengan lebih baik. Akibatnya, bayi jadi lebih mudah BAB.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pijat perut dapat meningkatkan frekuensi BAB serta membantu mengurangi gejala sembelit fungsional pada bayi dan anak.
3. Membantu Mengurangi Kolik dan Gas Berlebih
Pijat ILU dilakukan mengikuti jalur usus besar untuk membantu mendorong keluarnya gas dari saluran pencernaan dan memberikan rasa nyaman pada bayi.
Beberapa panduan pijat bayi menyebut teknik ini dapat membantu meredakan kolik atau konstipasi. Namun, bukti ilmiah yang mendukung manfaat tersebut masih terbatas.
Dukung kesehatan pencernaan si Kecil dengan pemantauan yang lebih mudah. Gunakan AI Poop Tracker dari Bebeclub untuk membantu mengenali kondisi pup si Kecil. Cukup upload foto pup di atas popoknya dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik. Ibu juga bisa mencoba fitur AI Poop Tracker di Aplikasi Bebeclub Mobile untuk bantu memantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan lebih mudah.
4. Membuat Bayi Lebih Rileks
Pijat dilakukan dengan gerakan lembut dan ritmis pada perut bayi. Teknik ini membantu meningkatkan kenyamanan, mengurangi gas, dan meredakan konstipasi.
Sentuhan selama pijat dapat memicu pelepasan hormon oksitosin pada ibu dan bayi. Hormon ini berkaitan dengan rasa tenang dan memperkuat ikatan emosional.
5. Membantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak
Meski penelitian khusus tentang pijat ILU masih terbatas, studi mengenai pijat bayi secara rutin dapat meningkatkan kualitas tidur bayi dan membantu menstabilkan pola tidur.
Pada pijat ini, bayi diduga tidur lebih nyenyak karena gas atau konstipasi berkurang. Perut yang lebih nyaman membuat bayi lebih rileks saat beristirahat.
6. Mempererat Bonding Orang Tua dan Bayi
Rutinitas pijat bisa menjadi momen berkualitas bagi Ibu dan si Kecil melalui sentuhan yang hangat. Interaksi ini membantu mempererat kedekatan sehari-hari.
Sentuhan yang responsif juga mendukung mother-infant interaction dan membantu membangun ikatan emosional antara ibu dan bayi.
Baca Juga: Bayi Susah BAB & Sering Kentut: Penyebab + Solusi
Berapa Lama Pijat ILU pada Bayi?
Durasi pijat ILU yang ideal adalah sekitar 5–10 menit per sesi. Waktu ini sudah cukup untuk merangsang pergerakan usus tanpa membuat bayi lelah atau tidak nyaman.
Tidak perlu memijat terlalu lama agar hasilnya lebih cepat. Yang terpenting adalah gerakan yang lembut, teratur, dan sesuai arah usus, serta segera hentikan jika bayi tampak tidak nyaman.
Pijat ILU pada Bayi Berapa Kali Sehari?
Pijat ILU dapat dilakukan secara rutin, misalnya 1–2 kali sehari. Terutama saat bayi tampak tidak nyaman karena kembung, kolik, atau sembelit.
Tidak ada batasan pasti mengenai frekuensinya. Selama bayi tampak nyaman dan menikmati proses pijat, teknik ini boleh dilakukan sesuai kebutuhan.
Namun, sebaiknya pijat ini tidak dilakukan langsung setelah menyusu. Beri jeda 30 menit sebelum melakukannya.
Kapan Waktu Terbaik Melakukan Pijat ILU?
Pijat ILU sebaiknya dilakukan saat bayi dalam beberapa kondisi, seperti:
- tenang
- terjaga
- tidak lapar
- tidak langsung setelah bayi menyusu atau makan
Kondisi yang nyaman membantu bayi lebih rileks selama dipijat. Jika bayi sedang sakit, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum memijat.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Pijat ILU
Selain urutan gerakan, ada beberapa hal penting yang menentukan efektivitas dan keamanan pijat ILU.
1. Gunakan Tekanan yang Lembut
Gunakan bagian telapak jari, bukan ujung jari, agar tekanan saat memijat lebih lembut dan merata. Hindari menekan terlalu kuat karena bisa membuat bayi tidak nyaman dan otot perutnya menegang.
Mengingat perut bayi sangat sensitif, gunakan tekanan yang terasa nyaman saat Ibu mencobanya sendiri di perut. Dengan begitu, pijatan tetap aman dan efektif.
2. Jangan Memijat Saat Bayi Menolak
Jika bayi memalingkan kepala, mendorong tangan Ibu, mengencangkan otot perut, atau menangis saat dipijat, hentikan sesi dan coba lagi di lain waktu.
Memaksakan pijat saat bayi menolak bisa membangun asosiasi negatif terhadap sentuhan.
3. Perhatikan Tanda Bayi Nyaman
Ciri bayi nyaman saat dipijat antara lain napas teratur, kontak mata dengan Ibu, tubuh rileks, serta ekspresi tenang atau tersenyum. Ini menandakan bayi menikmati pijatan.
Sebaliknya, hentikan pijatan jika bayi menangis, memalingkan wajah, menegangkan tubuh, atau mendorong tangan Ibu. Tanda-tanda ini menunjukkan bayi sedang tidak nyaman.
Kapan Bayi Perlu Dibawa ke Dokter?
Pijat ILU merupakan cara bantu yang aman untuk kembung dan sembelit ringan. Namun ada kondisi yang memerlukan evaluasi medis segera dan tidak bisa diatasi hanya dengan pijat.
Segera bawa ke dokter bila si Kecil mengalami kondisi di bawah ini:
- BAB berdarah
- Muntah berwarna hijau atau menyembur kuat
- Perut membuncit keras dan terasa tegang saat disentuh
- Demam
- Tidak BAB berhari-hari
- Bayi tampak lemas, tidak mau menyusu
Itulah informasi lengkap seputar pijat ILU (I Love You), cara melakukan, hingga hal yang perlu diperhatikan. Semoga si Kecil tetap sehat dan ceria ya, Bu!
Masalah pencernaan bisa memengaruhi kenyamanan si Kecil. Daftar sebagai member Bebeclub sekarang untuk akses lengkap ke panduan menjaga kesehatan saluran cerna anak yang terverifikasi ahli.

_IFFO_MICROMOMENT.png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
