MPASI 7 Bulan: Panduan Tekstur, Takaran, Jadwal, dan Menu Bayi
MPASI bayi 7 bulan perlu memiliki tekstur bubur kental, porsi bertahap, dan gizi seimbang. Ketahui jadwal makan, pilihan menu, snack, serta batas garam dan gula.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 01 Desember 2022
Diperbarui: 04 November 2026
MPASI 7 bulan umumnya diberikan 2–3 kali sehari dengan porsi awal 2–3 sendok makan, lalu ditingkatkan bertahap hingga sekitar ½ mangkuk berukuran 250 ml sesuai kemampuan dan nafsu makan bayi. Makanan sebaiknya bertekstur bubur kental atau lumat kasar, seperti bubur tim lembut, sementara ASI tetap diberikan sesuai kebutuhan.
Berapa Kali Bayi 7 Bulan Makan MPASI?
Bayi usia 7 bulan umumnya sudah bisa makan MPASI sebanyak 2–3 kali sehari, dengan tambahan 1–2 kali snack di antara waktu makannya.
Bunda tetap perlu memberikan ASI sesuai kebutuhan bayi karena ASI masih menjadi sumber nutrisi penting pada usia ini.
Atur waktu makan secara teratur, tetapi jangan terlalu kaku. Sesuaikan jadwal dengan tanda lapar dan kenyang si Kecil agar ia bisa belajar mengenali kebutuhan makannya sendiri.
Berapa Takaran MPASI 7 Bulan Sekali Makan?
Berikut panduan takaran MPASI 7 bulan sekali makan:
1. Mulai dari 2–3 Sendok Makan
Di awal pemberian MPASI, mulailah dengan 2-3 sendok makan terlebih dahulu,karena si Kecil masih dalam proses adaptasi dari ASI ke makanan padat.
2. Naik Bertahap hingga ½ Mangkuk 250 ml
Jika si Kecil mampu menghabiskan 2-3 sendok makan, Ibu bisa menaikkan porsinya secara bertahap hingga ½ mangkuk atau setara dengan 250 ml.
Namun, jangan memaksa si Kecil menghabiskan makanan dan ikuti kemampuan dan nafsu makan bayi ya, Bu. Targetnya bukan untuk menghabiskan makanan, namun untuk mengenalkan makanan pada bayi dan membuatnya mencintai proses makan.
Apa Tekstur MPASI 7 Bulan yang Tepat?
Tekstur MPASI 7 Bulan yang ideal adalah bubur kental/puree atau makanan yang dilumatkan (mashed). Tekstur MPASI dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan makan bayi.
IDAI mencantumkan usia 6–8 bulan dengan makanan yang dihaluskan dan tekstur bubur kental, kemudian meningkat bertahap.
“Jangan nunggu gigi penuh baru naik tekstur. Jangan nunggu gigi ada baru naik tekstur. Karena pada usia 8 bulan sampai 11 bulan yang berperan dalam hal ini adalah rahang, lidah bukan gigi,” ungkap Dr. dr. Titis Prawitasari, Sp.A, Subsp.NPM, dokter spesialis anak konsultan nutrisi dan penyakit metabolik anak dari RSCM.
Jadwal MPASI Bayi 7 Bulan
Ibu tak perlu bingung menyusun jadwal MPASI untuk si Kecil yang berusia 7 bulan, berikut panduan yang bisa diikuti:
|
Waktu |
Contoh Kegiatan |
|
Pagi |
ASI |
|
Pagi menjelang siang |
MPASI |
|
Menjelang siang |
ASI/snack sesuai kebutuhan |
|
Siang |
MPASI |
|
Sore |
ASI/snack bila diperlukan |
|
Sore/malam |
MPASI |
|
Malam |
ASI sesuai kebutuhan |
Jadwal ini hanya sebagai panduan. Ibu dapat menyesuaikannya dengan pola tidur, tanda lapar dan kenyang, serta rutinitas keluarga.
Baca Juga: Cara Menghangatkan MPASI yang Benar agar Tetap Aman dan Bernutrisi
Apa Saja Makanan untuk MPASI 7 Bulan?
Dalam menyajikan MPASI untuk bayi 7 bulan, pastikan setiap porsinya mengandung zat gizi lengkap mulai dari karbohidrat, protein, sayur, buah, lemak sehat, hingga asupan zat besi.
1. Karbohidrat
Karbohidrat berperan penting dalam mendukung aktivitas dan tumbuh kembang si Kecil. Karbohidrat merupakan sumber energi utama tubuh. Selain nasi, Ibu bisa berikan sumber karbohidrat yang berasal dari ubi, kentang, singkong, pasta, roti, dan oat.
2. Protein, Terutama Protein Hewani
Protein bermanfaat untuk membentuk sel, jaringan, otot, dan organ tubuh bayi, juga memaksimalkan tinggi badan si Kecil.
Daging, ayam, ikan, telur, adalah sumber protein hewani yang bisa diberikan secara bergantian setiap harinya. Sementara protein nabati bisa didapatkan dari tempe, tahu, kacang-kacangan.
3. Sayur dan Buah
Berikan beragam jenis sayur dan buah untuk MPASI bayi 7 bulan. Ibu bisa memberikan pisang, alpukat, pepaya, brokoli, bayam, hingga wortel.
Selain memperkenalkan variasi makanan, hal ini bertujuan agar si Kecil mendapat beragam mikronutrien yang dibutuhkan tubuh.
4. Lemak Tambahan
Selain karbohidrat dan protein, lemak juga berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang si Kecil.
Lemak tambahan berfungsi untuk mengoptimalkan fungsi sel tubuh dan perkembangan otak, saraf, dan mata si Kecil. Contoh asupan lemak tambahan yang bisa Ibu berikan adalah selai kacang, mentega tawar (unsalted butter), santan, dan minyak zaitun.
5. Makanan Sumber Zat Besi
Makanan tinggi zat besi penting untuk memaksimalkan fungsi kerja otak, serta mencegah risiko anemia pada bayi.
Berikan daging sapi, hati ayam, telur, ikan, bayam, brokoli, dan kale sebagai pilihan bahan makanan tinggi zat besi.
IDAI menekankan MPASI dengan komposisi gizi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein terutama hewani, lemak, buah dan sayur.
Selain memperhatikan asupan nutrisi, penting juga memantau respons pencernaan bayi. Gunakan AI Poop Tracker dari Bebeclub untuk membantu mengenali kondisi pup si Kecil. Cukup dengan upload foto pup di atas popoknya dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik. Ibu juga bisa mencoba fitur AI Poop Tracker di Aplikasi Bebeclub Mobile untuk bantu memantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan lebih mudah.
Apakah Bayi 7 Bulan Boleh Makan Snack?
Ibu boleh memberikan snack 1–2 kali sehari sesuai nafsu makan bayi. Akan tetapi, snack bukanlah pengganti makan utama.
Adapun snack yang bisa diberikan, yaitu:
- Buah yang dihaluskan (puree)
- Yoghurt plain/pasteurisasi tanpa gula tambahan
- Makanan lunak sesuai tekstur bayi
Baca Juga: 15 Camilan Bayi 7 Bulan: Enak & Mudah Dibuat
Makanan yang Sebaiknya Dihindari Bayi 7 Bulan
Memberikan variasi makanan memang dianjurkan. Namun, ada jenis makanan yang sebaiknya dihindari bayi 7 bulan, yaitu:
- Madu (boleh diberikan saat 1 tahun ke atas)
- Makanan dengan risiko tersedak seperti kacang utuh dan anggur utuh
- Potongan makanan yang keras
- Makanan mentah/tidak matang sempurna
- Makanan tinggi garam dan gula
- Ikan dengan kandungan merkuri tinggi (ikan hiu, marlin, pedang)
- Makanan/minuman dengan gula tambahan
- Makanan tinggi lemak jenuh seperti keripik, biskuit, dan kue
Tanda Bayi Siap Makan dan Aman Saat MPASI
Selain batas usia, Ibu juga perlu mengenali tanda bayi siap makan, yaitu:
1. Kepala dan Leher Sudah Dapat Tegak
Salah satu tanda kesiapan MPASI adalah kemampuan si Kecil mengontrol kepala dan leher dengan tegak. Jika kepala dan leher belum tegak, sebaiknya tunda pemberian MPASI karena si Kecil berisiko tersedak.
Kemampuan ini juga membantu si Kecil mempertahankan posisi makan yang stabil dan aman. Oleh karena itu, pastikan ia dapat menjaga kepalanya tetap tegak saat duduk sebelum mulai mengenalkan MPASI.
2. Dapat Duduk dengan Dukungan Sesuai Tahap Perkembangannya
Posisi tubuh juga menjadi salah satu tanda kesiapan si Kecil menerima MPASI. Ia perlu sudah bisa duduk, baik dengan dukungan maupun mandiri, agar proses makan lebih aman dan nyaman.
Kemampuan duduk dengan stabil membantu si Kecil mempertahankan posisi tubuh selama makan. Pastikan ia tidak mudah terkulai atau merosot agar proses menelan berlangsung lebih aman.
3. Menunjukkan Ketertarikan Terhadap Makanan
Ketertarikan terhadap makanan bisa menjadi salah satu tanda kesiapan MPASI. Ibu bisa mengamatinya saat si Kecil melihat orang lain makan, mencoba mengambil makanan, atau menunjukkan keinginan untuk disuapi.
Respons ini menunjukkan si Kecil mulai tertarik dengan aktivitas makan di sekitarnya. Namun, ketertarikan saja belum cukup untuk menandakan kesiapan MPASI, sehingga tetap perlu diperhatikan tanda kesiapan lainnya.
4. Mampu Menerima dan Menelan Makanan
Kemampuan membuka mulut dan menelan makanan merupakan salah satu tanda kesiapan MPASI. Jika si Kecil masih mendorong makanan keluar dengan lidah, hal ini bisa menjadi bagian dari proses belajar mengenal tekstur baru.
Seiring waktu, koordinasi lidah dan kemampuan menelan si Kecil akan berkembang melalui pengalaman makan. Ibu bisa terus mengenalkan makanan secara bertahap sambil memperhatikan respons dan kenyamanannya.
Baca Juga: Cara Menerapkan Feeding Rules IDAI agar Anak Makan Teratur
Kebutuhan gizi anak terus berkembang. Bergabung sebagai member Bebeclub untuk mendapatkan insight nutrisi, tips makan seimbang, dan edukasi berbasis ahli.
Ide Menu MPASI Bayi 7 Bulan
Berbagai ide menu MPASI 7 bulan bisa Ibu kreasikan dari bahan makanan di atas menjadi hidangan bergizi dan menarik, supata si Kecil semakin semangat makan.
|
Menu |
Karbohidrat |
Protein |
Sayur/Buah |
Lemak |
|
Bubur nasi ayam wortel |
Nasi |
Ayam |
Wortel |
Minyak |
|
Bubur ikan + kentang |
Kentang |
Ikan |
Brokoli |
Minyak |
|
Bubur nasi + telur + bayam |
Nasi |
Telur |
Bayam |
Minyak |
|
Bubur daging + labu |
Nasi |
Daging |
Labu |
Minyak |
|
Bubur ayam + tahu + brokoli |
Nasi |
Ayam + Tahu |
Brokoli |
Minyak |
1. Bubur Soto Ayam Santan
Resep bubur soto ayam santan ini dibuat untuk 3 porsi makan. Dalam satu porsi terkandung 96 kkal energi; 4,6 gr protein; dan 4,1 gr lemak.
Bahan-bahan:
- 60 gr (6 sdm) Nasi putih
- 45 gr (4.5 sdm) Daging ayam cincang
- 30 gr (1 buah kecil) Tahu
- 30 gr (3 sdm) Labu siam
- 15 gr (1.5 sdm) wortel
- 1 lembar Salam
- 1 batang Sereh
- 1 lembar Daun jeruk
- 5 gr (1 sdm) Minyak goreng
- 30 ml (3 sdm) Santan
- 300 ml Air kaldu ayam
Bumbu halus:
- 1 siung bawang merah
- 1 siung bawang putih
- 1 cm Kunyit
Cara membuat:
- Tumis bumbu halus sampai harum, masukan ayam cincang sampai berubah
- warna.
- Masukan air kaldu ayam, santan, salam, sereh dan daun jeruk masak sampai
- mendidih.
- Masukan nasi, tahu dan labu siam dan wortel yang sudah diiris kecil-kecil masak sampai semua bahan matang dan empuk.
- Haluskan sampai tekstur yang diinginkan.
- Sajikan selagi hangat
2. Bubur Hati Ayam Edamame
Hati ayam adalah bahan makanan bertekstur lembut yang kaya akan zat besi dan vitamin A. Selain itu, hati ayam (100 gram) juga mengandung 19 gram protein, 5 gram lemak, dan 130 kalori.
Bahan-bahan:
- 3 sdm nasi putih
- 1 potong hati ayam
- 15 gram brokoli
- 10 gram edamame
- 1 siung bawang putih (haluskan)
- 1 sdm unsalted butter atau margarin
Cara membuat:
- Kukus hati ayam sampai matang. Potong-potong. Sisihkan.
- Kukus brokoli dan edamame sampai empuk. Sisihkan.
- Panaskan wajan, lelehkan unsalted butter, lalu tumis bawang putih hingga halus.
- Tambahkan air, lalu masukkan nasi. Masak hingga teksturnya menjadi bubur.
- Masukkan brokoli, edamame, dan hati ayam. Masak sebentar.
- Haluskan hingga mencapai tekstur yang Ibu inginkan.
- Bubur hati ayam edamame siap disajikan selagi hangat.
Cara Menyimpan dan Menyiapkan MPASI 7 Bulan dengan Aman
Sistem imun bayi 7 bulan masih belum sempurna. Untuk itu, pastikan Ibu mengikuti panduan berikut saat menyimpan dan menyiapkan MPASI:
- Cuci tangan sebelum menyiapkan makanan.
- Memasak bahan makanan sampai matang.
- Hindari kontaminasi silang dengan memisahkan talenan bahan mentah dan matang.
- Gunakan peralatan masak dan makan yang bersih.
- Simpan makanan sesuai keamanan pangan.
- Jangan memberikan makanan yang sudah menunjukkan tanda kerusakan.
Meski perjalanan MPASI si Kecil tidak selalu mulus, tetap semangat membersamai proses makan si Kecil ya, Bu.
_IFFO_MICROMOMENT.png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
