MPASI Pertama Bayi 6 Bulan: Panduan Makanan, Porsi, dan Cara Memulainya
Bayi yang baru belajar makan harus diberikan menu lengkap dengan porsi mulai dari 1-2 sdm sekali makan. Pastikan tekstur makanan halus dan lembut agar mudah ditelan dan dicerna.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 02 Maret 2022
Diperbarui: 04 Juni 2026
MPASI pertama bayi adalah makanan pendamping ASI yang mulai diberikan di usia 6 bulan. Menurut IDAI, setelah usia 6 bulan, ASI sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan zat besi bayi dan cadangannya juga mulai menurun. Maka itu, bayi butuh tambahan zat besi dari MPASI untuk mendukung tumbuh kembangnya.
MPASI Pertama Bayi 6 Bulan Sebaiknya Apa?
MPASI pertama bayi 6 bulan harus diberikan dalam tekstur halus, seperti puree atau bubur, agar mudah ditelan dan tidak membuat bayi tersedak.
Makanan bertekstur halus tersebut juga cenderung mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang masih berkembang dan sedang belajar mengenal makanan padat.
MPASI pertama sebaiknya kaya zat besi, karena cadangan zat besi bayi mulai menurun di usia 6 bulan. Padahal, zat besi penting untuk mendukung perkembangan otak, fungsi kekebalan tubuh, hingga proses belajar bayi.
Contoh Makanan Pertama Bayi 6 Bulan
Pilihan sumber makanan yang bagus untuk MPASI pertama bayi seperti:
- Bubur beras.
- Daging merah (sapi, kambing, domba).
- Daging unggas (ayam, kalkun).
- Ikan laut berlemak (tuna, salmon, teri nasi, kakap, tenggiri, sarden).
- Hati sapi dan hati ayam.
- Telur matang.
- Tahu.
- Sayur berdaun hijau tua (bayam, brokoli, kale).
Makanan-makanan tersebut cocok untuk MPASI pertama karena mengandung zat besi dan nutrisi penting yang dibutuhkan bayi di usia 6 bulan, seperti protein, karbohidrat, hingga vitamin dan mineral.
Baca Juga: Cara Menerapkan Feeding Rules IDAI agar Anak Makan Teratur
Selain memperhatikan asupan nutrisi, penting juga memantau respons pencernaan bayi. Gunakan AI Poop Tracker dari Bebeclub untuk membantu mengenali kondisi pup si Kecil. Cukup dengan upload foto pup di atas popoknya dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik.
Ibu juga bisa lebih mudah memahami arti pup si Kecil dengan mencoba fitur AI Poop Tracker di Aplikasi Bebeclub Mobile. Selain mengakses berbagai fitur dan informasi yang mendukung tumbuh kembang anak, Ibu juga berkesempatan mengumpulkan poin membership yang dapat ditukarkan dengan beragam hadiah menarik. Yuk, coba sekarang!
Mengapa MPASI Pertama Harus Mengandung Zat Besi?
Setelah usia 6 bulan, kebutuhan zat besi bayi meningkat karena cadangan dari lahir mulai menurun. Menurut WHO, jika asupannya tidak tercukupi, bayi lebih berisiko mengalami kekurangan zat besi.
Kondisi ini dapat menyebabkan anemia, sehingga bayi tampak lemas, mudah sakit, dan kurang aktif. Zat besi juga penting untuk mendukung perkembangan otak, termasuk kemampuan belajar dan fokusnya sejak dini.
Karena itu, penting untuk mencukupi kebutuhan zat besi si Kecil melalui MPASI pertamanya untuk memenuhi kebutuhan hariannya dan mendukung perkembangannya.
Apakah MPASI Pertama Harus Menu Lengkap?
Ya, menu MPASI pertama bayi haruslah bergizi dan lengkap dengan proporsi yang seimbang. Dalam satu menu makan bayi harus ada:
- Karbohidrat dan lemak sehat sebagai sumber energi.
- Protein, dari protein nabati dan protein hewani, yang penting untuk pertumbuhan bayi.
- Asam lemak esensial, seperti omega3&6, DHA, ALA, dan LA.
- Vitamin dan mineral, seperti zat besi, zinc, dan vitamin A.
- Serat dari sayur dan buah dalam jumlah yang cukup.
Pada dasarnya, pemberian menu MPASI tunggal atau MPASI 4 bintang yang terdiri dari 4 unsur gizi (karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan serat) sudah tidak lagi disarankan.
Alasannya, pemberian menu tunggal atau 4 bintang belum sepenuhnya bisa memenuhi semua kebutuhan gizi bayi yang sedang belajar makan makanan padat.
Cara Memberi MPASI Pertama pada Bayi
Memulai MPASI pertama memang bisa terasa membingungkan, apalagi jika si Kecil belum langsung mau makan. Tenang, Bu, berikut beberapa cara untuk mempermudah proses pengenalan MPASI pertama bayi:
1. Mulai dengan Porsi Kecil
Di awal MPASI, jangan langsung memberikan makanan dalam porsi banyak, Bu.
Mulai dengan 1–2 sendok makan saja per sesi, lalu tingkatkan porsinya secara bertahap bila bayi tampak mulai terbiasa, menikmati proses makannya, dan kebutuhannya sudah lebih banyak.
2. Perhatikan Tekstur Puree
Setiap kali membuatkan MPASI untuk bayi, pastikan tekstur makanan benar-benar halus dan lembut seperti puree atau bubur saring agar mudah ditelan dan dicerna.
Sebab, tekstur yang terlalu kasar bisa membuat bayi tersedak dan kesulitan makan. Jika bayi sudah mulai terbiasa, tekstur bisa ditingkatkan perlahan sesuai perkembangannya.
Baca Juga: Tips Membuat Jadwal Pemberian MPASI Bayi Usia 6-24 Bulan
3. Kenalkan Rasa Secara Bertahap
Alih-alih langsung memberikan banyak rasa dan jenis makanan di MPASI pertama bayi, sebaiknya berikan satu jenis makanan dulu selama beberapa hari sebelum mencoba yang lain.
Cara ini membantu bayi mengenali rasa baru sekaligus memantau kemungkinan alergi. Perkenalan bertahap juga membuat bayi lebih mudah menerima variasi makanan ke depannya.
4. Jangan Memaksa Bayi Makan
Jika bayi menolak makan, Ibu sebaiknya tidak memaksanya makan karena bisa membuatnya trauma atau semakin tidak mau makan. Coba lagi di waktu lain saat suasananya lebih nyaman.
Biarkan proses belajar makan berjalan santai dan menyenangkan agar bayi merasa nyaman dalam menikmati pengalaman barunya.
Makanan yang Tidak Boleh untuk MPASI Awal
Meskipun si Kecil disarankan makan makanan bervariasi, ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikenalkan di awal MPASI, misalnya:
- Madu.
- Gula.
- Garam.
- Makanan tinggi lemak jenuh, seperti keripik, biskuit, kue, gorengan, dan daging olahan.
- Seafood tertentu yang mengandung merkuri tinggi.
- Ikan dan kerang-kerangan mentah.
- Telur mentah.
- Kacang-kacangan utuh.
- Gandum dan campuran serelia.
- Jelly.
- Jus buah.
- Keju yang tidak dipasteurisasi.
Berapa Banyak Porsi MPASI Bayi 6 Bulan?
Menurut IDAI, bayi 6 bulan bisa diberikan 2-3 sendok makan hingga setengah mangkuk ukuran 250 ml makanan sebanyak 2-3 kali sehari.
Sebagai perkenalan MPASI pertama bayi, Ibu bisa berikan 2 sendok makan sambil memantau respon bayi. Jika si Kecil mau makan, tingkatkan porsinya secara bertahap jadi 3 sendok setiap kali makan.
Di antara waktu makannya, Ibu boleh memberikan 1-2 kali camilan (snack) dengan tetap rutin memberikan ASI eksklusif.
Baca Juga: 7 Tips Memilih Resep MPASI yang Tepat untuk Si Kecil
Jadwal MPASI Bayi 6 Bulan
Di usia 6 bulan, bayi mulai dikenalkan jadwal makan secara bertahap, dengan prinsip 2–3 kali makan utama dan 1–2 kali camilan, sedangkan ASI masih menjadi sumber nutrisi utama.
Sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan Indonesia, berikut adalah contoh jadwal MPASI yang bisa Ibu terapkan untuk bayi 6 bulan:
- 06.00-07.00 : ASI sesuai bayi.
- 09.00-10.00 : Buah/sari buah.
- 12.00-12.30 : ASI sesuai bayi.
- 14.00-15.00 : Buah/sari buah.
- 17.30-18.00 : ASI, sebanyak bayi inginkan.
- 20.00-21.00 : ASI, sebanyak yang bayi inginkan.
Namun, Ibu dapat menyesuaikan jadwal MPASI 6 bulan pertama sesuai dengan kebiasaan makan si Kecil.
Usahakan jadwal makan bayi konsisten dari hari ke hari ya Bu, supaya ia dapat mulai belajar memahami rasa lapar dan kenyang.
Tips Sukses Pengenalan MPASI
Proses memperkenalkan MPASI pertama memang tidak selalu mulus. Supaya Ibu lebih tenang menjalaninya, berikut beberapa tips untuk mendampingi si Kecil dalam mengenal makanan pertamanya:
- Beri bayi untuk beradaptasi dengan rasa dan tekstur makanan.
- Sabar dalam memperkenalkan makanan pada bayi, terutama bila ada jenis makanan baru.
- Buat jadwal makan teratur.
- Jangan memaksa bayi untuk menghabiskan makanannya.
- Hentikan pemberian makan bila bayi sudah menunjukkan tanda kenyang atau durasi makan sudah mencapai 30 menit.
- Berikan makanan baru selama 2-3 hari sebelum menambahkan makanan baru lainnya untuk mengetahui ada atau tidaknya alergi pada makanan.
- Selalu terapkan kebersihan dalam mengolah, menyiapkan, dan memberikan MPASI.
Itulah cara pemberian MPASI pertama bayi serta jenis makanan terbaik yang dapat Ibu olah untuk membuat MPASI. Walaupun tidak mudah, terus semangat untuk memberikan nutrisi terbaik bagi si Kecil ya, Bu!
Daftar jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!
_IFFO_MICROMOMENT.png)
_GUM_CARELINE.png)
