10 Ide Menu Bekal Anak Sekolah yang Enak, Sehat, dan Bergizi

Anak-anak sekolah pasti sudah mulai menjalani pembelajaran secara tatap muka setelah dua tahun pandemi Covid-19. Pasti rasanya senang ya...

Ditulis oleh : Tim Penulis

4 min
05 Feb 2022
ide menu bekal sekolah anak


Anak-anak sekolah pasti sudah mulai menjalani pembelajaran secara tatap muka setelah dua tahun pandemi Covid-19. Pasti rasanya senang ya, Bu? Karena, si Kecil bisa kembali bersosialisasi dengan teman-temannya. Di sisi lain, Ibu perlu kembali menyiapkan peralatan sekolah, seragam, hingga menu bekal anak sekolah.

Menyiapkan bekal makan siang yang sehat sangat bisa bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi si Kecil di sekolah. Nah, agar Ibu tidak bingung dan anak tidak bosan ketika makan menu yang itu-itu saja, simak beragam ide resep menu bekal untuk anak ke sekolah berikut ini.

Ide Menu Bekal Anak Sekolah yang Sehat dan Bergizi

Jika di sekolah anak tak menyediakan makan siang, Ibu perlu meluangkan waktu menyiapkan bekal makan siang untuk disantap si Kecil di sekolah. Tentu saja sebaiknya bekal makanan yang dibawakan bukan yang seadanya, ya, Bu. Bekal anak haruslah bernutrisi, lezat, dan praktis agar kebutuhan asupan gizinya terpenuhi.

Menu bekal anak sekolah haruslah disesuaikan dengan pedoman gizi seimbang. Ini artinya, Ibu perlu memasukkan lima kelompok pangan yang terdiri dari makanan pokok (zat pati), lauk pauk, sayur, buah, dan minuman. 

Asupan makanan pada anak dengan komposisi gizi yang tepat dari segi jumlah, jenis dan frekuensinya tidak hanya akan memperbaiki status gizi si Kecil, Bu. Melainkan juga dapat memperkuat sistem imunitas tubuh si Kecil, sehingga ia mampu menangkal berbagai infeksi penyebab penyakit. 

Pemberian nutrisi ini harus mencakup karbohidrat, protein, lemak, dan mikronutrien seperti mineral, termasuk seng, zat besi, kalsium, asam folat. Serta ragam vitamin, seperti vitamin A, C, D, E, B6, B12, yang cukup dan seimbang sehingga kebutuhan gizi anak terpenuhi. 

Untuk pembagian porsinya, bisa berpatokan pada Isi Piringku yang direkomendasikan Kemenkes. Contoh mudahnya, Ibu bisa membagi wadah bekal menjadi dua terlebih dahulu. Pada bagian pertama, isilah ⅔ bagian dengan makanan pokok, dan ⅓ lauk pauk (sumber protein nabati atau hewani). Sementara itu untuk bagian kedua, komposisinya terdiri dari ⅔ sayur, ⅓ buah, serta ditambah segelas air minum.3

Nah, berdasarkan prinsip tersebut, Ibu bebas berkreasi membuat bekal anak. Bisa menu bekal makan siang tradisional, western, atau oriental, sesuai selera anak tentunya. 

Sayangnya, terkadang Ibu mungkin bingung menyiapkan bekal sekolah anak apa yang lezat namun tetap praktis dan bergizi tinggi. Tak perlu khawatir, Bu, berikut kami berikan beragam ide resep menu bekal anak sekolah yang praktis dan mudah dibuat ini:

1. Omelet Jamur Pakcoy

Kalau biasanya Ibu membuatkan si Kecil omelet untuk sarapan, sekarang tak ada salahnya menyiapkan menu ini sebagai bekal praktis anak ke sekolah. Agar lebih padat nutrisi, Ibu bisa menambahkan potongan jamur dan sayur-sayuran, seperti pakcoy, ke dalam omelet. 

Dijamin rasanya akan semakin lezat, Bu! Yuk, intip resep omelet jamur pakcoy di sini. Dan jangan lupa tambahkan seporsi nasi dalam menu bekal anak sekolah ini sebagai sumber karbohidrat ya, Bu.

2. Beef Carbonara

Bosan dengan menu tradisional? Tak ada salahnya sesekali Ibu menyiapkan bekal anak sekolah dengan menu western. Misalnya, pasta dengan saus carbonara yang disajikan dengan tambahan nutrisi lain yang berasal dari sayur-sayuran.

Makaroni, fettuccine, atau pasta lainnya bisa menjadi alternatif pengganti nasi yang merupakan sumber karbohidrat. Adapun kandungan susu dan daging cincang pada saus carbonara merupakan sumber protein hewani. Ibu juga bisa menambahkan kembang kol atau jenis sayuran lainnya dalam saus carbonara.

Selain carbonara, saus bolognaise juga tak kalah enak lho, Bu. Daging cincangnya menjadi sumber protein hewani, sedangkan tomat segar dan jamur dalam saus bolognaise adalah sumber sayurnya. 

Karena membuat saus bolognaise membutuhkan waktu yang cukup lama, Ibu bisa membuatnya sekaligus dalam porsi banyak dan disimpan di lemari pendingin. Kapan pun diperlukan, tinggal dihangatkan.

Sebaiknya pasta dan saus carbonara atau bolognaise dikemas dalam wadah terpisah ya, Bu. Nantinya saat jam makan siang tiba, si Kecil tinggal menuangkan saus ke pasta. Yuk, intip resep beef carbonara ini!

3. Spinach Salmon Pancake

Menu bekal anak sekolah lainnya yang tak kalah lezat dan pasti disukai si Kecil adalah pancake. Bukan pancake biasa, Bu, melainkan spinach salmon pancake. Kandungan susu dan telur dalam adonan pancake, serta irisan salmon asap untuk isinya. Sangat padat protein, bukan?

Tepung terigu dalam adonan pancake adalah sumber karbohidrat, sedangkan salmon asap sebagai sumber protein, juga bayam untuk isian pancake merupakan sumber sayuran. Menu ini boleh sesekali jadi pilihan menu bekal sehat anak sekolah agar lebih bervariasi. 

Jika si Kecil kurang suka dengan ikan salmon, Ibu bisa menggantinya dengan sumber protein lain, seperti daging ayam, daging asap, sosis, udang, atau telur.

4. Mie Nyemek

Rasanya, hampir semua anak menyukai mie, ya, Bu? Ya! Mie memang paling mudah diolah menjadi menu apa saja. Selain membuat mie goreng, sekarang Ibu bisa membuat mie nyemek untuk bekal sekolah anak. 

Sebagai asupan proteinnya, Ibu bisa menambahkan ikan dori, daging ayam, atau telur, juga potongan wortel, sawi hijau, dan jenis sayuran lainnya. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi si Kecil bisa terpenuhi hanya dalam seporsi mie nyemek.

5. Fun Sandwich

Roti adalah menu bekal anak sekolah yang mudah dan sederhana untuk dibuat. Terlebih, cara pengolahannya yang tidak memakan waktu. Lengkapi isian sandwich dengan beberapa lembar sayuran, telur, udang, daging ayam, ikan, dan lain sebagainya. 

Ibu bisa menyajikan roti menjadi bentuk sandwich yang lucu dengan menggunakan cutter atau cetakan khusus roti.

Baca Juga: Resep Sandwich Telur dan Bayam yang Mudah Dibuat di Rumah 

6. Sushi

Ide menu bekal makan siang untuk anak sekolah satu ini bisa disajikan jika si Kecil menggemari makanan Jepang. Memasak menu ini pun mudah, yaitu Ibu bisa menumis isian sushi yang terbuat dari irisan ikan salmon, ikan tuna, mentimun, alpukat, atau lainnya sesuai selera, kemudian menggulungnya bersama nasi dan rumput laut.

7. Beef Makaroni dan Cheese

Pilihan ide kreatif bekal anak sekolah selanjutnya adalah beef makaroni dan cheese. Pasta bisa menjadi ide variasi menu bekal makan siang anak di sekolah. Selain makaroni, Ibu dapat menggantinya dengan jenis pasta lain, seperti spageti, fettucini, ravioli, penne, dan lain sebagainya. Yang terpenting sesuaikan dengan kesukaan anak ya, Bu.

Bahan-bahannya juga cukup mudah didapatkan, yaitu susu, beef, dan keju. Untuk mengolahnya, Ibu perlu merebus makaroni terlebih dahulu hingga matang, lalu campurkan dengan bawang bombay, susu, dan keju. Setelah itu, makaroni siap untuk dimasukkan ke dalam oven.

8. Pizza 

Bosan makan nasi atau pasta? Ibu bisa menyiapkan bekal anak sekolah berupa pizza. Buatlah pizza dengan topping sederhana, misalnya sosis, daging asap, jamur, dan saus tomat. Ibu juga bisa mendapatkan base pizza yang sudah siap saji.

9. Bakso Mozarella

Ide menu bekal makan siang untuk anak sekolah lainnya adalah bakso. Bukan bakso ayam, bakso ikan, atau bakso goreng, Ibu bisa mengolah bakso dengan isian mozarella. 

Jenis sajian ini bisa diolah dengan mudah, yaitu dengan bahan-bahan seperti daging giling, bumbu, dan mozarella. 

10. Buah-buahan dan Air Putih

Selain membawakan menu makanan di atas, Ibu jangan sampai lupa melengkapi bekal si Kecil dengan potongan buah-buahan ya, Bu. Potongan buah apel, jeruk, anggur, kiwi, stroberi, atau pisang bisa menjadi pilihan buah yang praktis untuk disantap si Kecil di sekolah. Pastikan Ibu sudah mencucinya terlebih dahulu sampai bersih, ya. 

Selain itu, bekali si Kecil dengan botol minum berisi air putih. Ingat ya, Bu. Kebutuhan cairan anak pun bisa berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, massa otot, dan lemak tubuh. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, anak umur 1-3 tahun memerlukan 1300 mL/hari, sementara anak 4-8 tahun memerlukan 1700 mL air per hari.

Cairan ini dapat berasal dari makanan maupun minuman, seperti air putih, jus buah, atau susu pertumbuhan terfortifikasi. 

Baca Juga: Menu Sarapan Praktis untuk Anak yang Mudah Dibuat di Rumah

Nah, untuk pilihan susu pertumbuhan si Kecil, Ibu bisa memberikannya susu Bebelac 4 GroGreat+ setiap pagi saat sarapan dan malam sebelum tidur, guna mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Susu Bebelac 4 GroGreat+ dilengkapi dengan Triple A, DHA yang lebih tinggi, serta kombinasi serat pangan FOS:GOS dalam rasio 1:9, satu-satunya yang teruji klinis untuk dukung kesehatan saluran cerna si Kecil (happy tummy).

Dengan asupan nutrisi optimal dari makanan dan susu Bebelac, anak bisa lebih aktif dan tumbuh memiliki karakter yang ceria (happy heart) sehingga terus semangat bersosialisasi, bermain, belajar, dan mengeksplorasi hal baru bersama teman-temannya di sekolah (happy brain).

Pentingnya Membawakan Bekal Makan untuk Si Kecil

Bukan hanya sekadar mengobati lapar di jam istirahatnya hari, sekotak bekal juga dapat membantu menggantikan energi anak yang hilang setelah beraktivitas sejak pagi hari. Apalagi selama masa tumbuh kembangnya ini, anak membutuhkan banyak asupan zat gizi guna mencukupi kebutuhan hariannya.

Selain itu, menurut sebuah penelitian, kebiasaan makan bekal dari rumah dapat mengurangi risiko anak mengalami berbagai penyakit dari jajanan atau makanan yang tidak sehat dan higienis. Membawakan bekal makanan yang Ibu buat di rumah juga bisa bantu mengelola alergi yang mungkin dimiliki si Kecil sehingga Ibu tak perlu khawatir gejalanya kambuh mendadak di sekolah. 

Lantas, supaya tidak cepat bosan, apa saja pilihan menu makanan sehat untuk bekal anak sekolah yang mudah dibuat?

Baca Juga: Porsi Bekal Anak Sekolah yang Tepat untuk Penuhi Kebutuhan Gizinya

Ingin dapatkan lebih banyak lagi artikel seputar rekomendasi makanan dan tips pemenuhan gizi anak di masa prasekolahnya? Jangan lupa mendaftar jadi member Bebeclub sebagai partner Ibu Hebat untuk menikmati promo dan fitur menarik lainnya. Yuk, daftar sekarang!


Referensi:

  1. Patricia Eustachio Colombo. (2020). The importance of school lunches to the overall dietary intake of children in Sweden: a nationally representative study. Diambil dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC7267782/ [Diakses 30 Mei 2021]

  2. Marianne S. Sabinsky. (2019). Effect of implementing school meals compared with packed lunches on quality of dietary intake among children aged 7–13 years. Diambil dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC6360196/ [Diakses 30 Mei 2021]

  3. Kementerian Kesehatan RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Pedoman Gizi Seimbang. Diambil dari http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk _hukum/PMK%20No.%2041%20ttg %20Pedoman%20Gizi %20Seimbang.pdf [Diakses 1 Juni 2021]

  4. Ikatan Dokter Anak Indonesia. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/nutrisi-pada-bayi-dan-batita-di-era-new-normal-pandemi-covid-19. Diakses pada 23 Desember 2022. 

  5. Ikatan Dokter Anak Indonesia. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/kebutuhan-air-pada-anak. Diakses pada 23 Desember 2022. 

  6. Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/school-lunch-vs-packed-lunch-4065361. Diakses pada 23 Desember 2022. 

Temukan Topik Lainnya



Artikel Terkait