14 Aktivitas Stimulasi untuk Tumbuh Kembang Bayi 5 Bulan

Tidak terasa ya, Bu, sekarang si Kecil sudah berusia 5 bulan. Tentu sudah banyak perkembangan yang dilaluinya sehingga bikin Ibu semakin...

Ditulis oleh : Tim Penulis

Ditinjau oleh : Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK

4 min
14 Oct 2022
Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK
Bayi 5 bulan tersenyum


Tidak terasa ya, Bu, sekarang si Kecil sudah berusia 5 bulan. Tentu sudah banyak perkembangan yang dilaluinya sehingga bikin Ibu semakin gemas kepadanya. Nah, agar perkembangan bayi pada usia ini makin optimal, ada ragam aktivitas stimulasi bayi 5 bulan yang bisa dilakukan, lho. 

Penasaran seperti apa rangkaian stimulasi untuk bayi 5 bulan yang bisa Ibu lakukan? Simak artikel selengkapnya sampai habis, yuk!

Bayi 5 Bulan Sudah Bisa Apa Saja?

Sebelum mengetahui seperti apa stimulasi yang tepat di usia 5 bulan, Ibu perlu tahu seperti apa perkembangan bayi pada usia 20 minggu ini. 

Sebab, idealnya stimulasi yang Ibu berikan harus sesuai dengan usia bayi dan mengikuti milestone yang sudah ia capai di setiap bulan usianya. Memberikan stimulasi terlalu dini dan tidak sesuai usianya justru bisa menyebabkan overstimulation, Bu.

Bayi yang overstimulated mungkin akan jadi rewel atau menangis karena lelah dan kesal menerima terlalu banyak rangsangan dan sensasi di luar batas kemampuannya. 

Jadi, stimulasi apa pun yang akan Ibu berikan ke bayi sebaiknya selalu disesuaikan dengan kemampuan di usianya, ya!

Maka itu, Ibu juga perlu tahu seperti apa perkembangan bayi pada usia 5 bulan ini sehingga tidak akan keliru memberikan stimulasi sesuai usianya. Berikut penjelasannya:

  • Bisa duduk, walaupun masih harus ditopang menggunakan bantal.

  • Bisa menggulingkan badannya dari telentang ke tengkurap, atau sebaliknya.

  • Bisa menelungkupkan tubuh dan menahan berat badan dengan dadanya.

  • Bisa meraih, memegang, menggenggam, dan menggoyangkan benda menggunakan tangan.

  • Bisa menggenggam kuat benda atau mainan. Ia bisa menarik benda lebih dekat dan mengambilnya menggunakan telapak tangan. Bahkan, ia mungkin bisa memegang botol atau sippy cup sendiri.

  • Bisa berceloteh dan membuat ocehan, seperti ‘oooh’, ‘ma-ma-ma’, ‘pa-pa-pa’, ‘ba-ba-ba’.

  • Bisa merespon sumber suara atau bunyi, serta benda dengan warna-warna menarik.

  • Bisa tertawa lepas, merangkul, bahkan mencium orang tuanya.

  • Mulai menunjukkan ketertarikan dengan makanan padat, atau makanan yang dimakan orang tuanya.

  • Mengikuti atau melihat apa pun ke berbagai arah.

  • Bisa mengenali wajah orang tua dan orang-orang yang kerap berada di sekitarnya.

  • Bisa menunjukkan emosi sedang senang, sedih, lapar, atau lelah. 

  • Menikmati bermain bersama orang tuanya. 

Selain dari panduan di atas, Ibu juga bisa mengecek tumbuh kembang bayi 5 bulan apakah sudah sesuai dengan tahapan usianya melalui tools BebeJourney, lho!

Tools ini juga dilengkapi berbagai fitur edukatif dan menarik untuk mendukung Si Kecil tumbuh hebat. Mulai dari milestone bulanan, jadwal vaksin, grafik pertumbuhan, hingga panduan MPASI.

Baca Juga: Cek Tanda-Tanda Milestone Bayi Belum Tercapai dan Cara Stimulasinya

Aktivitas untuk Stimulasi Bayi 5 Bulan 

Ada berbagai stimulasi bayi 5 bulan yang bisa Ibu lakukan agar tumbuh kembangnya berjalan optimal. Apa saja? Bentuk stimulasi yang bisa dilakukan pada bayi usia 5 bulan, antara lain mengajaknya berbicara dan bernyanyi, membacakan buku, memberikan mainan pada anak, menimang dengan suara-suara lucu. Ibu juga bisa mengajak mereka bermain cilukba.

Berikut penjelasan selengkapnya. 

1. Cari Sumber Suara

Stimulasi satu ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan indra pendengaran bayi di umur 5 bulan, sekaligus juga keterampilan interpretasi visualnya. Interpretasi visual yang dimaksud di sini, Bu, adalah apa yang dilihat bayi di sekelilingnya secara pasif dan bagaimana ia memahami dan memproses suara yang masuk ke telinganya.

Aktivitas ini juga bantu mengasah kemampuan kognitif bayi serta koordinasi antara otot, mata, dan telinganya. Jadi, bayi juga akan belajar untuk memahami dari arah mana suara tertentu berasal dan bisa meresponnya dengan gerakan, misalnya dengan menoleh atau menggapai.

Cara melatihnya, Ibu bisa coba sembunyikan mainan bersuara atau yang memiliki bunyi di balik kain atau selimut. Lalu, goyangkan mainan tersebut hingga mengeluarkan suara. 

Selama Ibu menggoyang-goyangkan mainan itu, coba amati respon si Kecil, apakah dia akan berusaha mencari dengan menolehkan kepalanya ke sumber suara atau tidak. 

2. Ajak Bercermin

Mengajak si Kecil bercermin ternyata bisa menjadi cara stimulasi bayi 5 bulan yang menarik dan menyenangkan, lho, Bu. 

Coba saja dekatkan bayi di depan cermin. Kemudian, biarkan ia mengamati dirinya sendiri seraya melakukan tingkah serta aksinya yang beragam dan lucu.!

Walaupun si Kecil mungkin tidak akan menyadari bahwa pantulan yang dilihatnya adalah dirinya, tetap latih ia melakukan ini guna membiasakannya membuat banyak ekspresi saat menatap cermin. 

3. Ajak Menemukan Barang yang Hilang

Ide stimulasi bayi usia 5 bulan berikutnya adalah dengan bermain menemukan objek yang hilang. Pertama-tama, ambil mainan favorit si Kecil yang sudah ia kenali. Lalu, sembunyikan mainan tersebut di dalam selimut, atau di belakang tubuh Ibu. 

Tapi, Ibu tidak perlu menyembunyikan mainan tersebut seutuhnya, ya. Tetap beri petunjuk dengan memperlihatkan beberapa sisi dari mainan tersebut agar terlihat olehnya. Kemudian, berikan instruksi kepada si Kecil untuk mencari mainannya tersebut. 

Jika ia sudah bisa menemukan mainan tersebut, jangan lupa memberikan respon atau pujian kepadanya. Ibu dapat melakukan permainan ini dengan barang-barang lainnya. 

Cara stimulasi ini dapat melatih kemampuan motorik halus dan meningkatkan rasa ingin tahu si Kecil. 

4. Bermain Gelembung Sabun

Bermain gelembung sabun bisa menjadi salah satu tips stimulasi efektif untuk bayi usia 5 bulan. Selain menarik dan menyenangkan, stimulasi ini mampu melatih koordinasi mata dan perkembangan kognitifnya.

Ibu atau Ayah bisa membuat air sabun, kemudian tiup gelembung ke berbagai arah bersama-sama di dekat si Kecil. Sebagai contoh, ke atas kepala, ke kaki, lengan, perut, atau tangan secara bergantian. Namun, hindari meniupkannya ke area mulut dan mata, ya, Bu. 

Lalu, lihat bagaimana responnya usai Ibu meniup gelembung. Biasanya bayi akan tersenyum, bahkan tertawa ketika melihat ada gelembung di dekatnya. 

Ibu juga bisa mengarahkan tangan si Kecil ke arah gelembung untuk semakin meningkatkan kemampuan sensorik dan visualnya. 

5. Teruskan Tummy Time

Agar bayi bisa cepat duduk di usia 5 bulan, salah satu cara stimulasinya adalah dengan tummy time. Berlatih tengkurap dapat memperkuat bagian-bagian tubuh bayi, mulai dari otot-otot lengan hingga perut dan kakinya sampai ia bisa kuat menopang badannya sendiri saat duduk.  

Agar tidak bosan, tak ada salahnya meletakkan berbagai benda atau mainan favoritnya, seperti:

  • Buku atau benda dengan berbagai tekstur.

  • Mainan yang memiliki lampu atau suara (bunyi).

  • Mainan gantung (rattle).

Kemudian, sesekali ajak bayi untuk bermain dalam posisi duduk. Jika bayi belum mampu duduk sendiri, coba topang dengan beberapa bantal di sisi-sisinya.

6. Bermain Cilukba

Tahukah, Bu? Permainan cilukba juga bisa jadi ide stimulasi bayi yang menarik, lho!

Caranya mudah, pertama-tama buat bayi fokus terhadap Ibu. Lalu, tutup mata atau bahkan seluruh wajah Ibu, kemudian buka wajah dan katakan “Ciluk?ba!”. 

Ibu bisa juga memanfaatkan gorden jendela rumah untuk bermain cilukba. Pastikan Ibu melakukannya dengan wajah yang semangat dan heboh agar ia dapat tertawa.

Semakin sering menstimulasi bayi 4 - 5 bulan dengan permainan sederhana ini, ternyata berperan penting terhadap kemampuan penglihatan, interaksi sosial, hingga bonding antara ibu dan anak. 

7. Membacakan Buku Cerita

Membacakan buku cerita juga bisa menjadi aktivitas bayi 5 bulan yang bisa dicoba, Bu, untuk meningkatkan kecerdasan bayi. 

Meski ia tampak belum paham sepenuhnya, kegiatan untuk merangsang kemampuan kognitifnya ini ternyata bisa meningkatkan imajinasi dan kosakatanya di kemudian hari, lho.

Ibu bisa membacakan buku cerita bergambar dengan ilustrasi warna menarik. Ajak pula si Kecil untuk ikut memegang buku tersebut. 

Lalu, bacakan dengan suara lantang, serta mimik wajah dan gestur yang ekspresif. Si Kecil pasti akan senang, Bu, melihat berbagai gambar dengan warna menarik sambil mendengarkan suara Ibu.

Meski pada akhirnya ia mungkin menjadi cepat bosan, tidak apa-apa, Bu. Paling tidak si Kecil sudah dikenalkan dengan aktivitas membaca sejak dini.

8. Bermain Bola

Untuk memberikan pengalaman motorik yang lebih dalam kepada si Kecil, Ibu bisa mengajak buah hati bermain bola. Stimulasi ini bertujuan untuk merangsang keingintahuannya dan memahami konsep sebab-akibat.

Kemudian, tunjukkan kepadanya bagaimana cara agar bola dilempar, dipantulkan, dijatuhkan ke lantai, atau digelindingkan ke arah Si Kecil.

Bila memungkinkan, ajarkan bayi agar mau menggelinding atau menendang bola ke arah Ibu.

Namun, pastikan agar bola yang digunakan tidak berukuran terlalu kecil, ya, Bu, agar tidak dimasukkan ke dalam mulutnya. 

9. Bermain Boneka Tangan

Aktivitas bermain boneka tangan dapat membantu si Kecil belajar berkomunikasi dan menambah kosakata baru. 

Ibu bisa memainkan boneka tangan di depan bayi dan buat narasi percakapan sederhana agar si Kecil memahami kata demi kata yang Ibu ucapkan. Lalu, biarkan ia menyentuh dan meraih boneka tangan.

Bermain boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan motorik halus, imajinasi, dan kreativitasnya. 

10. Permainan “Nyala” dan “Mati”

Saat Ibu menggendong bayi berjalan-jalan di area rumah, coba sekaligus tunjukkan padanya bagaimana cara menyalakan lampu, keran air, atau penyedot debu. 

Pastikan Ibu melakukan aktivitas ini diiringi dengan menyebut kata “nyala” dan “mati”. Dengan begitu, si Kecil bisa memahami konsep sebab-akibat. 

Selain itu, Ibu juga bisa menggunakan senter untuk melakukan permainan ini yang kemudian diikuti dengan mengajaknya bermain sinar cahaya di sekitar ruangan. 

11. Nyanyikan Lagu

Bayi pasti senang mendengarkan lagu. Jadi, cobalah Ibu sering-sering menyanyikan lagu atau menyetel lagu anak-anak untuk menarik perhatiannya. 

Amati responnya, si Kecil pasti akan tersenyum berseri-seri, bertepuk tangan, bahkan bergoyang, walaupun tidak tahu makna dari lagu yang dinyanyikan Ibu.

12. Ajak Mengobrol

Menginjak usia 5 bulan, Ibu bisa lebih sering mengajak si Kecil mengobrol atau berbicara. Pasalnya, pada usia ini, bayi sudah bisa menangkap, bahkan membuat celoteh dari bahasa yang sering didengarnya. 

Jadi, tak ada salahnya bila Ibu lebih sering mengajak buah hati berbicara, lho. Cara stimulasi ini juga dapat meningkatkan kemampuannya dalam mendengarkan hingga mengembangkan keterampilan kemampuan sosialnya. 

Ajak Si Kecil dalam berbagai kegiatan sehari-hari di rumah. Misalnya, saat tummy time, berlatih duduk, memandikan bayi, memakaikan pakaian, mengganti popok, serta ketika menyusu. 

Ibu bisa sekalian mengajaknya berkomunikasi dengan mengucapkan kata-kata sederhana, seperti ‘mama’, ‘papa’, ‘dedek’, atau ‘kakak’. Ibu juga bisa meniru ocehan si Kecil, hingga ragam suara binatang atau tokoh kartun tertentu, dengan nada dan mimik seekspresif mungkin.

Langkah ini juga berguna untuk membantu bayi dalam mengekspresikan perasaannya. 

Ibu juga bisa melatih si Kecil untuk mengasah kepekaan indra peraba, penciuman, pendengaran, dan penglihatannya lewat aktivitas di sini.

13. Tangkap Mainan

Ini adalah permainan sederhana untuk mengalihkan perhatian si Kecil ketika ia sedang mengalami tantrum atau hanya sedang rewel.

Pertama, ikat dulu mainan lunak favorit si Kecil dengan tali panjang dan serahkan ke Ayah. Kemudian, Ibu duduk di lantai beralas karpet sambil menggendong bayi dalam posisi duduk.

Minta Ayah untuk menarik talinya secara perlahan supaya mainannya tampak bergerak di lantai. Perhatikan reaksi si Kecil ketika ia melihat mainannya bergerak dan ketika ia tampak tertarik, ajak si Kecil untuk “menjemput” mainannya bergerak dengan berucap, "Wah, itu apa ya?"

Minta Ayah untuk menarik talinya sedikit lebih kencang jika Mama melihat si Kecil hanya memandangnya dan belum begitu tertarik untuk bergerak menghampiri mainan tersebut.

Permainan ini dapat membantu mengasah keterampilan koordinasi otot dan mata serta persepsi visual (kemampuan untuk menerjemahkan apa yang dilihat oleh mata).

14. Kocok Kotak Mainan

Aktivitas bayi 5 bulan berikutnya adalah kocok kotak mainan. Caranya, ambil wadah plastik tanpa tepian yang tajam, kemudian isi dengan beberapa mainan kecil yang biasa dimainkan si Kecil. Dekatkan wadah ke bayi dan miringkan sedemikian rupa sehingga beberapa mainan keluar dari wadah.

Ulangi dua atau tiga kali dan berikan wadah kepada si Kecil untuk memintanya meniru gerakan Ibu tadi. Biarkan dia mengocok dan menggetarkan kotaknya sampai ia bisa mengeluarkan semua mainan tersebut, dan mungkin Ibu bisa menambah jumlah mainannya supaya makin ramai.

Permainan ini bagus untuk menstimulasi keterampilan si Kecil menalar dan berpikir logis, karena ia juga akan belajar tentang konsep sebab dan akibat.

Baca Juga: Stimulasi Rasa Ingin Tahu Si Kecil

Perlu Ibu ketahui, perkembangan bayi 5 bulan antara satu dan yang lainnya tentu tidaklah sama. Ibu mungkin perlu melakukan berbagai stimulasi agar tumbuh kembang bayi 5 bulan bisa berjalan optimal. 

Apabila sudah melakukan berbagai cara stimulasi di usia 5 bulan ini, tapi tumbuh kembang bayi masih belum sesuai dengan milestone-nya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya, Bu. 


Referensi tambahan:

  1. Verywell. (2018). Your 5-Month-Old Baby’s Development & Milestones. Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/your-5-month-old-baby-development-and-milestones-4172566#toc-5-month-old-baby-milestones
  2. Your baby’s growth and development - 5 months old. (2023, April 3). Pregnancybirthbaby.org.au; Healthdirect Australia. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/babys-growth-and-development-5-months-old
  3. 5-month-old baby: Development, Milestones & Growth. (2021). BabyCenter. https://www.babycenter.com/baby/month-by-month/5-month-old-baby-milestones-and-development_720
  4. WebMD. (2006, March 8). Baby Spitting Up. WebMD; WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/spitting-up
  5. Earley, B. (2021, September 20). Best Activities for a 5-Month-Old Baby. What to Expect; WhattoExpect. https://www.whattoexpect.com/first-year/play-and-activities/best-activities-for-5-month-old-baby
  6. Rohit Garoo. (2014, September 11). 17 Fun And Interesting Activities For 5-Month-Olds. MomJunction. https://www.momjunction.com/articles/learning-activities-for-your-5-month-old-baby_0091518/


 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait