17 Stimulasi Bayi 4 Bulan yang Bagus agar Cerdas
Stimulasi yang tepat membantu motorik, bahasa, dan kognitif bayi berkembang optimal. Bentuk stimulasi bayi 4 bulan bisa berupa bernyanyi, tummy time, bermain sensorik, dan meraih benda.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 14 Oktober 2022
Diperbarui: 28 Januari 2026
Stimulasi bayi 4 bulan penting untuk mendukung perkembangan motorik, sensorik, dan komunikasinya. Yuk, cek berbagai cara mengoptimalkan tumbuh kembang bayi 4 bulan!
Kenapa Stimulasi Bayi 4 Bulan Itu Penting?
Pada usia 4 bulan, si Kecil mulai bisa tengkurap, mengoceh sederhana, dan meraih benda di sekitarnya. Semua itu adalah dasar perkembangan motorik, bahasa, dan kognitifnya.
Nah, stimulasi yang tepat dan konsisten dapat menguatkan koneksi saraf di otak bayi, membantunya belajar tentang dunia, dan mencapai milestone dengan cepat.
Menurut IDAI, stimulasi yang optimal akan berpengaruh pada kecerdasannya kelak, terutama jika disertai dengan nutrisi seimbang, serta lingkungan yang aman dan baik.
Ide Stimulasi untuk Bayi 4 Bulan
Di usia bayi 4 bulan, si Kecil makin penasaran dengan dunia di sekitarnya. Berikut beberapa ide stimulasi bayi 4 bulan sederhana yang bisa Ibu lakukan setiap hari.
1. Nyanyikan Lagu
Bernyanyi membantu perkembangan bahasa, ritme, dan kedekatan emosional si Kecil.
Jadi, coba nyanyikan lagu kesukaannya atau yang membuat ia tersenyum, seperti lagu ‘Baby Shark’, atau ‘Cicak di Dinding’.
Gunakan ekspresi wajah ceria agar perhatian bayi tetap terpancing. Reaksi senyumnya adalah tanda ia menikmati momen ini.
Baca Juga: 8 Cara Stimulasi agar Bayi Cepat Duduk dan Merangkak
2. Ajak Si Kecil Bicara
Bayi 4 bulan umumnya mulai berceloteh atau babbling seperti “oooh”, “ma-ma-ma”, atau “pa-pa-pa”, juga merespons omongan Ibu dan Bapak dengan celotehannya.
Nah, sebagai stimulasi bayi 4 bulan, balas celotehnya dan ajak ia berbicara dengan kalimat sederhana dan intonasi lembut.
Gunakan pula bahasa yang benar agar bayi terbiasa dengan struktur bahasa sejak dini.
3. Latih Duduk dengan Penyangga
Di usia 4 bulan, umumnya bayi sudah bisa tengkurap dan berguling kembali ke telentang. Jika sudah begini, stimulasi yang tepat, yaitu melatihnya duduk.
Sebagai tahap awal, gunakan penyangga saat melatih duduk si Kecil, misalnya dengan bantal atau kursi bersandar.
Jangan memaksanya langsung duduk, cukup lakukan stimulasi ini beberapa menit saja dalam beberapa kali sehari.
4. Latih Meraih Benda
Penglihatan bayi sudah semakin baik di usia ini, dan ia pun sudah bisa menggenggam.
Agar koordinasi tangan-mata semakin baik, coba letakkan mainan berwarna cerah di jarak tertentu dan biarkan ia meraihnya tanpa dibantu.
Pastikan mainan yang Ibu pilih lembut, aman untuk digenggam, dan bukan bagian kecil yang bisa membuatnya tersedak. Stimulasi bayi 4 bulan ini juga bisa mengembangkan motoriknya.
5. Oper Mainan dari Satu Tangan ke Tangan Lain
Selain meraih benda, tingkatkan juga kemampuan motorik dan koordinasi tangan-mata si Kecil dengan latihan mengoper mainan dari satu tangan ke tangan lain.
Ibu bisa menggunakan kerincingan atau mainan yang mudah digenggam di satu tangan.
Lalu, amati apakah ia mencoba memindahkannya ke tangan lain. Jangan lupa beri pujian kecil saat ia berhasil, ya, Bu.
6. Belajar Sebab-Akibat
Untuk stimulasi bayi 4 bulan belajar sebab-akibat, gunakan kerincing, Bu! Caranya, letakkan kerincingan atau mainan berbunyi lain di dekatnya, dan biarkan ia meraihnya.
Saat digoyang atau ditekan, mainan tersebut mengeluarkan reaksi tertentu, yang memberi pemahaman tentang prinsip sebab-akibat.
Selain untuk kemampuan kognitif, kerincingan juga bisa digunakan untuk mengasah keterampilan motorik si Kecil.
7. Sensory Play
Benda-benda dengan tekstur atau sensasi berbeda cocok menjadi mainan sensory play untuk mengasah indra perabanya.
Misalnya, selimut bulu halus, bola karet yang kenyal dan empuk, es batu yang licin dan dingin, dan mainan bergetar.
Sembari ia belajar tentang macam-macam stimulus, dalam prosesnya otak bayi akan membangun koneksi saraf yang lebih banyak sehingga memperkuat keterampilan kognitifnya.
8. Bermain dengan Cermin
Bila Ibu punya cermin besar di rumah, coba ajak si Kecil bercermin. Ia mungkin belum mengenali dirinya, tapi ia akan menikmati ekspresi wajah dan gerakan tubuh “teman di cermin”.
Bercermin bisa menjadi pilihan stimulasi bayi 4 bulan agar cerdas secara sosio-emosional. Dengan cara ini, ia belajar bahwa ekspresi bisa berubah.
9. Bermain Gelembung Sabun
Permainan ini bantu melatih koordinasi mata, menjawab rasa ingin tahu, dan mendukung perkembangan kognitif bayi di usia 4 bulan dengan cara yang menyenangkan.
Caranya, buat gelembung dari campuran air dan sabun cair yang aman untuk bayi.
Lalu tiup gelembung di dekat bayi sehingga ia dapat menyentuhnya, tapi hindari area mulut dan mata, ya. Amati bagaimana ia mencoba meraih dan memecahkan gelembung itu.
10. Ajak si Kecil Bicara Sambil Membacakan Buku
Membacakan buku juga bisa menjadi cara mencerdaskan bayi umur 4 bulan dengan merangsang kemampuan kognitif dan bahasanya.
Buku kain atau board book bergambar sederhana bisa menjadi pilihan buku yang tepat untuk bayi 4 bulan.
Bacakan buku dengan suara lantang serta mimik wajah dan gestur yang ekspresif agar menarik perhatian si Kecil.
11. Bermain Bola
Gunakan bola kecil warna-warni yang empuk, kemudian gelindingkan pelan ke arahnya. Cara ini juga bisa menjadi aktivitas stimulasi 4 bulan yang efektif lho, Bu.
Ibu juga bisa melakukannya saat si Kecil tengkurap. Gerakan bola membuatnya tersenyum, tertawa, atau bahkan bertanya-tanya kenapa bola tersebut bisa bergerak dan menggelinding.
12. Senam Bayi Sederhana
Ibu juga bisa mengajak si Kecil senam bayi untuk melatih otot tangan dan kakinya. Tapi, pastikan ia sedang tidak rewel, ya, Bu.
Ibu bisa mengangkat bayi ke atas dan ke bawah atau membantunya mengayunkan lengan dan kakinya secara perlahan.
Baca Juga: Penyebab Growth Spurt pada Bayi, Ciri, dan Cara Mengatasinya
13. Playdate dengan Bayi Lain
Stimulasi bayi 4 bulan juga bisa dengan playdate atau bermain bersama bayi lain untuk meningkatkan keterampilan sosialnya.
Ajak bayi-bayi lainnya bermain bersama di lantai, dan bila perlu letakkan beberapa mainan bayi 4 bulan di sekelilingnya.
Aktivitas sederhana seperti cilukba bersama juga membantu kemampuan sosialnya.
14. Eksplorasi Mainan dengan Mulut
Bayi usia 4 bulan sedang masuk fase oral, di mana ia belajar tekstur lewat mulut. Pada fase ini, semua yang ia sentuh akan ia masukkan ke dalam mulutnya.
Sebagai bentuk stimulasi, berikan bayi sesuatu yang ringan, cukup besar, steril, dan aman untuk ia masukkan ke mulutnya.
Melalui stimulasi sederhana ini, bayi akan mengasah keterampilan motorik halus dan indra perabanya.
15. Berdiri di Atas Kaki Ibu
Mendirikan si Kecil di paha atau atas kaki Ibu akan membantu mengembangkan otot-otot besar di kakinya yang diperlukan untuk merangkak, berdiri, dan berjalan.
Caranya, duduklah di kursi atau sofa dan gendong bayi pada posisi berdiri dengan kaki yang memijak di atas paha atau kaki Ibu.
Topang badannya dengan tangan Ibu di bawah ketiaknya, lalu biarkan ia melompat-lompat untuk melatih kekuatan kakinya.
16. Bermain Cilukba
Siapa sangka, permainan sederhana seperti Cilukba ternyata bisa menjadi salah satu cara mendidik bayi 4 bulan agar cerdas.
Stimulasi ini membantu bayi belajar konsep object permanence atau “benda tetap ada meski tak terlihat”.
Untuk melakukannya, tutup wajah Ibu menggunakan tangan atau kain, lalu tunjukkan diri Ibu sambil bilang, “Cilukbaaaa!”. Lihat bagaimana ia tertawa tiap kali wajah Ibu muncul kembali.
17. Tummy Time
Lanjutkan tummy time saat bayi berusia 4 bulan. Cara ini membantu menguatkan leher, bahu, dan otot punggung, yang menjadi bentuk stimulasi bayi 4 bulan agar tengkurap dan merangkak.
Lakukan tummy time beberapa kali sehari selama beberapa menit. Ibu juga bisa meletakkan mainan berwarna cerah di depannya agar ia tetap tertarik.
Jenis Stimulasi Bayi 4 Bulan Berdasarkan Milestone Perkembangannya
Supaya stimulasi yang Ibu berikan makin tepat sasaran, Ibu bisa menyesuaikannya dengan berbagai aspek tumbuh kembang si Kecil. Berikut panduannya.
|
Jenis Stimulasi |
Contoh Aktivitas |
Manfaat |
|
Motorik kasar |
Tummy time, latihan duduk |
Kuatkan otot inti, bantu tengkurap & duduk |
|
Motorik halus |
Meraih benda, oper mainan |
Tingkatkan koordinasi tangan-mata |
|
Bahasa |
Mengajak bicara, membaca buku |
Memperkuat pemahaman bahasa & komunikasi |
|
Kognitif |
Mainan bunyi, gelembung sabun |
Melatih konsep sebab-akibat |
|
Sosial-emosional |
Cermin, playdate |
Mengasah interaksi & ekspresi sosial |
Ibu bisa cek pertambahan panjang dan berat badan si Kecil tiap bulan berdasarkan standar WHO di BebeJourney! Ada fitur AI Poop Tracker juga untuk bantu Ibu monitor kesehatan pencernaannya, serta panduan tumbuh kembang eksklusif yang dibuat khusus sesuai kebutuhan Ibu dan si Kecil.
Tips agar Stimulasi Bayi 4 Bulan Efektif
Memberikan stimulasi yang telaten sejak dini sangat berpengaruh pada perkembangan otak bayi. Berikut adalah beberapa tips mudah agar stimulasi bayi 4 bulan bisa efektif:
- Berikan stimulasi sesuai usia agar bayi tidak kewalahan atau overstimulasi.
- Variasikan aktivitas bermain supaya bayi tidak bosan dan tetap mengeksplor hal baru.
- Sediakan area bermain aman untuk mendukung eksplorasi tanpa risiko cedera.
- Atur waktu bermain saat bayi tenang dan kenyang agar stimulasi lebih efektif.
Dengan memberikan stimulasi yang tepat, rutin, dan menyenangkan, Ibu membantu si Kecil berkembang sesuai tahapnya dan merasa lebih percaya diri saat mencoba hal-hal baru.
Baca Juga: Kenapa Bayi 4 Bulan Belum Bisa Tengkurap? Ini Stimulasinya
Kapan Ibu Perlu Konsultasi?
Setiap bayi berkembang dengan ritmenya sendiri, tapi ada tanda-tanda tertentu yang sebaiknya tidak Ibu abaikan. Segera konsultasi ke dokter jika pada usia sekitar 4 bulan, si Kecil:
- Tidak bisa mengangkat kepala sama sekali saat tengkurap.
- Jarang merespons suara atau tidak menoleh ke arah sumber suara.
- Tidak menunjukkan usaha meraih benda di sekitarnya.
- Hampir tidak ada babbling seperti ooh, aah, atau suara vokal lainnya.
- Sering tampak kaku atau justru sangat lemas.
- Tidak menunjukkan progres selama tummy time meski dilakukan rutin.
Jika Ibu butuh saran atau punya pertanyaan seputar kesehatan, tumbuh kembang, dan nutrisi anak, yuk langsung hubungi BebeCare.
Tim careline kami terdiri dari para ahli berlatar belakang keperawatan dan pendidikan gizi yang siap menjadi teman berbagi dan sumber informasi terpercaya untuk Ibu, 24 jam gratis tanpa perlu buat janji!
