Kembali ke Pencernaan & Alergi

Kenali Ciri-Ciri Alergi Susu Sapi pada Anak dan Cara Mengatasinya

Jika anak pernah mengalami mual dan ruam setelah minum susu, bisa jadi ini gejala alergi susu sapi, Bu. Alergi susu sapi adalah salah s...

4 min
21 Apr 2022

36 ibu tandai artikel ini bermanfaat

Jika anak pernah mengalami mual dan ruam setelah minum susu, bisa jadi ini gejala alergi susu sapi, Bu.

Alergi susu sapi adalah salah satu jenis alergi makanan yang paling sering dialami oleh bayi dan anak. Bahkan, gejala awalnya bisa muncul sejak usia 2 bulan. 

Nah agar tidak salah mengambil langkah, Ibu perlu mencermati gejala atau ciri-ciri alergi susu sapi pada anak. Dengan begitu, Ibu bisa mengetahui cara apa yang paling tepat untuk mengatasinya.

Yuk Bu, kita simak ulasannya berikut ini!

Apa Penyebab Alergi Susu Sapi?

Alergi susu sapi adalah reaksi sistem imun yang berlebihan terhadap kandungan protein dalam susu sapi dan berbagai produk olahannya. Itu kenapa kondisi ini juga sering disebut dengan alergi protein susu sapi.

Sistem imun anak mengira protein yang terdapat dalam susu adalah zat berbahaya sehingga tubuh melepaskan bahan kimia histamin untuk menyingkirkannya. Dalam prosesnya, histamin akan membuat tubuh memunculkan reaksi alergi.

Mengutip dari laman NHS, alergi susu sapi dialami sekitar 7% anak berusia di bawah 1 tahun yang sudah mulai minum susu sapi sejak usia sekitar 6 bulan. 

Sementara itu, Bu, anak yang mendapatkan ASI eksklusif dalam enam bulan pertama kehidupannya justru sangat jarang menderita alergi ini saat nanti tumbuh besar. Sebab, anak yang tadinya menyusu ASI eksklusif cenderung akan dikenalkan dengan susu sapi secara perlahan.

Jadi, sistem imunnya dapat beradaptasi secara bertahap sehingga ia lebih siap menerima asupan makanan maupun minuman baru selain ASI. 

Namun pada kasus yang sangat jarang terjadi, anak yang minum ASI mungkin saja mengalami alergi susu sapi karena Ibu yang rutin minum susu sapi.

Meski begitu, Ibu tak perlu khawatir. Alergi susu sapi pada bayi dan anak bisa berkurang seiring bertambahnya usia. Ada 75% anak yang sembuh alergi susu pada usia 3 tahun, sedangkan anak yang sembuh dari alergi di usia 6 tahun ada sebanyak 90%. 

Baca Juga: Biar Nggak Gampang Sakit, Ini 5 Cara Meningkatkan Daya Tubuh Anak yang Alergi

Apa Ciri-Ciri Alergi Susu Sapi pada Anak?

Ciri-ciri alergi susu sapi bisa berbeda-beda pada tiap anak, Bu. Bahkan, waktu munculnya gejala juga berbeda-beda. 

Reaksi paling cepat bisa Ibu lihat dalam hitungan menit hingga dua jam setelah paparan, sedangkan reaksi lambat bisa muncul minimal dalam 48 jam dan berlangsung hingga berhari-hari (1-2 minggu).

Lalu, apa saja tanda alergi ini pada anak? Kebanyakan ciri alergi susu sapi ditandai dengan adanya gangguan di saluran pencernaan, pernapasan, dan kulit.

Lebih jelasnya, berikut adalah ciri-ciri alergi susu sapi yang paling sering ditunjukkan dalam waktu cepat:

  • Gatal-gatal pada kulit.

  • Ruam kulit menyerupai eksim atau dermatitis atopik.

  • Gumoh.

  • Muntah.

  • Batuk terus-menerus. 

  • Perut kembung.

  • Sakit perut.

  • Diare.

  • Sembelit.

  • Napas bayi bunyi.

  • Bengkak pada bagian tubuh tertentu, seperti wajah, area mata, bibir, lidah, dan tenggorokan. 

  • Hidung meler.

  • Mata berair.

Tanda anak alergi susu sapi yang muncul kurang dari 1 jam, yakni:

  • Mual.

  • Diare. 

  • Ruam atau eksim.

Selanjutnya, gejala alergi susu sapi yang terjadi selama beberapa hari:

  • Eksim.

  • Diare.

  • Asma. 

  • Kolik (pada bayi).

  • Anak tidak mau makan atau menyusu.

  • Sembelit.

  • Darah pada tinja atau pup bayi.

Ibu bisa juga cek langsung di Allergy Checker untuk mengetahui apakah gejala yang dialami si Kecil termasuk alergi atau bukan. Jika alergi susu sapi pada anak kita abaikan tanpa penanganan yang tepat, tumbuh kembangnya juga bisa terganggu. Jadi, yuk, Bu, segera periksakan!

Terlebih, alergi susu sapi bisa juga memunculkan reaksi yang lebih serius bernama syok anafilaksis. Jadi, Ibu perlu lebih hati-hati memberikan makanan pada anak di rumah jika mereka memiliki alergi makanan.

Sebab, syok anafilaksis bisa membuat anak tiba-tiba mengalami pembengkakan pada bagian tubuh, lemas dan lesu yang ekstrem, kesulitan bernapas, dan penurunan kesadaran.

Anafilaksis adalah reaksi alergi berat dan mengancam nyawa. Jika hal ini terjadi pada si Kecil, Ibu sebaiknya segera membawanya ke dokter atau unit gawat darurat. 

Baca Juga: Ini Akibatnya Jika Alergi Susu pada Anak Terlambat Ditangani

Cara Mengatasi Alergi Susu Sapi pada Anak

Jika Ibu curiga si Kecil mengalami gejala alergi susu sapi, sebaiknya Ibu segera konsultasi dengan dokter. Dokter mungkin akan melakukan tes darah dan uji tusuk kulit. 

Bila bayi Ibu didiagnosis mengalami alergi susu sapi, Ibu perlu berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli gizi untuk mengatasi alerginya.

Anak yang memiliki alergi susu sapi biasanya disarankan untuk menghindari susu kambing, serta produk olahan susu sapi lainnya. Misalnya: 

  • Yogurt, krim, mentega, margarin, ghee, keju.

  • Es krim, minuman susu, susu bubuk, susu kental.

Susu sapi juga terdapat dalam berbagai produk makanan. Jadi, Ibu perlu memeriksa label untuk bahan-bahan, seperti:

  • Gula susu, laktosa, susu padat, protein susu, susu modifikasi.

  • Kasein, kaseinat, protein whey, whey terhidrolisis, whey padat.

  • Laktosa, laktalbumin.

  • Kaseinat terhidrolisis.

  • Susu bubuk skim, susu padat tanpa lemak, lemak mentega.

Ibu bisa meminta rekomendasi mengenai jenis susu apa yang harus dikonsumsi si Kecil selama mengalami alergi susu sapi. 

Ibu juga tidak disarankan untuk memberikan susu lain sebelum berkonsultasi dengan dokter, ya. 

Jika masih memberikan ASI eksklusif, dokter mungkin akan menyarankan Ibu untuk menghindari konsumsi semua produk sapi. 

Nantinya, dokter akan meminta Ibu untuk melakukan pemeriksaan setiap 6-12 bulan untuk melihat apakah si Kecil sudah sembuh dari alerginya atau belum.

Baca Juga: Ini Akibatnya Jika Alergi Susu pada Bayi Terlambat Ditangani

Nah, Bu, itu dia penjelasan mengenai ciri-ciri anak alergi susu sapi dan cara mengatasinya. Lantas, apakah si Kecil masih bisa mengonsumsi susu? 

Jawabannya adalah iya. Ibu bisa mengganti susu sapi yang biasa anak minum dengan susu protein soya seperti Bebelac Gold Soya.

Bebelac Gold Soya adalah formula soya tinggi serat pertama yang dilengkapi nutrisi penting, seperti minyak ikan, omega-3, dan omega-6 untuk daya pikir anak, Advansfibre Soy+ FOS Inulin untuk mendukung perut hebat anak, serta 13 vitamin, 9 mineral, dan isolat protein soya untuk dukung pertumbuhan optimal.

Untuk mendapatkan hasil optimal, berikan anak Bebelac Soya tiga gelas sehari, ya, Bu, agar kebutuhan nutrisinya makin terlengkapi.

Semoga artikel ini membantu!

 

*direview oleh dr. Tania Savitri


Referensi:

  1. Badriul Hegar. (2013). Mengenal Alergi Susu Sapi pada Anak. Diambil dari: https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengenali-alergi-susu-sapi-pada-anak [Diakses 8 September 2021]
     
  2. Aldo Reynaldo, Badriul Hegar. (2014). Soy Infant and Extensively Hydrolyzed Formula as Therapeutic Formula for Cow’s Milk Protein Allergy. Diambil dari: https://media.neliti.com/media/publications/68126-EN-soy-infant-and-extensively-hydrolyzed-fo.pdf [Diakses 8 September 2021]
     
  3. Alain Bocquet, Christophe Dupont. (2019). Efficacy and safety of hydrolyzed rice-protein formulas for the treatment of cow's milk protein allergy. Diambil dari: https://www.mdpi.com/2072-6643/12/9/2654/htm [Diakses 8 September 2021]
     
  4. Made Astawan dan Ayu Prayudani. (2020). The Overview of Food Technology to Process Soy Protein Isolate and Its Application toward Food Industry. Diambil dari: https://worldnutrijournal.org/OJS/index.php/WNJ/article/view/V04.S1.0002/80 [Diakses 8 September 2021]
  5. Web MD. https://www.webmd.com/parenting/baby/milk-allergy-19/slideshow-cow-milk-allergy. Diakses pada 21 Agustus 2022.

  6. NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/childrens-health/what-should-i-do-if-i-think-my-baby-is-allergic-or-intolerant-to-cows-milk/. Diakses pada 21 Agustus 2022.

  7. Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/cows-milk-allergy#symptoms-of-cow%E2%80%99s-milk-allergy. Diakses pada 21 Agustus 2022. 

  8. Mayo Clinic. Lactose Intolerance. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lactose-intolerance/symptoms-causes/syc-20374232. Diakses pada 22 Agustus 2022.

  9. Edwards CW, Younus MA. Cow Milk Allergy. [Updated 2022 Jun 27]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK542243/



 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait