4 Resep Makanan Berkuah saat Si Kecil Susah Makan

Apakah Ibu sedang bingung karena anak susah makan? Jangan khawatir, Bu. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah terse...

Ditulis oleh : Tim Penulis

Ditinjau oleh : dr. Mikhael Yosia, DTM&H, BMedSci, PGCert, MKK

4 min
04 Sep 2023
Profile dr. Mikhael Yosia, DTM&H, BMedSci, PGCert, MKK
ide makanan kuah untuk si kecil


Apakah Ibu sedang bingung karena anak susah makan? Jangan khawatir, Bu. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah menyajikan makanan berkuah untuk si Kecil. 

Makanan berkuah seperti sup adalah salah satu jenis yang disukai anak, lho. Tidak hanya lezat, aneka hidangan ini juga kaya akan nutrisi dan mudah dicerna si Kecil, baik ketika ia sedang sakit atau karena sekedar malas makan.

Berikut ini berbagai ide resep makanan berkuah untuk si Kecil yang bisa Ibu coba di rumah. Yuk, disimak!

Ide Resep Makanan Berkuah untuk si Kecil

1. Sup Tuna Woku

Ibu, ikan tuna adalah salah satu makanan mengandung omega-3 tinggi yang merupakan asam lemak baik untuk menjaga kesehatan otak si Kecil. Berikut adalah resep ikan tuna woku, salah satu ide makanan berkuah yang rasanya segar. Ibu dapat melengkapi resep ini dengan beragam sayuran seperti tomat, daun bawang, hingga wortel untuk memenuhi serat si Kecil, lho.

Bahan:

  • 300 gram ikan tuna

  • Selembar daun jeruk

  • Seruas jahe dan serai, geprek

  • 2 batang daun seledri, iris tipis

  • 5 batang daun bawang, iris

  • 1 buah wortel, iris

  • 2 buah tomat, iris

  • Minyak goreng secukupnya

  • Merica dan garam secukupnya

  • 1,5 liter air bersih

  • 3 batang kemangi (sebagai pelengkap)

Bahan bumbu halus: 

  • 6 siung bawang putih

  • 6 siung bawang merah

  • 6 buah kemiri

Cara membuat sup tuna woku:

  1. Potong-potong tuna menjadi beberapa bagian dan rebus. Masukkan daun jeruk, serai, dan jahe. Tunggu sampai mendidih.

  2. Blender semua bahan bumbu halus, kemudian tumis sampai harum.

  3. Tunggu rebusan ikan mendidih, lalu masukkan bumbu tumis, aduk sampai merata. 

  4. Masukkan wortel, kemangi, daun bawang, tomat, ke dalam kuah berbumbu. Koreksi rasa dan tunggu hingga matang.

2. Kwetiau Kuah

Jika si Kecil tidak doyan makan nasi, Ibu bisa mengganti sumber karbohidrat lain, salah satunya kwetiau. Berikut adalah resep kwetiau berkuah lengkap dengan beragam sumber protein seperti bakso dan daging ayam.

Bahan:

  • 1 piring kwetiau basah

  • 5 jamur champignon, iris

  • 50 gr ayam cincang

  • 7 bakso ayam, iris

  • Sawi hijau secukupnya

  • 300 ml kaldu ayam

  • Gula dan garam secukupnya

Bumbu:

  • 1 sdm baceman bawang putih

  • 1/2 sdt merica bubuk

  • 1 sdt saus tiram

  • 1 sdm kecap asin

  • 1 sdm minyak wijen

  • 1 sdm wijen sangrai bubuk

Cara membuat:

1. Panaskan minyak. Masukkan baceman bawang, merica bubuk, dan ayam cincang. Tumis sampai harum.

2. Masukkan bakso ayam, kemudian tuang kaldu ayam. Tunggu mendidih.

3. Masukkan semua sisa bahan dan bumbu. Aduk merata, koreksi rasa. 

4. Tunggu sampai semua matang. Sajikan.

Baca Juga: 8 Pilihan Makanan Mengandung Prebiotik Baik untuk Anak

3. Rawon dengan Telur Asin

Jika Ibu ingin mencoba mengolah daging sapi yang merupakan sumber protein hewani penting untuk si Kecil, Ibu bisa memilih rawon. Resep berkuah yang kaya rasa ini bisa menjadi alternatif pilihan, terutama jika si Kecil bosan dengan masakan sehari-hari.

Bahan:

  • 700 gr daging sapi sandung lamur, rebus hingga setengah matang, lalu potong kecil-kecil

  • 700 ml kaldu dari air rebusan daging sapi

  • 2 asam jawa

  • 2 batang serai, memarkan

  • 1 ruas lengkuas, memarkan

  • 2 batang daun bawang 

  • 5 lembar daun jeruk purut

  • Minyak goreng secukupnya untuk menumis

Pelengkap:

  • Telur asin

  • Kerupuk udang

Bumbu halus:

  • 1/2 sdt terasi

  • 8 butir bawang merah

  • 5 siung bawang putih

  • 2 sdm ketumbar

  • 5 buah kluwak

  • 1 ruas kunyit

  • Garam secukupnya

Cara membuat:

1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum.

2. Masukkan daging sapi, asam jawa, serai, lengkuas, daun bawang, dan daun jeruk purut ke dalam bumbu tumis.

3. Masukkan air kaldu, masak hingga bumbu meresap. Sajikan rawon bersama telur asin dan kerupuk udang.

4. Bakso Daging Sapi

Bakso adalah pilihan menarik jika si Kecil susah makan. Bentuknya yang bulat dan rasa segarnya akan meningkatkan nafsu makan si Kecil. Tak perlu repot beli, Ibu bisa mencoba membuat bakso sendiri di rumah, lho. Berikut resepnya.

Bahan bakso:

  • 1 kg daging sapi (urat dan 4 buah tulang kaki)

  • 250 gr es batu

  • 250 gr tepung sagu

  • 5 sdm bawang merah goreng

  • 3 sdm bawang putih goreng

  • 1 butir putih telur ukuran besar

  • 1 sdt garam

  • 1 sdt lada bubuk

  • 1 sdt kaldu bubuk

  • 2 sdt baking powder

Pelengkap:

  • 3 batang daun seledri dan daun bawang

  • 3 buah wortel

  • 3 buah kentang

  • 1 keping mie telur

  • 1 keping soun

Cara membuat:

1. Bersihkan daging dan tulang sapi. 

2. Cincang halus daging sapi atau bisa gunakan chopper. Kemudian, campurkan seluruh bahan bakso dan uleni merata.

3. Diamkan selama 10 menit agar adonan rest. Kemudian, bentuk adonan menjadi bulat-bulat kecil.

4. Rebus bakso hingga matang dan tiriskan. Rebus mie telur dan soun, tiriskan. Siapkan kuah beserta sayuran (wortel dan kentang) atau sesuai selera. 

5. Tambahkan bawang merah dan seledri. Sajikan selagi hangat.

Baca Juga: Daftar Makanan untuk Anak 2 Tahun Hingga Usia Sekolah yang Baik untuk Otak, Salah Satunya Kolin

Jadi, mau coba resep yang mana dulu nih, Bu? Menu di atas menyajikan beragam sayur dan aneka daging sebagai bahan utama. Dengan begitu, Ibu juga bisa memberikan variasi sehat makanan berkuah dengan kombinasi lengkap antara protein, lemak, hingga vitamin, lho. 

Selain memberikan variasi sehat dari makanan berkuah, Ibu juga bisa bantu lengkapi nutrisi si Kecil dengan mencukupi kebutuhan kalsium harian melalui susu pertumbuhan.

Yuk, dukung awal semua kehebatan si Kecil dengan susu Bebelac yang dilengkapi FOS:GOS 1:9 yang teruji klinis serta Triple A (DHA, LA, ALA). Ibu juga bisa memberikan susu 2 kali sehari pada si Kecil, yaitu pada saat sarapan dan malam sebelum tidur agar si Kecil tumbuh hebat dengan akal kreatif dan hati yang besar. Semoga bermanfaat, ya!

 


Referensi:

  1. NCBI. (2012). The ‘picky eater’: The toddler or preschooler who does not eat. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3474391/

Temukan Topik Lainnya



Artikel Terkait