Penyebab Bentol Merah Gatal Seperti Gigitan Nyamuk pada Bayi & Cara Mengatasinya
Bentol merah di kulit bayi bisa karena kondisi ringan seperti gigitan nyamuk atau iritasi sampai kondisi seperti alergi dan infeksi. Periksakan ke dokter bila disertai gejala lain.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
dr. Attila Dewanti, SpA (K)
Diterbitkan: 17 Juni 2022
Diperbarui: 13 Maret 2026
Bentol merah gatal seperti gigitan nyamuk di kulit bisa jadi memang bekas digigit nyamuk atau akibat dari kondisi lain seperti alergi maupun biduran. Selain bentol, biasanya bayi juga merasakan gatal pada kulit.
Muncul Bentol Merah Gatal di Kulit Bayi, Apakah Ini Gigitan Nyamuk?
Muncul bentol merah gatal di kulit bayi memang sering dikira sebagai gigitan nyamuk. Namun, tidak semua bentol berarti bayi digigit serangga.
Bentol juga bisa muncul karena alergi, eksim, biduran, atau biang keringat, ruam popok, maupun gesekan pakaian, Bu. Beberapa kondisi ini tergolong ringan dan bisa membaik sendiri.
Hanya saja, Ibu tetap perlu waspada jika bentol semakin banyak disertai gejala lain yang membuat bayi tampak tidak nyaman.
Ciri Bentol Merah yang Paling Sering Dialami Bayi
Bentol merah gatal seperti gigitan nyamuk di kulit bayi masih termasuk normal bila menunjukkan ciri-ciri berikut:
- Bentol timbul atau muncul di kulit.
- Terasa gatal.
- Bisa muncul satu-satu atau bergerombol.
- Bentol paling sering muncul di area tubuh seperti wajah, tangan, kaki.
- Bentol tampak berwarna merah mudah atau kemerahan.
Baca Juga: 10 Penyakit pada Kulit Bayi dan Cara Mengatasinya
Perbedaan Bentol Merah Gatal pada Bayi Berdasarkan Penyebabnya
Sebelumnya sempat disebutkan kalau bentol merah gatal seperti gigitan nyamuk juga bisa disebabkan oleh kondisi lain. Berikut perbedaan beberapa penyebab bentol merah gatal di kulit bayi:
|
Penyebab |
Ciri Bentol |
Area Muncul |
Rasa Gatal |
Berpindah/Tidak |
Kapan Perlu Waspada? |
|
Gigitan nyamuk/serangga |
Bentol timbul satu per satu, kemerahan, kadang ada titik di tengah |
Area terbuka seperti wajah, tangan, kaki |
Gatal ringan-sedang |
Tidak |
Jika bengkak besar sampai membuat bayi demam |
|
Alergi kulit |
Bentol kecil atau kemerahan, kadang disertai ruam |
Area kontak langsung, seperti di leher, pipi, lipatan |
Gatal cukup kuat |
Tidak |
Jika bentol makin luas atau disertai pembengkakan |
|
Alergi makanan |
Bentol muncul tak lama setelah makan |
Wajah, bibir, badan |
Gatal |
Tidak |
Jika bibir/wajah bengkak atau bayi sulit bernapas |
|
Biduran (urtikaria) |
Bentol merah bergerombol, bentuk tidak beraturan |
Bisa menyebar ke seluruh tubuh |
Sangat gatal |
Ya |
Jika terjadi >24 jam, atau disertai demam atau sulit bernapas |
|
Infeksi virus/bakteri |
Bentol disertai ruam, kulit tampak meradang |
Menyebar, tergantung jenis infeksinya |
Bervariasi |
Tidak |
Jika bayi demam, lemas, atau nafsu makan menurun |
Bentol Merah pada Bayi yang Perlu Segera Diperiksakan ke Dokter
Bentol merah gatal seperti gigitan nyamuk sebenarnya bisa reda dan hilang sendiri. Namun, Ibu Bapak perlu lebih waspada dan segera periksakan kondisi si Kecil ke dokter bila muncul gejala berikut:
- Bentol disertai bengkak di wajah, bibir, atau kelopak mata.
- Bayi sulit bernapas atau napas berbunyi.
- Bentol disertai demam tinggi dan pembengkakan kelenjar getah bening.
- Bayi tampak lemas, tidak mau menyusu.
- Ada luka bernanah atau tanda infeksi.
- Bentol menyebabkan nyeri, gatal parah, hingga melepuh.
- Muncul infeksi, seperti membengkak atau berisi nanah.
- Tidak kunjung hilang atau justru semakin memburuk setelah diobati.
- Bentol di kulit bayi berlangsung lebih dari seminggu dan tidak ada perubahan.
Apakah Bentol Merah pada Bayi Bisa Hilang Sendiri?
Ya, bentol merah pada bayi bisa hilang sendiri jika penyebabnya ringan, seperti gigitan nyamuk, serangga, atau iritasi ringan. Ciri bentol termasuk ringan bila terlokalisir di satu area dan tidak disertai gejala lain.
Jika ringan, biasanya bentol mulai kempes dan memudar dalam waktu sekitar 3 hari. Namun, bentol bisa tidak membaik jika disebabkan oleh alergi berat atau infeksi.
Segera periksa ke dokter jika muncul pembengkakan di wajah atau bibir disertai demam, bayi tampak lemas, atau bentol semakin menyebar.
Baca Juga: 12 Cara Mengatasi Biang Keringat pada Bayi yang Aman
Cara Aman Menghilangkan Bentol Merah Gatal pada Bayi di Rumah
Bentol merah gatal seperti gigitan nyamuk tentu membuat bayi sangat tidak nyaman, apalagi bila muncul cukup banyak. Supaya kondisinya tidak bertambah parah, berikut cara mengatasi bentol merah pada bayi yang bisa Ibu lakukan di rumah:
- Jauhkan dari pemicu, seperti serangga, debu, makanan tertentu, atau produk yang baru digunakan.
- Kompres dingin selama beberapa menit untuk membantu meredakan gatal dan kemerahan.
- Gunakan produk perawatan yang lembut di kulit dan hypoallergenic agar tidak memperparah iritasi.
- Pakaikan bayi baju longgar dan berbahan lembut supaya kulit tidak bergesekan.
- Cegah bayi menggaruk, misalnya dengan memotong kuku secara rutin atau memakaikan sarung tangan khusus bayi.
- Biarkan bayi berendam dengan air dingin atau tidak terlalu panas.
Cara Mencegah Bentol Merah pada Kulit Bayi
Sebelum muncul bentol merah yang gatal di kulit si Kecil, pastikan Ibu menerapkan tips berikut untuk mencegahnya:
- Jaga kebersihan kulit bayi, termasuk rutin mandi, mengganti popok, dan mengganti pakaian saat berkeringat.
- Pilih produk perawatan bayi yang lembut dan hypoallergenic untuk mengurangi risiko iritasi atau alergi.
- Gunakan kelambu, pakaian tertutup, atau losion anti nyamuk untuk menghindari gigitan nyamuk ataupun serangga.
- Perhatikan setiap makanan baru dan amati reaksi kulit setelah bayi mencoba jenis makanan tertentu.
- Pakaikan bayi pakaian berbahan yang menyerap keringat, seperti katun, serta pakaian yang sesuai dengan cuaca agar tidak merasa gerah saat cuaca sedang panas.
- Lakukan imunisasi tepat waktu.
- Hindari membiarkan siapa pun yang sedang sakit mencium bayi.
Jadi, Bu, tidak semua bentol merah gatal seperti gigitan nyamuk itu berbahaya. Namun, Ibu Bapak tetap perlu lebih waspada terutama bila bayi tampak sangat tidak nyaman dan disertai gejala lainnya.
Jika Ibu butuh saran atau punya pertanyaan seputar kesehatan, tumbuh kembang, dan nutrisi anak, yuk langsung hubungi BebeCare.
Tim careline kami terdiri dari para ahli berlatar belakang keperawatan dan pendidikan gizi yang siap menjadi teman berbagi dan sumber informasi terpercaya untuk Ibu, 24 jam gratis tanpa perlu buat janji!
