9 Kandungan Susu Soya Kaya Nutrisi dan Tinggi Vitamin

Tips pilih susu soya sebaiknya yang sudah difortifikasi vitamin D dan kalsium, tinggi protein, dan rendah gula. Cek label nutrisi pada kemasan dan sesuaikan dengan kebutuhan anak.

kandungan susu soya-bebeclub


Susu soya merupakan sumber nutrisi nabati dengan kandungan utama protein tinggi (isolat protein), kalsium, vitamin D, serta omega 3 dan 6 yang mendukung pertumbuhan. Selain itu, terdapat isoflavon (fitoestrogen), serat, zat besi, dan asam amino esensial yang sebanding dengan susu sapi untuk menjaga kesehatan tubuh dan tulang.

Apa Itu Susu Soya?

Susu soya adalah minuman nabati dari ekstrak kedelai yang kaya nutrisi, bebas laktosa, dan tanpa kolesterol. 

Tersedia juga dalam bentuk formula berbahan isolat protein soya yang diperkaya vitamin, mineral, dan DHA untuk mendukung kebutuhan nutrisi anak, terutama yang alergi susu sapi. 

Kandungan proteinnya tinggi dan teksturnya mirip susu sapi, sehingga sering dijadikan alternatif bagi anak dengan alergi, intoleransi laktosa, atau pola makan vegetarian. 

Apa Saja Kandungan Gizi dalam Susu Formula Soya?

Susu formula soya adalah satu-satunya susu nabati yang diakui oleh para ahli dan organisasi kesehatan internasional karena memiliki kandungan gizi yang mirip dengan susu sapi.

Berikut daftar kandungan susu soya yang dapat melengkapi kebutuhan nutrisi harian anak:

1. Isolat Protein

Susu kedelai memiliki kandungan protein nabati kualitas tinggi, yakni isolat protein, dalam jumlah yang serupa dengan protein dalam susu sapi.

Sebuah riset dalam jurnal JAMA Pediatrics (2021) menyatakan bahwa kandungan protein dalam susu kedelai bahkan termasuk paling tinggi di antara jenis susu nabati lain.

Dalam 1 cangkir susu soya tanpa pemanis mengandung sekitar 7 gram protein.

2. Kalsium

Kandungan susu soya lainnya adalah kalsium yang baik untuk anak. Berbagai studi pun menunjukkan kalsium dari susu kedelai terfortifikasi dapat diserap dengan baik. 

Seperti yang kita tahu, kalsium penting untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang dan gigi anak. Nutrisi ini berperan besar agar tulang si Kecil tetap kuat seiring bertambahnya usia. 

Namun, pastikan Ibu memilih kandungan susu soya yang sudah difortifikasi dengan kalsium agar nutrisinya lebih lengkap dan manfaatnya lebih optimal untuk anak.

Baca Juga: Perbedaan Alergi Susu Sapi dan Intoleransi Laktosa pada Anak

3. Vitamin D

Kalsium dalam makanan diserap tubuh dengan bantuan vitamin D. Untungnya, kebanyakan produk susu formula soya di pasaran juga sudah difortifikasi dengan vitamin D tinggi.

Sebagian dari produk susu formula soya memiliki jenis ergocalciferol (vitamin D2), sedangkan susu sapi memiliki cholecalciferol (vitamin D3).

Vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang, membantu mengontrol kadar kalsium dalam darah, dan memperkuat imun tubuh. 

4. Serat

Tahukah Ibu kalau susu formula soya yang berserat tinggi terbuat dari isolat protein soya?

Nah, isolat protein soya adalah bentuk paling sederhana protein dalam biji kedelai yang dicampur dengan sumber nutrisi lain (termasuk serat) selama proses produksi.

Kandungan susu soya yang mencakup formula isolat protein dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan anak.

Manfaat serat baik untuk anak karena membantu menjaga kadar glukosa darah, mencegah sembelit, serta menjaga jumlah bakteri baik dalam usus.

5. Asam Lemak Esensial

Kebanyakan produk susu kedelai soya di pasaran juga sudah difortifikasi dengan kandungan asam lemak esensial omega-3 dan omega-6 yang baik untuk anak.

Omega-3 dan 6 bermanfaat untuk mendukung perkembangan otak si Kecil serta melindungi organ jantung dan mengoptimalkan imunitas anak. 

6. Isoflavon

Kandungan susu soya selanjutnya yang cukup tinggi yaitu isoflavon. Isoflavon adalah senyawa estrogen tanaman (fitoestrogen) yang fungsinya mirip dengan estrogen dalam tubuh manusia.

Makanan yang kaya isoflavon bersifat anti-radang dan antioksidan, yang artinya berpotensi mencegah kerusakan DNA sel akibat efek radikal bebas dari paparan polusi dan sinar UV.

Dalam jangka panjang, paparan berlanjut dari radikal bebas dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit jantung atau kanker.

7. Asam Amino

Protein dalam susu kedelai tergolong lengkap karena mengandung sembilan asam amino esensial yang hanya bisa diperoleh dari asupan makanan.

Secara khusus, susu kedelai kaya akan kandungan lisin yang berperan dalam penyerapan kalsium dan pembentukan protein untuk mendukung pertumbuhan tulang.

8. Frukto Oligosakarida (FOS) Inulin

FOS inulin adalah serat prebiotik dari tanaman yang juga terdapat dalam kandungan susu soya. Serat ini tidak dicerna, tetapi menjadi “makanan” bagi bakteri baik di usus.

Inulin membantu meningkatkan bakteri baik seperti Bifidobacterium, sehingga keseimbangan usus terjaga dan pertumbuhan bakteri jahat dapat ditekan. Dengan begitu, pencernaan anak bisa bekerja lebih optimal menjaga kesehatannya.

Baca Juga: 4 Perbedaan Susu Kedelai dan Susu Formula Soya untuk Anak

9. Vitamin dan Mineral

Susu soya juga mengandung beragam jenis vitamin dan mineral. Dengan begitu, banyak pula manfaat nutrisi-nutrisi tersebut untuk si Kecil.

Secara umum, vitamin dan mineral dalam formula kedelai berperan dalam regenerasi sel-sel tubuh, pembentukan darah, merawat organ tubuh, dan menjaga kekuatan tulang.

Siapa yang Cocok Minum Susu Soya?

Susu soya bisa menjadi pilihan untuk anak dengan kondisi tertentu. Berikut beberapa kondisi yang umumnya cocok dengan kandungan susu soya:

  • Intoleransi laktosa.
    Tubuh anak dengan kondisi ini tidak menghasilkan cukup enzim laktase, sehingga sulit mencerna gula dalam susu. Karena tidak mengandung laktosa, susu soya lebih aman untuk anak dengan intoleransi laktosa.
  • Galaktosemia.
    Kondisi ini membuat tubuh anak kesulitan memecah jenis gula galaktosa dalam susu. Susu formula soya bisa jadi alternatif yang lebih ramah di pencernaan. 
  • Anak alergi susu sapi.
    Susu soya populer dijadikan alternatif susu untuk anak dengan alergi terhadap protein susu sapi karena tidak mengandung protein susu sapi yang bisa memicu alergi.
  • Anak dengan masalah pencernaan tertentu.
    Pada beberapa kasus, susu soya lebih mudah diterima tubuh, sehingga membantu mengurangi keluhan seperti kembung atau tidak nyaman di perut.

Namun, spesifik pada anak yang punya alergi susu sapi, pemberian susu formula soya mungkin tidak selalu disarankan. Ini karena anak yang alergi dengan protein dalam susu sapi berisiko alergi juga terhadap protein dalam susu soya. 

Maka itu, pemberiannya harus tetap berdasarkan rekomendasi dokter anak ya, Bu. Sebab, Nutrisi dan kesehatan pencernaan saling berkaitan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Pantau kondisi pup si Kecil dengan AI Poop Tracker dari Bebeclub. Cukup dengan upload foto pup di atas popoknya dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik.

Ibu juga bisa lebih mudah memahami arti pup si Kecil dengan mencoba fitur AI Poop Tracker di Aplikasi Bebeclub Mobile. Melalui aplikasi ini, Ibu juga dapat mengumpulkan poin membership dan menukarkannya dengan berbagai hadiah menarik. Yuk, coba sekarang!

Tips Memilih Susu Soya yang Tepat untuk Anak

Ada banyak pilihan susu formula soya di luar sana, tapi mana yang paling pas untuk kebutuhan si Kecil? Beberapa hal berikut yang perlu jadi pertimbangan Ibu:

1. Pilih Susu Soya yang Difortifikasi Kalsium dan Vitamin D

Pastikan susu soya yang dipilih sudah diperkaya kalsium dan vitamin D untuk memastikan kebutuhan nutrisi si Kecil tetap tercukupi. 

Sebab, susu soya secara alaminya tidak mengandung kalsium dan vitamin D. Kedua nutrisi ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi si kecil agar kuat dan sehat.

Baca Juga: Mitos dan Fakta yang Perlu Ibu Pahami Soal Susu Soya untuk Anak

2. Perhatikan Kandungan Protein

Protein berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Ibu bisa pilih susu soya dengan kandungan protein yang cukup agar kebutuhan hariannya tetap terpenuhi.

Susu soya umumnya mengandung protein nabati, tetapi tetap perlu diperhatikan jumlahnya agar seimbang dengan kebutuhan anak.

3. Hindari Kandungan Gula Berlebih

Sebelum membeli, coba cek bagian belakang kemasan dan perhatikan jumlah kandungan gulanya ya, Bu. 

Beberapa produk susu soya mengandung gula tambahan yang cukup tinggi. Konsumsi gula berlebih bisa berdampak kurang baik untuk kesehatan dan kebiasaan makan anak.

Sebaiknya pilih produk dengan gula yang lebih rendah atau tanpa tambahan gula agar lebih aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

4. Cek Label Nutrisi Secara Menyeluruh

Jangan hanya terpaku pada tampilan depan kemasan yang terlihat menarik. Luangkan waktu untuk membaca label nutrisi pada kemasan sebelum membeli. 

Ini membantu Mama mengetahui kandungan gizi secara lengkap, mulai dari protein, lemak, hingga vitamin dan mineral.

Dengan begitu, Mama bisa memilih susu soya yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi si Kecil.

Nah, berbagai kandungan susu soya di atas bisa Ibu dapatkan lengkap untuk si Kecil dengan memilih susu formula soya yang tepat. Bebelac Gold Soya adalah susu soya dengan prebiotik yang terbukti klinis, diperkaya kandungan serat FOS inulin dan formula 100% bebas laktosa. Nutrisi tepat untuk dukung pencernaan si Kecil yang tidak cocok susu sapi. 

Bebelac Gold Soya

Formula dengan Isolat Protein Soya Cocok
untuk Anak 1 - 5 Tahun dengan FOS Inulin
dan Triple A (DHA, LA, ALA)​

Cek di Sini!

Jangan lupa daftar jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang! 

 

Informasi yang Wajib Ibu Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu

  1. Baby Center Editorial Team. (2026). Soy-based formula for babies. BabyCenter. https://www.babycenter.com/baby/formula-feeding/soy-or-milk-based-formula-which-is-better-for-my-baby_1962
  2. New Dietary Guidelines Say Soymilk Only Suitable Alternative to Cow’s Milk. (2020). SNI Global. https://sniglobal.org/new-dietary-guidelines-say-soymilk-only-suitable-alternative-to-cows-milk/
  3. ‌Queensland Government. Calcium for children. https://www.health.qld.gov.au/__data/assets/pdf_file/0027/367731/paed_calcium.pdf
  4. Children’s Hospital of Philadelphia Editorial Team‌. (2019). Vitamin D Supplements: What Parents Should Know. Children’s Hospital of Philadelphia. https://www.chop.edu/news/health-tip/vitamin-d-supplements-what-parents-should-know
  5. Vitamin D in children :: Royal National Orthopaedic Hospital. (2026). Rnoh.Nhs.Uk. https://www.rnoh.nhs.uk/services/ChildrenandYoungPeoplesOrthopaedicandLimbReconstruction/vitamin-d-children
  6. Astawan, Made., Prayudani. (2020). The Overview of Food Technology to Process Soy Protein Isolate and Its Application toward Food Industry. World ‌https://worldnutrijournal.org/OJS/index.php/WNJ/article/download/V04.S1.0002/80
  7. Kidshealth Editorial Team. (2026). Fiber for Kids & Teens | Nemours KidsHealth. Kidshealth.Org. https://kidshealth.org/en/parents/fiber.html
  8. Kids Need Fiber: Here’s Why and How. (2013, October 10). HealthyChildren.Org. https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Kids-Need-Fiber-Heres-Why-and-How.aspx
  9. ‌Ajmera, R. (2019, October 9). Should Kids Take Omega-3 Supplements? Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/omega-3-for-kids#what-are-they
  10. Lysine. (2026). Stanfordchildrens.Org. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=lysine-19-Lysine
  11. SHAPEmagazine Editorial Team. (2020). Banana Milk Is the Latest Milk Alternative to Hit Supermarket Shelves, But Just How Healthy Is It? Shape. https://www.shape.com/healthy-eating/healthy-drinks/mooala-banana-milk-nutrition
  12. ‌Verywell Health Editorial Team. (2026). Benefits and Risks of Taking Isoflavones. https://www.verywellhealth.com/isoflavones-benefits-side-effects-dosage-and-interactions-4687017
  13. Straight Talk About Soy • The Nutrition Source. (2018, August 6). The Nutrition Source - Harvard Chan School. https://nutritionsource.hsph.harvard.edu/soy/
  14. Checking your browser - reCAPTCHA. (2024). Nih.Gov. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6115998/
  15. ‌Team, B. E. (2024, March 23). How to Choose An Alternative Milk for Kids. Cincinnati Children’s Blog. https://blog.cincinnatichildrens.org/healthy-living/how-choose-alternative-milk-kids/
  16. Children’s Minnesota. (2024, February 7). Milk and kids – recommendations from a pediatrician. https://www.childrensmn.org/blog/milk-kids-recommendations-pediatrician/
  17. Fructooligosaccharides - type prebiotic : A Review. ‌https://www.researchgate.net/publication/301693191_Fructooligosaccharides_-_type_prebiotic_A_Review


Temukan Topik Lainnya

Artikel Terkait

Keuntungan Daftar Bebeclub

Keuntungan Daftar Bebeclub

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Desktop

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Desktop

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Desktop

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Mobile

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Mobile

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Mobile

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Gabung Bebeclub

Minimal 8 karakter, memiliki 1 angka (0-9), dan karakter spesial (@#$%^&)

Tidak
Ya

*Usia si Kecil Maksimal 12 Tahun