6 Manfaat Pijat Ibu Hamil, Bikin Lebih Happy dan Rileks Menjelang Persalinan
Seiring dengan membesarnya perut Ibu, pastilah banyak keluhan yang Ibu rasakan, mulai dari pegal, kram, hingga nyeri di area tubuh terte...
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Seiring dengan membesarnya perut Ibu, pastilah banyak keluhan yang Ibu rasakan, mulai dari pegal, kram, hingga nyeri di area tubuh tertentu. Dan di saat seperti ini, Ibu pasti akan berpikir betapa enaknya kalau melakukan pijat ibu hamil.
Ya, pijat ibu hamil memang sering jadi pilihan para ibu untuk membuat kehamilan terasa lebih nyaman. Dan tak hanya itu, ternyata ada banyak manfaat lain dari pijat ibu hamil, lho! Yuk, cari tahu bersama!
Manfaat Pijat Ibu Hamil
Semakin hari, ukuran janin kian membesar. Perut Ibu yang ikut membesar dan condong ke depan lama-kelamaan akan membuat Ibu merasakan nyeri di pinggul maupun bagian punggung bawah.
Tak hanya itu, selama masa kehamilan, kaki Ibu juga menjadi bengkak karena adanya tekanan dari perut yang membesar. Selain membuat Ibu tak nyaman, kondisi ini juga pasti akan menghambat aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Manjakan Buah Hati dengan Pijatan Halus dan Lembut ala Spa Bayi
Di saat seperti ini, Ibu butuh melakukan pijat khusus untuk ibu hamil. Ada banyak manfaat yang akan dirasakan oleh ibu dengan melakukan pijat kehamilan ini. Ini dia daftarnya, Bu!
1. Meredakan stres
Tak sedikit Ibu yang merasa cemas saat hamil, terutama Ibu yang baru pertama kali mengalaminya. Merasakan morning sickness yang seolah tak berkesudahan, dan ditambah bayangan akan proses persalinan yang akan dilewati nanti. Semua itu pasti membuat Ibu stres, ya?
Nah, salah satu manfaat pijat ibu hamil adalah membantu tubuh untuk rileks dan mengurangi stres. Pijat sendiri sudah lama diyakini bisa menurunkan hormon kortisol, hormon pemicu stres di dalam tubuh. Selain itu, pijat juga bisa meningkatkan hormon serotonin yang memicu rasa bahagia. Jadi, pijat memang bisa membantu rasa stres dan cemas ibu hamil berkurang.1
2. Mengatasi sakit punggung
Sakit punggung dikeluhkan oleh sekitar 50% ibu hamil. Selain karena faktor hormon kehamilan, hal ini juga disebabkan karena pertambahan berat badan Ibu dan janin yang semakin membesar, dan memberi tekanan pada pembuluh darah dan saraf di area punggung.2
Nah, pijat dapat membantu otot-otot yang tegang menjadi lebih rileks, termasuk otot-otot di daerah punggung, sehingga Ibu akan merasa lebih rileks dan nyaman.1
3. Mengurangi kaki bengkak
Kaki bengkak adalah masalah yang dialami hampir sebagian besar ibu hamil. Kondisi ini terjadi karena adanya penumpukan cairan di dalam jaringan tubuh. Pijat ibu hamil dapat membantu melancarkan sirkulasi di dalam tubuh, sehingga cairan tak menumpuk di area tubuh bagian bawah.3
4. Meredakan nyeri pinggul
Perubahan bentuk badan ibu hamil menyebabkan Ibu kerap berdiri dengan melengkungkan tubuh, guna menahan beban yang semakin membesar di perut. Lama-kelamaan, posisi ini dapat membuat Ibu mengalami sakit punggung bagian bawah.
Tak hanya area punggung, Ibu juga mungkin akan mengalami pegal dan linu di area bokong sampai kaki bagian belakang. Dan meski tak langsung menghilangkan rasa nyeri, pijat dapat memberi rasa nyaman sehingga rasa nyeri pada pinggul dapat berkurang.1
5. Memperbaiki pola tidur
Apakah Ibu juga kerap mengalami susah tidur di malam hari selama kehamilan? Ada banyak pemicu mengapa ibu hamil susah tidur, tapi paling sering adalah karena sulitnya menemukan posisi yang nyaman untuk berbaring. Miring salah, telentang pun susah.
Pijatan dapat membuat Ibu merasa rileks dan nyaman, sehingga Ibu bisa tertidur lebih mudah di malam hari.4
6. Membantu melancarkan persalinan
Saat hari perkiraan lahir semakin dekat, pijatan dapat membantu melancarkan proses persalinan, lho. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa ibu hamil yang menerima terapi pijat mengalami rasa sakit persalinan yang berkurang secara signifikan, dan persalinan mereka rata-rata 3 jam lebih pendek dengan lebih sedikit kebutuhan akan obat-obatan.1
Nah, untuk Ibu yang berencana ingin melakukan pijat kehamilan, pastikan untuk melakukannya secara aman, ya. Selain memilih terapis yang berpengalaman, pastikan juga Ibu tidak mengalami kondisi-kondisi berbahaya yang tidak disarankan untuk melakukan pijat kehamilan, misalnya seperti:
-
Mengalami deep-vein thrombosis atau DVT.5
-
Plasenta previa.6
-
Gangguan pembekuan darah.6
-
Diabetes.6
-
Kehamilan berisiko, seperti preeklamsia, pernah keguguran, atau melahirkan prematur.6
Dan kalau Ibu memang tak punya masalah kehamilan ataupun kesehatan yang serius, tak perlu ragu untuk melakukan pijat ibu hamil, ya, Bu. Atau, konsultasikan dulu dengan dokter untuk amannya!
Baca Juga: Manfaat dan Cara Memijat Bayi agar Nyaman