10 Stimulasi Bayi 7 Bulan agar Cerdas dan Makin Aktif
Ajak bayi tummy time, membaca buku, bermain cilukba di cermin, atau sensory play untuk stimulasi perkembangan di usia 7 bulan. Pastikan Ibu tahu tips agar stimulasi lebih optimal.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 08 Mei 2023
Diperbarui: 08 Januari 2026
Mengetahui cara stimulasi bayi 7 bulan akan membantu Ibu melatih perkembangan si Kecil dengan tepat sesuai usianya. Ketahui tahap perkembangan dan tips stimulasi bayi usia 7 bulan yuk, Bu!
Bayi 7 Bulan Sudah Bisa Apa Saja?
Pada usia 7 bulan, bayi kemungkinan besar akan mencoba untuk bergerak lebih aktif lagi, seperti berguling ke dua arah, menarik diri ke posisi duduk, hingga mencoba merangkak.
Bahkan, si Kecil sudah mulai mampu merespons suara dan obrolan Ibu dengan ocehan-ocehan kecilnya. Berikut perkembangan bayi 7 bulan dan aktivitas untuk mendukungnya:
|
Aspek Perkembangan |
Kemampuan Bayi 7 Bulan |
Contoh Aktivitas Pendukung |
|
Motorik kasar |
Belajar duduk tanpa bantuan, mulai merangkak. |
Lakukan tummy time, duduk dengan sandaran, letakkan mainan agak jauh agar bayi bergerak. |
|
Motorik halus |
Menggenggam dan memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain. |
Beri mainan berukuran sebesar telapak tangannya agar mudah digenggam. |
|
Bahasa dan komunikasi |
Mengenali namanya, menoleh saat dipanggil, mulai mengoceh “ba-ba” atau “ma-ma”, dan menggunakan anggota tubuhnya untuk berkomunikasi. |
Ajak bayi bicara sesering mungkin dan respons ocehannya. |
|
Sosial dan emosional |
Mulai mengalami separation anxiety, mampu menunjukkan apa yang sedang dirasakan melalui ekspresi wajah. |
Peluk untuk menenangkan bayi, membaca buku, dan menghabiskan lebih banyak waktu bermain bersama. |
|
Kognitif |
Mulai paham bahwa sesuatu tetap ada meski tertutup sedikit dan tahu konsep sebab-akibat seperti ketika menjantuhkan beda. |
Bermain cilukba dan gelembung sabun untuk melatih persepsi. |
|
Sensorik |
Tertarik dengan tekstur, suara, dan bayangan di cermin. |
Bermain finger painting, memegang benda bertekstur, atau eksplorasi cermin bersama Ibu. |
Cara Stimulasi Bayi 7 Bulan agar Perkembangannya Optimal
Stimulasi bayi 7 bulan tidak harus rumit kok, Bu. Aktivitas sederhana tapi penuh interaksi dan kasih sayang, sudah bisa membantu melatih kemampuan si Kecil. Berikut caranya:
1. Bermain Gelembung
Bermain gelembung merupakan stimulasi bayi 7 bulan yang menyenangkan untuk merangsang indra, fokus, dan motorik si Kecil.
Saat bermain gelembung, bayi akan mengembangkan koordinasi tangan dan matanya ketika ia mencoba menjangkau dan menyentuh gelembung.
Ibu cukup tiup beberapa gelembung ke arah si Kecil. Pada awalnya, mungkin bayi hanya akan melihat gelembung melayang, tapi lama-lama si Kecil semakin tertarik dan mulai berusaha menangkapnya.
Baca Juga: Perkembangan Bayi 7 Bulan dan Tanda Keterlambatannya
2. Bermain Cilukba Depan Cermin
Permainan cilukba memang sederhana, tetapi sangat efektif menstimulasi perkembangan bayi. Bahkan sejak usia 6 bulan, bayi sudah senang melihat bayangannya sendiri di cermin lho, Bu.
Untuk memainkannya, Ibu bisa duduk bersama bayi di depan cermin yang cukup besar agar ia bisa melihat pantulan benda lain.
Minta Bapak bersembunyi di balik selimut yang terlihat di cermin, lalu muncul sambil berkata “Cilukba!”, dan si Kecil pun biasanya tertawa melihat kejutan itu.
3. Pancing si Kecil Raih Mainan di Luar Jangkauan
Beberapa bayi mulai merangkak di usia 7 bulan. Jika si Kecil belum bisa merangkak sekarang, ini masih normal karena kemampuan ini biasanya dikuasai paling lambat pada usia 9 bulan.
Ibu bisa menstimulasi bayi 7 bulan dengan meletakkan mainan atau benda menarik sedikit di luar jangkauan bayi agar ia terdorong untuk berani bergerak dan melatih koordinasi ototnya.
Coba tempatkan barang favoritnya, seperti boneka atau mainan kesukaannya, untuk membuatnya lebih semangat mencoba merangkak ke arahnya.
4. Bernyanyi Bersama Si Kecil
Mengajak si Kecil bernyanyi menjadi stimulasi bayi 7 bulan, Bu. Aktivitas ini membantu melatih indra pendengaran serta kemampuan memahami bahasa dan emosi.
Bernyanyi adalah aktivitas yang membutuhkan indra pendengaran, sehingga bisa menjadi stimulasi untuk dapat memahami bahasa dan perasaan melalui nyanyian.
Kegiatan ini juga memperkuat bonding Ibu dan si Kecil. Coba nyanyikan lagu yang mendorong gerakan, seperti “Kalau Kau Suka Hati”, sambil mengajak bayi bertepuk tangan agar ia semakin antusias.
5. Bermain Boneka Tangan
Bermain dengan boneka adalah kegiatan sederhana namun sangat mendidik untuk si Kecil. Melalui boneka, Ibu bisa bercerita atau memberi instruksi untuk menstimulasi pendengarannya.
Meski bayi belum sepenuhnya memahami kata-kata, aktivitas ini membantu perkembangan bahasa dan interaksi sosialnya.
Ibu juga bisa membuat boneka tangan dari kaus kaki atau sarung tangan, cukup tambahkan kancing untuk mata dan benang wol sebagai rambut, tanpa perlu membeli mainan baru.
6. Bermain Finger Painting
Ibu bisa mengajak si Kecil bermain finger painting untuk menstimulasi indra visual, persepsi warna dan perkembangan sensoriknya.
Ibu bisa gunakan pewarna alami dari bahan makanan seperti puree mangga atau buah naga agar tetap aman jika tersentuh mulut.
Ajak bayi duduk di baby chair, siapkan kertas putih, lalu bantu ia mencelupkan tangan dan mencoret-coret dengan bebas untuk eksplorasi warna.
7. Tummy Time
Tummy time adalah stimulasi bayi 7 bulan yang sederhana, tapi sangat bermanfaat. Aktivitas ini memperkuat otot leher, lengan, dan punggung.
Ibu bisa melakukannya rutin 2-3 kali sehari selama 3-5 menit per sesi. Caranya, cukup letakkan bayi dalam posisi tengkurap, letakkan mainan dekat dengan si Kecil.
Biarkan bayi asyik bermain mainannya sambil tengkurap. Selain mendukung perkembangan motorik, tummy time juga membantu mengeluarkan gas dan mengurangi kolik.
Ibu juga bisa ikut tengkurap bersama si Kecil untuk membuat bayi semakin tertarik pada permainan.
8. Membacakan Buku Cerita
Membacakan buku juga bermanfaat untuk bayi sejak dini karena melatih daya ingat, pendengaran, fokus, serta menambah kosa kata.
Agar semakin menarik, Ibu bisa gunakan buku bergambar cerah. Ajak si Kecil duduk di pangkuan Ibu dan bacakan dengan suara yang ceria sambil menunjuk ilustrasinya.
Meski belum memahami isi cerita, bayi akan terhibur oleh suara Ibu dan tertarik pada gambar-gambarnya. Ia bahkan bisa mencoba meniru beberapa bunyi melalui ocehan.
Unduh kumpulan buku cerita anak interaktif dengan ilustrasi menarik di BebeStory dan temani si Kecil belajar nilai-nilai kebaikan dengan cara yang seru dan mudah dipahami. Gratis & bisa diakses kapan saja!
Baca Juga: 11 Rekomendasi Mainan 7 Bulan yang Edukatif
9. Bermain Tekstur (Sensory Play)
Sensory play adalah permainan yang melibatkan indra bayi, seperti sentuhan, suara, atau warna.
Aktivitas ini membantu bayi belajar mengenal dunia sekitar, membantu beradaptasi, hingga menstimulasi otak.
Menariknya lagi, sensory play turut mendukung perkembangan anak seperti bahasa, motorik halus, motorik kasar, kognitif, hingga regulasi emosi.
Ibu bisa mengenalkan berbagai tekstur aman seperti kain lembut, spons, bola karet, beras, hingga rumput untuk memaksimalkan sesi sensory play.
10. Latihan Duduk
Beberapa bayi mungkin sudah mahir duduk tanpa sandaran di usia 7 bulan, tapi ada pula yang belum.
Jika si Kecil masih belum mampu duduk mandiri, Ibu bisa terus melatihnya dengan mengarahkannya untuk duduk di posisi tripod.
Kedua kaki lurus lalu agak dimiringkan sedikit hingga kedua telapak kaki saling bertemu. Posisi ini akan mempermudah bayi untuk menjaga kestabilan tubuhnya.
Letakkan bantal di belakang tubuh bayi sebagai sandaran bila ia terjatuh. Namun, Ibu bisa membiarkannya berlatih menjaga keseimbangan tubuhnya sendiri.
Tips agar Stimulasi Bayi 7 Bulan Efektif
Stimulasi bayi 7 bulan idealnya dilakukan secara rutin setiap hari. Berikut tips stimulasi agar si Kecil merasa nyaman dan prosesnya lebih optimal:
- Lakukan stimulasi di waktu si Kecil segar, seperti setelah tidur atau menyusu.
- Hindari meneruskan stimulasi saat bayi tiba-tiba rewel dan merasa tidak nyaman.
- Hindari overstimulasi agar bayi tidak rewel.
- Ulangi kegiatan stimulasi setiap hari.
- Pastikan lingkungan aman, tidak ada benda tajam dan kecil berbahaya.
- Beri pujian setiap kali si Kecil mencoba hal baru.
- Alihkan perhatian bayi dengan mainan dan pindahkan ke area aman saat ia mulai bergerak dan menyentuh benda-benda yang tidak seharusnya.
Baca Juga: 10 Ide Mainan Edukatif Buatan Sendiri, Mudah dan Praktis
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Melakukan stimulasi bayi 7 bulan tentu membantu mengoptimalkan perkembangannya. Namun, Ibu tetap perlu sadar dan waspadai bila si Kecil mengalami gejala berikut di usia ini:
- Belum tahu namanya dan tidak menoleh saat dipanggil namanya.
- Tidak melakukan kontak mata.
- Belum bisa duduk meski dengan bantuan.
- Tidak meraih atau memegang benda di hadapannya.
- Tidak berusaha melakukan komunikasi dan mengeluarkan suara.
- Tidak berguling saat bermain.
- Tidak bereaksi terhadap suara keras.
Segera konsultasikan ke dokter anak bila si Kecil mengalami satu atau lebih dari tanda di atas.
Jika Ibu butuh saran atau punya pertanyaan seputar kesehatan, tumbuh kembang, dan nutrisi anak, yuk langsung hubungi BebeCare.
Tim careline kami terdiri dari para ahli berlatar belakang keperawatan dan pendidikan gizi yang siap menjadi teman berbagi dan sumber informasi terpercaya untuk Ibu, 24 jam gratis tanpa perlu buat janji!
