Umur Normal Bayi Tumbuh Gigi dan Tanda-Tandanya
Bayi umumnya mulai tumbuh gigi pertama kali di usia 6-9 bulan, yang diawali dengan dua gigi seri tengah di gusi bawah. Beberapa bayi bisa tumbuh gigi lebih cepat atau lebih lambat (setelah 12 bulan). Semua variasi ini masih dianggap normal.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 11 Mei 2022
Diperbarui: 10 Maret 2026
Sebagai orang tua baru, Ibu mungkin mulai bertanya-tanya umur berapa bayi tumbuh gigi. Beberapa bayi bisa tumbuh gigi di usia 3-4 bulan, 6-10 bulan, atau bahkan setelah 12 bulan. Mana yang normal dan tidak?
Supaya tidak bingung lagi, yuk, Bu, cari tahu kapan usia normal bayi tumbuh gigi.
Umur Berapa Bayi Normal Mulai Tumbuh Gigi?
Gigi pertama bayi umumnya mulai tumbuh pada usia 6-9 bulan.
Namun meski kebanyakan bayi mulai tumbuh gigi saat berusia sekitar 6 bulan, ada juga yang mengalaminya lebih cepat, yakni pada usia 3–4 bulan, atau justru lebih lambat setelah menginjak usia 12 bulan.
Seluruh variasi waktu ini masih tergolong wajar dan normal.
Jika Bayi Belum Tumbuh Gigi di Usia 6 Bulan, Apakah Normal?
Bayi yang belum tumbuh gigi di usia 6 bulan termasuk normal. Jadi, Ibu tidak perlu khawatir. Ada beberapa faktor yang menyebabkan gigi bayi belum tumbuh pada usia 6 bulan, di antaranya:
- Genetik
- Bayi lahir prematur
- Berat badan bayi lahir rendah
- Kekurangan nutrisi tertentu saat hamil
Biasanya, pertumbuhan gigi bayi disebut terlambat jika pada usia 12 bulan belum ada tanda-tanda tumbuh gigi sama sekali.
Jika gigi pertama bayi masih belum tumbuh lewat dari usia 12 bulan, sebaiknya segera bawa ke dokter gigi untuk mencari tahu penyebabnya, ya.
Baca Juga: Inilah Manfaat Susu untuk Pertumbuhan Gigi Anak yang Sehat
Urutan Pertumbuhan Gigi Bayi
Gigi bayi yang pertama kali tumbuh umumnya adalah dua gigi seri tengah di gusi bawah. Berikut ini adalah urutan pertumbuhan gigi bayi berdasarkan usianya:
- Gigi Seri Tengah Bawah (Central Incisors - Bawah): 5-10 bulan.
- Gigi Seri Tengah Atas (Central Incisors - Atas): 6-12 bulan.
- Gigi Seri Samping (Lateral Incisors - Atas & Bawah): 9-16 bulan.
- Geraham Pertama (First Molars - Atas & Bawah): 12-19 bulan.
- Gigi Taring (Canines - Atas & Bawah): 16-23 bulan.
- Geraham Kedua (Second Molars - Atas & Bawah): 20-33 bulan.
Umumnya, bayi akan memiliki 20 gigi susu lengkap di usia 2-3 tahun.
Ciri-Ciri Bayi Tumbuh Gigi
Bayi yang tumbuh gigi bisa merasakan tidak nyaman sehingga kadang jadi lebih rewel. Berikut ini adalah ciri-ciri bayi tumbuh gigi yang perlu Ibu tahu:
1. Mengeces
Salah satu ciri-ciri bayi tumbuh gigi adalah berliur lebih banyak dari biasanya, alias mengeces.
Liur ini bisa menyebabkan munculnya ruam di pipi. Untuk mencegahnya, segera bersihkan dengan lap atau tisu bersih jika melihat liur berkumpul di sekitar mulutnya.
2. Sulit Tidur di Malam Hari
Bayi yang sedang tumbuh gigi biasanya menjadi lebih rewel di malam hari dan sulit tidur.
Ini karena pertumbuhan gigi cenderung terjadi lebih cepat pada malam hari. Alhasil, ia mungkin sering terbangun karena rasa sakit dan gatal pada gusinya.
3. Hilang Nafsu Makan atau Menyusu
Gusi bengkak saat sedang tumbuh gigi bisa membuat si Kecil rewel saat makan atau menyusu.
Namun, Ibu tak perlu khawatir, ya, karena ini biasanya hanya berlangsung selama beberapa hari.
4. Rewel
Ciri-ciri bayi yang sedang tumbuh gigi adalah jadi lebih rewel dan sering menangis dari biasanya.
Ini merupakan salah satu bentuk komunikasi si Kecil karena proses pertumbuhan gigi terasa sangat menyakitkan baginya.
5. Suka Menggigit
Sebagian bayi suka menggigit benda apa saja yang ada di sekitarnya untuk membuat gusi yang bengkak terasa lebih nyaman.
Pada fase ini, Ibu bisa menyiapkan benda-benda yang aman untuk digigitnya, seperti teether.
6. Menarik Telinga atau Menggaruk Pipi
Jika si Kecil terlihat sering menarik daun telinga atau menggaruk pipinya, bisa jadi itu tanda bayi sedang tumbuh gigi.
Pertumbuhan gigi keluar dari gusinya dapat memicu rasa sakit, gatal, dan tidak nyaman sehingga memicu reflek menggaruk pada daerah pipi yang terdampak.
7. Demam dan Diare
Sebagian anak mungkin mengalami demam ringan selama giginya sedang tumbuh. Namun, suhu tubuh anak biasanya tidak sampai 38oC.
Beberapa anak juga ada yang tidak mengalami demam saat tumbuh gigi.
Selain demam, beberapa anak juga mengalami diare saat tumbuh gigi, meskipun belum ada penelitian yang menunjukkan hubungan keduanya.
Ciri Bayi Tumbuh Gigi vs Tanda Bayi Sedang Sakit
Bayi yang tumbuh gigi mungkin membuat Ibu bingung pada awalnya. Apalagi, ciri-ciri bayi tumbuh gigi memiliki sedikit kemiripan dengan ciri-ciri bayi yang sakit.
Berikut ini adalah tabel perbedaan ciri bayi tumbuh gigi dan ciri bayi yang sakit untuk membantu Ibu lebih memahami.
|
Ciri yang Muncul |
Akibat Tumbuh Gigi |
Akibat Sakit |
|
Rewel |
|
Disertai gejala demam tinggi, masalah saluran cerna, seperti muntah atau diare |
|
Demam |
Umumnya ringan, kurang dari 38oC |
Demam tinggi, mencapai atau lebih dari 38oC |
|
Diare |
Cenderung ringan,bahkan tidak muncul di beberapa bayi |
Diare bisa sangat encer dan cenderung lebih berat, lebih dari 3 kali |
|
Ruam |
Muncul di sekitar mulut akibat terlalu banyak liur |
Muncul di area lain, seperti tangan atau kaki |
Baca Juga: Anak Sering Menangis Tanpa Sebab? Cari Tahu Penyebabnya
Apa yang Harus Dilakukan Saat Bayi Tumbuh Gigi?
Terlepas dari umur berapa bayi tumbuh gigi, umumnya ciri-ciri yang muncul serupa. Begitu juga cara membuatnya lebih nyaman.
Beberapa hal yang dapat Ibu lakukan, yaitu:
1. Berikan Teether
Saat bayi tumbuh gigi, gusinya akan bengkak dan terasa sakit. Maka itu, ia akan terlihat lebih senang memasukkan dan menggigit benda apa pun di sekitarnya ke mulut.
Menggigit adalah cara agar gusinya terasa lebih nyaman. Ibu bisa memberikan empeng atau teether dingin. Ini dapat membantunya meringankan rasa sakit dan tidak nyaman pada gusi.
Hindari memberikan empeng atau teether yang terlalu dingin, bahkan sampai beku, ya, Bu. Sebab, hal ini dikhawatirkan justru bisa melukai gusi si Kecil.
2. Menggosok Gusi Bayi dengan Lembut
Salah satu cara yang bisa Ibu lakukan saat bayi tumbuh gigi adalah menggosok gusinya dengan lembut.
Ibu bisa melakukannya dengan jari yang dilapisi kain kasa atau kain bersih. Ibu juga bisa membiarkan si Kecil menggigit kain waslap bersih.
3. Berikan Makanan Dingin
Jika si Kecil sudah mulai MPASI, Ibu bisa memberikan makanan dingin, seperti yogurt atau potongan buah dingin untuk membuat gusinya terasa lebih nyaman.
Hindari memberikan makanan tinggi gula ya, Bu. Prioritaskan buah asli yang dan didinginkan.
Ibu juga sebaiknya menghindari memberikan kalung manik-manik untuk teething karena berisiko membuat anak tersedak.
Baca Juga: Bayi 10 Bulan Belum Tumbuh Gigi, Apakah Normal?
Cara Merawat Gigi Bayi Sejak Gigi Pertama Muncul
Sekalipun gigi bayi nantinya akan tanggal, penting bagi Ibu untuk menjaga kesehatan gigi bayi sejak pertama kali tumbuh.
Ibu perlu membawa si Kecil ke dokter gigi sejak umur satu tahun atau dalam 6 bulan setelah gigi pertamanya muncul.
Saat gusinya mulai bengkak, Ibu bisa menggosoknya lembut dengan kasa steril lembap. Saat giginya mulai keluar, mulailah sikat gigi si Kecil dengan pasta gigi yang mengandung fluoride.
Berikan makanan sumber kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan gigi seperti brokoli dan yogurt. Batasi pemberian makanan yang lengket dan tinggi gula seperti permen atau karamel.
Kapan Orang Tua Perlu Membawa Bayi ke Dokter?
Berbagai gejala yang muncul saat bayi tumbuh gigi umumnya bersifat ringan. Namun, Ibu mungkin perlu segera membawa si Kecil ke dokter jika menunjukkan gejala, seperti:
- Demam di atas 38oC
- Diare berat
- Mual dan muntah pada anak
- Ruam
- Gigi tidak kunjung muncul pada usia lebih dari 12 bulan
- Bayi sangat lemas
Demam tinggi dan diare berat bisa jadi tidak disebabkan oleh tumbuh gigi. Maka, jangan tunda ke dokter jika si Kecil mengalami gejala di atas, ya, Bu.
Setelah paham umur berapa bayi tumbuh gigi, Ibu juga bisa memantau indikator tumbuh kembang si Kecil yang lain lewat AI Growth Tracker. Cukup dari foto handphone, Ibu sudah bisa mendapatkan gambaran tumbuh kembang si Kecil kapan saja tanpa perlu alat khusus.
.png)
