Manfaat Membacakan Dongeng Anak Sebelum Tidur & Pilihannya
Dongeng anak sebelum tidur mengasah kreativitas, mengajarkan pesan moral, memperbanyak kosakata, dan memperkuat ikatan dengan orang tua. Lakukan selama 5–10 menit setiap malam.
Mendongeng sebelum anak tidur memberikan berbagai manfaat untuk tumbuh kembangnya, mulai dari memperkuat kedekatan emosional dengan orang tua, memperkaya kemampuan bahasa, hingga membantu mengasah daya imajinasi anak.
Apa Penyebab Anak Sulit Tidur atau Bosan Mendengar Cerita?
Anak sulit tidur biasanya karena kondisi rumah masih aktif mendekati jam tidur. Misalnya, suara dari gadget atau obrolan Bapak Ibu terdengar jelas. Anak pun ikut aktif sehingga sulit tidur saat jam tidurnya tiba.
Anak juga sulit tidur karena terlalu lelah. Alih-alih mengantuk dan tidur, terlalu lelah membuat tubuh melepas hormon adrenalin dan kortisol sehingga ia terjaga.
Bila tidak mau mendengar cerita sebelum tidur, bisa jadi anak bosan dengan alur, konflik, dan cara menceritakan yang terlalu datar. Anak merasa kurang terstimulasi untuk berimajinasi.
Mungkin orang tua bingung memilih dan cara membacakan cerita. Namun, kegiatan ini tetap harus berlanjut. Dongeng anak sebelum tidur penting untuk mengasah imajinasi, bonding, dan memperbanyak kosakata.
Manfaat Membacakan Dongeng untuk Anak Sebelum Tidur
Dongeng merupakan cerita khayalan yang mencerminkan kisah nyata sekaligus memberikan ruang si Kecil untuk berimajinasi dan mendukung tumbuh kembangnya.
Berikut manfaat membacakan dongeng anak sebelum tidur:
1. Mendorong Imajinasi & Kreativitas
Mendongeng menggunakan buku cerita bergambar ternyata meningkatkan imajinasi dan daya kreasi.
Ketika melihat gambar-gambar penuh warna, anak bisa menciptakan dunia baru, karakter-karakter menarik, dan petualangan yang seru.
Saat mendengar cerita dongeng, anak akan membayangkan seorang peri cantik, seekor kancil cerdik, atau buaya rakus. Tak heran bila dongeng anak sebelum tidur merupakan aktivitas mengasah imajinasi.
2. Mengajarkan Pesan Moral
Dongeng anak sebelum tidur juga membantu anak mempelajari nilai moral. Anak pun merasa terlibat dalam perjalanan tokoh dan mempelajari pelajaran moral yang disampaikan.
Dari pengalaman tokoh-tokoh ini, anak-anak dapat belajar tentang konsep seperti kebaikan, kejujuran, kerja sama, dan kesabaran.
Selain itu, tokoh-tokoh dalam dongeng sering kali memberikan kesan dan dapat diingat oleh anak-anak hingga mereka beranjak dewasa.
3. Memperbanyak Kosakata
Saat mendengar dongeng anak sebelum tidur, si Kecil terpapar kata-kata dan istilah baru. Proses ini memperluas kosakata dan memperkaya pemahaman tentang bahasa.
Anak-anak yang membaca secara aktif memiliki kosakata yang lebih besar dan lebih berkembang dibandingkan dengan anak-anak yang tidak terbiasa membaca.
Tentunya, hal ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada si Kecil.
Baca Juga: 12 Cara Mudah dan Seru Mengajari Anak Membaca
4. Melatih Berpikir Kritis
Menceritakan dongeng anak sebelum tidur melibatkan komunikasi dua arah antara anak dan orang tua. Selama bercerita, orang tua dan anak bisa bertanya atau menanggapi cerita.
Misalnya, Bapak Ibu bertanya, “Kira-kira, setelah ini, kancil akan pergi ke mana ya, Dik?” Pertanyaan ini merangsang kemampuan berpikir kritis dan mengeksplorasi pemahaman tentang cerita tersebut.
Jawab pula pertanyaan anak sesuai dengan usia dan pemahaman anak. Pastikan jawaban membangkitkan imajinasi dan mengajak mencari solusi.
Tujuannya, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, rasa ingin tahu, dan pemecahan masalah.
5. Menciptakan Bonding dengan si Kecil
Contoh kegiatan sebelum tidur ini juga meningkatkan ikatan emosional anak dengan orang tua. Saat bercerita, Ayah Ibu berbagi pengalaman, imajinasi, dan emosi dengan si Kecil.
Hal ini tentu menciptakan ikatan emosional antara orang tua sebagai pembaca, serta si Kecil yang menjadi pendengarnya.
Melalui pengalaman ini, orang tua dan si Kecil dapat merasakan kebersamaan, saling memahami, dan menciptakan ikatan yang lebih dalam.
6. Meningkatkan Konsentrasi dan Daya Ingat
Si Kecil yang mendengarkan dongeng anak sebelum tidur dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi dan daya ingat. Saat anak tertarik dengan cerita, ia akan mendengarkan lebih lama.
Kegiatan ini dapat membantu meningkatkan rentang perhatian si Kecil. Keterlibatan emosional dalam sebuah cerita dapat meningkatan daya ingat anak.
Kemampuan ini akan sangat berguna dalam kehidupan si Kecil, seperti menyimak pelajaran di sekolah, mengerjakan tugas, atau beraktivitas yang membutuhkan fokus dan perhatian lebih lama.
Rekomendasi Dongeng Anak Sebelum Tidur
Ibu bisa ;angsung unduh kumpulan buku cerita anak interaktif yang berisi nilai-nilai kebaikan dengan ilustrasi menarik secara gratis di BebeStory. Selain itu, berikut beberapa rekomendasi dongeng dengan pesan moral sangat bagus untuk si Kecil:
1. Dongeng Binatang
Salah satu dongeng binatang Indonesia adalah Si Kancil dan Buaya. Dongeng ini bercerita tentang seekor kancil cerdik yang hidup di hutan, tetapi buaya mencoba memangsa kancil.
Kancil pun mengelabui buaya dengan berbagai trik cerdas. Kancil meminta buaya menutup matanya dan menggigit batu yang keras. Lalu, kancil berlari menyeberangi sungai dan selamat dari buaya.
Dongeng ini mengajarkan berpikir kreatif untuk mencari solusi yang tidak biasa. Jadi, anak berpikir kritis saat menganalisis situasi, menghubungkan konsep, dan menghasilkan solusi efektif.
2. Dongeng Moral/Legenda
Salah satu legenda yang terkenal, yaitu Bawang Merah Bawang Putih.
Dongeng anak sebelum tidur ini menceritakan tentang hubungan dua saudara perempuan, yaitu Bawang Merah yang penuh iri dan egois, sementara Bawang Putih yang baik, jujur, dan tulus.
Pesan moral yang bisa diambil adalah sikap baik akan membuahkan hasil yang baik, begitu juga sebaliknya. Dongeng ini pun mengajarkan anak menggunakan 3 kata ajaib, seperti "terima kasih", "tolong", dan "maaf".
Anak yang sopan dan menghargai orang lain bisa lebih puas dengan diri sendiri dan membentuk hubungan yang positif dengan lingkungan sekitarnya.
3. Cerita Fantasi & Petualangan
Dongeng anak bisa berupa cerita fantasi dan petualangan, seperti Timun Mas. Dikisahkan, ada sepasang petani yang sulit punya anak, lalu bertemu raksasa Buto Ijo yang memberi bibit timun ajaib.
Timun itu berisi bayi perempuan bernama Timun Mas. Saat beranjak 17 tahun, ia diminta menyerahkan diri kepada Buto Ijo, tetapi ia dan orang tuanya menolak.
Karena menolak, orang tuanya menyuruh Timun Mas berlari dan membekali benda ajaib untuk melawan Buto Ijo. Satu per satu benda itu digunakan hingga Buto Ijo tenggelam dan Timun Mas pun selamat.
Cerita ini merangsang imajinasi anak dan mengajarkan cara berpikir kreatif. Anak belajar bahwa masalah bisa diselesaikan dengan cara tidak biasa meski dalam situasi sulit.
Baca Juga: Cara Memilih Buku Belajar Membaca Anak Sesuai Usianya
Bagaimana Jika Anak Sulit Fokus atau Tidak Tertarik Mendengarkan?
Membaca dongeng bisa membuat anak lebih tenang sehingga tidur terasa mudah dan lebih berkualitas. Namun, anak seringkali tidak tertarik mendengarkan atau sulit fokus dengan cerita. Bagaimana solusinya?
1. Gunakan Intonasi & Ekspresi Saat Membacakan
Intonasi dan ekspresi datar membuat dongeng anak sebelum tidur terasa membosankan. Anak pun sulit menyimak, bahkan terasa sebal.
Agar dongeng terasa intens dan hidup, gunakan intonasi dan ekspresi yang sesuai dengan alur cerita. Berikut cara mengatur intonasi dan ekspresi saat membacakan cerita pada anak.
- Pelankan kecepatan membaca untuk membangun suasana yang menegangkan.
- Percepat kecepatan membaca untuk menambah keseruan.
- Sesuaikan intonasi dan ekspresi sesuai emosi karakter, misalnya suara lesu dan wajah murung saat karakter bersedih.
- Atur volume suara sesuai adegan, misalnya berbisik saat momen diam atau keraskan suara saat adegan menegangkan.
2. Gunakan Gambar/Boneka/Properti untuk Interaksi
Cerita dan buku saja mungkin terasa hambar bagi si Kecil. Cobalah beli boneka bergambar menarik atau gunakan mainan dan boneka agar cerita semakin hidup.
Gambar, mainan, dan boneka bisa menarik perhatian si Kecil, bahkan menambah interaksi. Sebagai contoh, peragakan boneka saat berlari atau menutup mata, lalu ajak si Kecil menirukannya.
Pastikan mainan tidak mengeluarkan suara berisik yang bisa membuat si Kecil overstimulasi dan sulit tidur.
3. Durasi 5–10 Menit Sesuai Usia, Jangan Terlalu Panjang
Pilih dongeng sebelum tidur dengan durasi singkat, sekitar 5–10 menit. Cerita yang terlalu panjang justru bisa membuat si Kecil tetap terjaga karena penasaran dengan kelanjutannya.
Menjelang waktu tidur, si Kecil juga perlu mulai menenangkan diri dengan mengurangi aktivitas.
Karena itu, durasi mendengarkan cerita tidak perlu terlalu lama, cukup di bawah batas kemampuan menyimaknya, yaitu sekitar 8–12 menit.
Baca Juga: Panduan Lengkap Belajar Sambil Bermain, Manfaat, dan Aktivitas Seru untuk Anak
4. Tanya & Ajak Anak Menebak Apa yang Terjadi Selanjutnya
Membaca dongeng anak perlu bersifat dua arah. Untuk itu, berikan pertanyaan yang menarik perhatian. Misalnya, “Kira-kira, kenapa Buto Ijo meminta kembali Timun Mas, ya?”
Berikan pertanyaan yang membuat si Kecil menjelaskan dengan detail. Hindari pertanyaan tertutup dengan jawaban “ya” atau “tidak” agar percakapan terus berjalan.
Pertanyaan seperti ini juga mengasah daya imajinasi, meningkatkan bonding, dan membuat si Kecil menyimak secara utuh.
Tips agar Dongeng Jadi Rutinitas Malam Hari
Dongeng anak terbukti memberikan manfaat untuk tumbuh kembang si Kecil. Berikut cara membangun rutinitas dongeng sebelum tidur:
- Buat jadwal setiap hari: rutinitas yang konsisten dilakukan dengan melakukan tahapan yang sama setiap hari pada jam yang sama.
- Buat kamar terasa nyaman: atur suhu agar sejuk, redupkan lampu, dan tidak berisik.
- Variasikan cerita dan jenis dongeng: pilih berbagai cerita agar anak tidak bosan sekaligus menemukan cerita favoritnya
- Catat dongeng favorit anak: kembangkan diskusi dan pertanyaan agar anak tidak bosan dengan dongeng favoritnya.
Dongeng anak sebelum tidur berguna untuk mendorong kreativitas, mengasah kemampuan berbahasa, hingga mempelajari pesan moral penting. Pastikan dongeng tetap menarik tanpa membuatnya overstimulasi.
Bebelac 1 NutriGreat+ adalah Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya dengan 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x lebih tinggi, dan 0gr sukrosa. Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar si Kecil tumbuh bersinar dari dalam.
Daftar jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!
_GUM_KATALOG (2).png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
