4 Resep Nasi Tim MPASI Bayi 8 Bulan

Memasuki bulan ke-8, bayi sudah mulai bisa mengonsumsi makanan dengan tekstur lembek, contohnya nasi tim. Untungnya, nasi tim termasuk m...

Ditulis oleh : Tim Penulis

Ditinjau oleh : Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

4 min
21 Apr 2022
Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH


Memasuki bulan ke-8, bayi sudah mulai bisa mengonsumsi makanan dengan tekstur lembek, contohnya nasi tim. Untungnya, nasi tim termasuk makanan yang praktis dan mudah dibuat di rumah dengan resep yang tepat. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara membuat nasi tim untuk bayi agar nutrisinya tetap terjaga.

Simak di sini 4 rekomendasi resepnya serta tips dan trik membuat nasi tim sebagai MPASI, ya!

Panduan Cara Membuat Nasi Tim untuk Bayi

Tekstur nasi tim yang sedikit kasar tapi masih agak lembek cocok untuk melatih kemampuan mengunyah bayi mulai usia 8 bulan ke atas.

Sebab, bayi di rentang usia ini sudah mulai mampu mengatupkan bibir sepenuhnya ketika disuapi makanan untuk menarik makanan dari sendok ke dalam mulut. Bayi usia 8 bulan ke atas juga sudah boleh diperkenalkan dengan makanan dengan tekstur yang lebih kasar seperti nasi tim, karena giginya juga sudah mulai tumbuh dan si Kecil sudah mulai bisa memindahkan makanan dari satu sisi mulut ke sisi lainnya.

Nah, jika Ibu ingin menyajikan nasi tim, perhatikan tips dan cara di bawah dulu yuk sebelum membuatnya untuk menu MPASI baru si Kecil hari ini!

1. Kombinasikan dengan Daging

Agar asupan gizi yang didapat si Kecil lebih kaya dan bervariasi, pastikan nasi tim yang Ibu buat mencakup bahan pangan lain, ya, sehingga kandungan gizinya lengkap mencakup karbohidrat, protein, lemak sehat, dan mikronutrien seperti mineral seperti seng, zat besi, kalsium, asam folat, serta vitamin seperti vitamin A, C, D, E, B6, B12.

Sumber-sumber gizi ini sebagian besar dapat Ibu peroleh dari protein hewani seperti daging ayam, hati ayam, daging sapi, ikan berlemak (salmon, tuna, sarden), telur, dan kerang. Kombinasikan juga nasi tim buatan Ibu dengan topping sayuran seperti wortel dan brokoli secukupnya sebagai sumber asupan serat untuk bayi.

Asupan makanan dengan komposisi gizi yang tepat tidak hanya akan memperbaiki status gizi bayi, tapi juga bantu memperkuat daya tahan tubuhnya sehingga si Kecil mampu terhindar dari berbagai infeksi penyakit.

Selain itu, memasukkan sumber protein hewani seperti daging sapi, telur, ayam, dan ikan dalam nasi tim bayi juga bantu menekan risiko stunting sejak usia dini.

Sebisa mungkin selalu masak nasi tim dengan bahan-bahan segar, terutama pilihan daging dan sayurannya, bukan makanan beku sebagai MPASI anak. Pastikan juga bahwa telur, daging, hati, dan ikan dimasak sampai benar-benar matang sempurna.

Baca Juga: 5 Tips Memperkenalkan Makanan pada Bayi

2. Persiapkan Bahan-Bahan dengan Higienis

MPASI haruslah dibuat dengan bahan-bahan yang sehat, segar, dan bergizi lengkap untuk mendukung kesehatan juga tumbuh kembang bayi. Namun, yang juga penting untuk diperhatikan adalah proses memasaknya, Bu. Selalu dahulukan dengan mencuci tangan pakai air bersih mengalir dan sabun, juga cuci bersih sayuran, ya!

Ketika memasak nasi tim, pisahkan talenan yang Ibu gunakan untuk memotong sayur dan daging mentah, juga pisahkan mana talenan yang digunakan untuk memotong makanan mentah dan makanan matang. 

Selain itu, penting juga untuk selalu memperhatikan kebersihan peralatan masak lainnya. Misalnya, jangan gunakan pisau bekas memotong daging mentah untuk memotong telur rebus, atau menyuapi si Kecil menggunakan sendok yang Ibu pakai untuk mencicipi makanan. 

Semua tindakan ini penting dilakukan supaya tidak terjadi kontaminasi silang yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

3. Gunakan Air Kaldu

Ibu sebenarnya boleh saja membuat nasi tim dengan menambahkan gula dan garam untuk menyedapkan rasa. Penambahan gula dan garam memang dapat membantu si Kecil mau makan. Akan tetapi, anak di bawah usia 1 tahun sebaiknya diberikan gula dan garam sesedikit mungkin. 

Jadi, bagaimana caranya membuat MPASI yang terasa gurih tanpa bantuan garam dan gula, apalagi penyedap rasa buatan? Kuncinya terletak pada air kaldu yang kaya rasa. Ibu bisa menggunakan kaldu dari tulang sapi atau ayam yang mengandung banyak kalsium, magnesium, kalium dan fosfor yang bermanfaat meningkatkan kekuatan tulang dan gigi bayi.

Membuat kaldu memang tidak sulit, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama. Menyiapkannya dalam bentuk beku dapat mempersingkatkan waktu masak Ibu di dapur.

Jadi, Ibu bisa membuat kaldu sekaligus dalam porsi besar dan kemudian membaginya dalam ice cube atau plastik sesuai kebutuhan makan si Kecil.

Tulis tanggal pembuatan dan simpan dalam freezer untuk digunakan secara berkala. Dalam keadaan beku, kaldu bisa bertahan 3-6 bulan. 

Baca Juga: Resep MPASI Bayi 8 Bulan dan Aturan Pemberiannya

4. Hangatkan Nasi Tim dengan Cara yang Tepat

Ibu bisa memanaskan nasi tim menggunakan microwave atau kompor biasa. Sama seperti memanaskan makanan bayi pada umumnya, nasi tim yang dihangatkan harus benar-benar sampai panas dan mengeluarkan uap.

Bila Ibu menyimpan nasi tim dalam wadah tempat makan dan ingin memanaskannya, siapkan air panas dalam panci, kemudian masukkan wadah hingga benar-benar panas dan terlihat beruap. Pastikan kontainernya terbuat dari bahan tahan panas ya, Bu.

Setelah dipanaskan, diamkan sejenak agar makanan menjadi hangat sebelum disajikan kepada si Kecil. Dan jangan lupa, nasi tim hanya boleh dihangatkan sekali saja. Makanan sisa harus dibuang apalagi bila telah tersentuh mulut bayi atau sendok makan bayi karena bisa jadi telah terkontaminasi dengan bakteri.

5. Cicipi Makanan Sebelum Diberikan pada si Kecil

Rasa gurih nasi tim didapat dari kaldu sapi atau ayam serta tumisan bawang putih dan bawang bombay. Oleh sebab itu, penting membuat kaldu dengan benar. Namun, bila dirasa perlu menambahkan sedikit garam agar anak makan lebih lahap, Ibu boleh menambahkan sedikit gula dan garam.

Jangan lupa untuk mencicipinya lebih dulu untuk memastikan rasa serta kualitas bubur tim sebelum memberikan pada si Kecil. Bisa saja, kan, rasanya berubah selama masa penyimpanan di dalam kulkas atau freezer.

Pilihan Resep Nasi Tim untuk Bayi

Setelah tahu tips dan triknya untuk membuat nasi tim sebagai MPASI, berikut ini beberapa contoh resepnya yang bisa Ibu coba recook di rumah:

1. Nasi Tim Ayam Telur Puyuh

Bahan:

  • 100 gram ayam cincang.

  • 30 gram tahu.

  • 2 butir telur puyuh.

  • 150 gram bayam.

  • 10 gram daun bawang.

  • 1 buah bawang merah.

  • 1 buah bawang putih.

  • 1 sdt butter.

  • 1 sdt saus tiram.

  • 50 ml kaldu.

Cara Membuat Nasi Tim Ayam Telur Puyuh:

  1. Langkah pertama, cincang bawang merah dan juga bawang putih, kemudian tumis hingga harum.

  2. Berikutnya, masukkan ayam cincang lalu masak hingga matang.

  3. Setelah itu, masukkan juga jamur dan bayam secara berbarengan, aduk hingga merata.

  4. Jika sudah, kocok telur puyuh, lalu masukkan sambil diaduk agar tercampur dengan bahan lainnya.

  5. Bumbui dengan kecap manis, saus tiram, kaldu, dan juga masukkan daun bawang, lalu aduk sampai semua bumbu meresap.

  6. Terakhir, siapkan mangkuk yang sudah diisi dengan nasi setengah, lalu masukkan ayam dan kukus selama 5 menit.

  7. Nasi tim ayam jamur siap untuk dihidangkan!

2. Nasi Tim Ayam Buncis

Bahan:

  • 20 gr beras, cuci bersih.

  • 25 gr daging ayam, potong kecil-kecil.

  • 25 gr tempe, potong kecil-kecil.

  • 25 gr buncis.

  • 10 gr keju parut.

Cara Membuat Nasi Tim Ayam Buncis:

  1. Campur beras dengan air, daging ayam, dan tempe. Rebus sambil terus diaduk hingga menjadi bubur.

  2. Masukkan buncis dan tomat, masak hingga sayuran matang.

  3. Masukkan keju parut, aduk rata, angkat.

  4. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.

  5. Tempatkan dalam wadah, siap diberikan pada bayi.

3. Nasi Tim Bakmoy

Bahan:

  • 100 gr nasi matang.

  • 150 gr paha ayam.

  • 250 gr jamur, cincang halus.

  • 100 gr tahu putih.

  • 12-15 lembar daun sawi hijau.

  • 2 cm jahe.

  • ½ sdt garam.

  • 2 siung bawang putih.

  • 1 sdt saus tiram.

  • 1 sdt kaldu jamur bubuk.

Cara Membuat Nasi Tim Ayam Bakmoy:

  1. Rebus paha ayam dengan air, jahe dan garam sampai empuk, potong berbentuk dadu.

  2. Siapkan panci lalu geprek bawang putih dan tumis dengan minyak sayur.

  3. Masukkan tofu dan jamur, tambahkan 1 sdt saus tiram dan kaldu jamur bubuk.

  4. Masukkan ayam yang sudah dipotong dan sawi. Aduk hingga rata.

  5. Setelah matang tuang di atas nasi yang sudah dicetak, dan tim diatas kompor selama 10 menit.

  6. Masukkan irisan sawi hijau dan masak sebentar hingga bumbu meresap.

4. Nasi Tim Ayam Jamur

Bahan Nasi Tim:

  • 250 gram beras.

  • 350 ml air kaldu ayam.

  • 1 sendok teh kecap manis.

  • 1 sendok teh kecap asin.

  • 1 sendok teh saus tiram.

  • 1 sendok teh minyak wijen.

  • Kaldu jamur secukupnya.

Bahan Topping Ayam:

  • 250 fillet daging ayam, potong dadu kecil-kecil agar mudah dikunyah anak.

  • 100 gram jamur kancing kalengan, iris tipis.

  • 5 butir bawang merah, iris tipis.

  • 3 siung bawang putih, geprek, lalu cincang halus.

  • 3 sdm kecap manis.

  • 3 sdt kecap asin.

  • 2 sdt saus tiram.

  • 1 sdt minyak wijen.

  • 1 sdt garam.

  • 1 sdt gula.

  • ½ sdt lada bubuk.

  • 1 sdt kaldu jamur.

  • Air secukupnya.

  • Margarin dan minyak goreng untuk menumis.

  • 1 butir telur rebus, belah dua.

Cara Membuat Nasi Tim Ayam Jamur:

  • Pertama, buat nasinya terlebih dulu. Panaskan minyak wijen, tumis beras sebentar lalu tambahkan kecap manis, kecap asin, saus tiram dan kaldu jamur, aduk hingga merata. Lalu tambahkan air kaldu dan biarkan hingga meresap ke dalam beras.

  • Di wajan terpisah, masak topping-nya. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga bawang menjadi merah kecoklatan, lalu masukan potongan ayam dan jamur, kemudian aduk hingga rata. Beri air secukupnya.

  • Pada wajan topping, tambahkan gula, garam, kecap manis, kecap asin, saus tiram, minyak wijen, gula, garam, kaldu jamur dan lada bubuk. Masak hingga air menyusut.

  • Tata topping ayam jamur dan telur rebus pada dasar mangkok, lalu tutup dengan beras yang telah dibumbui tadi. Kemudian aduk semua bahan hingga merata.

  • Kukus selama kurang lebih 40 menit hingga matang.

  • Sajikan selagi hangat.

Selamat bereksplorasi membuat aneka variasi nasi tim, ya, Bu. Dengan memperhatikan 5 panduan dan langkah di atas, nasi tim buatan Ibu pasti jadi lebih sehat dan lezat.

Untuk menambah koleksi resep dan informasi lainnya seputar tumbuh kembang bayi, yuk kunjungi Bebe Journey. Di sini Ibu juga bisa sekaligus memantau milestone bulanan bayi, termasuk pertumbuhan berat dan panjang badannya dari bulan ke bulan.

Selamat mencoba!

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu


Temukan Topik Lainnya

  1. IDAI | Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). (2018). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi
  2. Cegah Stunting, Protein Hewani Harus Ada dalam MPASI – Info Sehat FKUI. (2020, October 5). Ui.ac.id. https://fk.ui.ac.id/infosehat/cegah-stunting-protein-hewani-harus-ada-dalam-mpasi/
  3. IDAI | Nutrisi pada Bayi dan Batita di Era New Normal Pandemi Covid 19. (2020). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/nutrisi-pada-bayi-dan-batita-di-era-new-normal-pandemi-covid-19


Artikel Terkait

icon resep
7 - 9 Bulan Resep

Resep Bubur Labu MPASI

Ditulis oleh:
Tim Penulis

Ditinjau oleh:
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
4 min
19 Jan 2022