17 Makanan Pelancar ASI Paling Ampuh agar Bayi Gemuk
Daun katuk dikenal sebagai makanan pelancar ASI paling ampuh. Agar ASI lancar, Ibu juga bisa konsumsi oat, kacang-kacangan (almond, kenari), sayuran hijau (bayam, daun kelor), serta buah seperti pepaya muda, kurma, dan alpukat.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 15 Januari 2026
Diperbarui: 15 Januari 2026
Ada banyak pilihan makanan dan minuman untuk melancarkan ASI. Makanan pelancar ASI paling ampuh antara lain daun katuk, oat, kacang almond, bayam, pepaya hijau, kurma, ikan salmon, dan sumber protein lain yang bergizi. Air putih juga sangat penting untuk mendukung produksi ASI tetap optimal karena hampir 90% ASI terbuat dari air.
Mengapa Makanan Berpengaruh pada Produksi ASI?
Makanan berpengaruh pada produksi ASI karena nutrisi yang ibu konsumsi ikut menentukan kualitas dan kandungan gizi ASI. Keseimbangan makanan sehari-hari sangat membantu menjaga jumlah dan konsistensi ASI.
Penelitian dari PubMed dan laporan CDC menunjukkan nutrisi seperti protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral penting untuk ASI. Asupan yang cukup membantu tubuh meningkatkan hormon prolaktin secara optimal untuk produksi ASI.
Jika ibu kekurangan gizi, tubuh harus mengambil cadangan nutrisi sendiri sehingga produksi ASI bisa terganggu. Karena itu, pola makan sehat sangat dianjurkan untuk mendukung pertumbuhan bayi.
Daftar Makanan dan Minuman Pelancar ASI yang Paling Ampuh
Menurut IDAI, mengonsumsi beragam jenis makanan saat menyusui dapat memengaruhi rasa ASI. Perubahan rasa ini membantu menstimulasi indra pengecap bayi.
Beberapa jenis makanan pelancar ASI yang bisa dicoba, di antaranya:
1. Daun Katuk
Daun katuk disebut-sebut sebagai makanan pelancar ASI paling ampuh. Dalam Indonesian Journal of Perinatology (2021), disebutkan ini berkat kandungan fitonutrien yang ada di dalam daun katuk.
Senyawa inilah yang diduga dapat meningkatkan hormon prolaktin. Hormon prolaktin sendiri adalah hormon yang berperan dalam produksi ASI.
2. Oatmeal
Oatmeal juga cukup populer sebagai salah satu makanan yang dapat membantu melancarkan ASI. Dalam oatmeal, terkandung nutrisi seperti serat, zat besi, magnesium, dan zinc.
Peran zat besi di dalam oatmeal-lah yang diduga bisa menambah produksi ASI. Sebab, kekurangan zat besi pada ibu menyusui bisa menurunkan produksi ASI.
Itulah kenapa, konsumsi oatmeal bisa membantu memenuhi kebutuhan zat besi ibu hamil sehingga produksi ASI tetap stabil, kualitasnya pun terjaga.
Baca Juga: 5 Tips Menyusui Bayi Baru Lahir Agar ASI Lancar
3. Salmon
Salmon mungkin tidak jadi makanan pelancar ASI secara langsung. Akan tetapi, konsumsi salmon yang kaya akan omega-3 akan membuat ASI yang diproduksi jadi berkualitas.
Nantinya, omega-3 yang ibu konsumsi lewat ikan salmon ini akan diteruskan ke si Kecil melalui ASI yang dia minum. Cukup omega-3 untuk anak akan membantu perkembangan otak anak secara lebih optimal.
4. Telur
Salah satu makanan pelancar ASI agar bayi bisa tumbuh cukup gizi dan gemuk adalah telur. Jurnal Maternal and Child Nutrition menyebutkan, konsumsi telur selama kehamilan bisa meningkatkan kandungan ASI.
Selain mengandung protein yang jadi sumber energi untuk ibu menyusui, telur juga mengandung kolin dan iodin yang berperan dalam tumbuh kembang otak bayi.
5. Kacang Almond
Almond juga terkenal sebagai makanan pelancar ASI yang cukup ampuh. Ibu bisa memakannya langsung ataupun mengonsumsinya lewat susu almond.
Kacang almond mengandung banyak nutrisi, yang paling unggul adalah vitamin E dan asam lemak yang ada di dalamnya.
Handbook of Milk Production, Quality, and Nutrition (2025) menyebutkan, asam lemak adalah salah satu faktor penting dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI.
Baca Juga: Cara Menghangatkan ASI yang Benar agar Nutrisinya Tidak Berkurang
6. Biji-bijian
Biji-bijian, seperti chia seed dan flax seed, seringnya tinggi akan nutrisi, seperti serat, omega-3, dan protein. Kandungan nutrisi ini tidak cuma bagus untuk meningkatkan produksi ASI, tapi juga menjaga kesehatan ibu menyusui.
7. Bayam dan sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau gelap, salah satunya bayam, juga jadi salah satu makanan pelancar ASI yang ampuh. Sayuran hijau sering kali mengandung zat besi yang tinggi.
Ketika zat besi dalam tubuh ibu cukup, produksi ASI pun jadi lancar.
8. Kurma
Kurma adalah salah satu buah yang dapat meningkatkan produksi ASI dan kualitasnya. Tidak heran kalau banyak yang menggunakan kurma sebagai bahan dasar makanan dan minuman pelancar ASI.
9. Buah Pepaya
Sebuah studi menunjukkan bahwa buah pepaya bisa membantu melancarkan ASI karena kandungan laktagogum di dalamnya. Ini adalah senyawa yang dapat meningkatkan produksi ASI.
Ditambah lagi, pepaya juga termasuk buah yang tinggi air dan vitamin C. Ini bisa membantu memenuhi asupan cairan ibu saat menyusui.
10. Daging Tanpa Lemak
Salah satu sumber protein dan zat besi yang tinggi adalah daging tanpa lemak. Ini bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu menyusui
Hindar memilih daging yang mengandung lemak tinggi ya, Bu. Terlalu banyak konsumsinya bisa menyebabkan kolesterol meningkat.
11. Daun Kelor (Moringa)
Bukan cuma daun katuk, daun kelor juga jadi salah satu makanan pelancar ASI yang cukup ampuh. Daun kelor mengandung vitamin A, C, dan kalsium.
Selain itu, daun kelor juga mengandung senyawa polifenol dan flavonoid yang dapat meningkatkan produksi ASI.
12. Kacang Arab (Chickpeas)
Kacang arab juga merupakan salah satu makanan pelancar ASI karena mengandung senyawa laktagogum, seperti protein, vitamin, mineral, dan fitoestrogen.
Keberadaan senyawa ini akan membantu produksi ASI meningkat.
Baca Juga: 10 Tanda Bayi Cukup ASI yang Mudah Ibu Kenali
13. Biji Wijen
Biji wijen termasuk salah satu makanan yang tinggi kalsium. Kandungan kalsium ini dapat membantu meningkatkan produksi ASI.
Selain itu, ibu menyusui juga membutuhkan kalsium yang tinggi untuk menjaga kesehatan tulangnya. Kalsium ini akan menambah jumlah kalsium untuk bayi yang ada di dalam ASI.
14. Fenugreek
Fenugreek (atau kelabat) sering dipakai untuk memperbanyak ASI secara alami. Ini karena fenugreek diketahui bekerja dengan cara memengaruhi kelenjar keringat.
Nah, payudara sendiri sebenarnya adalah kelenjar keringat yang dimodifikasi oleh peran hormon, sehingga dapat menghasilkan ASI.
15. Air Putih
Hampir 90% ASI terbuat dari air. Maka itu, penting buat ibu menyusui mencukupi kebutuhan cairan setiap harinya agar produksi ASI lancar.
Kemenkes RI (2024) menyebutkan, ibu menyusui membutuhkan tambahan 800 ml cairan agar produksi ASI lancar dan kebutuhan cairan ibu terpenuhi.
16. Susu Kedelai
Susu kedelai adalah salah satu sumber protein yang mengandung fitoestrogen alami. Kandungan fitoestrogen ini dapat membantu meningkatkan produksi ASI yang bisa membuat proses menyusui lebih lancar.
17. Jus Buah Asli
Jus juga bagus untuk membantu melancarkan ASI, tapi pastikan Ibu hanya menggunakan buah asli beserta daging dan serat buahnya tanpa tambahan gula, ya.
Ibu bisa menggunakan buah apa pun, tapi pepaya, jeruk, dan alpukat adalah beberapa yang direkomendasikan karena kandungan vitamin dan mineral, serta tinggi air.
Apalagi, alpukat adalah sumber lemak sehat. Jurnal Nutrients menyebutkan kandungan lemak baik dalam alpukat bisa menjaga kesehatan ibu hamil sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI.
Baca Juga: 11 Makanan untuk Ibu Menyusui agar Bayi Lancar BAB
Tips Konsumsi Makanan Pelancar ASI agar Lebih Optimal
Wajar jika Ibu merasa cepat lapar saat menyusui. Agar makanan pelancar ASI yang dimakan memberikan hasil optimal, Ibu bisa melakukan beberapa tips berikut:
- Makan setiap 3-4 jam sekali
- Minum sekitar 12-14 gelas per hari
- Perbanyak makanan yang mengandung protein, zat besi, dan kalsium
- Jadwal menyusui bayi lebih sering
- Istirahat cukup
- Hindari stres
- Pijat payudara sebelum menyusui
Makanan yang Harus Dibatasi oleh Busui
Selama masa menyusui, Ibu perlu menghindari beberapa jenis makanan. Sebab, beberapa jenis makanan berikut dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan baik ibu dan bayi, seperti:
- Alkohol
- Makanan yang terlalu pedas
- Makanan tinggi merkuri
- Minuman atau makanan tinggi kafein
- Makanan olahan atau cepat saji
Baca Juga: Penyebab Bayi Tidak Mau Menyusu dan Cara Ampuh Mengatasinya
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Jika setelah makan makanan pelancar ASI, produksi ASI tetap sedikit, Ibu bisa berkonsultasi ke dokter, khususnya konselor laktasi.
Untuk tahu produksi ASI sedikit atau tidak, Ibu bisa menilai apakah bayi sudah cukup ASI atau terus rewel karena masih lapar. Ibu juga dapat menilai berat badan bayi apakah sesuai kurva WHO atau tidak dengan mengeceknya di Growth Tracker Bebe Journey.
