Kebutuhan Omega-3 per Hari untuk Anak dan Cara Penuhinya
Tubuh tidak dapat memproduksi omega-3 sendiri, sehingga kebutuhan omega-3 harian anak harus dipenuhi dari makanan sehat.
Ditulis oleh :
Tim Penulis

Omega-3 adalah jenis lemak sehat atau lemak tak jenuh ganda. Memenuhi kebutuhan omega-3 per hari sangat penting untuk perkembangan kognitif anak, kesehatan jantung, dan sistem imunnya.
Berapa Kebutuhan Omega-3 per Hari untuk Anak?
Kebutuhan harian omega-3 anak tergantung dari usianya. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi dari Kemenkes RI, kebutuhan omega-3 anak dalam satu hari adalah:
- Anak usia 1–3 tahun: 0,7 gram
- Anak usia 4–6 tahun: 0,9 gram
- Anak usia 7–9 tahun: 0,9 gram
Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Omega-3 Anak
Memasuki usia 10 tahun nanti, kebutuhan omega-3 per hari anak akan berbeda berdasarkan jenis kelamin. Sebab, penelitian menunjukkan bahwa tubuh perempuan lebih mampu memproduksi DHA secara alami dalam tubuh dibandingkan laki-laki.
Ini terjadi karena hormon estrogen membantu meningkatkan kadar DHA, sementara hormon testosteron pada laki-laki justru menurunkannya.
Akibatnya, laki-laki perlu lebih bergantung pada asupan omega-3 dari makanan atau suplemen untuk mencapai kadar DHA yang optimal.
Sumber Makanan Kaya Omega-3 untuk Anak
Untuk memastikan Ibu memenuhi kebutuhan omega-3 anak dalam sehari, perbanyak konsumsi makanan di bawah ini:
1. Makanan Mengandung Omega-3
Tubuh tidak dapat memproduksi omega-3 sendiri, sehingga kebutuhan omega-3 harian harus dipenuhi dari makanan atau suplemen. Omega-3 pun ada banyak jenisnya, yakni EPA, DHA dan ALA.
Ikan dan makanan laut cenderung lebih tinggi kandungan DHA dan EPA, sedangkan sumber nabati seperti edamame, kenari, kacang merah, chia seed, flaxseed biasanya lebih tinggi kandungan ALA.
Baca Juga: 15 Pilihan Makanan yang Mengandung Omega-3 Tinggi
2. Makanan Fortifikasi
Saat ini juga sudah banyak makanan yang telah difortifikasi dengan omega-3 untuk membantu mencukupi kebutuhan per hari. Berikut contohnya:
- Jus buah kemasan.
- Roti.
- Susu.
- Telur.
- Yogurt.
- Butter, margarin, dan selai.
- Minyak goreng.
Tips Memastikan Anak Mendapatkan Cukup Omega-3
Studi melaporkan bahwa 8 dari 10 anak Indonesia usia sekolah kekurangan omega-3. Untuk mencegah ini terjadi pada si Kecil, berikut beberapa tips memenuhi kebutuhan omega-3 harian anak:
1. Susun Pola Makan Seimbang
Pola makan sehat dan seimbang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, termasuk omega-3.
Panduan "Isi Piringku" dari Kementerian Kesehatan RI menyarankan bahwa setiap kali makan, 50% dari piring anak sebaiknya diisi dengan sayur dan buah, sementara 50% lainnya terdiri dari makanan pokok dan lauk pauk.
Dengan pola makan yang terstruktur, anak bisa mendapatkan nutrisi yang lebih lengkap, termasuk asupan omega-3 dari sumber alami seperti ikan dan kacang-kacangan.
2. Variasikan Makanan Protein dan Nabati Kaya Omega-3
Untuk memastikan anak mendapatkan kebutuhan omega-3 per hari, berikan variasi makanan yang mengandung nutrisi ini sebelum beralih ke suplemen.
Beberapa contoh makanan kaya omega-3 yang bisa dikreasikan dalam menu anak adalah ikan panggang, nugget ikan buatan sendiri, sup kacang merah, serta tambahan chia seed pada puding.
Porsi ikan yang aman untuk anak-anak adalah sekitar 1 ons untuk usia 2 tahun dan meningkat hingga 4 ons pada usia 11 tahun.
3. Tambahkan Minyak Tinggi Omega-3
Minyak yang kaya omega-3, seperti minyak ikan, minyak canola, minyak kedelai, dan minyak alga, bisa menjadi pilihan yang baik untuk ditambahkan ke makanan anak.
Minyak ini tidak hanya meningkatkan asupan omega-3, tetapi juga baik untuk kesehatan jantung dan perkembangan otak.
Baca Juga: 15 Manfaat Minyak Ikan untuk Anak agar Tumbuh Optimal
4. Lengkapi dengan Susu Fortifikasi
Jika anak susah makan teratur, konsumsi makanan yang sudah difortifikasi bisa menjadi pelengkap untuk bantu memenuhi kebutuhan omega-3 per hari.
Salah satu sumber nutrisi tambahan yang dapat Ibu jadikan pelengkap makanan sehari-hari si Kecil adalah susu pertumbuhan terfortifikasi, seperti Bebelac 3 GroGreat+.
Bebelac 3 GroGreat+ diperkaya FOS:GOS 1:9 yang teruji internasional serta Triple A (DHA, LA, ALA). Bantu mendukung pencernaan sehat dan tingkatkan daya pikir kreatif si Kecil!
Kapan Anak Perlu Suplemen Omega-3?
Rata-rata anak usia 1–5 tahun hanya mengonsumsi 32,4 mg DHA & EPA per hari dari makanan. Artinya, anak baru memenuhi 40% dari kebutuhan hariannya.
Dalam kasus seperti ini, suplemen bisa menjadi solusi tambahan untuk bantu memenuhi kebutuhan harian omega-3 anak.
Berikut cara memilih suplemen omega-3 untuk anak:
- Pastikan suplemen mengandung tiga jenis omega-3 atau setidaknya memiliki EPA dan DHA.
- Cek jumlah omega-3 di suplemen. Bisa jadi ada suplemen yang mengklaim memiliki 1,000 mg minyak ikan per kapsul, tapi ternyata hanya mengandung 300 mg EPA dan DHA. Jangan terkecoh ya, Bu!
- Bagi anak yang memiliki alergi terhadap ikan atau makanan laut, hindari suplemen omega-3 berbahan dasar ikan dan pilih suplemen yang dibuat dari flaxseed atau alga.
- Simpan suplemen omega-3 di kulkas karena asam lemak gampang teroksidasi, yang nantinya akan mengurangi efektivitasnya. Beli suplemen baru setiap 3-4 bulan sekali untuk mengoptimalkan penyerapannya.
Kebutuhan omega-3 per hari yang tercukupi dapat memberikan manfaat bagi perkembangan otak, kesehatan jantung, kemampuan belajar, fokus, dan performa akademik anak.
Jangan lupa untuk bergabung menjadi member Bebeclub supaya Ibu bisa mendapatkan lebih banyak informasi seputar nutrisi dan tumbuh kembang si Kecil. Semoga artikel ini membantu!