Pentingnya Anak Bermain di Alam Meski Punya Alergi

Sistem daya tahan tubuh anak terutama pada lima tahun pertama usianya memang belum sebaik orang dewasa, Bu. Apalagi jika si Kecil juga m...

Ditulis oleh : Tim Penulis

Ditinjau oleh : Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK

5 min
08 Jan 2022
Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK


Sistem daya tahan tubuh anak terutama pada lima tahun pertama usianya memang belum sebaik orang dewasa, Bu. Apalagi jika si Kecil juga memiliki alergi. 

Karena kondisinya, si Kecil yang memiliki alergi umumnya cenderung memiliki beberapa keterbatasan, seperti lebih mudah sakit, sensitif terhadap beberapa kondisi lingkungan (udara, debu, suhu, makanan, minuman, dan sebagainya). Itu kenapa Ibu mungkin jadi harus lebih ekstra hati-hati membiarkan anak bermain sendiri di luar untuk menjaganya agar tidak terpapar hal yang menyebabkan alergi.

Padahal tanpa disadari, segala hal yang si Kecil lakukan saat bermain sebetulnya merupakan bagian dari proses belajar yang dapat mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Tidak hanya meningkatkan keterampilan motorik, bermain juga dapat membantu meningkatkan keterampilan sosial dan emosional si Kecil, lho!

Mengapa Bermain Sangat Penting Bagi Anak dengan Alergi?

Memiliki alergi tidak seharusnya menjadi alasan si Kecil tidak bermain. Jadi, tetap penting sebenarnya untuk memberikan si Kecil kesempatan sebanyak-banyaknya mengeksplorasi alam dengan bermain di luar demi mendapatkan stimulasi yang mereka butuhkan. 

Menurut American Academy of Pediatrics, bermain sangat bermanfaat menstimulasi perkembangan anak karena berdampak positif dalam kemampuan kognitif, fisik, sosial-emosional, hingga kesehatan tubuh mereka secara umum.

1. Optimalkan Kemampuan Sosial Anak

Dengan bermain, anak-anak juga punya kesempatan untuk belajar berinteraksi dan bergaul dengan anak-anak sebayanya. 

Di usia dini, anak-anak sebetulnya sudah siap bersosialisasi, lebih bersemangat mencoba hal-hal baru, dan punya rasa ingin tahu yang besar untuk mengeksplorasi lebih banyak tentang dunia yang mereka lihat. Nah, melalui bermainlah anak-anak bisa belajar berinteraksi dengan dunia di sekitar yang bermanfaat untuk mengasah keterampilan sosial emosionalnya.

2. Asah Akal Kreatif

Kegiatan bermain juga bermanfaat untuk membuat anak lebih kreatif. Pasalnya, ketika bermain, anak dapat mengembangkan proses berpikirnya serta ide-ide baru sehingga kreativitasnya akan terbentuk.

Bermain mampu mengembangkan kepercayaan diri serta keterampilan kognitifnya melalui kreativitas, memecahkan masalah, menguasai konsep-konsep baru, dan menguji ketahanan fisik.

Berikan si Kecil kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya dengan bermain, sehingga ia pun merasa memiliki kemampuan dan menjadi lebih percaya diri.

3. Lebih Jarang Sakit

Penelitian juga telah menunjukkan bahwa anak-anak yang lebih sering beraktivitas di luar ruangan setiap hari memiliki lebih sedikit alergi dibandingkan anak-anak yang hanya dibolehkan bermain di dalam ruangan.

Faktanya, semakin sering si Kecil dibolehkan bermain di luar ruangan, semakin besar pula kekebalan tubuh yang akan mereka bangun.

Ketika si Kecil dibiasakan bermain di luar, ia akan terpapar pada hal-hal pemicu alergi seperti serbuk sari, bulu hewan, atau debu, jauh lebih awal. Paparan dini yang disengajakan membuat tubuh si Kecil mampu mengenali zat tersebut dan akan mulai membangun kekebalan terhadap zat tersebut.

Saat kekebalan si Kecil terbangun, efeknya akan bertahan seumur hidup. Anak-anak dengan alergi yang aktif jadi cenderung lebih jarang sakit, lebih kecil kemungkinannya untuk menunjukkan gejala alergi, dan mereka pulih lebih cepat daripada anak-anak yang menjalani gaya hidup lebih pasif, bahkan ketika mereka sudah dewasa. 

4. Perkuat Bonding Ibu dan Anak

Dengan tidak melarang-larang atau membatasi anak bermain, Ibu akan membuka ruang komunikasi yang positif sekaligus membangun hubungan yang hangat dan sehat dengan si Kecil.

Jadi, apa yang dapat Ibu lakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi si Kecil saat bermain di luar?

Tips Menjaga Kesehatan Anak Alergi yang Hobi Bermain di Luar

Sebagai orang tua, Ibu pasti mengemban kekhawatiran dan tanggung jawab tambahan jika si Kecil memiliki alergi. 

Pada saat banyak anak kecil sibuk mengeksplorasi dunia baru di luar rumah, Ibu harus membuat cukup banyak aturan dan batasan untuk si Kecil sebelum membolehkannya bermain di luar. Tujuannya tidak lain tentu untuk menjaga si Kecil tetap aman dan terlindungi dari risiko paparan jajanan di luar atau alergen di udara yang dapat memicu kekambuhan alerginya.

Tapi, Bu, di luar sana ternyata cukup banyak anak alergi yang tumbuh kembangnya akhirnya kurang optimal karena orang tua terlalu hati-hati menjaga si Kecil. 

Maka, si Kecil yang memiliki alergi pun tetap butuh stimulasi sebanyak-banyaknya agar tumbuh kembangnya berjalan optimal. Bermain adalah cara anak belajar secara mandiri untuk memahami hal-hal baru yang ia lihat di dunia sekitar.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Ibu terapkan untuk menjaga si Kecil tetap aman saat bermain di luar meski memiliki alergi:

1. Jaga Kesehatan Pencernaannya

Salah satu strategi paling penting yang bisa Ibu lakukan adalah dengan mendukung kesehatan sistem pencernaan si Kecil dengan asupan nutrisi yang tepat. Sebab, sekitar 80% komponen sistem imun anak di awal masa pertumbuhannya berasal dari dominasi bakteri baik yang terdapat di dalam saluran cerna.

Jadi, kalau si Kecil mendapatkan nutrisi yang tepat, perutnya akan sehat dan daya tahan tubuhnya juga kuat sehingga tidak gampang terserang penyakit. Maka, jangan heran kalau perut juga disebut sebagai perlindungan alami anak.

Nah, untuk menjaga jumlah bakteri baik dalam usus si Kecil tetap seimbang, ia perlu asupan prebiotik FOS dan GOS yang akan menjadi makanan bagi bakteri baik tersebut. FOS:GOS bisa difortifikasi atau ditambahkan pada susu pertumbuhan anak, seperti Bebelac Gold Soya.

Yuk, dukung tumbuh kembang optimal anak yang tidak cocok susu sapi dengan Bebelac Gold Soya yang tinggi serat FOS, Inulin dengan isolat protein soya, Triple A (DHA, ALA, LA), serta bebas laktosa untuk dukung pencernaan baik, akal kreatif, serta tumbuh kembang yang optimal.

2. Pastikan Lingkungan Bermainnya Bersih

Mengetahui pemicu alergi pada anak adalah langkah paling penting.

Sebagai contoh, asma atau batuk karena alergi biasanya muncul ketika anak terpapar spora jamur di dinding teras yang lembap atau menghirup serbuk sari bunga di taman.

Asma atau batuk karena alergi juga mungkin kambuh saat polusi udara di luar rumah sedang buruk. Anak yang memiliki alergi debu mungkin juga rentan mengalami kambuh karena kondisi dalam rumah berdebu.

Jadi sebelum si Kecil bermain, cek dan kondisikan area rumah bersih dari debu dan hindari perabotan yang banyak menyimpan debu seperti karpet. Bersihkan juga jamur yang menempel di area-area lembap rumah.

3. Pilih Waktu yang Tepat

Yang paling penting juga, pilih hari dan waktu yang tepat jika si Kecil ingin bermain di luar rumah. Cek dulu perkiraan cuaca di hari itu dan seberapa baik kualitas udara di lingkungan tempat tinggal Ibu.

Jika debu, polusi, atau serbuk sari adalah pemicu alergi si Kecil, maka sebaiknya minta si Kecil main di dalam rumah dulu. 

Saat berada di dalam ruangan, tutup jendela dan pintu rumah kemudian nyalakan AC atau air purifier untuk menjaga sirkulasi udara tetap bersih.

4. Playdate dengan Tetangga

Playdate atau bermain di rumah teman memberikan kesempatan si Kecil untuk berinteraksi dengan beragam orang di luar lingkungan rumahnya. Hal ini penting untuk mengasah keterampilan sosial emosionalnya.

Karena, si Kecil akan belajar bagaimana caranya menghadapi orang baru, baik itu anak yang sebaya maupun orang dewasa. Playdate juga membantu anak-anak belajar merasa nyaman di sekitar orang lain dan berlatih berkomunikasi secara verbal dengan orang lain. 

Playdate di rumah seringkali memberikan suasana yang lebih akrab. Anak-anak dapat merasa lebih santai dan bebas untuk bermain dan berinteraksi, seperti bermain peran, puzzle, dan permainan seru lainnya.

5. Kenakan Pakaian Tertutup

Jika si Kecil alergi terhadap serbuk sari, debu, atau gigitan serangga, lindungi si Kecil dari paparan dengan mengenakan kaos serta celana panjang, topi, hingga kaus kaki dan sepatu ketika bermain di luar.

6. Minum Obat Alergi Sebelum Keluar Rumah

​​Kebanyakan obat alergi bekerja paling baik bila diminum sebelum anak terpapar, lho, Bun. Hal ini memungkinkan obat mencegah tubuh melepaskan histamin dan bahan kimia lain yang menimbulkan gejala alergi, dan efektivitas puncaknya adalah sekitar satu hingga dua jam setelah konsumsi.

7. Mandi Setelah Bermain di Luar

Gejala alergi dapat kambuh terlambat. Dalam artian, si Kecil mungkin sempat terpapar alergen sewaktu bermain di luar siang tadi, tapi gejalanya baru muncul pada sore atau malam hari. Sebab, alergen pemicunya mungkin masih menempel di badan atau pakaian si Kecil sepulangnya ia dari luar

Maka itu, segeralah minta si Kecil mandi dan ganti pakaian setelah mereka masuk ke dalam rumah. Cara ini dapat mencegah alergen “berpindah dan menetap” di kamar tidurnya.

Itu dia beberapa tips yang bisa Ibu terapkan untuk menjaga si Kecil tetap aman bermain baik di luar dan di dalam rumah meski memiliki alergi.

Dengan menerapkan batasan yang jelas dan tidak asal melarang, si Kecil dapat memahami apa yang Ibu harapkan untuknya sehingga ia pun bisa lebih menjaga diri dengan lebih baik selama bermain. Ketika si Kecil merasa aman dengan dirinya dan tidak dikekang terkecil di rumah, ia pun akan semakin percaya diri untuk mengeksplorasi dunianya.

Ingin dapatkan lebih banyak tips dan informasi parenting terbaru seputar tumbuh kembang anak dengan alergi? Yuk, daftarkan diri Ibu di Bebeclub. Ibu juga bisa dapatkan beragam promo dan penawaran menarik seputar susu Bebelac Soya, lho!

 

Temukan Topik Lainnya

Referensi:

  1. Kids & Springtime Allergies. (2020). @Childrensmercy. https://www.childrensmercy.org/parent-ish/2020/03/kids--springtime-allergies/
  2. Tips for Parents of Children with Allergies - Allergy and Asthma Associates, S.C. (2017, February 28). Allergy and Asthma Associates, S.C. https://foxcitiesallergists.com/tips-parents-children-allergies/
  3. Helping Kids with Allergies Enjoy the Great Outdoors. (2019). Playgroundprofessionals.com. https://playgroundprofessionals.com /play/health/helping-kids-allergies-enjoy-great-outdoors
  4. The Great Outdoors Is Good for Allergies. (2021). Science.org. https://www.science.org/content/article/great-outdoors-good-allergies#:~:text=Now%20there%27s%20another%20reason% 20to,and%20protect%20against%20inflammatory%20disorders
  5. Pendidikan, K., Kebudayaan, D., Bermain, P., Anak, B., & Dini, U. (2020). https://repositori.kemdikbud.go.id/18552/1/Pentingnya%20Bermain %20bagi%20Usia%20Dini%20%284%29.pdf


Artikel Terkait