Fakta Unik Seputar Kepribadian dan Karakter Bayi yang Ibu Perlu Pahami

Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang tua, setiap bayi akan menunjukkan karakter yang berbeda ketika mereka tumbuh dan berkemba...

Ditulis oleh : Tim Penulis

Ditinjau oleh : dr. Mikhael Yosia, DTM&H, BMedSci, PGCert, MKK

4 min
11 Aug 2023
Profile dr. Mikhael Yosia, DTM&H, BMedSci, PGCert, MKK
karakter bayi


Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang tua, setiap bayi akan menunjukkan karakter yang berbeda ketika mereka tumbuh dan berkembang. Meskipun dibesarkan di rumah yang sama, mereka tetap punya sikap dan karakter masing-masing yang unik, lho, Bu. 

Faktanya, karakter bayi baru lahir sudah menunjukkan gaya yang berbeda dalam menanggapi lingkungan sekitar. Beragam karakter bayi ini merupakan variasi awal yang muncul pada si Kecil dalam respons emosional dan reaksi terhadap lingkungan.

Baca Juga: 5 Cara Cerdas Membentuk Karakter Anak Hebat

Kenapa Ibu Harus Pahami Karakter si Kecil?

Memahami temperamen bayi dapat membantu hubungan orang tua dengan si Kecil, sekaligus hubungan bayi dengan sekitarnya, Bu. 

Dengan mempelajari sifat bayi, Ibu dapat membantu mengurangi konflik di kehidupan sehari-hari, dapat belajar memahami mereka dengan lebih baik, dan meningkatkan self esteem si Kecil.

Penting untuk dicatat bahwa, kepribadian si Kecil dapat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap caranya memandang dirinya sendiri. Seperti semua aspek perkembangan bayi, perhatian dan kasih sayang ibu merupakan faktor utama bagi kebahagiaan dan rasa aman mereka. 

Memahami 3 Tipe Karakter Bayi 

Tahukah Ibu, interaksi kita di keseharian dengan anak sepanjang pertumbuhannya akan membentuk karakter si Kecil. Jadi, karakter bayi bukan sepenuhnya terbentuk berdasarkan genetika. 

Ada kategorisasi temperamen yang berbeda oleh peneliti yang berbeda. Nah, penelitian paling berpengaruh dilakukan oleh Chess dan Thomas, dokter dan psikolog yang mempelajari 3 tipe kepribadian bayi. Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini!

1. Easy Temperament

Bayi dengan karakter easy temperament dicirikan oleh fungsi tubuh yang teratur, pendekatan positif terhadap situasi baru, kemampuan beradaptasi, suasana hati yang positif, dan reaksi yang tidak intens terhadap rangsangan.

Membesarkan si Kecil dengan karakter ini relatif mudah karena mereka menanggapi dengan baik beragam metode pengasuhan orang tuanya. Bayi dengan karakter easy temperament juga siap beradaptasi dengan penanganan orang tua yang berbeda.

Contoh Bayi dengan Karakter Easy Temperament

Selama pesta ulang tahun, si Kecil dengan mudah ikut serta dalam permainan tanpa rewel. Mereka juga akan dapat beralih dari aktivitas lain tanpa kesulitan.

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua dengan Bayi Easy Temperament?

Jika karakter si Kecil adalah easy temperament yang kerap dianggap ramah, Ibu dapat mendorong mereka untuk bermain dengan orang lain dan mencoba hal-hal baru. Namun, selalu ingat memasukan beberapa permainan individu yang menuntut konsentrasi ke dalam rutinitas si Kecil untuk membantu membangun fokusnya. 

2. Difficult Temperament

Bayi dengan karakter difficult temperament ditandai dengan mudah rewel di situasi baru, kemampuan beradaptasi yang lambat, suasana hati yang negatif, dan reaksi yang sensitif terhadap perubahan. 

Karakter bayi difficult temperament mempunyai ciri sangat reaktif dan cenderung banyak menangis. Si Kecil biasanya menangis keras dan sulit ditenangkan. 

Bayi dengan karakter difficult temperament cenderung memiliki masalah tidur. Ketika si Kecil terbangun di tengah malam, mereka akan kesulitan tidur kembali.

Contoh Bayi dengan Karakter Difficult Temperament 

Si Kecil sulit untuk menunggu giliran secara sabar. Contohnya, saat beralih dari bermain gim ke aktivitas lain, mereka mungkin akan mengamuk.

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua dengan Bayi Difficult Temperament

Jika Ibu adalah orang tua dengan karakter bayi yang sensitif atau difficult temperament, Ibu harus memastikan bahwa mereka memiliki banyak kegiatan tenang untuk dinikmati. Misalnya, permainan yang melibatkan fokus si Kecil, seperti bermain lego atau balok. 

Saat Ibu ingin mengajak si Kecil berpindah ke aktivitas lain ketika anak tengah bermain, Ibu sebaiknya memberi kesempatan anak mengambil jeda waktu beberapa menit. Misalnya, Ibu bisa menawarkan “Lima menit lagi kita mandi ya, Nak”. 

Selain itu, jika si Kecil sedang bermain dengan orang lain, Ibu juga bisa menjelaskan ke mereka terkait karakternya yang sensitif. Hal ini dilakukan agar dapat mengantisipasi dan mengkondisikan aktivitas bermain tetap nyaman untuk si Kecil.

3. Slow to Warm Up Temperament

Karakter bayi slow to warm up adalah bayi yang berhati-hati. Si Kecil dapat beradaptasi dengan situasi baru jika mereka diizinkan melakukannya dengan kecepatan mereka sendiri. Namun, jika ditekan untuk melakukannya, ia mungkin kembali ke kecenderungan alamiahnya untuk menarik diri.

Contoh Bayi dengan Slow To Warm Up Temperament

Ketika si Kecil dengan temperamen slow to warm up pertama kali tiba di pesta, mereka mungkin mengikuti di belakang orang tua, malu-malu dan tidak bergabung dengan bayi lain. Setelah melihat bayi-bayi lain bermain selama dua puluh menit, mereka akan dengan hati-hati bergabung dan bersenang-senang.

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua dengan Bayi Slow to Warm Up Temperament

Saat membawa si Kecil ke tempat baru atau terlibat dalam situasi baru, selalu sabar untuk membiarkan mereka berjalan dengan kecepatan mereka sendiri. Ibu juga bisa memeluk si Kecil dan selalu berada di dekatnya agar ia merasa aman berada di lingkungan yang baru. 

Baca Juga:  4 Game Mendidik untuk Bentuk Karakter Anak

Fakta unik seputar kepribadian atau karakter bayi yang bisa dipelajari adalah bayi akan menunjukkan gaya yang berbeda dalam menanggapi lingkungan. Dengan mengenali ciri-ciri individu mereka dan bekerja dengan ciri-ciri ini, Ibu akan membantu si Kecil belajar bagaimana berinteraksi dengan lingkungan mereka yang lebih luas secara hebat.

Yuk, dampingi perkembangan karakter si Kecil dengan mengunjungi BebeJourney. Di sini, Ibu bisa cek milestone bulanan si Kecil apakah sudah sesuai usianya atau belum, hingga mengecek grafik pertumbuhannya, lho. Gratis! 

Baca Juga: 4 Tipe Kepribadian Anak dan Pola Asuh yang Tepat Untuknya

 

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu


Temukan Topik Lainnya

  1. What Is Temperament Now? Assessing Progress in Temperament Research on the Twenty-Fifth Anniversary of Goldsmith et al. (2012). SRCD. https://srcd.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1750-8606.2012.00254.x
  2. Behavioral genetics and child temperament (2005). NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15956873/


Artikel Terkait