Kembali ke Tumbuh Kembang

Mudah Dilakukan di Rumah, 5 Kegiatan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun yang Bisa Melatih Keterampilan dan Kreativitas

Ibu, memasuki usia 3 tahun, keterampilan motorik halus si Kecil akan semakin teruji. Ia akan semakin senang mencorat-coret buku gambar, ...

4 min
12 Aug 2022
Menulis merupakan salah satu kegiatan motorik halus anak usia 3-4 tahun.

1 ibu tandai artikel ini informatif

Ibu, memasuki usia 3 tahun, keterampilan motorik halus si Kecil akan semakin teruji. Ia akan semakin senang mencorat-coret buku gambar, mulai tertarik mewarnai, melepas stiker dan menempelkannya di dinding, atau mungkin suka melipat-lipat kertas. Inilah beberapa kegiatan motorik halus anak usia 3-4 tahun yang akan sering Ibu temui.

Tentu saja, Ibu perlu mendukung semua kegiatan yang dapat melatih dan meningkatkan motorik halus si Kecil. Tak hanya dibutuhkan dalam kesehariannya saja, kemampuan motorik halus juga dibutuhkan ketika si Kecil akan memasuki masa usia prasekolah. Yuk, cari tahu apa saja kegiatan motorik halus anak usia 3-4 tahun yang perlu dikuasai si Kecil!

Manfaat Keterampilan Motorik Halus untuk Anak

Jika keterampilan motorik kasar hanya melibatkan gerakan tunggal yang menggunakan otot-otot besar, keterampilan motorik halus merupakan kemampuan yang dalam gerakannya membutuhkan koordinasi antara organ yang berbeda, misalnya, tangan, mata, lengan, dan anggota badan.1

Keterampilan motorik halus berkaitan dengan koordinasi antara mata dan tangan, mata dan kaki, atau mata, tangan, dan kaki, serta kemampuan menggerakkan jari. Misalnya saja gerakan mengambil benda, menyuap sendok ke mulut, menggambar, menggunting, dan berpakaian.1

Masalahnya, keterampilan motorik halus berkembang sedikit lebih lambat daripada keterampilan motorik kasar, Bu. Jadi, dibutuhkan kesabaran dan latihan untuk berkembang.1

Lalu, apa saja sebenarnya manfaat keterampilan motorik halus untuk si Kecil? Secara garis besar, inilah manfaat yang akan didapat si Kecil jika motorik halusnya berkembang dengan baik:2

1. Terampil dalam gerak jari-jemarinya

Keterampilan gerak jari-jemari dibutuhkannya untuk belajar menulis, menggambar, memungut benda-benda, dan mengancingkan pakaian. 

Memasuki usia 3 tahun, keterampilan motorik halus si Kecil semakin teruji, salah satunya mengancingkan pakaian.

2. Koordinasi mata dan tangan

Koordinasi mata dan tangan yang baik akan membantunya dalam melakukan berbagai keterampilan, seperti membentuk adonan atau lilin, menggambar, mewarnai, menempel, menggunting, memotong, hingga meronce.

3. Membantu mengendalikan emosi dalam beraktivitas

Kegiatan yang melibatkan motorik halus dapat melatih kesabaran si Kecil dalam mengerjakan atau membuat suatu karya.

4. Melatih kemandirian

Beberapa contoh kemampuan motorik halus yang sangat berperan dalam kemandirian anak adalah kemampuan membuka pintu, menyikat gigi, mencuci tangan, serta membuka dan mengancingkan pakaiannya.

Contoh Kegiatan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun 

Ibu, kegiatan motorik halus tidak memerlukan  tenaga, namun  memerlukan  koordinasi  yang  cermat  dan  tepat, serta harus dilakukan dengan  penuh  kesabaran  serta  konsentrasi.  Nah, dengan  semakin  baiknya kemampuan motorik halus si Kecil, hal ini juga bisa melatih keterampilan dan kreativitasnya, lho. Misalnya, ketika si Kecil sudah mahir menggunting kertas, ia bisa meningkatkan kreativitasnya dengan menggunting zig-zag.3

Tentu Ibu mau si Kecil tumbuh menjadi anak yang terampil dan kreatif, kan? Yuk, ajak ia melakukan kegiatan motorik halus berikut, yang sederhana namun dapat mengasah kreativitasnya.

1. Menggambar dan mewarnai 

Menggambar dan mewarnai sendiri sebenarnya merupakan kegiatan anak prasekolah yang dapat meningkatkan imajinasi dan kreativitas. Namun, kegiatan ini juga merupakan latihan untuk meningkatkan keterampilan motorik halusnya, lho. Goresan tangan si Kecil saat memegang pensil memerlukan koordinasi antara mata dan otot halus tangan.3

2. Berkreasi dengan lilin mainan 

Lilin lunak atau yang biasa disebut playdoh tak hanya dapat merangsang kemampuan motorik halus si Kecil, tapi juga meningkatkan imajinasi dan kreativitasnya. Sama halnya seperti menggambar, si Kecil bebas membuat bentuk apapun dari lilin mainan tersebut.3

3. Melipat kertas

Seni origami atau melipat kertas sudah dapat diajarkan kepada anak usia 3-4 tahun. Kegiatan ini tak hanya dapat menguatkan otot-otot jari dan tangan, tapi juga merangsang kreativitas si Kecil. Dimulai dari lipatan sederhana, selanjutnya Ibu bisa mengajarkan si Kecil seni melipat yang lebih kompleks, misal membuat bentuk perahu, kapal, dan sebagainya.3 

 Melipat kertas adalah salah satu keterampilan motorik halus yang harus dilatih anak.

4. Menggunting

Tak sedikit Ibu yang masih khawatir memberi gunting kepada si Kecil usia 3-4 tahun. Padahal, tidak apa-apa, kok, Bu, selama kegiatan ini dilakukan di bawah pengawasan Ibu atau orang dewasa lainnya. Menggunting tak hanya melatih koordinasi mata dan gerakan tangannya, tapi juga bisa melatih kreativitas si Kecil saat Ibu memintanya menggunting bentuk-bentuk tertentu.3

5. Membuat kolase

Kegiatan  kolase sangat berkaitan dengan perkembangan motorik halus sekaligus ajang kreativitas si Kecil. Dimulai dari proses menggunting gambar, menempel gambar, hingga menyusunnya menjadi bentuk yang menarik. Tak hanya merangsang daya imajinasi, tapi juga sekaligus kemampuan visual si Kecil.3

Dan jangan lupa, Bu, sambil mengajaknya berkegiatan melakukan aktivitas di atas, Ibu juga bisa bantu memberinya nutrisi yang tepat dari Bebelac 4. Di dalamnya terkandung triple A yang terdiri dari Asam Dokosaheksanoat (DHA), omega 3 atau asam alfa linolenat, serta omega 6  atau asam linoleat. Selain itu, dilengkapi pula dengan FOS dan GOS 1:9, serta vitamin dan mineral lainnya, di antaranya kalsium, zat besi, dan iodium. 

Bagaimana, Bu, sudah siap menemani si Kecil melakukan berbagai kegiatan motorik halus anak usia 3-4 tahun? Pastikan si Kecil selalu didampingi dalam melakukan kegiatan-kegiatan di atas, ya!


Reference:

  1. Panggung Sutapa, et al. 2021. Improving Motor Skills in Early Childhood through Goal-Oriented Play Activity. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8625902/ [Diakses 6 Juli 2022]
     
  2. Claire E. Cameron, et al. 2012. Fine motor skills and executive function both contribute to kindergarten achievement. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3399936/ [Diakses 6 Juli 2022]
     
  3. Zherly Nadia Wandi dan Farida Mayar. 2020. Analisis Kemampuan Motorik Halus dan Kreativitas pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase. Diambil dari: https://www.researchgate.net/publication/338333488_Analisis_Kemampuan_Motorik_Halus_dan_Kreativitas_pada_Anak_Usia_Dini_melalui_Kegiatan_Kolase [Diakses 6 Juli 2022]
     


 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait