4 Vitamin Untuk Otak Anak Yang Wajib Dikonsumsi

4 Vitamin untuk Otak Anak yang Wajib Dikonsumsi, Apa Saja?

detail-fb detail-wa detail-twitter

Anak-anak memiliki kebutuhan gizi yang tidak sama dengan remaja dan orang dewasa. Karena, pada 1.000 hari pertama kehidupan sangatlah penting untuk perkembangan otak setiap manusia.[1]

Pada masa-masa itu tentunya akan sangat memengaruhi perhatian, memori, sistem pembelajaran, sistem sensorik, kecepatan pemrosesan, kemampuan untuk melakukan banyak tugas atau rencana, serta kemampuan untuk mengendalikan impuls dan suasana hati.

Pada hal ini, tentu saja makanan merupakan aspek yang sangat berperan penting dalam perkembangan otak manusia, baik selama kehamilan dan selama dua tahun pertama kehidupan. Makanan-makanan itu dimaksudkan karena kandungan vitaminnya yang bagus untuk otak anak. Berikut vitamin untuk otak anak yang bisa Ibu berikan. 

Vitamin D

Fungsi dari vitamin D tak hanya baik untuk tulang saja, tapi juga berperan dalam melindungi otak dari kehilangan ingatan dan penurunan kemampuan mental.[2] Vitamin D juga berperan penting dalam perkembangan otak di kehidupan awal anak. Ibu perlu tahu, jika anak kekurangan vitamin D akan memiliki risiko cacat pada kehidupan awal termasuk masalah gangguan perilaku, belajar, dan ingatan atau memori.[3] Ibu bisa memberikan makanan yang tinggi akan protein seperti, ikan salmon, sarden, dan tuna, yang kaya akan vitamin D.

Vitamin E

Vitamin untuk otak anak kedua yang bisa Ibu pilih adalah Vitamin E. Mengandung antioksidan yang membantu otak untuk menggunakan glukosa yang nantinya akan dijadikan sebagai energi dan juga berperan dalam melindungi membran saraf otak. Asupan vitamin E bisa diperoleh dari biji-bijian, gandum, kacang-kacangan, kuning telur, minyak bunga matahari, minyak kedelai, dan sayuran berdaun hijau.

Vitamin B12

Vitamin selanjutnya yang bisa Ibu berikan untuk si Kecil adalah Vitamin B12. Memiliki peran dalam memproduksi bahan kimia otak yang berpengaruh pada fungsi otak dan suasana hati si Kecil.[4] Makanan yang bersumber dari B12 bisa Ibu peroleh dari daging, unggas, ikan, telur, kerang, sereal, dan produk susu.[5]

Omega-3 dan Omega-6

Perlu diketahui, sekitar lebih dari 60% otak berisi lemak dan asam lemak esensial seperti Omega-3 dan Omega-6 yang penting untuk jalannya proses kognitif, motorik, pengembangan sistem saraf, dan persepsi selama masa pertumbuhan otak.[6]

Omega-3 sendiri merupakan salah satu bagian penting dari membran sel dan memiliki efek anti-inflamasi (anti-peradangan). Tak hanya itu saja, Omega-6 juga memiliki fungsi untuk menyelaraskan kerja Omega-3 yang ada pada tubuh manusia.

Omega-3 dan Omega-6 merupakan "asam lemak esensial" yang memiliki peran untuk otak dan tubuh untuk mendukung kinerjanya agar berjalan dengan baik. Pasalnya dua zat ini sering ditemui mengelilingi sel-sel otak maupun sistem saraf.

Selain itu, Omega-3 dan Omega-6 menjadi salah satu bagian dari membran sel untuk mendukung terbentuknya komunikasi penting antar sel, sehingga bisa membantu terjadinya proses belajar dan mendukung anak cepat tanggap. Omega-3 dan Omega-6 tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah besar. Makanya untuk mendapatkan zat-zat tersebut haruslah bersumber dari makanan dan minuman yang bergizi.

Selain itu, Omega-3 pun bisa Ibu peroleh dari beberapa jenis makanan seperti alpukat, beberapa kacang-kacangan, hewan pemakan rumput, ikan, makanan laut, produk susu, dan telur ayam. Sementara Omega-6 bisa diperoleh dari makanan seperti kacang-kacangan, minyak jagung, minyak sayur, telur, dan susu.

Untuk membantu Ibu memenuhi vitamin untuk otak anak, Ibu bisa berikan Bebelac 4 HiQ-EQ+ untuk anak usia 3-6 tahun. Susu ini dilengkapi dengan formula minyak ikan, Omega-3 dan Omega-6 yang lebih tinggi, FOS:GOS 1:9 yang telah dipatenkan. Ada pula 13 vitamin dan 9 mineral dengan kandungan iodium, kalsium, vitamin A, zat besi, dan zinc. Semua kandungan tersebut baik untuk tumbuh kembang si Kecil. Bebelac 4 HiQ-EQ+ disarankan dikonsumsi 2 kali sehari.

 

[1] Claire McCarthy, MD. (2018, January 23). The crucial brain foods all children need. Retrieved from https://www.health.harvard.edu/blog/brain-food-children-nutrition-2018012313168

[2] Krueger, A. (2013, May 30). 7 Foods for Children's Brain Development. Retrieved from https://www.webmd.com/add-adhd/childhood-adhd/features/brain-foods-kids#1

[3] Anjum, I., Jaffery, S. S., Fayyaz, M., Samoo, Z., & Anjum, S. (n.d.). The Role of Vitamin D in Brain Health: A Mini Literature Review. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6132681/

[4] Hall-Flavin, D. K. (2018, June 1). Vitamin B-12 and depression: Are they related? Retrieved from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/depression/expert-answers/vitamin-b12-and-depression/faq-20058077

[5] Vitamin B-12 for Health. (2008, April 17). Retrieved from https://www.webmd.com/a-to-z-guides/supplement-guide-vitamin-b12#1

[6] Pentingnya Omega 3 & 6 sebagai Nutrisi Otak Anak. (n.d.). Retrieved from https://bebeclub.co.id/article/tips-advice/pentingnya-omega-3-6-sebagai-nutrisi-otak-anak/

Tag