pola makan anak

Menerapkan Pola Makan Sehat Bergizi Seimbang Untuk Anak

Hai Ibu, sudah tahu kan kalau si Kecil butuh nutrisi lengkap seimbang untuk tumbuh hebat? Maka, penting untuk memulai lifestyle sehat sejak dini dengan makan makanan bergizi dan menerapkan pola kebiasaan sehat. Hal ini penting lho Bu, karena kalau Ibu rutin mengenalkan anak dengan makanan sehat dan menjadi role model yang baik dalam soal makan, kebiasaan ini akan menjadi dasar yang baik baginya di masa dewasa.

Sebenarnya, mulai kapan pola makan sehat bisa diterapkan ke anak? Menurut World Health Organization (WHO), hal ini sebaiknya diawali dengan pemberian ASI eksklusif ke bayi yang kemudian dilengkapi dengan MPASI tanpa gula dan garam sejak usia si Kecil 6 bulan untuk mencukupi kebutuhan gizinya. Nah, saat usianya sudah 1 tahun ke atas, variasikan asupannya hingga mengandung  nutrisi yang penting untuk pertumbuhan, seperti protein, karbohidrat, serat, dan lemak.

Asupan nutrisi anak setiap harinya

Menurut rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementrian Kesehatan Indonesia tahun 2013, ini  jumlah nutrisi yang harus diasup anak usia balita (1-5 tahun) setiap hari:

 

Umur

Protein (g)

Lemak (g)

Karbohidrat (g)

Serat (g)

Air (g)

1-3 tahun

26

44

155

16

1200

4-6 tahun

35

62

220

22

1500

 

Melengkapi asupan nutrisi anak

Bagaimana cara untuk melengkapi semua nutrisi penting tersebut? Begini ya Bu:

  • Lemak: Lemak berfungsi membantu penyerapan vitamin, mengatur suhu tubuh, sumber energi, dan nutrisi untuk otak si kecil yang masih berkembang. Pastikan si Kecil mendapat sumber lemak baik ya! Ibu bisa mendapatkannya di ikan tuna, sarden, teri, tongkol, kakap, salmon, alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun.
  • Karbohidrat: Karbohidrat adalah sumber energi untuk anak sehingga dia bisa beraktivitas sehari-hari. Nah, sumber protein ada di makanan pokok yang setiap hari dikonsumsi, seperti nasi, kentang, singkong, jagung, pasta, dan sejenisnya.
  • Serat: Serat membantu memperlancar sistem pencernaan, menurunkan kadar kolesterol, dan mengontrol kadar gula darah. Serat banyak terkandung dalam sayuran dan buah-buahan, jadi, biasakan si Kecil untuk makan buah dan sayur setiap hari ya! Atau, Ibu bisa juga memilih produk yang diperkaya dengan serat, misalnya susu formula serat tinggi.
  • Protein: Protein penting untuk regenerasi sel tubuh si Kecil dan menjaga daya tahan tubuhnya lho Bu! Ibu bisa memberikan protein untuk si Kecil dari sumber protein hewani seperti daging, seafood, dan telur, juga sumber protein nabati seperti kacang-kacangan dan produk soya.

Apakah si Kecil masih membutuhkan susu untuk membantu melengkapi nutrisi ya? Tentu saja Bu, karena susu juga merupakan sumber protein. Susu formula misalnya, memiliki semua nutrisi penting yang dibutuhkan oleh anak yang sedang tumbuh. Ibu bisa memilih susu formula sapi atau formula soya untuk anak, tergantung selera mereka ya! Untuk mendapatkan rekomendasi terbaik, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak atau tenaga kesehatan ya Bu!

Nah, kalau si Kecil lebih disarankan untuk minum formula soya, pastikan Ibu memilih susu formula soya yang memiliki nutrisi selengkap susu sapi formula, juga diperkaya dengan serat tinggi untuk menjaga pencernaan anak tetap sehat dan mendukung perut sehatnya!

Ibu bisa mencoba produk terbaru dari Nutricia Bebelac Gold Soya, formula soya tinggi serat pertama dan satu-satunya di Indonesia yang dilengkapi berbagai nutrisi penting lainnya seperti Fish oil, omega 3, & 6 untuk dukung daya pikir anak, Advansfibre Soy+ FOS Inulin untuk dukung perut hebat anak, serta 13 vitamin, 9 mineral dan isolat protein soya untuk dukung pertumbuhan optimal. Rasanya pun sudah pasti enak, karena Bebelac Gold Soya tersedia dalam rasa vanila lezat yang pasti disukai si Kecil.

Kalau Ibu ingin tahu lebih lanjut tentang pola makan yang sehat untuk anak, konsultasikan dengan dokter anak atau tenaga kesehatan profesional terlebih dahulu ya untuk mendapatkan saran yang tepat!