Penyebab Bayi Tidak Mau Menyusu dan Cara Ampuh Mengatasinya

Usai melahirkan, fase selanjutnya yang harus dilalui oleh kebanyakan Ibu adalah menyusui bayi. Menyusui akan memberikan pengalaman yang ...

Ditulis oleh : Tim Penulis

Ditinjau oleh : Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

4 min
25 May 2023
Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Bayi tidak mau menyusu.


Usai melahirkan, fase selanjutnya yang harus dilalui oleh kebanyakan Ibu adalah menyusui bayi. Menyusui akan memberikan pengalaman yang sangat berharga untuk Ibu dan si Kecil. Proses menyusui tidak hanya sekadar memberikan manfaat ASI saja, tapi juga dapat mempererat ikatan emosional dan menciptakan hubungan penuh kasih sayang antara Ibu dan bayi.

Meski momen ini tentu menyenangkan, Ibu mungkin akan mengalami banyak sekali rintangan saat menyusui bayi. Salah satunya adalah ketika bayi tidak mau menyusu. Dalam situasi seperti ini, mungkin Ibu akan merasa takut apabila bayi tidak tercukupi nutrisinya dan mempertanyakan alasan mengapa si Kecil tiba-tiba menolak menyusu. 

Lantas, kenapa bayi tidak mau menyusu? Yuk, simak penjelasan selengkapnya dalam artikel ini ya, Bu!

Apa Penyebab Bayi Tidak Mau Menyusu?

Bayi tidak mau menyusu atau mogok menyusui terjadi ketika bayi menolak payudara Ibu, setelah sebelumnya menyusui dengan baik. Menolak menyusu bisa terjadi pada bayi usia berapa pun, bahkan balita juga bisa “mogok” menyusu. Namun, kebanyakan bayi di bawah usia 5 bulan akan mengalaminya. 

Bayi tidak mau minum ASIbiasanya berlangsung selama beberapa hari, tapi ada juga yang bisa sampai 10 hari, Bu. Tentunya ini akan membuat Ibu kesal ketika bayi berpaling dari payudara, terlebih lagi Ibu tidak tahu kenapa hal itu bisa terjadi.

Bayi tidak mau menyusu sebenarnya merupakan cara si Kecil memberi tahu bahwa ada sesuatu yang salah. Oleh karena itu, Ibu perlu memahami apa penyebab bayi menolak menyusu. 

Berikut ini telah dirangkum berbagai penyebab bayi tidak mau menyusu, yaitu:

1. Aliran ASI Terlalu Cepat

Penyebab bayi tidak mau menyusu biasanya disebabkan oleh ASI yang mengalir terlalu cepat dan kuat, sehingga bayi kesulitan untuk menyusu dengan nyaman. Sebagai solusinya, Ibu bisa memerah ASI sebelum mulai menyusu untuk membantu si Kecil mengikuti aliran ASI.

2. Bayi Tumbuh Gigi

Bayi yang sedang tumbuh gigi juga biasanya malas untuk menyusu, Bu. Ketika tumbuh gigi, bayi terkadang tidak sengaja menggigit puting Ibu. Melihat reaksi Ibu yang kesakitan, mungkin membuat bayi merasa takut untuk menyusu lagi setelah itu. Untuk menyiasatinya, Ibu bisa menawarkan ASI perah beku yang telah dibalut kain bersih untuk diisap atau dikunyah. Langkah ini dapat membantu si Kecil tidak merasa nyeri lagi sebelum menyusui.

3. Produksi ASI Berkurang

Selanjutnya, penyebab bayi tidak mau menyusu juga bisa karena produksi ASI berkurang. Bayi merasa kurang puas dengan ASI yang sudah tidak terlalu banyak, sehingga ia mogok menyusu. Salah satu kemungkinan pasokan ASI berkurang, yaitu bayi sudah mulai mengenal makanan padat. 

4. Aroma Tubuh yang Berbeda

Penyebab bayi tidak mau menyusu berikutnya adalah karena si Kecil tidak menyukai rasa atau bau dari produk wewangian yang Ibu gunakan. Pada dasarnya, bayi menyukai aroma alami dari tubuh Ibu. Jadi, cobalah untuk tidak memakai produk yang mempunyai aroma menyengat.

5. Perubahan Rasa ASI

Bayi tiba-tiba tidak mau menyusu ketika ia menyadari ada perubahan rasa pada ASI. Rasa ASI bisa dipengaruhi oleh vitamin atau obat-obatan yang Ibu konsumsi. Selain itu, mastitis atau peradangan pada payudara juga dapat membuat ASI terasa lebih asin. Untuk mengatasinya, Ibu bisa terus perah ASI agar rasa asin pada ASI bisa berkurang.

6. Bayi Semakin Aktif

Penyebab bayi tidak mau menyusu bisa jadi karena si Kecil sudah semakin aktif, Bu. Sudah menjadi hal umum bagi bayi usia 6 bulan sampai 9 bulan untuk mogok menyusu. Sebab, di usia tersebut bayi sudah semakin besar dan aktif, sehingga mudah untuk teralihkan perhatiannya. Waktunya juga mulai dihabiskan untuk bermain dan mengenal makanan padat atau MPASI.

7. Suasana yang Kurang Nyaman

Suasana yang tidak kondusif juga jadi salah satu penyebab bayi menolak menyusu. Nah, agar bayi dapat menyusu dengan baik, diperlukan suasana yang nyaman. Terlalu banyak gangguan di sekitarnya, seperti suara bising bisa membuat bayi tidak tertarik untuk menyusu.

Saat menyusui si Kecil, Ibu juga harus fokus dan tenang. Hindari menyusui bayi ketika Ibu merasa marah, atau frustrasi. Sebab, bayi bisa merasakan emosi Ibu, sehingga dapat mengganggu proses menyusui.

8. Bayi Sedang Sakit

Sama seperti orang dewasa, bayi juga akan merasa tidak nyaman untuk “makan” jika sedang sakit. Ada beberapa penyakit yang mungkin membuat bayi merasa malas untuk menyusu, seperti sariawan, luka kecil di mulut, dan flu. Ketika bayi sedang mengalami flu, hidungnya akan tersumbat sehingga membuat si Kecil sulit untuk bernapas saat menyusui. 

Selain itu, bayi yang terkena infeksi telinga akan malas untuk menyusu. Sebab, saat menyusu, posisi si Kecil miring sehingga akan ada tekanan pada telinganya. Tentunya hal ini membuat bayi tidak merasa nyaman.

Baca Juga: 4 Tanda Bayi Cukup ASI yang Mudah Ibu Kenali

Bagaimana Cara Mengatasi Bayi Tidak Mau Menyusu?

Ibu pasti khawatir dan panik saat bayi menolak untuk menyusu, karena khawatir kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi, atau khawatir produksi ASI semakin berkurang karena tidak ada permintaan menyusui dari si Kecil.

Pertama-tama, cobalah untuk bersabar, dan jangan memaksa bayi untuk menyusui, Bu. Sebab memaksa si Kecil hanya akan membuatnya semakin kesal. Nah, berikut ini beberapa cara yang bisa Ibu lakukan agar bayi mau menyusu lagi.

1. Menyusui Saat Bayi Mengantuk

Salah satu cara mengatasi bayi tidak mau menyusu adalah dengan coba menyusuinya saat bayi sedang tertidur, atau sangat mengantuk. Jika bayi menolak untuk menyusu saat bangun, cobalah berikan ASI ketika bayi sedang tertidur. Bayi mungkin lebih mudah menerima payudara dalam kondisi yang lebih tenang dan tidak terlalu sadar. 

2. Lakukan Skin to Skin

Selanjutnya, cara mengatasi bayi tidak mau menyusu bisa dengan melakukan pelukan skin to skin. Berikan lebih banyak skin to skin seperti menyusui si Kecil tanpa mengenakan pakaian untuk menjaga bayi tetap dekat dengan Ibu. 

3. Ubah Posisi Menyusui

Selain itu, Ibu bisa mengubah posisi yang berbeda saat menyusui bayi, terutama yang melibatkan gerakan, sehingga dapat membantu mengatasi bayi mogok menyusu. 

Ibu dapat menggendong si Kecil dan berjalan-jalan di sekitar rumah atau duduk di kursi goyang. Pastikan payudara Ibu dekat dengan mulut bayi. Gerakan yang lembut dapat membantu menenangkan si Kecil dan merangsang keinginan bayi untuk menyusu. 

5. Perhatikan Tanda Lapar

Bayi juga akan memberikan isyarat saat ia sedang lapar, Bu. Oleh karena itu, Ibu perlu mengetahui tanda-tanda ketika bayi ingin menyusu. Misalnya, bayi akan membuka dan menutup mulutnya mencari puting, membuat suara isapan, serta membuka mata dan menoleh ke arah Ibu. 

Dengan memperhatikan tanda-tanda ini, Ibu dapat membantu bayi untuk menyusu lebih mudah dan mencegah kemungkinan bayi kesal atau menangis karena lapar yang berlebihan.

6. Oleskan ASI pada Puting

Selanjutnya, cara agar bayi mau menyusu lagi bisa dengan mengoleskan ASI pada puting sebelum memberikannya pada si Kecil. Setetes ASI di ujung puting mungkin dapat "menggoda" bayi untuk menyusu. 

Selain itu, Ibu juga bisa memerah ASI terlebih dahulu sebelum memberikan payudara pada bayi agar alirannya lebih cepat.

7. Ciptakan Suasana Menyusui yang Nyaman

Seperti yang sudah dijelaskan, bayi bisa saja mogok menyusu karena suasana yang terlalu bising. Oleh karena itu, coba Ibu menyusui bayi di tempat yang sunyi, jauh dari kebisingan dan gangguan lainnya. 

Jika Ibu sedang marah atau stres hindari menyusui bayi, sebaiknya minta anggota keluarga lain untuk menggendong bayi sampai Ibu benar-benar rileks, baru setelah itu menyusui si Kecil.

Hal yang perlu Ibu ingat, meskipun bayi mogok menyusui, produksi ASI tetap berjalan. Tubuh Ibu masih "sibuk" untuk memproduksi jumlah ASI yang dihasilkannya setiap hari. ASI perlu diperah secara teratur menggunakan pompa atau tangan untuk menjaga produksi ASI dan mencegah terjadinya infeksi atau penyumbatan saluran pada puting payudara. Nantinya, ASI perah ini bisa diberikan pada bayi jika diperlukan.

Baca Juga: Metode Pelekatan yang Tepat Saat Menyusui

Nah, itu dia penjelasan lengkap mengenai penyebab bayi tidak mau menyusu dan cara agar bayi mau menyusu lagi. Jangan lupa, Ibu bisa mulai awali perjalanan hebat si Kecil dengan cek berbagai hal hebat yang dapat si Kecil lakukan di setiap bulan perkembangannya lewat Bebe Journey, lho!

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu


Temukan Topik Lainnya

  1. Nursing strike: Why your baby may refuse to nurse. (2021). BabyCenter. https://www.babycenter.com/baby/breastfeeding/nursing-strike_8490
  2. ‌When your baby won’t breastfeed. (2022). BabyCentre UK. https://www.babycentre.co.uk/a8490/when-your-baby-wont-breastfeed
  3. ‌Verywell. (2021). How Parents Can Get Through a Baby’s Nursing Strike. Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/how-to-get-through-a-nursing-strike-5205799
  4. Arora, M. (2018, June 21). Nursing Strike - Why Babies Refuse to Breastfeed. FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/nursing-strike-why-babies-refuse-to-breast-milk/
  5. ‌Joseph. (2020, August 11). 20 Reasons Why Baby Fusses Or Cries While Breastfeeding. MomJunction. https://www.momjunction.com/articles/baby-cries-while-breastfeeding-reasons-prevention_00641408/
  6. ‌Pelly, J. (2019, December 23). Is This a Nursing Strike? How to Get Your Baby Back to Breastfeeding. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/health/breastfeeding/nursing-strike-2#causes
  7. ‌IDAI | NYERI SAAT MENYUSUI: BAGAIMANA MENGATASINYA. (2017). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/nyeri-saat-menyusui-bagaimana-mengatasinya
  8. ‌IDAI | Bagaimana menyusui dengan benar? (2013). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/bagaimana-menyusui-dengan-benar


Artikel Terkait