10 Mainan Edukasi untuk Anak Usia 5 Tahun

Pada usia 5 tahun, si Kecil sudah memiliki banyak kemampuan yang luar biasa dalam belajar dan mengenal hal-hal baru. Untuk itu, Ibu dapa...

Ditulis oleh : Tim Penulis

4 min
28 Apr 2023
Anak perempuan sedang asyik bermain balok susun.


Pada usia 5 tahun, si Kecil sudah memiliki banyak kemampuan yang luar biasa dalam belajar dan mengenal hal-hal baru. Untuk itu, Ibu dapat mulai mengenalkan berbagai jenis keterampilan dan pengetahuan melalui mainan edukasi. Untuk mengetahui rekomendasi mainan edukasi untuk anak usia 5 tahun, yuk simak bahasan lengkapnya di bawah ini, Bu!

Rekomendasi Mainan Edukasi Anak Usia 5 Tahun

Anak usia 5 tahun umumnya sudah bisa memilih mainan sendiri yang ia suka. Namun sebagai orang tua, kita harus bisa memberikan mainan yang bukan hanya menyenangkan tapi juga dapat mengoptimalkan perkembangannya. 

Nah, berikut rekomendasi mainan edukasi untuk anak usia 5 tahun yang bisa menjadi pilihan Ibu. Apa saja, ya?

1. Papan Keseimbangan

Rekomendasi mainan edukasi untuk anak usia 5 tahun adalah papan keseimbangan. Mainan ini bermanfaat untuk melatih keseimbangan si Kecil.

Selain itu, papan keseimbangan berguna untuk menguatkan otot kaki, melatih keberanian, serta meningkatkan rasa percaya diri pada anak.

2. Mainan Berkebun

Nah, Ibu juga bisa mengajak anak untuk berkebun seperti menanam benih hingga menyiram tanaman.

Dengan berkebun, anak akan belajar untuk bertanggung jawab dan melatih kesabaran saat merawat benih yang mereka tanam. Nantinya ada kepuasan tersendiri bagi si Kecil ketika mereka mampu merawat dari benih menjadi tanaman yang indah.

Aktivitas seperti menggali dan menanam juga dapat membantu perkembangan fisik, memperkuat keterampilan motorik kasar dan halus, dan mengajarkan anak untuk mencintai alam serta merawat lingkungan sekitarnya.

Sebab sembari berkebun, Ibu bisa menceritakan pada si Kecil tentang peran tanaman terhadap ekosistem bumi dan apa yang mungkin terjadi jika kita tidak ikut menjaga atau merawat tumbuh-tumbuhan.

3. Board Game

Mainan edukasi lain yang bisa jadi pilihan untuk anak 5 tahun yaitu board game. Ada banyak sekali pilihan board game, seperti ular tangga, halma, dan monopoli. Permainan ini dapat membantu si Kecil memecahkan masalah, mengajarkan kerja sama sejak dini, serta melatih koordinasi antara tangan dan matanya.

Saat bermain board game, anak juga belajar memahami aturan yang ada dalam permainan dan mengatur strategi untuk menang. Selain itu, anak belajar mengenal emosi ketika ia mengalami kekalahan. Beritahu anak jika dalam permainan, selalu ada yang kalah dan menang. Agar lebih seru, ajaklah seluruh anggota keluarga untuk bermain bersama. 

Baca Juga: 10 Pilihan Mainan Edukasi untuk Anak Usia 4 Tahun

4. Balok Susun

Mainan edukasi balok susun tidak pernah ketinggalan zaman dan cocok untuk dimainkan segala usia. Memang terlihat sederhana, tapi manfaat mainan edukasi ini baik untuk tumbuh kembang anak termasuk yang berusia 5 tahun.

Saat bermain balok susun, anak belajar memecahkan masalah yaitu ketika ia memikirkan cara menyusun berbagai potongan balok menjadi bentuk yang diinginkan. Mainan ini juga berguna untuk membangun koordinasi motorik halus si Kecil dan memperkuat otot-otot kecil di tangannya.

5. Kartu Memori

Selanjutnya, Ibu bisa memberikan kartu memori sebagai mainan edukasi anak 4 tahun. Permainan ini berguna untuk meningkatkan kemampuan daya ingat anak. Selain itu, dapat membangun keterampilan sosial untuk bekerjasama dan mengikuti aturan yang ditetapkan. Saat bermain kartu memori, anak juga dilatih untuk mengambil keputusan yang tepat.

Ibu bisa membuat kartu memori sendiri di rumah. Caranya dengan mencetak sepasang gambar kecil pada sebuah karton yang sudah dipotong persegi.

Setiap gambar dipastikan mempunyai pasangannya, ya, Bu. Gambar kecil di kartu memori bisa disesuaikan dengan berbagai tema seperti gambar hewan, gambar buah, atau gambar ekspresi wajah.

Baca Juga: 8 Aktivitas Brain Gym untuk Stimulasi Kecerdasan Anak

6. Melukis Pot Tanah Liat

Mainan edukasi yang cocok untuk anak 5 tahun lainnya yaitu melukis pot tanah liat. Pada dasarnya, seni penting untuk perkembangan motorik pada anak. Nantinya si Kecil akan belajar memotong kertas, menggunakan kuas, dan membuat cetakan dari tanah liat. Hal ini mendorong mereka untuk berkreasi dan mengekspresikan dirinya.

Ibu cukup menyediakan pot tanah liat, kuas, dan cat air untuk anak. Bebaskan anak untuk mengasah kreativitas dalam mewarnai pot sesuai dengan keinginan. Setelah hasil karyanya jadi, Ibu bisa memberikan pujian atau nilai angka agar anak semakin gembira.

7. Sepeda

Di usia ini, si Kecil pasti sangat suka mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Nah, sekarang Ibu dan Ayah bisa mulai mengajarkan caranya naik sepeda roda dua.

Anak senang bermain sepeda karena membuatnya merasa lebih mandiri. Bermain sepeda dapat meningkatkan kekuatan di otot-otot bagian kaki anak. Saat bersepeda, detak jantung meningkat sehingga membuat mereka lebih berstamina.

Bersepeda juga bisa meningkatkan rasa percaya diri karena si Kecil mulai bergerak secara mandiri. Anak menjadi lebih sadar pada tubuhnya dan merasa lebih bertanggung jawab. Pastikan anak bermain sepeda di jalan yang tidak ramai kendaraan, demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

8. Jam Kayu Mainan

Jam kayu bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengajarkan si Kecil tentang konsep waktu dalam 24 jam, Bu.

Mengajarkan anak membaca jam memang tidak mudah, karena dibutuhkan pemahaman konsep matematika. Namun, sebelum belajar cara membaca jam, anak perlu mengetahui bahwa waktu dibagi menjadi jam, menit, dan detik. 

Saat si Kecil mulai paham, berikan kesempatan untuk menyetel jam ke waktu yang Ibu sebutkan. Misalnya, “Coba tunjukkan seperti apa jam 5”, lalu biarkan anak memutar-mutar penunjuk jam sesuai dengan petunjuk yang Ibu minta.

Sambil belajar membaca jam, usahakan Ibu selalu menyebutkan waktu saat anak beraktivitas, seperti, “Lihat, sudah jam 08.00. Waktunya mandi, yuk!” Tujuannya agar anak semakin mahir dan terbiasa membaca jam.

Baca Juga: 9 Cara Belajar Berhitung Mudah dan Cepat untuk Anak TK 

9. Eksperimen Sains

Di usia 5 tahun, rasa ingin tahu anak juga semakin meningkat. Oleh karena itu, Ibu bisa mengajak si Kecil bermain eksperimen sains. Salah satu eksperimen sains yang paling mudah yaitu dengan memanfaatkan minyak, air, dan pewarna makanan.

Caranya, teteskan pewarna makanan ke dalam minyak. Kemudian tuang campuran minyak tersebut ke dalam segelas air. Nantinya anak akan melihat “kembang api” di dalam air. Hal ini terjadi karena minyak tidak akan bisa bercampur dengan air. 

Nah, itu dia berbagai permainan edukasi untuk anak usia 5 tahun. Jadi, mainan yang mana akan Ibu hadiahkan pada si Kecil, Bu?

Jangan lupa untuk selalu memberikan segelas susu Bebelac 4 Grogreat+ untuk si Kecil. Susu Bebelac 4 GroGreat+ adalah partner tepat Ibu Hebat untuk tumbuhkan Anak Hebat karena memiliki keunggulan berupa Triple A dengan kandungan DHA yang lebih tinggi serta Asam Alfa Linolenat (ALA) dan Asam Linoleat (LA) untuk mendukung si Kecil berpikir lebih kreatif (happy brain).

Bebelac 4 Grogreat+  juga memiliki kombinasi serat FOS dan GOS dengan rasio 1:9 yang satu-satunya teruji klinis mendukung saluran cerna si Kecil (happy tummy). Ketika pencernaannya baik, anak juga akan bisa lebih aktif dan ceria, sehingga makin semangat untuk bermain dan mencoba hal-hal baru bersama teman-temannya (happy heart).

Ingin dapatkan lebih banyak tips dan informasi parenting terbaru menyambut masa prasekolah si Kecil? Yuk, daftarkan diri Ibu di Bebeclub. Ibu juga bisa dapatkan beragam promo dan penawaran menarik seputar susu Bebelac, lho!


Referensi:

  1. IDAI | Pemilihan Mainan Anak sesuai Fase Perkembangan. (2017). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/cerdas-memilih-mainan-anak
  2. ‌WebMD Editorial Contributors. (2021, March 14). Types of Indoor Games That Are Good for Kids. WebMD; WebMD. https://www.webmd.com/parenting/types-of-indoor-games-that-are-good-for-kids
  3. Arora, M. (2018, July 20). 7 Amazing Health Benefits of Cycling for Kids. FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/amazing-health-benefits-of-cycling-for-kids/
  4. Mcilroy, T. (2021, May 12). 11 Benefits of Lego - One of the Best Toys! Empowered Parents. https://empoweredparents.co/benefits-of-lego/‌
  5. Shim, A. L., Norman, S. P., & Kim, Y. A. (2013). Teaching Balance Training to Improve Stability and Cognition for Children. Journal of Physical Education, Recreation & Dance, 84(8), 15–17. https://eric.ed.gov/?id=EJ1030902
  6. How Gardening Teaches Kids to Grow. (2019). Scholastic.com. https://www.scholastic.com/parents/kids-activities-and-printables/activities-for-kids/arts-and-craft-ideas/how-gardening-teaches-kids-to-grow.html
  7. Morin, A. (2019, October 16). How to help your child learn to read facial expressions. Understood.org. https://www.understood.org/en/articles/helping-your-child-learn-to-read-facial-expressions
  8. Step By Step Instructions on How to Teach Your Child to Tell Time. Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/teach-your-child-to-tell-time-5208351
  9. 9 Fun Science Activities for Preschoolers. Parents. https://www.parents.com/kids/education/math-and-science/9-fun-science-activities-for-preschoolers/
  10. Age-by-Age Guide to Toys. Parents. https://www.parents.com/fun/toys/kid-toys/toys-for-all-ages/
  11. Smart Toys for Every Age (for Parents) - Nemours KidsHealth. (2018). Kidshealth.org. https://kidshealth.org/en/parents/smart-toys.html
     

Temukan Topik Lainnya



Artikel Terkait