Berikan Sejak Dini, Ini Pentingnya Asupan Vitamin C yang Tepat untuk Bayi!

Vitamin C memberikan nutrisi yang seimbang dan tepat untuk mendukung tumbuh kembang bayi yang optimal. Vitamin C atau yang juga dikenal...

Ditulis oleh : Tim Penulis

Ditinjau oleh : dr. Mikhael Yosia, DTM&H, BMedSci, PGCert, MKK

4 min
11 Aug 2023
Profile dr. Mikhael Yosia, DTM&H, BMedSci, PGCert, MKK
vitamin C untuk bayi


Vitamin C memberikan nutrisi yang seimbang dan tepat untuk mendukung tumbuh kembang bayi yang optimal.

Vitamin C atau yang juga dikenal sebagai asam askorbat, adalah nutrisi yang berperan penting dalam mendukung perkembangan fisik dan kognitif bayi. Memahami pentingnya vitamin C dapat membantu Ibu menciptakan fondasi yang kuat bagi kesehatan bayi hingga ia dewasa kelak, lho. 

Umur Berapa Bayi Boleh Diberi Vitamin C?

Untuk bayi sehat dan cukup bulan yang disusui secara eksklusif, ASI sebenarnya sudah menyediakan asupan vitamin C yang cukup untuk usia 6 bulan pertama.

Namun, setelah usia enam bulan, ketika makanan padat mulai diperkenalkan, penting untuk memberikan makanan kaya vitamin C untuk bayi. Ibu juga bisa berkonsultasi dengan dokter anak untuk menentukan apakah suplemen vitamin C khusus dibutuhkan oleh si Kecil.

Berapa Banyak Kebutuhan Vitamin C Harian Bayi?

Rekomendasi asupan harian vitamin C pada bayi bervariasi tergantung pada usianya. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian vitamin C untuk bayi 6-11 bulan adalah 50 mg per hari, sedangkan usia 1-3 tahun membutuhkan 40 mg vitamin C per harinya.

Baca Juga: 4 Vitamin Anak yang Dukung Pertumbuhan Fisik, Cek Apakah Sudah Ada di Makanan Si Kecil?

Manfaat Vitamin C untuk Bayi

1. Meningkatkan Fungsi Kekebalan Tubuh

Salah satu manfaat Vitamin C adalah memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu pertahanan melawan penyakit yang kerap dialami bayi termasuk infeksi, pilek, dan penyakit pada saluran pernapasan. Vitamin C juga mendukung produksi sel darah putih, yang memainkan peran penting dalam melawan patogen.

2. Membantu Penyerapan Zat Besi

Vitamin C mendukung penyerapan zat besi dari sumber nabati, dan meningkatkan pemanfaatan zat besi dalam tubuh. Zat besi sangat penting untuk produksi sel darah merah yang sehat.

3. Membantu Pembentukan Kolagen

Vitamin C adalah kunci dalam produksi kolagen, yaitu protein penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan, kulit, tulang, dan pembuluh darah. Asupan vitamin C yang cukup meningkatkan kesehatan kulit dan jaringan ikat pada bayi.

4. Melindungi dari Radikal Bebas

Sebagai antioksidan, vitamin C tentunya dapat membantu menetralisir radikal bebas berbahaya dalam tubuh si Kecil. Selain itu, antioksidan juga dapat mengurangi stres oksidatif dan mendukung fungsi sel yang sehat, sehingga dapat menawarkan perlindungan terhadap penyakit tertentu, lho, Bu!

5. Mempercepat Penyembuhan Luka

Vitamin C meningkatkan sintesis kolagen, yang sangat penting untuk pembentukan jaringan kulit baru. Asupan vitamin C untuk bayi yang cukup dapat membantu penyembuhan luka kecil, lecet, dan memar.

Sumber Makanan Kaya Vitamin C

Pada masa MPASI, penting untuk memberi bayi berbagai sumber makanan kaya vitamin C. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Buah-buahan

Buah sitrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan dapat diperkenalkan kepada bayi dalam bentuk yang sesuai dengan usianya seperti puree atau potongan kecil yang lembut.

Buah beri seperti stroberi, blueberry, dan raspberry tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan vitamin C. Selain itu, Ibu juga dapat memberikan buah kiwi yang tinggi vitamin C.

2. Sayuran

Tomat merupakan sumber vitamin C untuk bayi yang sangat baik, dan dapat diolah menjadi berbagi makanan bayi.

Paprika, terutama varietas merah dan kuning, juga kaya akan vitamin C. Sayuran ini dapat dikukus, dipanggang, atau disajikan dalam potongan kecil yang lembut untuk si Kecil. 

Baca Juga: 5 Nutrisi Anak yang Perlu Ibu Berikan Agar Ia Tumbuh Optimal, Salah Satunya Zat Besi

Tips Menyiapkan Makanan Kaya Vitamin C untuk Bayi

Makanan dengan vitamin C perlu dipersiapkan secara baik untuk memastikan si Kecil mendapatkan manfaatnya, Bu. Berikut adalah beberapa tips dalam mempersiapkannya.

  • Tawarkan berbagai macam buah dan sayuran, dengan tekstur yang sesuai dengan usia.

  • Pilih produk yang segar dan matang untuk memaksimalkan kandungan vitamin C. Jika memungkinkan, Ibu juga bisa memilih opsi organik, ya.

  • Saat memasak sayuran, Ibu disarankan untuk mengukus atau memasaknya hanya dalam waktu singkat untuk menjaga kualitas kandungan vitamin C di dalam makanan. 

  • Hindari memberi bayi buah jeruk dalam bentuk utuh, karena terlalu asam untuk sistem pencernaannya yang masih sensitif. Alternatifnya, Ibu bisa campurkan buah jeruk dengan bahan makanan lain, misalnya bubur atau puree ubi. Ibu juga bisa menambahkan madu atau pemanis yang aman untuk bayi. Jangan lupa buang biji, lubang, atau kulit dari buah sebelum disajikan, karena dapat menimbulkan bahaya tersedak. Pastikan juga Ibu berikan sayuran dan buah-buahan segar alih-alih kalengan, ya. Hal ini karena, produk tersebut mungkin mengandung tambahan gula yang tidak aman untuk bayi, pengawet, atau memiliki kandungan vitamin C yang lebih rendah.

  • Ingatlah untuk memperkenalkan makanan baru secara bertahap ya, Bu, pantau reaksi bayi untuk kemungkinan alergi atau masalah pencernaan.

Saat bayi memulai MPASI dan beralih ke makanan padat, memberi makanan yang kaya vitamin C tidak boleh luput dari perhatian. Ingatlah untuk berkonsultasi dengan dokter anak untuk saran dan rekomendasi mengenai asupan vitamin C untuk bayi.

Setelah mengetahui manfaat vitamin C untuk bayi, jangan lupa untuk menawarkan berbagai jenis makanan yang kaya vitamin ini termasuk buah dan sayuran pada si Kecil setiap harinya.

Ibu juga bisa bantu si Kecil mendapatkan asupan nutrisi harian yang tepat dengan kalkulator nutrisi lewat tool Tummypedia. Hasilnya dapat diunduh dan dibawa ke dokter untuk dikonsultasikan lebih lanjut, lho. Semoga bermanfaat, Bu!

 

Referensi:

  1. Healthline. (2020). Vitamin C for Babies: Safety, Efficacy, and Dosage. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-c-for-babies
  2. Medical News Today. (2019). What happens when you take too much vitamin C? https://www.medicalnewstoday.com/articles/326249
  3. German Nutrition Society (DGE). (2015). New Reference Values for Vitamin C Intake. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26227083/
  4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf 

Temukan Topik Lainnya



Artikel Terkait