Vitamin C untuk Bayi: Manfaat, Kebutuhan Harian, Sumber, dan Kapan Perlu Suplemen?
Menurut Kemenkes RI, kebutuhan vitamin C bayi 0–5 bulan 40 mg, 6–11 bulan 50 mg, dan 1–3 tahun 40 mg. Optimalkan vitamin C dengan pilih buah dan sayur segar dan sesuaikan teksturnya.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
dr. Mikhael Yosia, DTM&H, BMedSci, PGCert, MKK
Diterbitkan: 11 Agustus 2023
Diperbarui: 11 September 2026
Vitamin C untuk bayi berperan dalam mendukung sistem imun, penyerapan zat besi, serta pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Nutrisi ini bisa diperoleh dari buah dan sayuran seperti jambu biji, jeruk, kiwi, pepaya, stroberi, brokoli, paprika, dan tomat.
Apakah Bayi Perlu Vitamin C?
Bayi yang mendapat ASI eksklusif umumnya sudah memperoleh vitamin C dari ASI. Sementara itu, bayi yang minum susu formula juga memperoleh vitamin C dari susu formula yang dikonsumsinya.
Saat mulai MPASI, kebutuhan vitamin C dapat dipenuhi melalui makanan seperti buah dan sayur. Selama asupan harian sudah mencukupi, bayi tidak perlu mendapatkan suplemen vitamin C tambahan.
Dokter mungkin merekomendasikan suplemen jika bayi memiliki kondisi tertentu atau asupan vitamin C dari makanan dan susu tidak mencukupi.
Baca Juga: Vitamin untuk Pencernaan Anak: 7 Jenis yang Umum
Umur Berapa Bayi Boleh Diberi Vitamin C?
Bayi usia 0–6 bulan umumnya tidak membutuhkan suplemen vitamin C tambahan karena kebutuhan nutrisinya dapat dipenuhi dari ASI atau susu.
Pemberian suplemen dapat dipertimbangkan bila bayi berusia 6 bulan atau lebih, tidak mendapatkan ASI, maupun ada kondisi medis tertentu.
Namun, pemberian suplemen vitamin C untuk bayi ini hanya diperbolehkan oleh dokter. Hindari memberikan vitamin C secara berlebihan karena kebutuhan bayi tetap perlu sesuai usianya.
Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kemenkes RI, berikut kebutuhan vitamin C untuk bayi per hari.
|
Usia |
AKG Vitamin C |
|
0–5 bulan |
40 mg |
|
6–11 bulan |
50 mg |
|
1–3 tahun |
40 mg |
Manfaat Vitamin C untuk Bayi
Vitamin C adalah salah satu nutrisi penting yang bermanfaat karena dibutuhkan bayi untuk mendukung berbagai fungsi tubuhnya. Berikut daftarnya, Bu.
1. Mendukung Daya Tahan Tubuh
Vitamin C membantu mendukung sistem kekebalan tubuh dan menstimulasi fungsi sel darah putih, sehingga tubuh bayi dapat bekerja dengan baik dalam melawan infeksi.
2. Membantu Penyerapan Zat Besi
Asupan vitamin C untuk bayi yang cukup juga membantu tubuh menyerap zat besi non-heme dari sumber makanan nabati dengan lebih baik.
Hal ini penting karena zat besi dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah dan mendukung perkembangan bayi.
3. Membantu Pembentukan Kolagen
Vitamin C dibutuhkan tubuh untuk membuat kolagen, yaitu protein yang membantu membentuk dan menjaga jaringan tubuh.
Ini termasuk memperkuat dan memperbaiki kondisi kulit, tulang, tulang rawan, tendon, ligamen, dan pembuluh darah. Vitamin C juga bertugas melindungi kolagen yang diproduksi oleh tubuh.
4. Sebagai Antioksidan
Selain mendukung pembentukan kolagen, vitamin C bertindak sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Nutrisi ini juga mendukung pembentukan neurotransmitter yang membantu sel-sel saraf saling berkomunikasi.
Peran ini mendukung sel dan jaringan tubuh tetap berfungsi dengan baik selama masa pertumbuhan, termasuk di usia bayi.
Baca Juga: Vitamin untuk Bayi 6 Bulan agar Nafsu Makan Naik
5. Membantu Penyembuhan Luka
Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen yang dibutuhkan saat tubuh memperbaiki jaringan yang rusak.
Oleh karenanya, asupan vitamin C yang cukup membantu mendukung proses penyembuhan luka.
6. Mendukung Pertumbuhan Tulang, Kulit, dan Pembuluh Darah
Melalui perannya dalam pembentukan kolagen, vitamin C untuk bayi membantu mendukung kesehatan tulang, kulit, gigi, dan pembuluh darahnya.
Asupan yang cukup menjadi bagian dari pola makan bergizi untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil.
Selain memperhatikan asupan nutrisi, penting juga memantau respons pencernaan bayi. Gunakan AI Poop Tracker dari Bebeclub untuk membantu mengenali kondisi pup si Kecil. Cukup dengan upload foto pup di atas popoknya dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik. Ibu juga bisa mencoba fitur AI Poop Tracker di Aplikasi Bebeclub Mobile untuk bantu memantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan lebih mudah.
Sumber Vitamin C untuk Bayi
Setelah usia bayi 6 bulan, kebutuhan vitamin C mulai dapat dipenuhi melalui MPASI, terutama dari buah dan sayuran. Berikut daftar sumber vitamin C untuk bayi yang bersumber dari buah.
- Jambu biji
- Jeruk
- Kiwi
- Stroberi
- Pepaya
- Mangga
- Melon
- Tomat
- Nanas
Sayuran juga merupakan sumber vitamin C yang baik. Pilihan sumber vitamin C dari sayuran adalah sebagai berikut:
- Brokoli
- Paprika
- Tomat
- Bayam
- Kembang kol
- Kentang
Sebagian besar buah dan sayuran di atas dapat diperkenalkan sejak bayi mulai MPASI sekitar usia 6 bulan.
Berikan sumber vitamin C tersebut dengan tekstur, ukuran, dan cara penyajian yang disesuaikan dengan kemampuan makan bayi.
Baca Juga: Vitamin D untuk Bayi: 5 Manfaat + Sumber Terbaik
Tips Menyiapkan MPASI agar Kandungan Vitamin C Tidak Banyak Hilang
Makanan dengan vitamin C perlu dipersiapkan secara baik untuk memastikan si Kecil mendapatkan manfaatnya, Bu. Berikut beberapa tips dalam mempersiapkannya.
- Tawarkan berbagai macam buah dan sayuran, dengan tekstur yang sesuai usia si Kecil.
- Pilih produk segar dan matang untuk memaksimalkan kandungan vitamin C. Jika memungkinkan, Ibu juga bisa memilih opsi organik.
- Pilih bahan segar dan matang agar kandungan vitamin C lebih optimal.
- Jangan memasak terlalu lama karena berisiko mengurangi kandungan vitamin C pada makanan.
- Pilih metode kukus untuk membantu mempertahankan lebih banyak vitamin C dibandingkan merebus terlalu lama.
- Sajikan segera setelah makanan siap untuk menjaga kandungan nutrisi di dalamnya.
- Hindari menggunakan soda kue saat memasak sayuran. Meskipun dapat membantu mempertahankan warna, vitamin C akan hilang akibat suasana basa yang ditimbulkan oleh soda kue.
Apakah Vitamin C Bisa Meredakan Diare?
Vitamin C bukan obat untuk meredakan atau menghentikan diare pada bayi. Meski berperan dalam mendukung sistem imun, vitamin C tidak dapat menggantikan penanganan diare yang tepat.
Saat bayi mengalami diare, hal yang lebih penting adalah memastikan kebutuhan cairan dan ASI tetap tercukupi untuk mencegah dehidrasi.
Hindari memberikan suplemen vitamin C sendiri untuk obat diare bayi. Namun, suplemen zinc bisa diberikan untuk meredakan diare sesuai rekomendasi dokter.
Itulah informasi seputar vitamin C untuk bayi, kebutuhan harian, manfaat mengonsumsi, hingga sumber makanannya. Semoga artikel ini bermanfaat, ya, Bu!
Kebutuhan gizi anak terus berkembang. Bergabung sebagai member Bebeclub untuk mendapatkan insight nutrisi, tips makan seimbang, dan edukasi berbasis ahli.
_IFFO_MICROMOMENT.png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
