Kelebihan Susu Formula Soya untuk Anak Alergi Susu Sapi

Susu formula dengan kandungan isolat protein soya semakin populer di kalangan ibu-ibu yang memiliki anak dengan alergi susu sapi. Bahkan...

Ditulis oleh : Tim Penulis

5 min
29 Mar 2022
kelebihan susu formula soya berserat


Susu formula dengan kandungan isolat protein soya semakin populer di kalangan ibu-ibu yang memiliki anak dengan alergi susu sapi. Bahkan, susu formula isolat protein soya merupakan pilihan yang paling sering direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sebagai alternatif untuk anak alergi susu sapi. 

Dan ini bukan tanpa alasan, lho! Sebab, susu formula soya sudah diproses sedemikian rupa agar memiliki kandungan nutrisi yang komplit dan berkualitas agar mencukupi kebutuhan gizi si Kecil yang alergi dengan susu sapi supaya ia bisa tumbuh optimal.

Penasaran apa saja, sih, kelebihan susu formula soya untuk anak alergi? Yuk, simak bersama!

Kelebihan Susu Formula Soya untuk Anak Alergi

Formula soya terbuat dari isolat protein nabati dari kacang kedelai alias soya sehingga lebih aman untuk anak yang memiliki alergi susu sapi.

Berikut adalah beberapa kelebihan susu formula isolat protein soya untuk anak:

1. Nutrisi Komplit untuk Pertumbuhan Optimal

Formula isolat protein soya dibuat dengan cara memisahkan protein yang paling murni dari bagian kedelai yang lain.

Selama proses pembuatannya, kandungan lemak, laktosa, gluten, dll, juga ikut terpisahkan sehingga hasil akhirnya akan mengandung sangat sedikit karbohidrat atau lemak.

Oleh karena itu, susu formula soya umumnya rendah lemak, bebas gluten (gluten-free), dan memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan berkualitas daripada formula berbasis susu sapi. Formula isolat soya saat ini dibuat dari isolat protein kedelai yang mengandung 2,2-2,6 g protein per 100 kalori.

Selain kadar protein yang lebih tinggi dan berkualitas, susu formula isolat soya juga umumnya sudah difortifikasi dengan berbagai nutrisi penting lainnya, seperti zinc, zat besi, fosfor, kalsium, vitamin (B kompleks, vitamin D, E, dan K) folat, magnesium, serta asam amino tinggi untuk mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.

Itu kenapa anak yang mengonsumsi isolat protein soya juga menunjukkan pola tumbuh kembang yang setara dengan formula susu sapi. Menariknya lagi, fungsi metabolisme, kesehatan tulang, dan sistem imun dari anak-anak yang mengonsumsi isolat protein soya juga sama baiknya dengan anak yang mendapat susu formula sapi.

2. Lebih Baik untuk Pencernaan

Susu formula soya terbuat dari isolat protein soya yang kemudian ditambahkan kandungan serat pangan sehingga lebih mudah dicerna, juga prebiotik seperti FOS Inulin.

Kandungan prebiotiknya membantu menjaga kesehatan saluran cerna si Kecil dengan merangsang pertumbuhan bakteri baik, seperti bifidobacteria. Bifidobacteria adalah kelompok bakteri yang secara alami hidup di dalam usus untuk memecah makanan, menyerap nutrisi, hingga melawan bakteri jahat penyebab diare.

3. Menjaga Daya Tahan Tubuh

FOS Inulin adalah prebiotik yang berperan sebagai “makanan” untuk koloni bakteri baik dalam saluran pencernaan si Kecil.

Ketika bakteri baik dalam ususnya bisa hidup “sejahtera” dari pasokan makanan yang cukup, “tentara-tentara” ini dapat berfungsi optimal untuk melawan bakteri jahat penyebab penyakit sehingga kesehatan saluran cerna si Kecil tetap sehat.

Nah, Bu, jika sistem pencernaan anak sehat, daya tahan tubuh si Kecil bisa terjaga dengan baik. Pasalnya, sekitar 80% sel pembentuk imunitas tubuh berada dalam perut.

4. Bantu Penuhi Kebutuhan Serat Anak

Berdasarkan rekomendasi Angka Kecukupan Gizi dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2019, anak umur 1-3 tahun butuh asupan serat harian sebanyak 19 gram per hari dan anak usia 4-6 tahun butuh 20 gram serat. Tapi, tahukah Ibu bahwa 9 dari 10 anak di Indonesia tidak mengonsumsi cukup serat setiap harinya? 

Tidak usah khawatir, Bu, karena selain diperkaya dengan prebiotik susu formula isolat protein soya juga umumnya sudah diperkaya dengan serat pangan untuk membantu anak mendapatkan asupan serat yang cukup.

Serat memperlancar pergerakan usus dan melembutkan konsistensi feses sehingga BAB anak jadi lebih lancar dan tidak sakit. Meningkatkan asupan serat juga bermanfaat untuk mencegah risiko sembelit, yang umum terjadi pada anak-anak.

Nah, sekarang sudah lebih jelas kan, Bu, apa saja kelebihan susu formula isolat protein soya untuk anak yang alergi? Itu kenapa Ikatan Dokter Anak di Amerika Serikat (American Academy of Pediatrics) juga turut merekomendasikan susu formula isolat protein soya sebagai alternatif lebih aman dan efektif untuk mendukung tumbuh kembang anak dengan alergi susu sapi yang kebutuhan nutrisinya tidak bisa terpenuhi dari susu formula berbasis susu sapi.

Jadi, Ibu tidak perlu khawatir lagi, karena anak yang diberikan susu formula alternatif dengan tepat terbukti dapat tumbuh dan berkembang secara normal.

Apakah Susu Soya Hanya untuk Anak Tidak Cocok Susu Sapi?

Kabar baiknya, semua kebaikan susu formula soya di atas tidak hanya terbatas untuk anak yang tidak cocok susu sapi saja, lho! Pada kasus tertentu, susu formula isolat protein soya bisa juga dikonsumsi anak yang memiliki intoleransi terhadap laktosa dalam susu sapi, atau jika Ibu hanya ingin bantu mencukupi kebutuhan serat harian anak.

Studi dari jurnal Pediatrics tahun 2012 menunjukkan, tidak ada perbedaan pola tumbuh kembang yang signifikan di antara anak yang minum susu sapi dan anak yang minum susu formula soya.

Tertarik mencoba beralih ke susu formula soya? Ibu bisa mencoba formula soya yang tinggi serat seperti Bebelac Gold Soya, yang juga sudah terfortifikasi dengan nutrisi lengkap untuk mendukung tumbuh kembang optimal si Kecil. Namun, tetap harus ditentukan setelah berkonsultasi dengan dokter anak, ya!

Baca Juga: Perbedaan Alergi Susu Sapi dengan Intoleransi Laktosa

Susu Bebelac Gold Soya adalah formula isolat protein pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memiliki keunggulan berupa tinggi serat FOS Inulin untuk mendukung kesehatan saluran cerna si Kecil (happy tummy) dan formula Triple A (kombinasi AHA, LA, DHA) yang lebih tinggi untuk bantu dukung daya pikir si Kecil (happy brain).

Bebelac Gold Soya juga dilengkapi dengan kandungan nutrisi komplit dari 13 vitamin dan 9 mineral, seperti omega 3, zat besi, zinc, kolin, kalsium, dan fish oil untuk mendukung pertumbuhan optimal si Kecil yang punya alergi susu sapi supaya juga bisa terus tumbuh jadi anak hebat! 

Dengan dukungan nutrisi yang tepat untuk alerginya, anak akan semakin aktif dan bersemangat untuk bermain sambil belajar (happy heart). Tak perlu khawatir anak tidak akan suka rasanya ya Bu, karena Bebelac Gold Soya tersedia dalam rasa vanila yang lezat dan pasti disukai si Kecil.

Jangan lupa daftarkan diri Ibu jadi member Bebeclub untuk menikmati promo dan penawaran menarik lainnya seputar Bebelac Gold Soya, Bu!

 


 

Referensi:

  1. IDAI | Susu Formula Alternatif untuk Alergi Susu Sapi. (2016). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/susu-formula-alternatif-untuk-alergi-susu-sapi
  2. REKOMENDASI IKATAN DOKTER ANAK INDONESIA UKK Alergi Imunologi UKK Gastrohepatologi UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik 2014 DIAGNOSIS DAN TATA LAKSANA ALERGI SUSU SAPI. (n.d.). Retrieved January 19, 2023, from https://www.idai.or.id/downloads/Professional%20Resources/Rekomendasi%20Diagnosis%20dan%20Tata%20Laksana%20Alergi%20Susu%20%20Sapi.pdf
  3. Vanderhoof, J., Moore, N., & de Boissieu, D. (2016). Evaluation of an Amino Acid−Based Formula in Infants Not Responding to Extensively Hydrolyzed Protein Formula. Journal of Pediatric Gastroenterology & Nutrition, 63(5), 531–533. https://doi.org/10.1097/mpg.0000000000001374
  4. Zakiudin Munasir. (2020). Soy Isolate Protein Formula: the Usage beyond Allergy Indication. World Nutrition Journal. https://scholar.ui.ac.id/en/publications/soy-isolate-protein-formula-the-usage-beyond-allergy-indication
  5. Vandenplas, Y., Hegar, B., Munasir, Z., Astawan, M., Juffrie, M., Bardosono, S., Sekartini, R., Basrowi, R. W., & Wasito, E. (2021). The role of soy plant-based formula supplemented with dietary fiber to support children’s growth and development: An expert opinion. Nutrition, 90, 111278. https://doi.org/10.1016/j.nut.2021.111278
  6. Verduci, E., Di Profio, E., Cerrato, L., Nuzzi, G., Riva, L., Vizzari, G., D’Auria, E., Giannì, M. L., Zuccotti, G., & Peroni, D. G. (2020). Use of Soy-Based Formulas and Cow’s Milk Allergy: Lights and Shadows. Frontiers in Pediatrics, 8. https://doi.org/10.3389/fped.2020.591988

 

Temukan Topik Lainnya



Artikel Terkait