Penyebab Perut Kembung Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Perut kembung saat hamil umumnya disebabkan oleh perubahan hormon yang membuat proses metabolisme melambat serta ukuran janin yang bertambah besar.

Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
perut kembung saat hamil-bebeclub


Perut kembung saat hamil biasanya terjadi karena hormon progesteron membuat proses pencernaan berjalan lebih lambat sehingga gas mudah menumpuk. Selain itu, pertumbuhan janin ikut menekan area perut sehingga menimbulkan rasa penuh atau kram. Kondisi ini umumnya dapat dikurangi dengan makan dalam porsi kecil namun sering, membatasi makanan pemicu gas seperti kol, brokoli, dan minuman bersoda, memperbanyak minum air, serta rutin olahraga ringan.

Penyebab Perut Kembung Saat Hamil

Perut kembung sangat wajar saat hamil. Malah ini bisa jadi salah satu tanda awal kehamilan, sebab tubuh Ibu mengalami perubahan hormon yang memengaruhi fungsi tubuh. 

Berikut ini adalah beberapa penyebab perut kembung di setiap trimester kehamilan.

1. Perut Kembung di Trimester 1

Kembung di trimester 1 paling utama disebabkan oleh perubahan hormon drastis, terutama progesteron. Progesteron berfungsi untuk memperkuat dinding rahim di awal kehamilan.

Namun, progesteron ini juga membuat pencernaan melambat. Akibatnya, Ibu mengalami sembelit saat hamil. Sembelit ini membuat gas menumpuk yang menyebabkan kembung.

Selain itu, di trimester awal, Ibu mungkin juga lebih sering mual muntah sehingga berpotensi menelan udara lebih banyak. Ini juga dapat menyebabkan perut kembung saat hamil.

2. Perut Kembung di Trimester 2

Ukuran janin di trimester dua akan semakin membesar. Hal ini akan membuat rahim semakin menekan organ-organ di sekitarnya, termasuk usus.

Hal tersebut dapat membuat pergerakan usus menjadi lebih lambat sehingga membuat Ibu jadi mudah sembelit. 

Ketika sembelit, feses jadi lebih lama ada di dalam usus dan terus menghasilkan gas. Gas itulah yang menumpuk dan membuat perut kembung selama hamil. 

Ukuran bayi juga membuat aktivitas Ibu mulai menurun sehingga gerak usus untuk mengeluarkan gas jadi lebih lama.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Panas Saat Hamil 

3. Perut Kembung di Trimester 3

Semakin berkembangnya janin di trimester 3, semakin rahim mendesak organ pencernaan lain.

Ini akan membuat Ibu tidak hanya mengalami perut kembung saat hamil, tapi juga konstipasi bahkan heartburn. 

Heartburn dan sakit maag juga dapat membuat Ibu merasa kembung dan begah saat hamil.

4. Pola Makan Kurang Tepat

Perubahan hormon dan ukuran bayi yang makin besar jadi penyebab utama Ibu mengalami perut kembung, tapi pola makan tidak tepat juga dapat memperburuk gejalanya.

Perut kembung dan begah saat hamil dapat makin memburuk jika Ibu sering mengonsumsi makanan yang memicu gas, makan terlalu cepat, dan makan dalam jumlah banyak.

Ini akan membuat produksi asam lambung meningkat dan menciptakan gas yang membuat perut jadi kembung ketika hamil.

Gejala Perut Kembung Saat Hamil

Biasanya perut kembung di masa kehamilan juga disertai dengan beberapa gejala lain, seperti:

  • Perut terasa kencang, penuh, atau begah
  • Sering sendawa
  • Sering buang angin
  • Sembelit atau konstipasi
  • Sakit perut ringan
  • Suara gemuruh di perut

Baca Juga: 6 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil 

Cara Mengatasi Perut Kembung Saat Hamil yang Aman dan Efektif

Ada beberapa hal yang dapat Ibu lakukan di rumah untuk mengatasi perut kembung selama kehamilan, di antaranya:

1. Makan Porsi Kecil tetapi Sering

Makan dalam porsi besar dan cepat sering kali membuat udara lebih mudah masuk. Akibatnya, udara menumpuk dan membuat perut kembung.

Maka itu, untuk membantu mengatasi perut kembung saat hamil bisa dengan makan perlahan dan porsinya lebih kecil.

Menurut Harvard Health Publishing, makan dalam porsi yang kecil meminimalisir jumlah udara yang masuk ke lambung.

2. Hindari Makanan Pemicu Gas

Beberapa jenis makanan dapat memicu gas sehingga membuat perut semakin kembung, seperti:

Makanan Pemicu Kembung

Alasan Pemicu Gas

Alternatif Aman

Brokoli, kol, kubis, kembang kol, bawang bombai

Mengandung gula dan serat yang sulit dicerna

Bayam, sawi hijau, wortel

Minuman bersoda

Air berkarbonasi memicu peningkatan gas

Infused water atau jus buah asli tanpa tambahan gula

Gorengan

Lambat dicerna

Makanan kukus, rebus, tumis, atau panggang

Makanan bertepung atau mengandung gluten

Tubuh mungkin kekurangan enzim untuk memecahnya sehingga menciptakan gas saat terjadi fermentasi di usus

Pilih nasi atau jagung daripada karbohidrat dari tepung gandum

Susu sapi (pada ibu sensitif laktosa)

Fermentasi di usus

Yogurt atau susu nabati

Kacang-kacangan tertentu, seperti buncis, kacang merah, kacang hitam

Tinggi raffinose (jenis serat yang sulit dicerna)

Kacang almond, edamame

Makanan pedas dan asam

Berisiko mengiritasi lambung

Gunakan bumbu yang ringan

3. Minum Air Hangat untuk Merelaksasi Otot Pencernaan

Air hangat bisa membantu merangsang gerak usus dan membantu membawa sisa makanan agar dapat keluar dari tubuh.

Ditambah lagi, cukup minum akan membantu feses lebih lunak sehingga mudah dikeluarkan.

Dengan demikian, ini bisa membantu mengatasi sembelit saat hamil dan gas juga lebih sedikit terbentuk.

4. Jalan Santai Setelah Makan

Untuk mengatasi perut kembung ketika hamil, Ibu juga bisa berjalan santai setelah makan atau secara rutin setiap harinya. 

Sebaiknya, Ibu bisa membiasakan untuk tetap aktif bergerak selama 20-30 menit.

Olahraga ringan saat hamil bisa membantu merangsang gerak usus sehingga bisa mengatasi sembelit dan mengatasi kembung saat hamil.

5. Jangan Makan Terlalu Cepat

Makan terburu-buru cenderung meningkatkan jumlah udara yang ikut ditelan. Hal ini akan membuat perut jadi cepat kembung dan begah saat hamil.

Ibu bisa makan perlahan dalam porsi kecil untuk mengatasi sekaligus mencegah perut kembung selama kehamilan.

Baca Juga: 20 Cara Mengatasi Maag saat Hamil dengan Ampuh 

6. Konsumsi Probiotik Alami 

Probiotik alami, seperti yogurt, juga bisa membantu mengatasi perut kembung ketika hamil. 

Sebuah penelitian yang dimuat di jurnal Alimentary Pharmacology & Therapeutic membuktikan bahwa pemberian yogurt dapat membantu mengurangi kembung dan begah.

Selain itu, yogurt juga bisa membantu BAB lebih lancar saat hamil dan mencegah sembelit.

7. Atur Posisi Tidur

Posisi tidur juga bisa membantu mengatasi perut kembung. Cobalah tidur miring ke kiri untuk membantu melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan ke janin.

Selain itu, menurut World Journal of Clinical Cases (2023), tidur menghadap kiri membuat asam lambung tidak terpicu naik. Jadi, gejala kembung juga mereda.

Selain miring ke kiri, Ibu juga bisa mengganjal perut atas dengan bantal atau menjepitnya di antara kedua kaki.

8. Kompres Hangat 

Kompres hangat di bagian perut atau bahkan punggung dapat mengurangi ketidaknyamanan akibat perut kembung selama hamil. 

Sebab, menurut Japan Journal of Nursing Science, kompres hangat bisa membantu mengatasi konstipasi yang dapat menyebabkan kembung saat hamil.

9. Hindari Pakaian Ketat

Menggunakan pakaian ketat akan menimbulkan ketidaknyamanan pada ibu hamil. Sebab, ini akan memberikan tekanan pada area perut sehingga membuat kembung semakin parah.

Apakah Perut Kembung Saat Hamil Berbahaya untuk Janin?

Perut kembung selama hamil adalah kondisi yang sangat umum terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan. 

Namun, Ibu perlu waspada jika perut kembung ketika hamil juga disertai:

  • Sakit perut hebat
  • Muntah terus-menerus pada ibu hamil
  • BAB berdarah
  • Tidak BAB selama lebih dari 3 hari
  • Demam

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Walau perut kembung ketika hamil tidak berbahaya, Ibu tetap perlu waspada dan memeriksakan diri ke dokter jika:

  • Berat badan turun
  • Sakit perut menusuk, terutama di perut bagian atas
  • Tidak BAB selama lebih dari 3 hari
  • Kembung disertai mual dan diare
  • Mual muntah sampai tidak bisa makan atau minum

Baca Juga: 4 Penyebab Diare Saat Hamil yang Harus Ibu Ketahui 

Yuk, Bu, gabung jadi member Bebeclub untuk mendapatkan cara mengatasi perut kembung saat hamil atau kondisi ketika hamil lainnya. 

Dengan menjadi member, Ibu juga berkesempatan mendapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!

Informasi yang Wajib Ibu Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu

  1. A. P. S. Hungin, Mitchell, C. R., P. Whorwell, Mulligan, C., Cole, O., L. Agréus, Fracasso, P., C. Lionis, Mendive, J., de, P., Seifert, B., K.‐A. Wensaas, Winchester, C., & Wit, N. de. (2018). Systematic review: probiotics in the management of lower gastrointestinal symptoms – an updated evidence‐based international consensus. Alimentary Pharmacology & Therapeutics, 47(8), 1054–1070. https://doi.org/10.1111/apt.14539
  2. Simadibrata, D. M., Lesmana, E., Bagus Ramasha Amangku, Muhammad Prasetio Wardoyo, & Simadibrata, M. (2023). Left lateral decubitus sleeping position is associated with improved gastroesophageal reflux disease symptoms: A systematic review and meta-analysis. World Journal of Clinical Cases, 11(30), 7329–7336. https://doi.org/10.12998/wjcc.v11.i30.7329
  3. Kira, I. (2015). Random control trial of hot compresses for women those who used laxatives on severity of constipation and quality of life. Japan Journal of Nursing Science, 13(1), 95–104. https://doi.org/10.1111/jjns.12090
  4. Arri Coomarasamy, Williams, H., Truchanowicz, E., Seed, P. T., Small, R., Quenby, S., Gupta, P., Dawood, F., Koot, Y. E., Atik, R. B., Bloemenkamp, K. W., Brady, R., Briley, A., Cavallaro, R., Cheong, Y. C., Chu, J., Eapen, A., Essex, H., Ayman Ewies, & Hoek, A. (2016, May). Introduction. Nih.gov; NIHR Journals Library. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK362730/
  5. Cleveland Clinic Editorial Staff. (2022). Pregnancy constipation: Pain, causes, treatments & relief. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21895-pregnancy-constipation
  6. Cleveland Clinic Editorial Staff. (2022, March 16). 15 Foods That Can Cause Bloating. Cleveland Clinic; Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/foods-that-cause-bloating
  7. Cleveland Clinic Editorial Staff. (n.d.). Why Beans Make You Fart and How To Prevent It. Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/why-do-beans-make-you-fart
  8. Solan, M. (2025, August). Letting the air out of bloating - Harvard Health. Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/letting-the-air-out-of-bloating
  9. Stanford Medicine Children’s Health Editorial Staff. (2025). Sleeping Positions During Pregnancy. Stanfordchildrens.org. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=sleeping-positions-during-pregnancy-85-P01238
  10. NHS Editorial Staff. (2023, June). 28 weeks pregnant guide - Best Start in Life - NHS. Nhs.uk. https://www.nhs.uk/best-start-in-life/pregnancy/week-by-week-guide-to-pregnancy/3rd-trimester/week-28/
  11. NHS Editorial Staff. (2023, June). 16 weeks pregnant guide - Best Start in Life - NHS. Nhs.uk. https://www.nhs.uk/best-start-in-life/pregnancy/week-by-week-guide-to-pregnancy/2nd-trimester/week-16/
  12. Cherney, K. (2018, January 25). The Second Trimester: Constipation, Gas, and Heartburn. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/health/pregnancy/second-trimester-constipation-gas-heartburn#gas
  13. Dresden, D. (2020, July 21). Is bloating in pregnancy normal? Medicalnewstoday.com; Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/bloating-in-pregnancy#seeing-a-doctor
  14. Felton, K. (2014, November 13). Why You Might Feel Bloated When You’re Pregnant — and What You Can Do About It. What to Expect; WhattoExpect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/bloating.aspx
  15. Levine, H. (2023). How to get relief from pregnancy gas and bloating. BabyCenter. https://www.babycenter.com/pregnancy/your-body/gas-and-bloating-during-pregnancy_247
  16. Miller, K. (2023, September 18). What’s the Deal With Pregnancy Bloating? (And How to Get Relief). Thebump.com; The Bump. https://www.thebump.com/a/pregnancy-bloating#4


Temukan Topik Lainnya

Artikel Terkait