8 Cara Mengatasi Bayi Pilek yang Alami dan Aman

Pilek bayi bisa sembuh dalam 7-10 hari dengan cara-cara alami seperti meneteskan saline, sedot ingus, mencukupi cairan dari ASI, dan perbanyak tidur. Segera ke dokter jika si Kecil demam tinggi, sesak, atau pileknya tak kunjung membaik.

Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Cara mengatasi bayi pilek alami-bebeclub


 

Pilek umum terjadi di tahun pertama kehidupan bayi. Sebagian besar kasus pilek bersifat ringan dan bisa sembuh sendiri dengan cara-cara alami seperti meneteskan saline, sedot ingus, mandi air hangat, dan menjaga kelembapan udara. Pastikan bayi cukup cairan dan istirahat, serta hindari asap rokok dan segera konsultasi dokter bila muncul gejala serius.

Penyebab Pilek pada Bayi

Pilek pada bayi umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau faktor lingkungan. Sistem kekebalan tubuh bayi yang masih berkembang membuatnya lebih mudah terserang penyakit ringan seperti pilek.

Beberapa penyebab bayi pilek yang paling umum antara lain:

  • Sistem imun belum matang, terutama pada bayi di bawah 1 tahun
  • Infeksi virus flu ringan yang mudah menular
  • Paparan dari anggota keluarga yang sedang pilek atau flu
  • Lingkungan sekitar, seperti debu, asap, AC, atau udara yang terlalu kering

Virus penyebab pilek dapat menempel pada tangan, mainan, atau permukaan benda di rumah. Saat bayi menyentuh benda tersebut lalu memasukkan tangannya ke mulut atau hidung, virus pun mudah masuk ke dalam tubuh.

Gejala dan Ciri-Ciri Bayi Pilek

Pilek dapat membuat hidung bayi tersumbat, sehingga ia sulit menyusu dan tidur, lalu menjadi rewel. Namun, bayi rewel tidak selalu berarti sakit. Jika disertai gejala lain, bisa jadi itu tanda pilek.

Beberapa ciri-ciri bayi pilek yang umum terjadi meliputi:

  • Hidung berair atau tersumbat.
  • Ingus awalnya bening, lalu berubah menjadi kuning kehijauan.
  • Bersin dan batuk ringan.
  • Bayi tampak rewel dan mudah menangis.
  • Sulit menyusu atau nafsu makan menurun.
  • Demam ringan (tidak selalu terjadi).

Berapa Lama Pilek pada Bayi Bisa Sembuh?

Pada umumnya, pilek pada bayi dapat membaik dalam waktu 2–3 hari. Namun, pada beberapa bayi, pilek bisa berlangsung hingga 7–10 hari, tergantung pada daya tahan tubuh dan perawatan yang diberikan.

Selama kondisi bayi tetap aktif, masih mau menyusu, dan tidak menunjukkan tanda bahaya, orang tua tidak perlu terlalu khawatir. Perawatan rumahan yang tepat biasanya sudah cukup untuk membantu proses pemulihan.

Baca Juga: 15 Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi yang Aman

Bagaimana Cara Mengatasi Bayi Pilek?

Pilek pada bayi umumnya tidak memerlukan obat khusus. Berikut ini adalah cara alami mengatasi bayi pilek yang aman dan bisa dilakukan di rumah.

1.Berikan Lebih Banyak ASI

ASI adalah sumber nutrisi terbaik bagi bayi, terutama saat sedang sakit. Kandungan antibodi di dalam ASI membantu memperkuat sistem imun bayi untuk melawan virus penyebab pilek.

Selain itu, cairan dari ASI membantu mengencerkan lendir di hidung sehingga napas bayi terasa lebih lega. Jadi, tetap susui bayi sesering mungkin, meskipun ia terlihat lebih rewel.

2. Berikan Air Putih Hangat

Untuk bayi usia 6 bulan ke atas yang sudah MPASI, Ibu bisa memberikan air putih hangat atau sup kaldu hangat sedikit-sedikit namun sering.

Cairan membantu mencegah dehidrasi sekaligus mengencerkan ingus. Pemberian cairan tambahan sebaiknya dilakukan secara bertahap agar bayi tetap nyaman.

3. Mandikan Bayi dengan Air Hangat

Uap hangat dapat membantu melegakan saluran pernapasan bayi. Ibu bisa memandikan bayi dengan air hangat suam-suam kuku atau mengajaknya menghirup uap di kamar mandi yang tertutup.

Cukup lakukan selama 10–15 menit, terutama sebelum waktu tidur, agar bayi bisa bernapas lebih lega dan tidur lebih nyenyak.

4. Sedot Ingus dengan Alat Penyedot Ingus Khusus Bayi

Ibu bisa teteskan cairan saline (NaCl) yang dijual bebas di apotek untuk membantu mengencerkan lendir. Larutan saline aman digunakan untuk mengencerkan lendir di hidung bayi. 

Teteskan 1–2 tetes NaCl ke masing-masing lubang hidung, lalu gunakan alat penyedot ingus khusus bayi (nasal aspirator) untuk mengeluarkan lendir agar bayi bisa bernapas dengan lebih nyaman.

Cara ini jauh lebih aman dibanding menyedot ingus secara langsung dengan mulut. Lakukan perlahan dan tidak peru terlalu sering, cukup saat hidung benar-benar tersumbat, misalnya sebelum menyusu atau tidur.

5. Nyalakan Humidifier

Humidifier membantu menjaga kelembapan udara, terutama jika ruangan ber-AC atau udara terasa kering. Udara lembap dapat membantu meredakan hidung tersumbat dan batuk ringan.

Ibu bisa memasang humidifier di dekat bayi saat ia tidur atau bermain, tapi pastikan jauh dari jangkauannya ya, Bu. Jangan lupa untuk mengganti airnya setiap hari, dan membersihkan alat secara berkala.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Batuk Berdahak pada Bayi Tanpa Obat

6. Pastikan Bayi Cukup Istirahat

Istirahat yang cukup membantu tubuh bayi melawan infeksi dengan lebih efektif. Saat tidur, sistem kekebalan tubuh bekerja optimal untuk melawan virus.

Usahakan suasana tidur bayi tenang, nyaman, dan tidak terlalu terang. Memeluk atau mendekap bayi juga bisa membuatnya merasa lebih aman dan rileks.

7. Posisikan Kepala Sedikit Lebih Tinggi

Saat bayi pilek, posisikan tidurnya dengan kepala sedikit lebih tinggi.

Posisi ini dapat membantu melancarkan aliran lendir dari hidung sehingga pernapasan terasa lebih lega. Cara ini juga membantu mengurangi hidung tersumbat saat bayi tidur malam.

Ibu bisa meletakkan handuk kecil yang dilipat di bawah kasur bayi (bukan di bawah kepala langsung) agar posisi tubuhnya sedikit miring ke atas.

Hindari penggunaan bantal langsung pada bayi, terutama bayi di bawah 1 tahun, demi mencegah risiko sesak napas.

8. Cuci Hidung (Jika Sudah Diajarkan Dokter)

Mencuci hidung dengan larutan saline dapat membantu melunakkan lendir serta membersihkan debu, kotoran, dan alergen dari rongga hidung bayi. Manfaat ini didukung oleh temuan dalam jurnal International Journal of Environmental Research and Public Health.

Saat cairan saline disemprotkan, ingus akan keluar bersama cairan melalui lubang hidung lainnya, sekaligus membawa zat penyebab iritasi. Lakukan sekitar 15 menit sebelum menyusu atau menjelang tidur malam agar napas bayi lebih lega.

Meski efektif, metode cuci hidung sebaiknya dilakukan setelah Ibu mendapatkan edukasi langsung dari tenaga medis. Tujuannya agar teknik yang digunakan aman dan sesuai dengan usia bayi.

Baca Juga: 10 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi di Malam Hari

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bayi Pilek

Tanpa disadari, beberapa kebiasaan berikut justru bisa memperparah kondisi bayi pilek:

  • Memberikan obat pilek tanpa resep dokter
  • Mengoleskan minyak atau balsam berlebihan ke area hidung
    Menyumbat hidung bayi dengan tisu atau kapas
  • Membiarkan bayi kurang minum
  • Terus-menerus menggendong bayi dalam posisi berbaring

Hindari kebiasaan tersebut agar pilek tidak semakin lama sembuh atau menimbulkan iritasi pada hidung bayi.

Kapan Bayi Pilek Harus Dibawa ke Dokter?

Segera konsultasikan ke dokter jika bayi menunjukkan tanda-tanda berikut:

  • Pilek berlangsung lebih dari 10 hari dan tidak membaik.
  • Demam tinggi di atas 38°C.
  • Napas cepat, sesak atau berbunyi.
  • Bayi tampak lemas dan tidak mau menyusu.
  • Ingus sangat kental, berwarna kehijauan, dan berbau.

Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan tidak ada infeksi lanjutan seperti infeksi telinga atau saluran pernapasan bawah.

Dengan perawatan yang tepat, pilek pada bayi umumnya bisa sembuh tanpa obat. Kunci utamanya adalah memastikan bayi tetap nyaman, cukup cairan, dan beristirahat dengan baik.

Jika Ibu masih ragu atau memiliki pertanyaan seputar kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil, jangan ragu untuk langsung hubungi BebeCare.

Tim careline kami terdiri dari para ahli berlatar belakang keperawatan dan pendidikan gizi yang siap menjadi teman berbagi dan sumber informasi terpercaya untuk Ibu, 24 jam gratis tanpa perlu buat janji!

 

Informasi yang Wajib Ibu Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu

  1. G Michael Allan, Bruce Arroll. (2014). Prevention and treatment of the common cold: making sense of the evidence. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3928210/
  2. Abby R Nolder, Gresham T Richter. (2015). The Infant with Noisy Breathing. https://link.springer.com/article/10.1007/s40746-015-0025-5 
  3. Heidi Godman. (Diulas secara medis oleh Dan Brennan, MD, 2016). How to Treat Your Baby’s Stuffy Nose. webmd.com/children/features/help-child-stuffy-nose
  4. Natharina Yolanda. (2016). Perlukah Suplemen Vitamin D? https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perlukah-suplemen-vitamin-d
  5. R Adhi Teguh P Iskandar. (2015). Menjemur Bayi dengan Tepat. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/menjemur-bayi-dengan-tepat  
  6. Dimas Dwi Saputro. 2017. Amankah Tindakan Cuci Hidung pada Anak? https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/amankah-tindakan-cuci-hidung-pada-anak
  7. WebMD. (2021). Natural Cold Remedies for Babies. WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-natural-cold-remedies
  8. Watson, S. (2016, May 10). When Your Baby Has a Cold. WebMD; WebMD. https://www.webmd.com/children/guide/identify-child-cold-symptoms
  9. Common cold in babies - Diagnosis and treatment - Mayo Clinic. (2021). Mayoclinic.org; https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold-in-babies/diagnosis-treatment/drc-20351657
  10. IDAI | ASI Eksklusif pada Ibu yang Bekerja. (2013). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/asi-eksklusif-pada-ibu-yang-bekerja
  11. IDAI | Air Susu Ibu dan Kekebalan Tubuh. (2013). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/air-susu-ibu-dan-kekebalan-tubuh


Temukan Topik Lainnya

Artikel Terkait

Keuntungan Daftar Bebeclub

Keuntungan Daftar Bebeclub

Icon Info Tumbuh Kembang di WA
 Desktop

Info Tumbuh Kembang di WA

Panduan bulanan untuk si Kecil, langsung kami kirim ke Ibu!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Desktop

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Icon Info Tumbuh Kembang di WA
 Mobile

Info Tumbuh Kembang di WA

Panduan bulanan untuk si Kecil, langsung kami kirim ke Ibu!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Mobile

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Gabung Bebeclub

Minimal 8 karakter, memiliki 1 angka (0-9), dan karakter spesial (@#$%^&)

Tidak
Ya

*Usia si Kecil Maksimal 12 Tahun