perut-begah-saat-hamil

5 Makanan Harus Dihindari untuk Mencegah Perut Begah Saat Hamil

detail-fb detail-wa detail-twitter

Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh seorang perempuan. Tak jarang, perubahan fisik selama kehamilan akan disertai dengan rasa tak nyaman, salah satunya di saluran pencernaan. Keluhan paling umum yang biasanya terjadi adalah perut terasa begah. Keadaan ini memang tidak membahayakan, tapi cukup mengganggu kenyamanan. Apa ya sebenarnya yang membuat perut begah? Lantas, adakah cara yang dapat dilakukan untuk mencegahnya saat hamil? Ada kok, Bu, Yuk, kita cari tahu, Bu!

Penyebab Begah dan Kembung Saat Hamil

Begah didefiniskan dalam KBBI sebagai rasa penuh di perut, sementara kembung adalah perut terasa seperti berisi angin. Keluhan yang paling sering dilontarkan terhadap rasa tak nyaman di perut ini adalah seperti "terlalu banyak gas di perut", "rasa berat di perut" atau "perut penuh".1

Pada ibu hamil, penyebab keluhan di saluran cerna adalah akibat peningkatan kadar hormon, seperti progesteron, yang menyebabkan pengosongan lambung menjadi lebih lambat.2

Progesteron adalah hormon yang menyebabkan otot-otot di seluruh tubuh menjadi rileks, termasuk otot-otot di usus, sehingga menyebabkan proses pencernaan menjadi lebih lambat. Akibat proses perpindahan makanan di saluran cerna yang melambat, gas jadi menumpuk sehingga ibu hamil merasa kembung, sering bersendawa dan tentu saja perut terasa begah dan penuh.3

Ibu hamil juga lebih mudah kembung ketika ukuran janin semakin besar dan rahim semakin menekan rongga perut dan lambung. Proses pencernaan pun semakin melambat disertai dengan adanya penumpukan gas di lambung.3

5 Jenis Makanan yang Harus Dihindari

Apakah bisa mencegah perut begah saat hamil? Bisa, Bu! Salah satu caranya adalah menghindari makanan yang mengandung gas. Berikut ini jenis makanan yang harus Ibu hindari untuk mencegah perut begah saat hamil.4

1. Kacang tanah

Kacang tanah kaya akan protein, magnesium, vitamin E, dan folat. Tetapi kacang tanah juga memiliki kelemahan. Pada beberapa orang, kacang tanah sulit dicerna sehingga menyebabkan efek samping, seperti terbentuknya gas yang menyebabkan kembung dan diare.5

2. Sayuran yang menyebabkan begah

Beberapa sayuran ternyata ada yang bisa membuat perut begah saat dicerna, seperti asparagus, brokoli, kubis, kembang kol, mentimun, paprika hijau, bawang bombay, lobak, seledri, dan wortel.4 Ada baiknya Ibu hamil membatasi konsumsi sayuran-sayuran tersebut, terutama saat perut sedang terasa kurang nyaman.

3. Buah-buahan yang menyebabkan begah

Tak hanya sayuran, buah-buahan pun ada yang dapat menyebabkan perut begah saat mengonsumsinya, terutama dalam jumlah banyak, seperti apel, buah persik, kismis, pisang, aprikot, prune, dan pir.4 Jangan bingung Bu, masih banyak pilihan buah lain yang bisa Ibu konsumsi, kok.

4. Minuman berkarbonasi

Ibu hamil sebaiknya menghindari minuman berkarbonasi atau minuman bersoda yang sudah jelas mengandung banyak gas. Atau, jika sedang kepingin, sebelum diminum, buka tutupnya dan dibiarkan terbuka selama beberapa saat untuk mengeluarkan gas di dalamnya.4

5. Makanan yang mengandung sorbitol

Sorbitol merupakan pemanis rendah kalori yang biasanya digunakan dalam produk-produk diet gula, seperti cokelat, permen, atau kue kering. Sorbitol secara alami juga banyak ditemukan pada buah berries, apel, plum, atau alpukat.6

Baca Juga: 7 Penyebab Perut Kembung dan Begah saat Hamil

Tips Mencegah Perut Begah Saat Hamil

Selain menghindari makanan yang mengandung gas, ibu hamil bisa melakukan hal-hal berikut untuk mencegah perut begah saat hamil:3

  • Minum dari gelas tanpa menggunakan sedotan
  • Konsumsi makanan dengan porsi kecil tetapi sering
  • Olah raga, untuk membantu merangsang pencernaan
  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar pinggang dan dada
  • Minum banyak air putih untuk memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit
  • Makan secara perlahan dan kunyah sampai lembut

Mengunyah makanan dengan baik adalah salah satu cara terbaik untuk mengurangi gas. Kenapa? Karena saat makanan tidak dikunyah sempurna, maka bakteri di usus akan bekerja lebih keras memecah makanan tersebut sehingga mereka menghasilkan gas lebih banyak.

Ternyata tidak sulit bukan mencegah perut begah saat hamil, kan, Bu?


Referensi:

  1. A Yung Seo, dkk. Abdominal Bloating: Pathophysiology and Treatment. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3816178/. [Diakses  1 November 2021].
  2. Catarina Frias Gomes. Gastrointestinal diseases during pregnancy: what does the gastroenterologist need to know?. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6033757/. [Diakses 1 November 2021].
  3. American Pregnancy Association. Pregnancy Gas. DIambil dari: https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-health-wellness/gas-during-pregnancy/. [Diakses: 1 November 2021]
  4. International Foundation for Gastrointestinal Disorders. Tips on Controlling Gas. Diambil dari: https://iffgd.org/gi-disorders/symptoms-causes/intestinal-gas/tips-on-controlling-gas/. [Diakses 1 November 2021].
  5. Sandy Busch. While a Healthy Snack, Peanuts Can Pose Digestive Problems.. Diambil dar: https://www.livestrong.com/article/480009-peanuts-and-digestive-problems/. [Diakses  1 November 2021].
  6. Kris Sollid RD. What is Sorbitol? Diambil dari: https://foodinsight.org/what-is-sorbitol/. [Diakses 1 November 2021].
Tag