masalah pencernaan pada anak

7 Masalah Pencernaan pada Anak yang Umum Terjadi

detail-fb detail-wa detail-twitter

Dengan fisik yang masih belum matang karena masih dalam masa perkembangan, wajar bila anak usia 1-3 tahun rentan mengalami gangguan pencernaan. Maka, orang tua perlu menjaga kondisi anak agar perkembangannya tetap optimal.

Anak yang mengalami gangguan pencernaan biasanya akan menunjukkan gejala berupa rewel, tidak mau makan, menangis, dan mengalami sakit di salah satu bagian tubuh (biasanya perut), Oleh karenanya, penting bagi Ibu untuk cepat tanggap dan mengetahui gangguan pencernaan yang dialami si Kecil

Ini dia gangguan pencernaan yang umum dialami anak 1-3 tahun1:

1. Sembelit

Sembelit merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling umum ditemui pada anak 1-3 tahun. Anak yang sembelit biasanya memiliki ciri BAB kurang dari 3 kali dalam seminggu, kesulitan BAB, dan tinjanya keras.

2. Perut kembung

Terlalu banyak angin dalam perut bisa membuat perut si Kecil kembung dan terasa tidak nyaman. Biasanya terjadi karena saluran pencernaan anak belum berfungsi sempurna.

3. Sindrom gangguan gerakan usus (IBS/Irritable Bowel Syndrome)2

IBS bisa disebabkan oleh bakteri, masalah dalam penyampaian informasi dari otak ke saluran cerna, perut anak yang terlalu sensitif, atau gerakan usus yang kurang lancar.

4. Flu lambung (Gastroentritis)3

Gastroentritis adalah sebutan untuk infeksi pada perut dan lambung anak yang sebagian besar disebabkan oleh bakteri. Anak harus banyak minum air atau cairan elektrolit untuk mengganti cairan yang hilang karena diare, yang merupakan salah satu gejala gastroentrittis.

5. GERD

Refluks gastroesofageal (GERD) adalah kondisi yang menyebabkan otot di ujung kerongkongan yang belum cukup kuat. GERD terjadi karena adanya tekanan atau otot yang melemah.

6. Apendisitis

Radang usus adalah peradangan yang terjadi pada usus buntu atau apendiks anak. Radang usus biasanya dipicu karena adanya hambatan di pintu rongga usus buntu. Gejala usus buntu biasanya adalah nyeri dari ulu hati hingga pusar.

7. Irritable Bowel Syndrom (IBS)

IBS adalah gangguan sistem pencernaan yang sensitif. Kondisi ini cenderung membuat kontraksi pada otot saluran cerna sehingga cenderung lebih mendorong makanan lewat usus.

Asupan serat yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan saluran cerna dan mengurangi risiko sembelit fungsional. Maka, pastikan si Kecil yang berusia 1-3 tahun mengonsumsi cukup serat tiap hari, yaitu 16 gram4 sesuai rekomendasi Departemen Kesehatan Indonesia.

Ibu juga bisa membantu melengkapi kebutuhan nutrisi dan serat harian si Kecil dengan susu pertumbuhan seperti susu Bebelac Gold 3: 1-5 tahun dengan Advansfibre yang tinggi serat dan diperkaya FOS:GOS 1:9.

Bebelac Gold juga mengandung fish oil dengan Omega-3 dan 6, serta 13 vitamin dan 7 mineral yang dapat membantu tumbuh kembang anak sehingga si Kecil bisa menjadi anak hebat. Bebelac Gold dapat diminum 3 kali sehari untuk membantu memenuhi kebutuhan serat harian si Kecil, karena Bebelac Gold mengandung 2 gram serat tiap sajiannya.

Kalau Ibu sudah memberikan asupan cukup serat pada anak namun masalah pencernaannya tidak juga hilang, segera bawa si Kecil ke tenaga medis profesional atau dokter anak untuk penanganan yang tepat ya!

 


  1. https://www.alodokter.com/mengenali-gangguan-pencernaan-pada-batita-dan-cara-mengatasinya
  2. https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/irritable-bowel-syndrome-ibs-children
  3. https://www.webmd.com/children/features/the-truth-about-stomach-flu#1
  4. https://peraturan.bkpm.go.id/jdih/userfiles/batang/PMK No. 75 ttg Angka Kecukupan Gizi Bangsa Indonesia.pdf
Tag