Manfaat Musik Untuk Perkembangan Otak Bayi

Manfaat Musik Untuk Perkembangan Otak Bayi

Ibu tentu sudah sering mendengar berbagai macam manfaat musik bagi anak maupun bayi, termasuk ketika ia masih berada dalam kandungan. Walau banyak yang meyakini bahwa musik klasik adalah musik terbaik untuk diperdengarkan pada bayi dalam kandungan, nyatanya jenis musik apapun boleh Ibu gunakan untuk menstimulasi si Kecil.

Nah, setelah si Kecil lahir, Ibu bisa tetap menggunakan musik untuk mendukung perkembangannya jadi anak hebat. Ibu bisa menggunakan musik instrumental atau lagu berlirik untuk stimulasi otak si Kecil usia 0-12 bulan.

Tak cuma enak didengar, ternyata banyak lho manfaat musik untuk perkembangan otak bayi! Berikut 4 manfaatnya:

1. Menenangkan bayi lebih lama

Biasanya, para ibu akan berusaha menenangkan bayi yang sedang menangis dengan berbicara. Ternyata, bayi bisa jadi tenang lebih lama jika Ibu memperdengarkan atau menyanyikan lagu pada mereka[1]. Wah, kok bisa ya? Bisa saja Bu, sebab otak bayi akan beralih fokus pada lagu, dan mereka akan terbawa melodi sehingga berhenti menangis.

Tidak pede karena suara Ibu tidak seperti penyanyi terkenal? Tenang Bu, sebab yang terpenting buat bayi adalah ia mendengar suara ibunya. Ini adalah efek dari bayi mendengar detak jantung dan suara Ibu saat masih di dalam kandungan.

2. Mengasah kemampuan berbahasa

Musik juga berpengaruh terhadap perkembangan bahasa pada bayi. Jangan salah, walau belum bisa merangkai kata-kata, bayi sudah tahu lho bahasa apa yang digunakan orang tuanya!

Sebagai contoh, bayi newborn yang bahasa ibunya adalah bahasa Indonesia akan tetap senang mendengarkan lagu anak-anak (nursery rhymes atau kid song) dalam bahasa Indonesia atau bahasa lain seperti bahasa Inggris. Namun, saat usianya 4 atau 5 bulan, bayi sudah mulai bisa membedakan bahasa di lagu anak-anak yang sering didengar. Akhirnya, bayi kemudian cenderung memperhatikan orang yang bicara dengan bahasa ibunya[2].

Maka, inilah saat tepat buat Ibu mengenalkan lagu anak-anak pada seperti Bintang Kecil, Balonku Ada Lima, Lihat Kebunku, atau Topi Saya Bundar.

3. Tidur jadi lebih nyenyak

Kebiasaan meninabobokan bayi 0-5 bulan bisa menjadi bonding moment untuk Ibu dan si Kecil, juga memperbaiki kualitas tidurnya. Sebab, bayi yang dinabobokan ibunya di waktu tidur biasanya tidur lebih awal, tidak sering bangun saat malam, waktu tidurnya lebih lama, dan tidurnya jadi lebih berkualitas[3]. Nah, kalau si Kecil tidur lebih nyenyak, Ibu juga bisa tidur lebih nyaman kan?

4. Mendukung perkembangan otak anak

Lagu anak-anak biasanya memiliki lirik yang mengandung pelajaran. Ibu bisa menggunakan ini untuk membuat si Kecil bergerak sekaligus menstimulasi perkembangan otaknya[4]. Contohnya, lagu Balonku Ada Lima:

Balonku ada lima

Rupa-rupa warnanya

Hijau kuning kelabu

Merah muda dan biru

Meletus balon hijau, dor!

Hatiku sangat kacau

Balonku tinggal empat

Kupegang erat-erat

Lirik lagu ini bisa melatih anak untuk mengenal konsep bentuk (‘balon’), mengenal bilangan (‘ada lima’, ‘tinggal empat’), emosi (‘hatiku sangat kacau’), warna (‘hijau kuning kelabu merah muda dan biru’), dan gerakan (‘kupegang erat-erat’).

Nah, itu dia manfaat musik untuk perkembangan otak bayi. Ternyata, sering menyanyi bersama si Kecil bisa mendukung ia tumbuh jadi anak hebat.

Bu, Bebeclub juga kini memiliki fitur baru yaitu BebeJourney yang memiliki berbagai fitur edukatif menarik untuk dukung tumbuh kembang anak hebat. Ayo coba sekarang Bu disini!